
Setelah melewati portal dimensi yang cukup panjang, Heilong akhirnya mendarat di sebuah Dunia Kecil yang keadaannya tidak jauh berbeda dengan dunia bawah, dimana Qi kegelapan lah yang mendominasi seluruh bagian dari dunia kecil ini.
Kekuatan dari sekumpulan rantai raksasa yang begitu mendominasi menekan semua sosok monster laut raksasa yang berada di dalam penjara ini dan membuat mereka semua tidak dapat bergerak.
Masing-masing monster laut itu memancar aura yang sangat kuno dari tubuhnya. Sebab, kemurnian aura seperti itu sangat jarang dijumpai dan biasanya hanya dimiliki oleh para Divine Beast.
“Kenapa ada begitu banyak monster laut yang dipenjara di tempat ini? Apakah Dunia Bawah ini dulunya adalah sebuah lautan?”
Sebuah teori tentang terbentuknya alam semesta tiba-tiba muncul di pikiran Heilong ketika melihat semua monster laut yang ada di hadapan.
Beberapa jenis ikan yang ada di dalam penjara ini adalah yang memiliki sisik seperti Naga dan ada pula yang memiliki sayap seperti burung Phoenix. Mungkin ke-dua jenis ikan ini adalah keturunan dari Naga dan Phoenix.
“Ya kau katakan memang benar. Dunia bawah ini dulunya adalah sebuah lautan yang merupakan tempat hidup para monster.”
Suara seorang laki-laki tiba-tiba terdengar dari arah belakang dan mengejutkan Heilong.
Ia pun langsung berbalik untuk melihat siapa sosok pemilik suara itu yang ternyata ada seekor burung bangau yang memiliki sayap berwarna putih dan ekor berwarna hitam serta bagian paruh dan kaki panjangnya yang berwarna merah darah.
Tekanan aura yang diperlihatkan oleh burung bangau itu juga tidak kalah dengan para Divine Beast yang cukup dekat dengan Heilong.
“Siapa kau?”
Heilong langsung bertanya karena hanya monster bangau ini yang terlihat berbeda di dalam penjara ini. Dan, tubuh bangau ini tidak terlilit rantai yang artinya bahwa burung bangau ini bukanlah tahanan di penjara ini.
“Aku adalah Tian Che, penjaga dari penjara monster Iblis purba.”
Burung bangau itu tampaknya terlihat cukup ramah saat memperkenalkan diri. Akan tetapi, ia tidak merubah wujudnya ke bentuk manusia agar lebih mudah berkomunikasi dengan Heilong. Apa mungkin burung bangau ini tidak memiliki kemampuan untuk merubah wujudnya?
“Monster Iblis Purba?!” Heilong mengulang sebagian nama dari penjara ini sambil berpikir keras.
__ADS_1
Istilah monster Iblis purba ini bukanlah sesuatu yang baru bagi Heilong karena Beast tunggangan yang digunakan Dark Etheroz saat bertarung dengannya juga termasuk golong salah satu Ras Monster Iblis Purba. Namun, Heilong tidak pernah menyangka jika jumlah mereka akan cukup banyak di tempat ini.
Satu monster Iblis purba saja sudah hampir membuat para Divine Beast kuwalahan sehingga harus minta bantuan Gremlin. Lalu bagaimana jika semua monster Iblis purba ini dapat melarikan diri dari penjara ini?
“Kenapa? Apakah kau sebelumnya sudah pernah bertemu dengan salah satu Ras Monster Iblis Purba?” Tian Che lalu bertanya setelah melihat ekspresi aneh Heilong ketika mendengar nama penjara ini.
Heilong mengangguk. “Bukan hanya bertemu, tapi aku juga berhasil membunuhnya bersama dengan Tuan-nya di Dunia Manusia.”
“Apa? Lancang sekali para monster Iblis purba itu hingga berani menyusup ke Dunia Manusia dan membuat keributan. Sepertinya tuan tua ini harus segera keluar dan kembali berburu.”
Kebencian yang begitu membara dapat terlihat dari mata Tian Che setiap kali ia mengucapkan kata ras Iblis purba. Tampak ia memiliki dendam yang sulit untuk didamaikan dengan Ras Iblis Purba.
“Kenapa kau terlihat begitu marah? Apakah kau memiliki dendam pribadi dengan para Ras Iblis Purba?” Heilong tak bisa menahan diri untuk bertanya.
“Bukan dendam, tapi ini lebih ke sebuah perjanjian. Dahulu kala, Tuan Tua ini membuat perjanjian pada Ras Iblis Purba yang masih muda bahwa mereka akan terus bersembunyi di kedalaman dunia bawah dan tidak membuat keributan lagi di Dunia Manusia asalkan aku bersedia berhenti memburu keturunan para Ras Iblis Purba itu.” Tian Che menjelaskan dengan cukup detail seolah mengulang kembali kejadian di masa lalu.
“Apakah dulu para Ras Iblis Purba ini berbentuk monster laut?”
“Terlalu panjang jika harus dijelaskan dengan kata-kata. Selain itu, mungkin kau juga akan kesulitan memahami ucapanku. Karena itu lihatlah sendiri serpihan ingatanku ini.”
Tian Che lalu mengeluarkan sesuatu dari keningnya dan berubah menjadi sebuah cermin raksasa yang menunjukkan gambaran penciptaan awal ke-tiga dunia.
Mirip dengan seperti yang pernah dikatakan oleh leluhur Xiao Zhao saat Heilong menemuinya di dalam reruntuhan kuno, Tiga Dunia ini sebenarnya hanyalah sebuah bola yang melayang di Alam Semesta yang luas ini.
Di dalam bola itu terdapat ribuan bintang yang memiliki cahaya berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Akan tetapi, jika diperhatikan lebih teliti lagi, sebenarnya bagian dalam bola itu terbagi menjadi tiga bagian yaitu langit, udara dan lautan.
Dunia Bawah yang didominasi oleh lautan merupakan tempat kelahiran bagi Ras Monster dan monster yang pertama tercipta adalah jenis monster laut.
Dunia Tengah yang didominasi oleh udara dihuni oleh Ras Manusia. Karena itu, para manusia selalu menggantungkan hidupnya pada udara.
__ADS_1
Sedangkan Dunia atas, hanya dihuni oleh sebuah pohon yang sangat besar dan memancar Qi cahaya yang sangat kaya. Pohon itu adalah Pohon Asal Kehidupan, penyeimbang dari Pohon Asal Kegelapan yang ada di Dunia Bawah.
Setiap bagian memiliki kondisi dataran yang berbeda-beda sesuai dengan alam yang ada di tempat itu. Misalnya Dunia Atas yang dipenuhi dengan daratan berbentuk pulau terapung atau Dunia Bawah yang dipenuhi dengan daratan yang berbentuk bebatuan karang.
Hanya Dunia Tengah saja yang memiliki daratan yang sedikit istimewa karena bentuk daratannya mudah untuk dibentuk ulang yaitu tanah.
Setiap makhluk hidup yang ada di Dunia Bawah dan Dunia Tengah selalu menatap ke arah langit berharap agar dapat tinggal di sana setelah mendapatkan pencerahan yang nantinya akan disebut sebagai penghuni langit.
Ras manusia yang berhasil mendapat pencerahan dan naik ke Dunia atas akan disebut dengan sebutan Dewa, sedangkan Ras monster akan disebut dengan sebutan Divine Beast.
Hingga akhirnya Danau Kelahiran Iblis muncul di Dunia Bawah dan merusak keseimbangan dan kedamaian yang ada di tiga dunia karena mampu menciptakan sebuah Ras Baru yang sangat jahat yaitu Ras Iblis.
Tentu saja yang paling banyak terkena dampak dengan munculnya Danau Kelahiran Iblis adalah Ras Monster yang merupakan penghuni asli Dunia Bawah.
Sejak saat itu, keberadaan Ras monster terus menyusut dan digantikan oleh Ras Iblis. Karena itu, wujud Ras Iblis kebanyakan adalah Ras monster karena mereka sebenarnya memang Ras Monster yang sudah diracuni oleh kekuatan hawa iblis.
Tidak cukup sampai disana, ternyata racun hawa iblis ini juga pernah menyentuh dunia tengah dan menciptakan manusia Iblis serta dunia atas dan menciptakan Raja Iblis.
Hingga pada akhirnya para Dewa dan Divine Beast mengambil tindakan dan membuat sebuah segel khusus di perbatasan masing-masing dunia agar racun hawa iblis tidak dapat menerobos masuk. Dan, segel ini biasanya akan dijaga oleh para Divine Beast.
Semua gambaran pada cermin raksasa itu akhirnya menghilang setelah kemunculan Ras Iblis.
Heilong memang pernah mendengar kisah tentang penciptaan seluruh alam semesta. Namun, baru kali ini ia melihat langsung sejarah tentang tiga dunia dengan sangat detail.
Ia menjadi semakin terkesima setelah menyaksikan langsung rahasia pencipta tiga dunia. Awalnya ia berpikir bahwa tiga dunia telah mencakup seluruh alam semesta.
Namun, pada kenyataannya tiga dunia hanyalah bagian kecil dari Alam Semesta yang luas. Itu artinya perjalanan kultivasinya masih panjang dan Alam Dewa bukanlah pemberhentian terakhir.
“Pantas saja leluhur Xiao Zhao mengatakan bahwa ia meninggalkan tiga dunia untuk mencari Alam yang lebih tinggi,” gumam Heilong lirih setelah menyaksikan semua ini.
__ADS_1