
Namun, hal seperti itu tidak berlangsung lama.
Api unicorn milik Heilong secara perlahan mulai menelan api ungu milik Xu Meng Zi dan menghilangnya tanpa jejak.
Xu Meng Zi pun tak bisa percaya dengan apa yang ia lihat karena ini adalah pertama kalinya kekuatan api ungu miliknya berhasil dilenyapkan dengan begitu mudah.
“Ternyata kau memiliki kekuatan api sekuat itu. Pentas saja kau terlihat begitu percaya diri saat berhadapan denganku. Aku akui jika aku memang bukan lawanmu. Tapi, kau akan segera bertemu dengan lawanmu karena aku akan segera melaporkan hal ini para Raja Iblis Xu.”
Seketika, api berwarna ungu langsung memancar dengan kuat dari tubuh Xu Meng Zi.
Kali ini, api berwarna ungu itu tidak hanya keluar dari ke-dua tangannya seperti sebelumnya, melainkan keluar dari seluruh bagian tubuhnya dan membuat Xu Meng Zi terlihat seperti sebuah komet berwarna ungu.
Xu Meng Zi langsung berlari dengan sangat cepat menuju ke arah daerah pegunungan yang dipenuhi dengan bebatuan terjal. Ia berusaha keras agar Heilong tidak mampu mengejarnya.
“Tampaknya Iblis wanita ini masih belum sadar kalau ia sudah terjebak dalam teknik ilusi milikku. Di dalam dunia ilusi ini kau tidak akan pernah bisa bersembunyi ataupun kabur tanpa seizin'ku. Baiklah, aku akan menemani bermain.” Heilong menyeringai lalu berpura-pura mengejar Xu Meng Zi.
Dengan bantuan kekuatan api berwarna ungu, kecepatan Xu Meng Zi saat berlari tidak kalah dari kecepatan sebuah petir. Dalam sekejap, dia sudah meninggalkan Heilong sejauh puluhan kilometer.
Sementara itu, Heilong hanya mengejar Xu Meng Zi dengan santai tanpa menggunakan jurus langkah bayangan waktu. Ia ingin menghemat kekuatannya sebanyak mungkin karena ia tahu jika Xu Meng Zi ini tidak sekuat Zhang Wei.
Qi elemen angin yang mengelilingi ke-dua kaki Heilong saat berlari, membuat jarak antara dirinya dengan Xu Meng Zi menjadi semakin pendek padahal ia sama sekali tak menggunakan kekuatan penuh.
Heilong akhirnya merasa bahwa kekuatan yang ia miliki memang telah mengalami peningkatan setelah mendapatkan elemen Yin Yang. Akan tetapi, ia belum bisa menampilkan kekuatan penuh dari elemen ini. Mungkin karena tubuhnya dantiannya belum sepenuhnya beradaptasi dengan elemen Yin Yang.
__ADS_1
Setelah berlari melewati barisan bebatuan yang sangat terjal, Heilong akhirnya sampai di sebuah jembatan kayu yang sangat panjang dan menghubungkan ke-dua pegunungan yang memiliki kondisi alam yang sangat bertolak belakang.
Jika pegunungan di tempat ia berdiri saat ini dipenuhi dengan bebatuan terjal, maka pegunungan yang di seberang sana dipenuhi dengan pepohonan yang menjulang tinggi dan memiliki daun yang sangat lebat.
Heilong juga melihat Xu Meng Zi berhenti di tengah-tengah jembatan seolah-olah sedang menunggu kedatangannya.
“Kenapa kau menungguku? Jangan-jangan kau merindukanku. Datanglah kemari jika kau merindukanku. Aku akan memberimu pelukan yang sangat sebelum aku membunuhmu.” Heilong merentangkan ke-dua tangannya lebar-lebar menggoda Xu Meng Zi.
“Humph!! Dalam mimpimu!” Xu Meng Zi mendengus kesal lalu menghentakkan kakinya dengan kuat ke jembatan kayu ini.
Api ungu yang menyelimuti Xu Meng Zi mulai membakar jembatan kayu ini dengan kecepatan yang sangat menakutkan. Dan, semua pijakan kayu yang ada di atas jembatan ini langsung berubah menjadi abu saat dirinya sampai di ujung jembatan.
'Dasar Iblis yang sangat licik! Dia sengaja membakar jembatan ini agar aku tidak bisa mengejarnya,' gumam Heilong dalam hati.
“Haha … Sekarang kau tidak akan bisa mengejarku lagi. Terima saja kematianmu saat Raja Iblis Fu datang menemuimu secara,” teriak Xu Meng Zi dari kejauhan sambil tertawa terbahak-bahak. Ia pun lalu lanjut berlari dan kembali memperlebar jaraknya dengan Heilong.
Namun, Xu Meng Zi juga merasakan ada sesuatu yang aneh yaitu kemana perginya para murid Klan Xu yang seharusnya selalu berjaga di dekatnya. Ia bahkan tidak bisa menghubungi mereka semua walaupun telah mencoba berkali-kali.
“Dasar penjaga tidak berguna! Mereka semua selalu tidak bisa diandalkan dalam keadaan seperti ini. Ketika kembali ke Klan Xu, aku akan meminta pada Raja Iblis Xu untuk memberiku penjaga yang jauh lebih kuat.”
Xu Meng Zi menambah kecepatannya saat berlari dan semakin jauh meninggalkan Heilong di belakang.
Di Dunia Surga Kegelapan ini adalah sebuah kekuatan khusus yang membuat para kultivator tidak bisa menggunakan kemampuannya untuk terbang.
__ADS_1
**
Sementara itu, Heilong yang tidak dapat melihat bayangan Xu Meng Zi hanya menatap jembatan kayu yang telah berubah menjadi abu lalu menjentikkan jarinya.
Seketika jembatan kayu yang telah menjadi abu itu kembali terbentuk ulang setelah mendengar isyarat dari Heilong. Dalam hitungan lima nafas, jembatan itu telah kembali seperti semula seolah-olah tak pernah mengalami kerusakan apapun.
“Aku adalah penguasa dunia ilusi ini. Tidak ada apapun di dalam dunia ilusi ini yang dapat menghalangiku.”
Heilong kembali berlari menyusul Xu Meng Zi setelah melewati jembatan kayu itu. Ia tampaknya masih ingin bermain-main lebih lama lagi dengan wanita Iblis ini dan ingin membuat wanita Iblis ini merasa sangat terhina saat mengetahui bahwa selama ini ia sebenarnya telah lama terjebak di dalam dunia ilusi.
Dengan mengikuti jejak api yang ditinggalkan Xu Meng Zi saat berlari, Heilong akhirnya sampai di sebuah hutan yang sangat lebat yang terletak di lereng gunung ini.
Heilong terus menyusuri hutan ini dengan santai hingga ia akhirnya mencapai bagian tengah hutan. Ia juga melihat Xu Meng Zi berdiri di tengah-tengah hutan ini sambil menatap tajam ke arahnya.
“Kenapa kau bisa menyusulku secepat ini? Trik apa yang kau gunakan untuk menandingi kecepatanku dan melewati jembatan kayu yang telah aku rusak sebelumnya. Jangan bilang kau melewati jembatan yang rusak itu dengan terbang di atasnya karena kekuatan Qi kegelapan yang ada di dalam dunia kecil ini mampu menyegel kemampuan para kultivator untuk terbang.”
Xu Meng Zi terlihat sangat penasaran bagaimana cara Heilong bisa mengejar dirinya dengan begitu cepat. Padahal ia telah menggunakan kekuatan apinya sampai ke batas maksimal untuk saat berlari.
“Jika kau tidak bisa terbang selama berada di dalam dunia kecil ini, bukan berarti orang lain juga tidak bisa terbang.”
Secara perlahan, tubuh Heilong mulai terangkat seolah-olah ada angin yang mendorongnya untuk mendekati langit.
“Kau?! Bagaimana kau bisa terbang.” Xu Meng Zi sangat terkejut hingga tak dapat mengedipkan matanya saat melihat Heilong terbang tepat di depan matanya.
__ADS_1
“Karena aku ada penguasa dunia ini,” jawab Heilong.