
Ledakan Qi cahaya yang begitu dahsyat itu akhirnya mampu menghancurkan formasi besar buatan Zhao Chen hingga berubah menjadi abu.
Akan tetapi, Xiao Hong harus membayar mahal karena telah menggunakan teknik rahasia ini. Tubuhnya ikut musnah dan berubah menjadi serpihan lalu menghilang bersamaan dengan lenyapnya cahaya surgawi dari tempat ini.
Hanya tombak pusakanya saja yang tersisa dan menancap dengan kuat di tempat terakhir kali Xiao Hong berdiri.
Sementara itu, Zhao Chen yang berhasil selamat dari ledakan ini juga mengalami luka yang sangat parah dan tak mungkin bisa disembuhkan. Semua titik-titik meridian yang ada di tubuhnya hancur sehingga membuatnya tak dapat mengendalikan aliran Qi. Ia juga tak lagi bisa menggerakkan bagian tubuhnya.
“Xiao Hong sialan! Jika aku sampai mati di tempat ini maka aku pasti akan mencarimu di Alam Akhirat.” Zhao Chen mengutuk keras untuk meluap kekesalannya. Padahal Xiao Hong tak mungkin lagi bisa mendengar umpatannya ini.
“Senior, apakah kau baik-baik saja?”
Zhao Chen tiba-tiba mendengar suara seseorang dari arah barat disertai dengan suara langkah kaki yang sedang mendekat ke arahnya. Ia pun langsung menoleh ke arah itu dan melihat sesosok iblis sedang berjalan mendekatinya dengan langkah yang terburu-buru.
Tentu saja sosok iblis ini adalah Heilong. Ia berpikir bahwa momen ini adalah waktu yang pas baginya untuk menampakkan diri. Sebab, segalanya akan menjadi lebih rumit jika bala bantuan telah tiba di tempat ini.
“Si — Siapa kau?” ucap Zhao Chen berat karena menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.
Heilong lalu menunjukkan token identitasnya para Zhao Chen sambil berkata. “Aku adalah Zhao Heilong. Anggota tim khusus yang sengaja dikirim oleh Raja Iblis Zhao untuk menolong para anggota Klan jika terjadi hal-hal yang tidak terduga selama berada di dalam reruntuhan kuno. Namun, sepertinya aku datang terlambat. Maafkan aku, senior.”
Heilong sengaja memasang raut wajah sedih saat memperkenalkan diri agar lebih meyakinkan jika ia juga merasa kehilangan atas apa yang telah menimpa anggota Klan Zhao selama berada di reruntuhan kuno ini.
__ADS_1
“Kau belum terlambat. Ce-cepat ambil cincin penyimpananku,” jawab Zhao Chen sambil mengerak-gerakkan jari tengah tangan kanannya. Hanya gerakan ringan seperti itu saja yang saat ini bisa dilakukan Zhao Chen.
Zhao Chen sebenarnya sangat bersyukur bahwa ia bisa bertemu dengan salah satu anggota Klannya sebelum Dewa Kematian menjemputnya. Jadi, ia masih memiliki kesempatan untuk mewariskan perintah yang diberikan secara langsung oleh Raja Iblis Zhao pada Heilong. Dengan begitu, namanya masih akan tetap terjaga dengan baik di Dunia Bawah walaupun ia tidak berhasil menyelesaikan tugas dan mati selama dalam perjalanan.
Heilong segera menuruti perintah Zhao Chen tanpa banyak bertanya. Takutnya memang ada sesuatu yang penting di dalam cincin penyimpanan itu. Dan, nyawa Zhao Chen sepertinya juga tidak akan lama lagi.
Setelah cincin penyimpan itu berada di tangan Heilong, Zhao Chen kembali memberikan beberapa perintah yang tampaknya akan menjadi pesan terakhirnya sebelum ia mati.
“Cincin penyimpanan itu aku berikan padamu. Di dalam cincin itu terdapat peta asli menuju dunia misterius serta token giok yang berisi cara untuk membuka pintu gerbang menuju dunia misterius. Kau harus menyerahkan semua tanaman obat yang kau dapatkan di dalam Dunia Misterius itu hanya pada Raja Iblis Zhao. Bukan Raja Iblis yang lain.”
Zhao Chen akhirnya mati setelah menyampaikan pesan terakhirnya pada Heilong.
Andai saja Xiao Hong yang menang dalam pertempuran itu maka peta yang asli masih tetap berada di tangan Zhao Chen. Benar-benar suatu trik yang sangat cerdik!
Selain itu, Heilong juga mendapatkan sebuah informasi yang sangat menarik minatnya dari Zhao Chen yaitu bahwa di dalam dunia misterius itu terdapat banyak tanaman obat dan kemungkinan semua tanaman obat yang ada di tempat itu juga sangat langka.
Yang terpenting baginya adalah bahwa ia harus memanen semua tanaman obat yang ada di dalam dunia misterius itu sebanyak mungkin. Dan, untuk masalah menyerahkannya para Raja Iblis Zhao, hal itu bisa dipikirkan nanti tergantung kondisi seperti apa yang harus ia hadapi begitu sampai di Dunia Bawah.
Heilong segera meletakkan mayat Zhao Chen disebuah peti mati khusus yang secara kebetulan ia temukan di dalam cincin penyimpan milik Zhao Chen.
Ia lalu menyimpan kembali peti mati itu ke dalam cincin penyimpanan. Sebab, ia harus menyerahkan mayat Zhao Chen pada Raja Iblis Zhao begitu ia sampai di Dunia Bawah agar mendapatkan kepercayaannya.
__ADS_1
Heilong lalu mengeluarkan peta yang ada di dalam cincin penyimpan itu dan mencoba mencocokkannya dengan lokasi medan pertempuran yang hancur ini.
Ia tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menentukan lokasi dimana pintu gerbang menuju Dunia Misterius itu berada karena lokasi yang ditunjukkan oleh peta itu benar-benar sama dengan keadaan geografis medan pertempuran yang hancur.
Heilong segera berjalan menuju ke lokasi yang ditunjukkan pada peta dan berhenti di balik sebuah bukit yang ada di samping medan perang yang hancur.
Ia melihat ada tumpukkan batu aneh di sekitar bukit ini yang tampaknya sengaja diletakkan oleh seseorang di tempat ini. Sebab, warna batu ini sangat berbeda dengan warna tanah yang ada di bawahnya.
“Seingatku Zhao Chen mengatakan bahwa di dalam cincin penyimpanannya terdapat token giok yang berisi cara untuk membuka pintu gerbang menuju ke Dunia Misterius.”
Heilong kembali memeriksa cincin penyimpanan itu dan melihat ada dua buah token giok. Ia tidak tahu token mana yang berisi cara untuk membuka pintu gerbang, jadi ia mengeluarkan ke-dua token itu dari cincin penyimpanan.
Ia langsung melihat apa yang tersimpan di dalam token giok pertama dan menemukan bahwa token ini telah mereka semua apa yang dialami Zhao Chen selama berada di reruntuhan kuno termasuk pertarungannya dengan Xiao Hong. Akan tetapi, token ini sama sekali tidak merekam saat ia bertemu dengan Zhao Chen.
Heilong lalu melihat token giok yang ke-dua dan membaca apa yang tertulis di sana dengan teliti.
Setelah itu, ia mulai menyusun bebatuan aneh yang ada di sekitar bukit ini sesuai dengan susunan yang tertulis di dalam token giok hingga susunan batu itu berubah bentuk menyerupai sebuah pintu gerbang.
“Sekarang hanya tinggal mengaktifkan susunan formasi ini.”
Heilong mulai membaca mantera yang tertulis di dalam token giok dan cahaya yang sangat aneh mulai bermunculan dari masing-masing batu.
__ADS_1