
Ratusan monster Iblis yang dipanggil oleh Raja Iblis Fu, langsung menatap Heilong dengan ganas seakan-akan Heilong adalah makanan pembuka untuk menyambut kehadiran mereka.
Namun, tidak ada satupun monster Iblis yang berani bergerak menyerang sebelum Raja Iblis Fu memberikan perintah.
“Kau ingin membunuh dirimu sendiri atau aku akan menjadikan tubuhmu makanan dari para monster Iblis milikku ini! Perbuatanmu dengan mencemari pikiran Putriku benar-benar tidak bisa dimaafkan.”
Apa yang telah dilakukan Heilong sama sekali tak bisa diampuni oleh Raja Iblis Fu karena selain menjadi mata-mata dari Alam Dewa, kehadiran Heilong ke Dunia Bawah ini juga telah membuat satu-satunya Putri yang paling ia sayangi berubah menjadi seorang pembelot.
Raja Iblis Fu tidak pernah tahu bahwa Fu Rong lah yang selama ini sering memanfaatkan Heilong termasuk memerintahkan Heilong untuk membunuh para murid elit berbagai Klan Iblis.
Kasih sayang buta yang dimiliki Raja Iblis Fu terhadap Putrinya tanpa sadar akan membawa seluruh dunia bawah ke dalam kekacauan.
Di sisi lain, Heilong yang sama sekali tidak merasa melakukan kesalahan apapun tidak repot untuk berdebat ataupun membela diri atas tuduhan Raja Iblis Fu. Sebab, ada satu hal yang saat ini sangat menganggu Heilong yaitu tentang batas waktu.
“Sepertinya sudah saatnya kau menggunakan kartu truf terakhirmu. Batas waktu bagiku untuk meminjamkan kekuatan padamu sudah hampir habis. Jika kau tidak segera memanggil mereka dan membawa Fu Rong kabur dari tempat ini, maka kau tidak akan memiliki kesempatan lain,” ucap Tian Che melalui telepati yang langsung terhubung dengan pikiran Heilong.
Apa yang diucapkan Tian Che sama sekali tidak salah. Sebagai penghuni lama Dunia Bawah, Tian Che sangat paham dengan sifat alami yang dimiliki para iblis yaitu keserakahan.
Demi untuk mendapatkan batu permata keabadian yang sangat berharga bagi peningkatan kekuatan mereka, mereka pasti akan melakukan apapun termasuk membunuh Fu Rong.
Saat ini saja para Raja Iblis bahkan telah melupakan harga diri yang mereka miliki dengan mengepung Fu Rong dan melakukan serangan secara berkelompok. Padahal, saat bertarung melawan Heilong kejadian seperti itu tidak terjadi. Tentu saja semua ini terjadi karena pengaruh keserakahan yang mereka miliki.
“Sesuatu yang sangat bernilai akan membuat para iblis menjadi lupa diri. Ternyata mereka semua tidak pernah! Keserakahan yang mereka miliki akan terus diturunkan dari generasi ke generasi,” lanjut Tian Che sambil mengenang kejadian masa lalu.
__ADS_1
Para Raja Iblis yang ada di zaman Tian Che tentu saja berbeda dengan Raja Iblis saat ini. Namun, sifat jahat dan keserakahan yang mereka miliki tidak pernah menghilang dan bahkan terlihat semakin bertambah parah.
“Aku mengerti!” balas Heilong lalu segera memusatkan konsentrasi untuk membuka dunia jiwa miliknya.
Dengan satu pemikiran yang singkat, Heilong telah mengeluarkan Istana Cahaya dari dalam dunia jiwa miliknya. Sebab, akan terlalu memakan banyak waktu jika ia harus mengeluarkan semua monster purba yang ia miliki secara bergantian.
Mata semua Iblis yang hadir di tempat ini kembali dikejutkan dengan kemunculan Istana Cahaya yang terkesan sangat misterius di dekat Heilong.
Apalagi saat mereka semua merasa hawa iblis yang ada di dalam tubuh mereka mengalami sedikit tekanan dan membuat mereka semua menjadi sakit kepala. Hanya para Raja Iblis saja yang masih bisa tetap tenang saat melihat kehadiran Istana Cahaya ini.
“Keluarlah kalian semua dan tunjukkan kekuatan yang kalian miliki pada para iblis!”
Dengan satu teriakan dari Heilong yang menggelegar sampai ke langit, semua monster purba yang selama ini berdiam diri di dalam Istana Cahaya langsung keluar dan memancarkan kekuatan yang begitu menakutkan.
Ukuran raksasa yang dimiliki oleh para Ras Monster Purba melebihi ukuran monster Iblis manapun dan membuat para monster Iblis yang ada di sekitar Raja Iblis Fu menjadi sedikit ketakutan. Padahal baru saja para monster Iblis ini menunjukkan aura yang begitu mendominasi saat kemunculan mereka.
“Monster Iblis Purba?!” Raja Iblis Fu yang selama ini akrab dengan para monster Iblis menjadi terkejut sampai tak bisa mengedipkan matanya saat mengetahui identitas para monster yang baru saja di panggil Heilong.
Dalam segi bentuk tubuh, ukuran dan kekuatan, Ras Monster Iblis Purba tentu saja lebih unggul daripada semua Ras Monster Iblis biasa. Meskipun bentuk Ras Monster Iblis Purba yang ada di depannya saat ini semuanya berbentuk monster laut.
“Dari mana kau mendapatkan semua Monster Iblis Purba yang belum berevolusi ini?” tanya Raja Iblis Fu penasaran.
“Aku tidak punya waktu menjawab pertanyaan bodohmu itu! Dan, mereka semua bukan monster Iblis purba melainkan Ras monster purba.” balas Heilong.
__ADS_1
Raja Iblis Fu kembali menatap ke arah para monster yang baru saja dipanggil Heilong dan melihatnya dengan lebih teliti lagi. Dan, raut wajah langsung berubah menjadi jelek saat mengetahui bahwa sama sekali tidak ada hawa iblis di dalam tubuh semua monster itu.
Hal yang sama juga dilakukan oleh para Raja Iblis lain dan respon yang mereka berikan saat melihat kembali para monster purba itu sama dengan respon yang ditunjukkan oleh Raja Iblis Fu.
Heilong tiba-tiba mengangkat tangan kanannya ketika melihat semua Iblis yang ada di tempat ini masih tenggelam dalam keterkejutan masing-masing.
“Serang!! Bunuh semua Iblis yang menghalangi jalan kalian.”
“Baik, Tuan!”
Perintah Heilong yang disambut dengan bahagia oleh para monster Iblis purba langsung membuat para iblis yang ada di tempat ini keluar dari lamunan masing-masing.
Keterkejutan yang mereka miliki seketika merubah menjadi ketakutan tanpa batas saat para monster purba bergerak ke arah mereka dan bersiap melakukan serangan.
Satu per satu iblis yang menghalangi jalan mereka langsung dibunuh dengan sekali serangan termasuk beberapa monster Iblis yang diperintahkan Raja Iblis Fu untuk menjaga keselamatan para murid berbagai Klan Iblis.
Bagaimana mungkin kekuatan monster Iblis biasa bisa dibandingkan dengan kekuatan yang dimiliki oleh para monster purba walaupun mereka menang dalam hal jumlah?
Pembantaian sepihak mulai dilakukan oleh para monster purba terhadap bangsa Iblis. Mereka semua akhirnya bisa melampiaskan dendam yang selama ini hanya bisa mereka bayangkan.
Sementara itu, Heilong memimpin sepuluh monster purba bergerak ke arah Fu Rong.
Sepuluh monster purba yang dibawa Heilong ini adalah sepuluh peringkat teratas dari monster purba yang ia miliki.
__ADS_1