
Hanya Heilong dan Lijian saja yang keluar dari kapal ini begitu kapten kapal mendaratkan kapalnya di Bintang Kelahiran Iblis. Sebab, semua prajurit Istana yang menjaga Heilong selama perjalanan mengikuti Kapten Kapal kembali ke Bintang Klan Zhao.
Seandainya diberi pilihan, para prajurit Istana itu pasti akan lebih memiliki untuk mengikuti Heilong dan tinggal di Bintang Kelahiran Iblis karena hanya ditempat ini saja kesempatan mereka untuk menerobos batas kultivasi menjadi semakin besar.
Namun, perintah Raja Iblis Zhao sudah sangat jelas. Para prajurit Istana hanya diperintah untuk mengawal Heilong selama perjalanan dan segera kembali setelah Heilong sampai di Bintang Kelahiran Iblis.
Hawa iblis yang sangat murni di Bintang ini seketika menyambut Heilong dan membuatnya merasa sedikit tak nyaman. Sebab, hawa iblis ini bagaikan racun yang ingin mengambil kendali pikirannya. Untung saja hawa iblis ini hanya sebuah bentuk energi tanpa kecerdasan.
Sedangkan untuk Qi kegelapan yang ada di Bintang ini, sama sekali tidak menggangu Heilong walaupun Qi kegelapan yang ada di tempat ini berkali-kali lipat jauh lebih pekat dari semua tempat yang ada di Dunia Bawah hingga membuat warna permukaan tanah di Bintang ini menjadi hitam meskipun bintang ini bukanlah sebuah bintang mati.
“Akhirnya kembali ke tanah kelahiranku.” hanya ini kata yang terucap dari mulut Lijian saat ia kembali menginjakkan kakinya di Bintang Kelahiran Iblis.
Heilong hanya melirik Lijian. Ia tahu bahwa Lijian pasti sangat senang ketika berada di tempat ini. Akan tetapi, Heilong sama sekali tak memiliki perasaan seperti itu karena dia adalah manusia, bukan Iblis yang terlahir dari Danau Kelahiran Iblis.
“Kemana kita harus pergi sekarang?” Heilong bertanya para Lijian yang sepertinya sangat familiar dengan Bintang Kelahiran Iblis ini karena Raja Iblis Zhao sama sekali tak memberikan petunjuk apapun pada Heilong.
“Kita tunggu saja di sini. Seharusnya akan yang menjemput kita sebentar lagi,” jawab Lijian.
Lijian sebenarnya juga tidak menerima petunjuk apapun dari Raja Iblis Zhao. Akan tetapi, tidak mungkin Raja Iblis Zhao mengirim anggota Klannya ke Bintang Kelahiran Iblis tanpa menyiapkan pengaturan terlebih dahulu. Sebab, seluruh wilayah Bintang Kelahiran Iblis saat ini berada dalam kekuasaan Klan Fu.
Heilong hanya mengangguk lalu melihat pemandangan sekitar. Ia baru menyadari bahwa walaupun bintang ini didominasi oleh Qi kegelapan, namun keseimbangan semua elemen tetap terjaga dengan baik.
__ADS_1
Segala jenis tumbuhan termasuk tanaman obat yang biasanya membutuhkan kondisi khusus untuk dapat hidup, ternyata tumbuh dengan subur di tempat ini. Mungkinkah Qi kegelapan juga mampu memberikan nutrisi yang sangat baik pada tanaman obat?
Namun, Heilong hanya melihat dan tak sedikitpun memiliki niat untuk memanen karena semua tanaman obat itu tampak dibudidayakan oleh seseorang, bukan tanaman obat yang tumbuh dengan liar tanpa pemilik.
“Hei kenapa kau melihat tanaman obat milikku seperti itu! Jangan-jangan kau memiliki niat jahat pada tanaman obat yang telah aku budidayakan.”
Seorang pria kekar tiba-tiba datang menghampiri Heilong dan menegurnya sambil memegang kerah bajunya seolah-olah ia ingin meremas leher Heilong.
“Lepaskan! Untuk apa aku mencuri tanaman obat yang tidak aku ketahui asal-usulnya. Asal kau tahu saja aku sama sekali tak kekurangan persediaan tanaman obat dan dapat membeli tanaman obat ini jika aku mau.” Heilong menatap tajam ke arah pria kekar itu. Ia tengah berpikir bagaimana cara menghajar pria ini tanpa diketahui Lijian.
“Omong kosong!” Pria kekar itu langsung meninjau pipi kiri Heilong dan membuatnya terpental ke dekat Lijian.
Heilong ingin membalas tapi ia sadar bahwa saat ia dirinya sedang dalam penyamaran. Dan, Lijian juga masih berada di dekatnya. Jadi, penyamarannya akan langsung terbongkar begitu ia menggunakan Qi kosmik yang hanya dimiliki oleh seorang Dewa.
Tanpa berpikir panjang, Lijian langsung melesat ke arah pria kekar itu dan langsung menyerangnya begitu Heilong tersungkur di dekatnya. Baginya Lijian, Heilong telah banyak membantunya karena itu ia rela mati untuk ia tidak akan pernah membiarkan siapapun menindas Heilong.
Pertarungan antara Lijian dan pria kekar itu berlangsung sangat sengit. Tanpa diduga, pria kekar ini ternyata memiliki kekuatan fisik yang sangat kuat hingga membuat Lijian berkali-kali terpental begitu tinju dari pria kekar ini mendarat di tubuhnya.
“Ternyata kau adalah anggota dari Klan Fu. Pantas saja kau sangat arogan.”
Di Dunia Bawah ini hanya Klan Fu saja yang memfokuskan seni beladirinya untuk memperkuat kekuatan fisik. Jadi, tidak butuh waktu lama bagi Lijian untuk mengetahui asal-usul pria kekar ini.
__ADS_1
“Kau benar! Namaku adalah Fu Yu. Semua kebun tanaman obat yang berada di tempat ini sampai radius sepuluh kilometer adalah milikku. Jadi, aku berhak membunuh siapapun yang ingin mencuri tanaman obat yang aku tanam sendiri.”
“Terlalu arogan! Jangan kau pikir aku sama sekali tidak memiliki kemampuan untuk melawan kekuatan fisikmu. Jika monster Hiu Pemakan Bintang saja yang merupakan salah satu keturunan dari Ras Naga Kegelapan dapat aku bunuh maka kekuatan fisikmu itu tidak lebih dari sebuah kalung kerupuk saja.”
“Dasar semut, kurang ajar!!”
Provokasi yang dilakukan Lijian membuat Fu Yu menjadi semakin marah. Ia segera menggunakan teknik rahasia dari Klan Fu dan membuat tubuhnya membesar hingga tiga kali lipat. Pertahanan tubuh yang ia miliki saat ini juga ikut meningkat dan hampir menyamai fisik seekor naga.
Sementara itu, Lijian juga telah membuat delapan buah formasi di sekitarnya. Sekilas, bentuk dari formasi ini mirip dengan formasi besar iblis kematian hanya saja ukurannya lebih kecil.
"Teknik formasi Klan Zhao. Ternyata kau cukup memiliki kemampuan, tidak seperti Pangeran yang tidak berguna di belakangmu itu.”
Informasi tentang Heilong yang kehilangan kultivasi sebenarnya telah menyebar sampai ke tempat ini sejak beberapa bulan yang lalu. Karena itu, Fu Yu juga sengaja menunggu di tempat ini sejak sebulan yang lalu hanya untuk memprovokasi Klan Zhao dan mempermalukan mereka.
“Kurang ajar! Aku tidak akan pernah mengampunimu.” Lijian segera membuat gerakan segel tangan yang cukup rumit untuk mengaktifkan ke-delapan formasi yang baru saja ia buat.
...“Formasi Delapan Iblis Pembantai.”...
Ke-delapan formasi itu seketika berubah menjadi delapan Iblis setinggi tiga meter dengan menggenggam senjata masing-masing. Ada yang memegang sebuah tombak, pedang, sabit dan pisau.
“Apakah kau pikir aku akan takut dengan formasi rendahan yang dimiliki Klan Zhao?” Fu Yu juga melesat menyerang ke-delapan Iblis yang terwujud dari formasi sihir milik Lijian.
__ADS_1
Sementara itu, Heilong sedang mengamati pergerakan Fu Yu agar bisa mengetahui gaya bertarung Iblis yang baru saja menjadi musuhnya ini. Dalam hatinya, Heilong telah membulatkan tekad untuk membunuh Fu Yu begitu ia mendapatkan kesempatan. Seharusnya, kekuatan fisik yang ia miliki juga tidak akan kalah dengan kekuatan fisik Klan Fu.