LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 87 — Dia Bukan Lagi Iblis.


__ADS_3

Kejadian demi kejadian mulai diperlihatkan oleh artefak mata Iblis yang ada di tangan Raja Iblis Xu. Dan, semua kejadian itu tampak sangat nyata seolah-olah mereka semua menyaksikan kejadian itu secara langsung.


Dimulai dengan gambaran saat Heilong bertarung dengan Fu Yu di dalam celah dimensi yang dipenuhi dengan energi kekacauan.


Di dalam gambaran itu, mereka semua dapat melihat bahwa Heilong ternyata memiliki kekuatan Dao Ruang yang sangat tinggi dan hampir menyamai kekuatan Dao Ruang yang dimiliki oleh Fu Rong.


Dengan kata lain, penguasaan kekuatan Dao Ruang yang dimiliki Heilong telah berada di atas para Tetua Klan Fu, namun masih tetap berada di bawah Fu Rong.


Tentu saja gambaran kejadian ini membuat para iblis yang hadir di tempat ini menjadi gempar terutama Raja Iblis Zhao. Sebab, selama ini mereka semua selalu menganggap Heilong adalah sosok pangeran yang tak berguna karena tidak memiliki tingkat kultivasi.


Raja Iblis Zhao mengerutkan kening lalu bergumam. “Kenapa Zhao Heilong bisa memiliki kekuatan Dao Ruang sekuat itu? Padahal Klan Zhao sama sekali tidak memiliki kitab ilmu beladiri tentang kekuatan Dao Ruang. Dari mana ini memahami tentang kekuatan Dao Ruang?”


Berbagai pertanyaan yang rumit saat ini berkumpul di pikiran Raja Iblis Zhao yang merupakan Ayah kandung dari Zhao Heilong. Sebagai seorang Ayah, tentu saja ia selalu memperhatikan perkembangan kultivasi anaknya meskipun secara tidak langsung.


“Karena dia bukanlah Putramu. Seharusnya Zhao Heilong yang asli sudah lama mati di tangan para dewa saat ia tertangkap. Dan, sosok Zhao Heilong yang sekarang kemungkinan besar adalah mata-mata dari Alam Dewa. Mari kita lihat dulu semua gambaran yang diperlihatkan oleh artefak mata Iblis milik saudara Xu untuk memperjelas misteri ini,” sahut Raja Iblis Zhang.


Di sisi lain, Raja Iblis Fu juga terlihat semakin cemas saat melihat Heilong berhasil membunuh Fu Yu. Sebab, Fu Rong tiba-tiba muncul setelah Heilong meninggalkan tempat itu untuk menghilangkan jejak pertempuran dengan cara menghancurkan sisa-sisa tubuh Fu Yu yang seharusnya masih bisa dipulihkan kembali dengan teknik khusus dari Klan Fu.


Rasa amarah yang ada di dalam diri Raja Iblis Fu tidak dapat melawan kasih sayangnya pada Putrinya ini karena itu Raja Iblis Fu saat ini mengalami guncangan emosi yang cukup kuat hingga membuatnya bergetar.


“Fu Rong! Apa yang sebenarnya kau lakukan? Bukankah kau seharusnya paham bahwa sebagai seorang Putri, kau harus menjaga kelangsungan hidup seluruh anggota Klan Fu!” suara Raja Iblis Fu terdengar berat.

__ADS_1


“Aku tidak membutuhkan Iblis yang tidak mau mendengarkan perintahku. Jadi, memusnahkan hama seperti itu akan jauh lebih baik sebelum ia mempengaruhi pola pikir para anggota Klan Fu yang lain,” jawab Fu Rong tenang.


Fu Rong selalu menjaga penampilannya agar terlihat seakan-akan tak terpengaruh sedikitpun dengan gambaran yang diperlihatkan oleh artefak mata Iblis. Sebab, keraguan sekecil apapun yang ia tunjukkan akan membuatnya berada dalam posisi yang sulit.


“Oh, apakah memang begitu? Rasanya terlalu cepat untuk mengatakan hal seperti itu.”


Saat berkata seperti itu pada Fu Rong, Raja Iblis Xu juga memperlihatkan gambaran kejadian lain dari artefak mata Iblis miliknya. Dan, gambaran kejadian ini adalah saat Fu Rong bersama sosok pria bertopeng di dalam sebuah lorong dimensi yang masih agak kacau.


Mereka semua memang tidak dapat mengetahui percakapan antara Fu Rong dengan sosok pria bertopeng itu, namun dilihat dari pakaian pria bertopeng itu yang masih masih meninggalkan jejak percikan darah, mereka semua bisa menebak bahwa kejadian itu adalah saat dimana sosok pria bertopeng itu meninggalkan Dunia Surga Kegelapan.


Mata semua Iblis yang hadir di Altar Suci Klan Fu terus terfokus pada gambaran yang diperlihatkan oleh artefak mata Iblis. Dan, hal yang selama ini mereka nantilah akhirnya tiba.


Sosok pria bertopeng itu akhirnya melepaskan topengnya sesaat sebelum Fu Rong membuat celah dimensi untuk meninggalkan lorong dimensi itu.


Suasana menjadi gempar saat melihat sosok dibalik pria bertopeng itu sebenarnya adalah Pengeran Zhao Heilong dari Klan Zhao.


Raja Iblis Fu tak dapat lagi meredam emosinya dan berseru dengan keras pada Fu Rong. “Jadi kau sebenarnya sudah lama mengetahui kalau Pengeran Zhao Heilong sebenarnya adalah mata-mata dari Alam Dewa!”


“Katakan pada Ayah, apa sebenarnya hubunganmu dengan Pengeran dari Klan Zhao itu? Dan, apakah kau telah mengembangkan hubunganmu dengan pria itu?” lanjut Raja Iblis Fu.


“Hanya takdir masa lalu,” jawab Fu Rong singkat karena ia saat ini tak dapat lagi membuat alasan untuk melindungi identitas Heilong.

__ADS_1


“Kurang ajar! Kalau begitu … Mulai detik ini juga aku memerintahkan semua anggota Klan Fu untuk membunuh mata-mata dari Alam Dewa itu.”


Para Raja Iblis yang hadir di tempat ini semuanya mendukung keputusan Raja Iblis Fu termasuk Raja Iblis Zhao yang merupakan pemilik dari Klan Zhao tempat dimana Heilong saat ini bersembunyi. Sebab, semuanya sudah sangat jelas bahwa Pengeran yang ada di dalam Paviliun Klan Zhao adalah palsu.


“Aku tidak akan pernah membiarkan hal seperti itu terjadi!” gumam Fu Rong.


Tekanan kekuatan Dao Ruang yang sangat dahsyat langsung memancar dari tubuh Fu Rong dan menjebak semua murid dan Tetua dari berbagai Klan ke dalam retakan dimensi yang tak terhitung jumlahnya.


Kekuatan Dao Ruang yang diperlihatkan Fu Rong kali ini seratus kali lipat jauh lebih kuat daripada yang ia tunjukkan beberapa hari yang lalu untuk mengancam para Tetua Klan.


Bahkan, para Raja Iblis pun mengalami sedikit tekanan saat Fu Rong menggunakan kekuatan Dao Ruang miliknya. Akan tetapi, hal seperti itu tentu saja dapat ditangani dengan mudah oleh para Raja Iblis.


Ketakutan mulai menyelimuti pikiran semua murid dan para Tetua Klan. Mereka semua akhirnya mengerti bahwa selama ini Fu Rong tidak pernah menunjukkan kekuatan penuhnya.


Raja Iblis Fu pun segera menggunakan kekuatan Dao Ruang miliknya untuk melawan kekuatan Dao Ruang milik Fu Rong dan hasilnya ternyata seimbang. Ia masih belum dapat membebaskan sebagian Tetua dan murid berbagai Klan dari jeratan kekuatan Dao Ruang milik Fu Rong.


“Ternyata kekuatan batu permata keabadian dapat meningkatkan kekuatannya sampai sejauh ini.” Raja Iblis Xu tiba-tiba bersuara dan membuat semua Raja Iblis menjadi terkejut.


“Apa maksud ucapanmu itu saudara Xu?” Raja Iblis Zhang tidak dapat menahan diri untuk tidak bertanya.


Tatapan para Raja Iblis lain pun juga mengatakan niat yang sama seperti apa yang telah diucapkan oleh Raja Iblis Zhang.

__ADS_1


“Fu Rong yang sekarang bukan lagi bagian dari Ras Iblis karena semua hawa iblis yang ada di dalam tubuhnya sepertinya telah dimurnikan oleh kekuatan Batu Permata Keabadian.”


__ADS_2