
Akan tetapi, sosok Heilong tiba-tiba menghilang dari pandangan naga api dan merubah ketakutan yang ada di dalam dirinya menjadi sebuah kepanikan karena ia tak dapat memperkirakan dari arah mana Heilong akan melakukan serangan.
Naga Api yang sangat panik, segera melihat sekitar sambil mengaktifkan kemampuan khususnya untuk melacak keberadaan Heilong melalui aura.
“Kemana manusia itu lari? Jangan-jangan serangan pedang yang akan ia lakukan barusan hanyalah sebuah gertakan untuk mengalihkan perhatianku. Sial, manusia itu benar-benar licik!”
Sambil meredam emosinya, Naga api terus melacak keberadaan Heilong hingga ia akhirnya berhasil menemukan keberadaan Heilong setelah dua nafas berlalu, yaitu tempat di belakang tubuhnya sendiri kurang lebih sejauh lima puluh meter.
Naga Api pun segera menoleh ke arah belakang sambil menyiapkan cakarnya yang membara untuk melakukan serangan tiba-tiba begitu melihat Heilong.
Namun, kepala Naga Api langsung terbang dari tubuhnya saat ia baru menoleh sekitar sembilan puluh derajat ke belakang.
Ya! Heilong sengaja berpindah tempat dengan jurus langkah bayangan waktu sesaat sebelum ia mengayunkan serangan pedang miliknya agar naga api sama sekali tidak memiliki kesempatan untuk memblokir serangan ini. Dan, rencananya ini tampaknya berhasil.
Serangan tebasan pedang elemen api dan es yang berasal dari kekuatan Phoenix Es dan Phoenix Api langsung melesat dari arah belakang dan memenggal kepala naga api tanpa ampun sebelum ia sempat menoleh ke belakang dengan sempurna.
Hawa dingin yang ada di dalam serangan pedang itu seketika langsung memadamkan seluruh Qi Api yang ada di dalam tubuh Naga Api dan mulai membekukan tubuhnya.
Seutas jiwa Naga Api yang ditinggalkan oleh Ras Naga untuk menjaga Altar raksasa itu akhirnya hancur berkeping-keping berubah menjadi abu ketika hawa panas dari api Phoenix dalam serangan pedang Heilong mulai bangkit saat tubuh naga api telah dibekukan.
“Akhirnya naga api ini bisa aku atasi tanpa membuat banyak tenaga. Sekarang aku harus kembali dan membantu para monster purba itu.”
Heilong pun kembali melesat ke dasar gunung api abadi tempat telur naga disimpan.
**
Lembah Kegelapan.
__ADS_1
Lembah kegelapan adalah sebuah wilayah di dalam Dunia Surga Kegelapan yang dikuasai oleh Klan Dao.
Secara geografis, lembah kegelapan adalah tempat terluas di dalam Dunia Surga Kegelapan dan letaknya paling dekat dengan Gunung Api Abadi. Kira-kira hanya berjarak sekitar sehari perjalanan.
Jadi, Klan Dao akan lebih dulu merasa segala bentuk perubahan yang terjadi di sekitar Gunung Api Abadi daripada Klan-Klan Iblis lain.
Lagipula jumlah Klan besar di dalam Dunia Surga Kegelapan ini sekarang hanya tersisa tiga saja yaitu Klan Dao, Klan Fu dan Klan Zhao.
Semua anggota Klan Dao yang sedang bermeditasi di dalam lembah ini langsung menghentikan meditasinya ketika merasakan perubahan yang aneh dari Gunung Api Abadi.
Terutama Dao Sha yang murupakan murid elit dari Klan Dao. Ia langsung menghentikan meditasi ketika merasakan hawa dingin yang begitu menyengat di sekitarnya dan segera membangunkan para juniornya dari meditasi yang mereka lakukan lalu berpesan agar lebih waspada.
“Kenapa api yang ada di Gunung Api Abadi tiba-tiba menghilang?” Dao Sha mengerutkan kening sambil melihat ke arah letak Gunung Api Abadi.
Hilangnya api yang ada di Gunung Api Abadi tentu saja berdampak besar pada kestabilan Dunia Surga Kegelapan karena semua Qi api yang ada di dalam dunia kecil ini bersumber dari sana.
“Apakah menurutmu api nadi naga akan semudah itu padam hanya karena kegagalan proses penempaan?” balas Dao Sha dengan dingin sambil menatap ke arah junior itu.
Ucapan Dao Sha ini langsung membuat mereka semua terdiam karena siapa yang tidak tahu bahwa api nadi naga sudah ada sejak pertama kali Dunia Surga Kegelapan dibuka untuk umum. Dan, sudah tak terhitung berapa banyak kegagalan proses penempaan yang dilakukan oleh anggota Klan Gao setiap kali memasuki dunia kecil ini.
“Ada sesuatu yang aneh di sana. Aku harus memastikan sendiri.” Dao Sha lalu menatap ke arah para murid Klan Dao lalu berseru. “Kalian semua! Ikuti aku memeriksa Gunung Api Abadi!”
Semua murid Klan Dao langsung mengikuti Dao Sha pergi menuju ke Gunung Api Abadi.
**
Gunung Api Abadi.
__ADS_1
Heilong segera memutar-mutar formasi perang pemindah bintang dengan isyarat gerakan ke-dua tangannya setelah ia kembali ke dasar gunung ini.
Dengan gerakan seperti ini, maka efek penghancur yang dimiliki formasi perang ini akan menjadi semakin kuat dan mulai mengikis pertahanan altar raksasa yang dibuat oleh Ras Naga.
Sudah hampir enam jam Heilong melakukan gerakan seperti ini dan ukuran formasi perang pemindah bintang telah menyusut lebih dari setengah. Itu artinya formasi perang yang ia miliki lebih berhasil menghancurkan lebih dari setengah medan pelindung yang melindungi altar itu.
Saat ini, di depan formasi perang pemindah bintang hanya ada sebuah lapisan pelindung setebal sepuluh meter dan banyak sekali retakan di dalam medan pelindung itu.
“Ini adalah lapisan terakhir! Setelah berhasil menghancurkan lapisan ini maka kau dapat mengambil telur naga itu,” ucap Tian Che.
Heilong sama sekali tak merespon ucapan Tian Che karena ia saat sedang fokus untuk mengatur kekuatannya sambil mengendalikan formasi perang yang cukup besar ini.
Dan …
Boom …
Lapisan terakhir medan pelindung yang ada di sekitar Altar raksasa Ras Naga akhirnya runtuh.
Heilong segera menyimpan kembali para monster purba yang ada di dalam formasi perang pemindah bintang ke dalam dunia jiwa miliknya karena masing-masing dari mereka sudah tampak kelelahan dan racun hawa iblis yang ada di dalam tubuh mereka juga telah menunjukkan tanda-tanda akan bangkit kembali.
Tanpa ada penghalang apapun, Heilong segera terbang mendekati telur naga itu dan mendarat tepat di depannya.
Baru sekarang Heilong dapat merasakan bahwa telur naga ini ternyata mampu memancar aura yang memiliki berbagai jenis Dao di dalamnya.
“Apakah semua telur naga memang memancarkan aura seperti ini?” tanya Heilong para Tian Che karena ia memang baru pertama kali melihat sebuah telur naga.
“Tidak! Aura yang memancar dari telur naga seharusnya berasal dari garis keturunan dan kekuatan seperti apa yang akan dimiliki naga itu setelah menetas. Aku juga baru pertama kali melihat ada sebuah telur naga yang mampu memancarkan aura seperti ini,” jawab Tian Che tanpa ragu.
__ADS_1
“Lalu apa yang harus kita lakukan pada telur naga ini?” lanjut Heilong bertanya.