LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 23 — Dao.


__ADS_3

“Jangan panik! Pusatkan semua konsentrasimu pada elemen kehampaan. Kehampaan adalah sumber dari semua elemen. Penolakan seperti ini tidak ada artinya di hadapan elemen kehampaan.”


Seutas jiwa Xiao Zhao kembali memberikan sedikit arahan saat melihat aura yang memancar dari tubuh Heilong mulai tidak stabil namun sama sekali tidak kehilangan kekuatannya. Ini adalah bukti yang kuat jika Heilong sudah mulai panik ketika menghadapi gelombang penolakan dari semua elemen yang ada di dalam dantiannya.


Dengan bimbingan dari seutas jiwa Xiao Zhao, Heilong mulai mengunci semua panca inderanya. Hanya dengan cara ini saja baru'lah ia bisa benar-benar fokus untuk menghadapi perlawanan dari semua elemen miliknya lagipula sama sekali tidak ada bahaya di dalam Istana cahaya yang letaknya pun sangat tersembunyi dari Dunia luar.


Di bawah kehendak Heilong yang semakin menguat, elemen kehampaan yang tadinya terlihat samar mulai menunjukkan tanda-tanda perwujudan yang semakin menguat.


Warna abu-abu yang ada di pusat dantian Heilong semakin lama menjadi semakin jelas dan lebih meluas dari waktu ke waktu. Tekanan yang memancar dari jaring laba-laba pemadatan Qi kosmik yang menjerat semua elemen juga menjadi semakin menguat hingga membuat dinding dantian Heilong menjadi bergetar.


Heilong akhirnya bisa menghilangkan semua serangan dari elemen miliknya setelah perjuangan sengit selama tiga puluh nafas. Ia juga menyadari bahwa elemen kehampaan yang selama ini tidak pernah ia gunakan dalam pertarungan ternyata menyimpan kekuatan dan misteri yang begitu besar.


Hanya dengan mendapat pemahaman yang lebih jauh tentang kemampuan elemen kehampaan yang ia miliki selama ini, ia sudah merasa bahwa panennya selama memasuki reruntuhan kuno ini sudah sangat menguntungkan. Bagaimana jika ia mampu memahami tentang teori Yin Yang dan mendapatkan kekuatan darinya?


Selama membayangkan keuntungan apa saja yang telah ia dapatkan di dalam reruntuhan kuno ini, semua elemen yang ada di dalam dantiannya telah menyatu dengan sempurna ke dalam elemen kehampaan.


Elemen kehampaan pun tiba-tiba bergetar dengan kuat dan mulai menunjukkan tanda-tanda perubahan.

__ADS_1


Pusaran energi yang begitu kuat muncul di pusat elemen kehampaan dan mengaduk-aduk setiap sudut elemen itu. Namun anehnya, Heilong sama sekali tidak merasakan sensasi yang menyakitkan. Ia malah merasa sangat nyaman seolah-olah bermeditasi di pegunungan yang sejuk.


Heilong hanya bisa mengamati elemen kehampaan yang ada di dalam dantiannya mulai berubah secara perlahan. Sebab, ia juga tidak tahu bagaimana cara menghentikan perubahan itu. Lagipula ia sama sekali tidak merasakan adanya ancaman dari elemen kehampaan yang sedang mengalami perubahan.


Sesaat kemudian, warna hitam dan putih muncul dari pusat pusaran energi itu dan mulai menyebar ke arah tertentu seolah-olah ke-dua warna itu sudah tahu di mana tempat yang cocok bagi dirinya.


Pusaran energi yang ada di tengah-tengah elemen kehampaan akhirnya menghilang setelah warna hitam dan putih menutupi semua permukaan berwarna abu-abu dalam porsi tertentu.


“Simbol Yin Yang?!” Heilong segera mengakhiri meditasinya.


Heilong tentu saja terkejut bagaimana bisa muncul simbol Yin Yang di dalam dantiannya. Lagipula tempat yang diambil oleh simbol Yin Yang itu adalah dulunya menjadi tempat ia menempatkan semua benih elemen kultivasi yang ia miliki.


Seutas jiwa yang ditinggalkan oleh Xiao Zhao tak bisa menahan keluhan yang ia pendam selama ini. Sebab, waktu yang ia habiskan untuk melahirkan teori Yin Yang tidaklah sebentar. Namun, ia tak bisa mendapatkan pengakuan penuh dari kekuatan Yin Yang dan hanya mendapatkan sedikit pencerahan tentang Yin Yang yang telah ia sebarkan ke semua makhluk yang tinggal di tiga dunia.


Sensasi yang sangat nyaman menyelimuti dantian Heilong seolah-olah sebuah beban yang sangat berat telak diambil dari dirinya meskipun semua benih elemen yang ia miliki sebelumnya telah menghilang dan digantikan oleh sebuah elemen.


Akan tetapi, Heilong juga bisa merasakan bahwa sebuah elemen yang ia miliki saat ini memiliki kekuatan yang tidak kalah dari semua elemen yang pernah ia miliki sebelumnya.

__ADS_1


“Sekarang ada saat yang tepat bagimu untuk mempelajari Dao,” seru seutas jiwa Xiao Zhao kembali memberi arahan.


“Dao?” Heilong mengerutkan kening. Ia memang sering mendengar istilah ini tapi ia tak memahami arti dibalik kata-kata Dao itu. Ia pun lalu memanfaatkan kesempatan ini untuk bertanya dan mempelajari lebih dalam. “Apa itu Dao?”


“Dao adalah hukum … Dao adalah prinsip … Dao adalah jalur … Dao adalah sumber. Dao adalah sesuatu yang akan menentukan jalanmu dalam kultivasi. Ada banyak jenis Dao di Alam Semesta ini. Namun, penduduk di tiga dunia hanya mampu memahami sebagian dan mengganti istilah itu menjadi Hukum Elemen Kultivasi,” jelas seutas jiwa Xiao Zhao.


Heilong akhirnya mengerti alasan kenapa ia selama ini selalu merasa bahwa hukum elemen kultivasi memiliki kekurangan. Jika hukum elemen kultivasi adalah penentu dari seberapa kuatnya pemahaman seorang kultivator tentang kekuatan yang dilahirkan oleh langit dan bumi, lalu kenapa jumlahnya sangat sedikit dan terbatas hanya pada jenis elemen saja?


Ternyata dibalik hukum elemen kultivasi ada Dao yang memiliki arti yang lebih luas dan tampaknya hanya dipahami oleh sebagian penduduk Alam Dewa dan Dunia Bawah. Sebab, penduduk ke-dua dunia ini bisa memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dari penduduk Alam Manusia di tingkat kultivasi yang sama.


“Di mana aku harus mulai mempelajari Dao?” tanya Heilong penuh minat.


“Semua benda yang tersebar di dalam ruangan ini adalah perwujudan dari Dao. Pahami dan pelajarilah secara perlahan. Sejak kau memiliki elemen Yin Yang di dalam tubuhmu maka kau tidak lagi memiliki batasan untuk mempelajari Dao.”


Heilong lalu berjalan ke arah sebuah pedang yang melayang di ruang ini. Selama ini senjata yang ia gunakan dalam sebuah pertarungan selalu pedang. Maka menguasai Dao Pedang adalah pilihan pertamanya.


Gambaran ribuan pedang yang menari-nari di langit langsung memasuki pikiran Heilong begitu ia menyentuh pedang itu dengan tangannya.

__ADS_1


Ribuan pedang itu tidak hanya menunjuk gerakan-gerakan yang indah di langit. Namun, pedang-pedang pusaka itu sesekali akan menyerang Heilong dengan serangan yang cukup mematikan dan tentunya juga sangat cepat.


Namun, serangan pedang itu juga memberikan keuntungan tersendiri pada Heilong sebab pemahamannya tentang teknik pedang menjadi semakin meningkat setiap kali ia berhasil menahan serangan itu.


__ADS_2