
Heilong segera menoleh ke arah sumber suara itu dan melihat Fu Rong sudah berdiri tepat di sampingnya.
“Kenapa kau ada di sini?” ucap Heilong setengah terkejut.
Saat menerima daftar nama para murid elit dari berbagai Klan Iblis, Fu Rong memang sempat memberitahu pada Heilong bahwa dirinya tidak akan ikut masuk ke dalam Dunia Surga Kegelapan.
Dan, murid elit dari Klan Fu yang masuk ke Dunia Kecil ini adalah Fu Zhang, putra dari salah satu Tetua Klan Fu.
Heilong juga sempat berpapasan dengan kelompok Klan Fu saat ia memburu para murid elit Klan Iblis dan ia juga sama sekali tidak melihat kehadiran Fu Rong dalam kelompok itu. Lalu dari mana wanita ini masuk ke dunia kecil ini?
“Apakah aku memerlukan ijin darimu untuk memasuki Dunia Surga Kegelapan ini? Dengan kekuatan Dao Ruang yang aku miliki, aku bisa masuk kapan saja ke dunia kecil ini meskipun portal dimensi yang menuju ke tempat ini tertutup,” jawab Fu Rong dingin.
Heilong hanya terdiam saat mendengar jawaban Fu Rong. Dengan pemahaman tentang kekuatan Dao Ruang sedalam itu, memang Fu Rong memiliki cukup kemampuan untuk menembus penghalang dimensi sebuah Dunia Kecil.
Tiba-tiba … Fu Rong memegang tangan kanan Heilong dan menariknya ke arah tertentu bergerak menjauhi kelompok Klan Dao yang sedang mendekati gunung ini.
Setelah terbang sejauh lima puluh meter, sebuah retakan dimensi sepanjang tubuh manusia mulai terlihat di dalam mereka ber-dua. Tampaknya retakan dimensi ini dibuat khusus oleh Fu Rong untuk pergi ke gunung api abadi dan menemuinya.
Fu Rong pun langsung membawa Heilong masuk ke dalam retakan dimensi itu lalu menutupnya dari dalam untuk menghilangkan jejak.
Tempat setelah retakan dimensi itu menghilang, semua anggota Klan Dao yang dipimpin oleh Dao Sha akhirnya tiba di lereng gunung api abadi.
Mereka semua tampak terkejut dengan pemandangan yang tersaji di depan mata mereka saat sampai di Gunung Api Abadi.
Sebuah gunung api yang selalu aktif selama puluhan ribu tahun dan tak pernah padam, saat ini telah berubah menjadi sebuah gunung mati dengan puncak gunung yang tertutup lapisan salju.
__ADS_1
'Kemana perginya api yang dimiliki gunung ini?'Hanya pertanyaan ini saja yang terlintas dipikiran para murid Klan Dao saat melihat Gunung Api Abadi.
Mereka semua tahu bahwa api nadi naga tidak mungkin padam dengan sendirinya jadi satu-satunya jawaban adalah ada seseorang yang telah mengambil api ini atau sumbernya.
Dao Sha segera memerintahkan semua murid Klan Dao untuk menyusuri wilayah sekitar gunung api abadi dan melaporkan pada dirinya jika melihat sesuatu yang aneh.
**
Sementara itu, Heilong dan Fu Rong sedang berada di dalam sebuah lorong dimensi yang tidak begitu stabil.
Hanya dengan sekali lihat, Heilong bisa menebak jika lorong dimensi ini baru saja dibuat dan tidak dipersiapkan secara khusus. Itu artinya hanya Fu Rong saja yang mengetahui tentang lorong dimensi ini.
'Pencapaian gadis ini dalam kekuatan Dao Ruang sangat luar biasa. Sayang sekali dia adalah seorang iblis jadi aku tidak ingin terlalu dekat dengannya atau hal itu hanya akan menyurutkan niatku untuk memusnahkan Bangsa Iblis,' gumam Heilong sambil menatap punggung Fu Rong.
Seperti mendengar gumaman Heilong, Fu Rong tiba-tiba menoleh ke belakang dan mata ke-duanya akhirnya bertemu.
Heilong tiba-tiba ingat kekesalan yang sebelumnya sempat menguasai pikirannya. Ia pun lalu meluapkan emosinya. “Kenapa kau menghalangiku untuk memusnahkan para murid dari Klan Dao! Apakah sebenarnya niatmu?”
“Aku memang memberimu daftar nama para murid elit dari beberapa Klan Iblis dan juga memintamu untuk membunuh para murid elit itu. Namun, aku tidak pernah memintamu untuk memusnahkan sebuah Klan. Dan, semua nama yang ada di dalam daftar itu juga tidak harus kamu bunuh semuanya,” jawab Fu Rong penuh misteri.
“Lalu apa bedanya? Asal kau tahu bahwa aku sengaja membunuh semua anggota Klan itu untuk menghilangkan jejak,” balas Heilong dengan nada tinggi.
“Tentu saja berbeda! Apa yang akan kau lakukan itu hanya akan menyudutkan posisi Klan Fu dan Klan Zhao begitu mereka keluar dari Dunia Surga Kegelapan.”
Pikiran Heilong akhirnya terbuka setelah ia mendengarkan jawaban Fu Rong. Bagaimana ia bisa melupakan tentang nasib Klan Fu dan Klan Zhao jika ia memusnahkan semua Klan besar yang masuk ke dalam Dunia Surga Kegelapan dan hanya membiarkan mereka saja yang tetap selamat.
__ADS_1
Fu Rong melihat perubahan pada raut wajah Heilong yang terlihat sudah mulai tenang lalu lanjut berkata. “Kau memerlukan sebuah kambing hitam untuk melemparkan semua perbuatanmu selama berada di dalam Dunia Surga Kegelapan ini. Untungnya kau meninggalkan Klan Dao di akhir jadi masalah ini akan semakin mudah diselesaikan.”
Heilong memang tidak tahu banyak tentang Klan Dao dan murid elit Klan ini. Namun, Fu Rong tahu dengan sangat jelas seperti apa sifat dan kekuatan yang dimiliki Dao Sha.
'Wanita ini ternyata mampu memikirkan siasat selicik ini. Aku harus berhati-hati jika ingin memusnahkan Klan Fu di masa depan' pikir Heilong setelah mengakhiri obrolannya dengan Fu Rong.
Tanpa terasa, beberapa jam telah berlalu dan Fu Rong kembali menggunakan kekuatan Dao Ruang miliknya untuk membuat sebuah retakan dimensi dan keluar dari lorong dimensi ini.
Pemandangan yang mereka ber-dua lihat adalah sebuah kamar yang sangat mewah. Ya! Ini adalah kamar Heilong yang ada di dalam Paviliun Pengeran Klan Zhao.
“Aku tidak akan mampir. Ingat! Tugasmu masih belum selesai.”
Fu Rong pun segera menggunakan kekuatan Dao Ruang untuk menutup kembali celah dimensi dan meninggalkan kamar Heilong setelah ia menyampaikan beberapa kata yang membuat Heilong semakin kesal.
Heilong hanya bisa menarik nafas panjang dan berusaha meredam kekesalannya saat melihat bayangan Fu Rong mulai menghilang.
**
Altar Suci Klan Fu.
Hari penutupan Dunia Surga Kegelapan akhirnya tiba.
Fu Rong dan para Tetua Klan Fu yang sebelumnya telah membuka portal dimensi ke Dunia Surga Kegelapan, saat ini telah berada di depan portal dimensi.
Mereka semua akan kembali membuka portal dimensi yang menghubungkan tempat ini dengan Dunia Surga Kegelapan agar para murid Klan yang masuk ke dalam dunia kecil itu bisa keluar dengan selamat.
__ADS_1
“Sudah waktunya!” seru salah satu Tetua Klan Fu lalu melihat ke arah rekan-rekannya yang merespon dengan anggukan kepala.
Masing-masing dari mereka mulai memusatkan kekuatan Dao Ruang yang mereka miliki lalu mengirimnya ke dalam portal dimensi.