LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 58 — Langkah Bayangan Waktu.


__ADS_3

Paviliun Klan Zhao.


Heilong sedang duduk bermeditasi di dalam Ruang Surga Dao untuk memperdalam pemahamannya tentang Dao Waktu.


Saat berada di Paviliun Klan Fu, Fu Rong sempat memberitahukannya bahwa ia harus menggunakan kekuatan Dao Waktu jika ingin menerobos masuk ke tempat itu.


Sekilas, Heilong bisa menebak jika tempat yang akan dia tuju kali ini adalah sebuah Dunia kecil yang mandiri dan letaknya cukup jauh dari Dunia Bawah karena hanya tempat seperti itu saja yang tidak bisa dicapai hanya dengan membuat sebuah celah dimensi, akan tetapi dibutuhkan sebuah lorong dimensi yang sangat stabil mengigat jaraknya yang cukup jauh.


Karena itu, setelah kembali di Paviliun Klan Zhao, Heilong segera memanfaatkan waktunya untuk berlatih di dalam Istana Cahaya dan memperdalam pemahamannya tentang Dao Waktu.


Heilong sebenarnya telah lama memiliki niat untuk membuat sebuah teknik gerakan baru yang merupakan gabungan antara elemen Yin Yang dan Dao Waktu. Namun, ia sama sekali tidak memiliki waktu untuk bersantai setelah keluar dari reruntuhan kuno.


Heilong yang telah tenggelam dalam meditasinya tiba-tiba merasa jika aliran waktu yang ada di sekitarnya bergerak lebih cepat daripada biasanya.


Ia pun menjadi terkejut dan segera mengakhiri meditasinya. Akan tetapi, pemandangan yang ia lihat bukan lagi bagian dalam ruang surga dao melainkan sebuah tempat yang sangat ia rindukan dan merupakan sumber dari Dao Waktu.


Ya! Tempat ini adalah Alam Dewa Waktu. Tempat dimana Heilong pernah mempelajari tentang hukum karma yang merupakan jurus pamungkas untuk membunuh Dark Etheroz waktu itu.


Saat itu, Heilong sempat berpendapat bahwa hukum karma adalah pencapaian tertinggi dalam Dao Waktu.


Namun, setelah memasuki ruang surga dao, ia akhirnya mengetahui bahwa hukum karma dan Dao Waktu sebenarnya ada dua hal yang berbeda karena Hukum Kama terbentuk dari gabungan antara Dao Ruang dan Dao Waktu.


Di pusat alam dewa waktu ini, Heilong dapat melihat sebuah roda waktu yang melayang dengan tenang dan memiliki arah putaran searah jarum jam. Akan tetapi, ia sama sekali tak dapat mendekati roda waktu itu. Seolah-olah roda waktu itu hanyalah sebuah Ilusi semata.


Heilong akhirnya memutuskan bermeditasi di tempat ini. Mungkin saja dengan cara seperti ini, ia akan mendapatkan pencerahan dari roda waktu itu.


Dalam meditasinya, Heilong mengingat kembali saat pertama kali ia mulai mempelajari tentang Dao Waktu. Saat itu ia hanya berhasil menyentuh pinggir Dao Waktu yang cuma seperti pesisir pantai di tengah lautan luas.

__ADS_1


Namun, kekuatan Dao Waktu yang dapat ia tampilkan saat itu sudah cukup mengesankan dan dapat digunakan untuk mengalahkan para Jenderal Iblis Dunia Tengah.


Tiba-tiba …


Tekanan energi Dao Waktu yang begitu kuat menerpa Heilong saat ia sedang tenggelam dalam ingatan masa lalunya.


Tekanan energi Dao Waktu itu seolah-olah ingin memberikan nutrisi pada dirinya yang saat ini sedang kelaparan akan pemahaman tentang Dao Waktu.


Ia pun secara refleks langsung menyerap semua energi Dao Waktu itu sampai habis dan mulai merasakan sedikit perubahan kecil pada pemahaman Dao Waktu miliknya. Akan tetapi, perubahan sekecil ini tidak akan cukup untuk membawanya menerobos ke tingkatan Dao Waktu yang lebih tinggi.


Heilong mulai berharap agar fluktuasi energi Dao Waktu seperti itu akan lebih sering muncul dan menerpa tubuhnya. Namun, bagaimana mungkin roda waktu yang merupakan sebuah benda mati akan bisa mendengarkan permintaannya?


Seakan-akan mendengar isi hati Heilong, roda waktu itu kembali memancar fluktuasi energi Dao Waktu yang langsung menerpa tubuh Heilong tanpa Heilong dan frekuensi kemunculannya juga menjadi semakin sering dari waktu ke waktu.


Heilong merasa sangat senang dan langsung menyerap semua tekanan energi Dao Waktu yang menerpa dirinya tanpa rasa sungkan seperti seorang anak kecil yang lapar.


Saat ini, Ia merasa seperti seorang anak kecil yang sedang diberi makan oleh ibunya. Bagaimana ia bisa menolak kasih sayang seorang ibu?


Roda waktu pun akhirnya berhenti melepaskan tekanan Dao Waktu dan memberikan kesempatan pada Heilong untuk menyerap sekaligus memahami aliran Dao Waktu yang ada disekitarnya.


Menurut pembagian tingkatan Dao yang dijelaskan oleh seutas jiwa yang ditinggalkan leluhur Xiao Zhao di dalam reruntuhan kuno, saat ini pencapaian Heilong dalam Dao Waktu sudah mencapai tingkat menengah puncak.


Heilong masih ingat dengan jelas bahwa Seutas Jiwa Leluhur Xiao Zhao pernah mengatakan bahwa Dao dibagi menjadi empat tingkatan Dao besar yaitu Rendah, Menegah, Tinggi dan Sempurna.


Dan, Setiap tingkatan Dao besar masih terbagi lagi menjadi tiga tingkatan Dao kecil yaitu awal, menengah dan puncak.


Aliran energi Dao Waktu yang terus berputar-putar di sekitar Heilong semakin lama menjadi semakin menipis seiring dengan semakin meningkatnya pemahaman Heilong tentang Dao Waktu.

__ADS_1


“Sepertinya aku akan menerobos ke Dao Waktu tingkat Tinggi.”


Tanpa ia sadari, bayangan roda waktu yang cukup besar tiba-tiba muncul di belakang punggungnya saat ia akan mengalami penerobosan tingkatan Dao besar. Bayangan ini adalah perwujudan dari pemahaman Dao Waktu yang ia miliki.


Bayangan roda waktu yang ada di punggung Heilong mulai berputar dengan sangat cepat dan menciptakan pusaran waktu yang menampilkan semua pengalaman hidup yang pernah dilalui Heilong.


Keringat mulai menetes dari kening Heilong saat ia merasakan tekanan energi Dao Waktu yang sangat kuat mulai membebani dantiannya.


Elemen Yin Yang yang berada di dalam dantian Heilong mulai bereaksi dengan energi Dao Waktu dan berperan sebagai payung untuk melindungi dantian Heilong dari amukan energi Dao Waktu.


Heilong akhirnya merasa lebih nyaman saat Elemen Yin Yang mulai mengambil tindakan. Rasa sakit yang sebelumnya telah menyerang dantiannya, saat ini juga mulai berkurang.


Dan … Heilong akhirnya berhasil menerobos Dao Waktu tingkat tinggi setelah bayang roda waktu yang ada di belakang punggung mengeluarkan cahaya berwarna emas.


Pemandangan Alam Dewa Waktu seketika itu juga mulai menjadi kabur dan akhirnya menghilang dan berubah kembali ke pemandangan bagian dalam Istana Cahaya.


Heilong akhirnya memutuskan untuk keluar dari Dunia Jiwa miliknya karena sesuatu yang akan ia lakukan saat ini membutuhkan bantuan tubuh fisiknya.


“Aku akan mencoba melakukan Jurus Tarian Menembus Langit dengan memaafkan kekuatan Dao Waktu dan Elemen Yin Yang.”


Fluktuasi energi Dao Waktu yang sangat kuat mulai menyelimuti ke-dua kaki Heilong lalu disusul dengan kemunculan energi Yin Yang yang mengikat energi Dao Waktu itu agar menjadi semakin tebal.


Dengan dasar gerakan jurus Tarian Menembus Langit, Heilong mulai berlari ke Paviliun Pengeran dan mengelilingi Paviliun Klan Zhao beberapa kali.


Saat ia berlari, aliran waktu di sekitar Paviliun Klan Zhao benar-benar terhenti dan membuat tak ada seorang pun yang menyadari bahwa Heilong baru saja berlari mengitari tempat ini.


“Akhirnya aku berhasil!”

__ADS_1


Heilong tersenyum puas sambil mengepalkan tangan kanannya di depan dadanya. Ia lalu memberi nama jurus barunya ini dengan nama Langkah Bayangan Waktu.


Dengan terciptanya jurus barunya ini, Heilong menjadi semakin yakin bahwa ia akan lebih mudah menyusup ke tempat itu meskipun ia tidak memakai topeng yang diberikan Fu Rong.


__ADS_2