LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 20 — Mustahil.


__ADS_3

“Tepat sekali. Batu Permata Kehidupan adalah kunci dari Segel Yin Yang. Di dalam benda itu sama sekali tidak ada rahasia tentang keabadian. Segala sesuatu tentang keabadian itu hanyalah bualan Li Ting dan Dao Gi untuk memperebutkan benda itu. Akan tetapi, benda pusaka itu memiliki hawa kehidupan yang sangat kuat sehingga mampu menunjukkan proses penyembuhan yang begitu menakjubkan.”


Seutas jiwa yang ditinggalkan Xiao Zhao menjelaskan tentang Batu Permata Kehidupan pada Heilong secara rinci tanpa ada yang ditutup-tutupi termasuk kekuatan istimewa yang dimiliki batu tersebut yang ternyata hanya sebatas mempercepat proses penyembuhan, bukan keabadian.


Heilong akhirnya juga memiliki gambaran lain tentang pertempuran besar antara Dewa dan Iblis untuk demi memperebutkan Batu Permata Kehidupan. Dan, Penyebab sebenarnya dari perang besar itu ternyata berbeda jauh dengan apa yang telah diceritakan Li Ting. Dengan kata lain, perang besar itu terjadi karena ambisi dari masing-masing pemimpin Alam Besar.


“Dewa yang selama ini aku pikir sangat bijaksana dan selalu menjaga perdamaian seluruh Alam Dewa ternyata begitu licik dan egois. Untuk memenuhi ke-egoisnya semata ia bahkan pernah mengorbankan kedamaian Alam Dewa, hal ini tak ada bedanya dengan apa yang sering dilakukan oleh Bangsa Iblis!”


Heilong terlihat sangat marah. Sambil mengepalkan tangannya, ia beberapa kali mengumpat Li Ting dari tempat ini. Ia juga tidak pernah menyangka bahwa Li Ting juga telah mempermainkan dirinya layaknya sebuah bidak catur.


Jika ia tidak bertemu dengan seutas jiwa yang ditinggalkan oleh leluhur Xiao Zhao, maka saat ini ia pasti sudah terjebak dalam rencana Li Ting dan berada di Dunia Bawah untuk mencuri Batu Permata Kehidupan. Dengan begitu, maka keselamatannya tidak akan pernah terjamin karena ia akan terus diburu oleh Tujuh Raja Iblis dan semua penduduk Alam iblis.

__ADS_1


Sedangkan Li Ting yang merupakan otak dari semua rencana busuk ini, pasti akan segera membuka segel Yin Yang dan melarikan diri ke Alam yang lebih tinggi setelah mendapatkan Batu Permata Kehidupan dari dirinya.


Seutas jiwa milik Xiao Zhao hanya terkekeh ketika melihat Heilong tenggelam dalam amarah. “Tidak ada gunanya kau marah seperti itu karena amarah tidak akan merubah apapun. Salahkan 'lah dirimu kenapa kau jauh lebih lemah daripada Li Ting sehingga kau harus mau menerima perintah darinya.”


Heilong seperti disambar petir setelah mendengar ejekan seutas jiwa leluhur Xiao Zhao. Sebab, apa yang dikatakan oleh seutas jiwa itu adalah Benar! Jika ia lebih kuat dan berada di puncak dunia ini, maka ia dapat memerintah siapapun karena hal itu adalah hukum alam yang telah ada sejak dunia ini terbentuk.


'Siapa yang kuat maka ia adalah penguasa dunia dan semua yang ada di bawah kakinya adalah bidak catur.”


“Benar sekali! Hanya ada satu cara untuk membalas sakit hati ini yaitu aku harus menjadi lebih kuat dari semua Dewa yang ada di Alam Dewa bahkan aku harus lebih kuat dari semua Dewa yang pernah muncul di muka bumi ini.”


“Ambisi yang besar! Kau memang cocok menjadi keturunanku. Apakah kau ingin menjadi lebih kuat dari siapapun?”

__ADS_1


“Benar!” tanpa ragu, Heilong menganggukkan kepala saat mendengar tawaran seutas jiwa itu. Akan baik menurutnya jiwa leluhur Xiao Zhao yang merupakan veteran dalam dunia kultivasi mau membantunya untuk meningkatkan kekuatan.


“Akan tetapi, hal seperti itu tidak akan mungkin terjadi karena yang terkuat di Alam Semesta ini adalah Sang Pencipta. Kau bisa menjadi lebih kuat dari siapapun yang pernah diciptakan oleh Sang Pencipta tapi mustahil bagimu untuk melampaui Sang Pencipta,” tegur seutas jiwa mengingat Heilong agar pemikirannya yang penuh ambisi tidak membawanya ke jalan iblis.


Lagi-lagi Heilong menerima tamparan keras di dalam pikirannya ketika mendengar ucapan seutas jiwa leluhur Xiao Zhao. Bagaimana ia bisa lupa bahwa tidak ada siapapun di Alam Semesta ini yang dapat menyaingi kekuatan dan keagungan yang dimiliki oleh Sang Pencipta. Bahkan, Dewa dan Iblis pun yang dianggap makhluk paling kuat di muka bumi ini hanyalah seekor semut di hadapan Sang Pencipta.


“Baiklah, Asalkan aku dapat mengalahkan Li Ting dan melindungi Dunia ini dari segala macam bahaya yang muncul maka hal itu sudah cukup buatku.” Heilong berbicara dengan nada yang sedikit lebih rendah. Ia takut salah ucap lagi dan ditegur habis-habisan oleh leluhurnya.


“Ikuti aku!”


Seutas jiwa itu lalu membimbing Heilong pergi ke bagian dalam Istana ini. Tanpa terasa ia telah berjalan lebih dari lima puluh meter dan akhirnya tiba di sebuah ruang yang dihiasi oleh dua motif warna "Hitam" dan "Putih. Dan, di setiap sisi ruangan terdapat benda-benda yang memiliki unsur yang saling berlawanan dengan sisi satunya.

__ADS_1


“Tempat apa ini?” Heilong melihat sekeliling ruang seakan-akan takjub dengan segala sesuatu yang ada di sini hanya dalam sekali pandang.


“Ruangan ini adalah tempat dimana aku mempelajari tentang arti kehidupan dan mendapatkan pemahaman tentang Yin Yang. Aku memberi nama ruangan ini Ruangan Surga Dao,” jawab seutas jiwa itu lalu terbang ke tengah-tengah ruangan sambil memancar kekuatan yang begitu kuat.


__ADS_2