LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 66 —Serangan Dari Belakang.


__ADS_3

“Aku tidak akan bisa menangkap dia hidup-hidup jika aku hanya bertarung dengan mengandalkan kekuatan.”


Heilong tidak dapat memasukkan Zhang Wei ke dalam dunia jiwanya jika Zhang Wei masih memiliki kekuatan untuk melakukan perlawanan. Sebab, Zhang Wei bisa saja meledakkan tubuhnya jika dipaksa masuk ke dalam dunia jiwa miliknya.


Kehancuran dunia jiwa sama halnya dengan kehancuran pondasi kultivasi yang tak akan pernah bisa diperbaiki dan Heilong tak menginginkan kejadian seperti itu terjadi pada dirinya.


...“Ilusi Es.”...


Heilong kembali menggunakan jurus ilusi dan berhasil menjebak Zhang Wei. Tampaknya kewaspadaan Zhang Wei belum sepenuhnya pulih, atau jangan-jangan Zhang Wei memang tidak memiliki cara untuk menghindari teknik ilusi?


Dia dalam dunia ilusi, Zhang Wei langsung dikelilingi oleh puluhan bayangan Heilong.


“Sial! Aku kembali terjebak dalam teknik ilusi miliknya,” ucap Zhang Wei geram.


Zhang Wei berusaha mencari cara agar dapat melepaskan diri dari pengaruh teknik ilusi ini. Akan tetapi, ia yang tak tahu banyak tentang teknik ilusi sama sekali tidak dapat menemukan jalan keluar.


Di bawah rasa keputusasaan yang menyelimuti pikiran Zhang Wei, sebuah kabut asap yang sangat tebal tiba-tiba muncul di sekitar Zhang Wei dan langsung menelannya.


Heilong dibuat terkejut ketika melihat Zhang Wei menghilang ditelan kabut asap tebal itu. Sebab, kabut asap tebal itu bukanlah hasil dari teknik ilusi perbuatannya.


“Apakah kabut asap tebal itu adalah perlindungan khusus yang berikan oleh Raja Iblis Zhang padanya?” pikir Heilong.


Setelah bertarung dengan Liu Gong beberapa saat yang lalu, Heilong mengetahui jika para murid elit dari berbagai Klan Iblis telah diberikan perlindungan khusus oleh masing-masing Raja Iblis. Contohnya, Liu Gong yang telah diberikan kemampuan penyembuhan tingkat tinggi oleh Raja Iblis Liu.


Zhang Wei pun seharusnya juga mendapatkan perlindungan dari Raja Iblis Zhang. Namun, Heilong tidak dapat mengetahui seperti apa bentuk perlindungan yang diberikan Raja Iblis Zhang pada Zhang Wei.


Heilong pun segera mengakhiri teknik ilusi es yang baru saja ia buat. Sebab, tak ada gunanya lagi mempertahankan teknik ilusi itu jika targetnya telah berhasil melarikan diri dari sana.


Bang ...

__ADS_1


Punggung Heilong tiba-tiba dipukul dengan sangat keras begitu ia keluar dari dunia ilusi.


Ia sama sekali tak sempat membuat persiapan untuk menahan serangan mendadak seperti ini. Jadi, tubuhnya langsung tersungkur begitu pukulan itu menghantamnya dengan telak.


Punggung Heilong terasa sangat sakit karena dia dipukul dengan telak tanpa perlindungan apapun, untung saja tidak ada satupun tulangnya yang patah.


Zhang Wei ternyata langsung menyerang Heilong begitu ia berhasil melarikan diri dari dunia ilusi. Sebab, ia tahu bahwa saat ini adalah saat terlemah bagi Heilong. Namun, ia berhasil membunuh Heilong karena kesadaran Heilong langsung kembali setelah serangan pertama.


Heilong segera bangkit dan menatap tajam ke arah Zhang Wei. “Teknik seperti apa yang kau gunakan untuk melarikan diri dari dunia ilusi milikku.”


“Jika kau ingin tahu jawabannya maka bertanya pada tombakku. Seharusnya kau ingat jika saat ini kita ber-dua ada musuh yang saling membunuh satu sama lain. Ayo kita lanjutkan pertarungan kita sampai salah satu di antara kita ada mati,” tantang Zhang Wei angkuh.


Mendapat tantangan dari Zhang Wei, Heilong langsung memasukkan Qi elemen es yang sangat besar ke dalam pedang surga dao dan menggabungkannya dengan kekuatan Dao Pedang.


Ia lalu menyerang ke arah Zhang Wei dengan bertubi-tubi dan sama sekali tak memberikannya kesempatan untuk menyerang balik.


Semua pencapaian Zhang Wei dalam Dao Tombak rasanya tak ada artinya saat berhadapan dengan gabungan kekuatan Dao Waktu dan Dao Pedang milik Heilong.


“Aku harus bisa mengimbangi kecepatan gerakan itu agar bisa membalas serangannya. Jika tetap seperti ini, maka cepat atau lambat aku pasti akan kalah karena bertarung dalam posisi bertahan sangat menguras tenaga,” gumam Zhang Wei sambil berpikir keras.


Zhang Wei sudah bisa merasakan jika cadang Qi yang ada di dalam dantiannya menjadi semakin menipis. Itu artinya ia akan segera kalah jika tak secepatnya mengalahkan Heilong. Namun, Heilong bukanlah lawan yang mudah dihadapi.


“Sepertinya aku harus menggabungkan kekuatan elemen angin dan Dao Tombak agar dapat mengimbangi kecepatan serangannya.” Zhang Wei akhirnya menemukan strategi yang cocok untuk menghadapi Heilong.


[[]{{}{{{{


Zhang Wei mulai mengalirkan Qi elemen angin ke dalam tombak pusaka yang ada di tangannya lalu menggabungkannya dengan kekuatan Dao Tombak yang sejak tadi sudah ada di ujung tombak itu.


Aliran angin yang sangat kuat segera mengitari tombak yang ada di tangan Zhang Wei.

__ADS_1


...“Tombak Bayangan Iblis.”...


Ratusan tombak dengan gerakan secepat angin segera menyerang ke arah Heilong.


Heilong berusaha menangkis semua serangan tombak yang mengarah ke arahnya dengan mengunakan pedang surga dao yang telah dilapisi oleh kekuatan Dao Pedang.


Bilah pedang yang ada di tangan Heilong menjadi semakin tajam seolah-olah pedang yang telah dilapisi dengan kekuatan Dao Pedang ini dapat membelah benda apapun termasuk ratusan bayangan tombak yang menyerang ke arahnya.


Akan tetapi, saat bilah pedangnya menyentuh salah satu bayangan tombak, bayangan tombak itu langsung menebus pedangnya seolah-olah apa yang baru saja ia tebas hanyalah sebuah ilusi.


“Trik yang sangat cerdik! Dia telah menyembunyikan serangan tombaknya yang asli di antara semua bayangan tombak ini,” pikir Heilong sambil terus menebas bayangan tombak yang menyerang ke arahnya.


Boom ....


Heilong akhirnya menemukan serangan tombak yang asli setelah berhasil menebas sekitar lima puluh serangan bayangan tombak. Ia pun langsung meledakkan serangan tombak itu dengan jurus pedang membelah bumi.


Zhang Wei yang melihat serangannya dapat dihancurkan oleh Heilong, segera mengangkat kembali tombaknya dan langsung menyerang dengan gerakan yang semakin cepat dan tajam.


Namun, gerakan serangan Zhang Wei yang terlihat secepat angin ternyata masih berada di bawah kendali Heilong. Sebab, Heilong masih dapat menghindari semua serangan itu dengan mudah.


Heilong lalu mengangkat pedang surga dao menghadap ke arah langit dan mengalir Qi elemen angin dan Qi elektronik es dalam jumlah besar hingga terbentuk lapisan badai salju di sekitar bilah pedang miliknya.


...“Pedang Membelah Bumi.”...


Serangan jurus pedang membelah bumi yang lebih kuat dari biasanya langsung melesat ke arah Zhang Wei dan membekukan apapun yang dilewatinya hingga menjadi butiran salju


Zhang Wei yang merasakan ancaman dari serangan jurus pedang Heilong kali ini, segera memutar-mutar tombaknya dengan cepat sambil terus mengalirkan Qi elemen angin untuk membuat sebuah perisai angin.


...“Tombak Pelindung Kegelapan.”...

__ADS_1


__ADS_2