
Setelah berhasil mengalahkan Zhang Wei, Heilong ternyata tidak pergi meninggalkan pusaran angin yang telah membeku ini. Akan tetapi, ia malah bermeditasi di dalam pusaran angin ini untuk memulihkan cadangan kekuatannya yang telah berkurang hampir lima puluh persen.
Harus diakui jika pertarungan antara dirinya dengan Zhang Wei terasa lebih berat daripada saat ia bertarung melawan Liu Gong. Sebab, Zhang Wei ternyata memiliki cukup banyak kemampuan tersembunyi yang tidak dicatat oleh Fu Rong.
Mungkin Zhang Wei sengaja menyembunyikan beberapa ketrampilan spesial yang ia miliki dari muka umum agar ia memiliki kartu truf jika berada dalam bahaya. Tentu saja Fu Rong dan mata-mata Klan Fu tak akan tahu jika kejadiannya memang seperti ini.
Enam jam telah berlalu dan semua kekuatan Heilong telah pulih kembali. Terutama kekuatan Dao Waktu yang menjadi andalannya selama berada di Dunia Surga Kegelapan ini.
Ia pun segera mengibaskan tangan kanannya yang telah diselimuti oleh Qi elemen petir ke arah pusaran angin yang membeku.
Duar ....
Seketika pusaran angin raksasa itu langsung hancur dari dalam akibat sabaran petir yang keluar dari pukulan Heilong.
“Akhirnya senior Zhang Wei berhasil mengalahkan pria misterius itu.”
“Benar! Di Dunia ini tidak ada siapapun yang mampu bertahan dari serangan pusaran angin yang dibuat oleh senior Zhang Wei.
“Ayo! Cepat! Mari kita sambut kemenangan senior Zhang Wei.”
Puluhan anggota Klan Zhang yang berhasil selamat dari serangan Heilong sebelumnya terlihat sangat bahagia ketika melihat pusaran angin itu mulai hancur dari dalam. Sebab, mereka semua yakin jika yang menghancurkan pusaran angin itu dari dalam adalah Zhang Wei.
Akan tetapi …
Harapan mereka semua langsung hancur saat melihat sosok yang muncul dari dalam pusaran angin itu ternyata adalah Heilong.
“Di— Dia … Monster itu ternyata masih hidup!”
“Lari … ”
“Cepat … ! Lari sejauh mungkin dan selamatkan diri kalian dari monster itu.”
Semua anggota Klan Zhang yang tadinya berlari mendekati pusaran angin yang membeku, seketika langsung berhamburan menjauhi pusaran angin itu dengan wajah yang ketakutan.
__ADS_1
Bukan wajah Heilong yang mereka takuti karena Heilong selalu memakai topeng pemberian Fu Rong sejak ia memasuki Dunia Surga Kegelapan. Namun, mereka semua masih ingat dengan jelas pembantaian yang baru saja dilakukan Heilong.
“Mau lari kemana kalian!”
Heilong lalu mengejar mereka semua dengan jurus langkah bayangan waktu.
Untuk menghadapi murid klan biasa seperti ini, Heilong sama sekali tak membutuhkan bantuan pedang surga dao karena memang ada perbedaan yang cukup jauh antara murid elit dengan murid biasa dalam hal kultivasi.
Satu per satu puluhan murid Klan Zhang yang berhasil tertangkap langsung dibunuh di tempat dengan menggunakan jurus tinju api unicorn.
Heilong hanya membutuhkan waktu sekitar sepuluh menit untuk membunuh mereka semua sekaligus mengakhiri pembantaiannya pada Klan Zhang.
Ia pun lalu kembali melanjutkan perjalanan ke arah lain dan mencari target selanjutnya.
**
Dua hari kemudian.
Setelah perjalanan yang cukup panjang, Heilong akhirnya berhasil keluar dari wilayah padang pasir yang sangat luas itu.
Heilong tidak punya pilihan lain selain melanjutkan perjalanan sesuai dengan firasatnya karena ia juga tak memiliki peta dunia kecil ini.
Ia akhirnya sampai di sebuah perbukitan yang dipenuhi dengan tanaman obat dan berbagai macam bunga yang sangat indah.
“Tempat ini sangat indah! Aku jadi teringat dengan taman pribadi milik Fu Rong. Jika wanita itu ikut masuk ke dunia kecil ini, ia pasti akan segera menuju ke tempat ini.”
Heilong merentangkan ke-dua tangannya sambil menutup mata dan menghirup nafas dalam-dalam.
Udara yang terasa sangat menyegarkan membuat Heilong merasa sangat nyaman seakan-akan ia telah kembali ke kampung halaman.
Sudah lama Heilong tidak merasakan sensasi senyaman ini. Jika ia tidak memiliki sesuatu untuk dilakukan, mungkin ia akan menetap di tempat ini sampai dunia kecil ini ditutup kembali.
Saat membuka matanya, tatapan Heilong tiba-tiba tertuju ke arah tertentu. Di sana, Ia melihat seorang gadis cantik yang memiliki warna kulit seputih.
__ADS_1
Gadis itu sedang duduk di bawah salah satu pohon sakura sambil menatap ke arah langit.
Di sekitar gadis itu, Heilong juga dapat melihat beberapa murid Klan yang tanpaknya sedang menjaganya.
“Gadis itu benar-benar cantik! Jika aku tidak sedang berada di Dunia Bawah mungkin aku akan mengira dia adalah seorang manusia.”
Heilong lalu membuka daftar nama pemberian Fu Rong karena ia merasa bahwa gadis ini adalah salah satu murid elit Klan tertentu.
Dan … Benar saja, di daftar nama yang diberikan Fu Rong terdapat gambar wajah wanita ini. Wanita ini adalah murid elit dari Klan Iblis Xu dan sangat mahir dalam Dao Pesona.
Tidak ada catatan lain tentang ketrampilan khusus ataupun elemen kultivasi yang dikuasai oleh gadis ini.
Heilong lalu menyimpan kembali catatan itu karena tidak ada lagi sesuatu yang dapat ia cari. Sekarang, ia hanya memikirkan bagaimana caranya mendekati gadis itu tanpa terpengaruh oleh kekuatan Dao Pesona.
Tanpa disadari Heilong, ternyata gadis itu telah duduk tepat di sampingnya.
“Kau?! Sejak kapan kau berada di sampingku.” Heilong sempat tertegun sejenak karena terkejut.
Gadis itu tersenyum malu lalu menegur Heilong. “Jangan suka mencuri-curi padang seperti itu. Jika kau ingin melihat, maka lihatlah dari dekat.:
“Maafkan aku.” Heilong menjadi salah tingkat saat berhadapan langsung dengan wanita ini dan hanya bisa mengucapkan kata maaf.
Melihat Heilong yang menjadi malu, wanita itu tiba-tiba mengulurkan tangannya dan berinisiatif untuk memperkenalkan diri.
“Namaku Xu Meng Zi.”
Tanpa disadari Heilong, Xu Meng Zi telah menggunakan kekuatan Dao Pesona miliknya saat memperkenalkan diri. Mata Heilong pun langsung terhipnotis oleh bibir indah wanita ini.
“Namaku Heilong.”
Dalam keadaan terhipnotis, Heilong akhirnya memperkenalkan diri untuk pertama kalinya selama berada di Dunia Surga Kegelapan ini.
Saat menyerahkan daftar nama para elit Klan Iblis, Fu Rong sebenarnya telah melarang Heilong dengan keras untuk memperkenalkan diri pada siapapun selama berada di dalam dunia kecil ini. Sebab, hal itu bisa dijadikan petunjuk jika para Raja Iblis turun tangan langsung untuk melacak siapa dalam keributan yang terjadi di dalam Dunia Surga Kegelapan.
__ADS_1
Obrolan yang cukup hangat pun mulai terjadi antara Heilong dan Xu Meng Zi.
Ketika Xu Meng Zi sedang berbicara, pandangan Heilong tak pernah lepas dari bibir Xu Meng Zi yang sangat indah itu.