
“Hehe ... Sepertinya takdir sedang memihak padaku!” niat membunuh yang sangat kuat terselip dalam seringai jahat Fu Yu.
Fu Yu terlihat begitu gembira saat melihat Heilong berdiri di depannya hanya seorang diri. Itu artinya ia dapat membunuh Heilong tanpa menimbulkan masalah bagi Klan Fu, cukup hanya membunuh tanpa meninggalkan jejak dan hal seperti itu sangat mudah dilakukan.
Tanpa membuang banyak waktu, Fu Yu langsung melesat ke arah Heilong dengan tinju yang telah selimuti oleh bara api yang membara seolah-olah baru tercakup ke dalam kawah gunung berapi.
“Ternyata dia adalah seorang kultivator elemen api. Pantas saja pengendalian emosi Iblis ini sangat lemah.”
Heilong lalu mengunakan kekuatan Dao Waktu untuk menghindari serangan Fu Yu. Dan, dalam sekejap tubuhnya langsung menghilang dari pandangan mata musuhnya.
Tidak banyak jurus yang bisa digunakan Heilong selama dalam masa penyamaran ini termasuk jurus tarian menembus langit, satu-satunya teknik gerakan yang selama ini selalu menjadi salah satu jurus andalannya setiap kali melakukan pertarungan.
Selama pertarungan dengan para iblis yang ada di Dunia Manusia, banyak sekali prajurit iblis yang berasal dari Dunia Bawah ikut berpartisipasi dalam perang tersebut. Dan, Heilong sama sekali tak tahu dari Klan mana saja para iblis itu berasal, mungkin ada beberapa Iblis yang pernah melihat wajah asli Heilong dan dapat mengenali identitasnya saat menggunakan jurus yang pernah ia gunakan ketika berada di medan perang.
Jadi, Heilong sudah memutuskan untuk tidak menggunakan jurus-jurus yang pernah ia miliki berada di Dunia Bawah. Lagipula, semua jurus itu juga memiliki jejak-jejak kekuatan elemen cahaya karena semua jurus yang pernah dipelajari Heilong sejatinya berasal dari Alam Dewa.
Untungnya Heilong telah lama mempelajari tentang Dao Waktu dari Casbah dan juga Divine Beast Shen Long. Jadi, dia dapat memanfaatkan kekuatan ini untuk menggantikan jurus tarian menembus langit.
Sebenarnya, Heilong juga sempat menggunakan kekuatan Dao Ruang sebagai pengganti dari jurus tarian menembus langit. Namun, ia segera mengurungkan niatnya itu karena kekuatan Dao Ruang menurutnya tidak terlalu efektif jika digunakan dalam pertarungan jarak dekat. Dengan kata lain, dao Ruang hanya cocok digunakan untuk melarikan diri dari pengejaran.
Di butuhkan waktu yang cukup lama untuk membuat sebuah celah dimensi, jadi kesempatan ini memungkinkan pihak musuh untuk melakukan serangan. Ini 'lah alasan utama kenapa Heilong begitu enggan untuk menggunakan kekuatan Dao Ruang dalam sebuah pertarungan.
Fu Yu sempat terkejut saat pukulannya hanya berhasil mengenai udara. Padahal, Heilong masih jelas-jelas berdiri di depannya saat jarak antara ke-dua hanya tinggal lima langkah. Bagaimana bisa begitu cepat?
“Hei, kemana kau pengarahkan tunjumu! Apakah kau sudah kehilangan rasa percaya diri dan tidak dapat mengenali targetmu lagi?” suara Heilong muncul dari arah belakang.
__ADS_1
Fu Yu yang memang sudah tenggelam dalam dendam, langsung menjadi emosi saat mendengar provokasi Heilong. Ia langsung meledakkan Qi api dan Qi kegelapan yang ada di dalam dantiannya dan membuatnya tubuhnya diselimuti oleh nyala api berwarna hitam yang sangat panas.
“Aku Fu Yu adalah salah satu kultivator elemen api terbaik di Klan Fu. Sekali aku menggunakan jurus api hitamku ini, maka api tidak akan pernah padam kecuali target seranganku telah berubah menjadi abu. Apalagi hanya melawan sosok Pengeran tak berguna sepertimu! Aku akan merubahmu menjadi abu hanya dalam lima nafas.”
Niat membunuh bagaikan seekor singa yang melihat rusa, terpancar jelas dari tatapan Fu Yu yang sangat tajam bagai pedang.
“Oh, jadi begitu!” Heilong tersenyum remeh lalu mengulurkan tangan kanannya dan mulai menghitung. “Satu … Dua … ”
“Apa yang kau lakukan!” Fu Yu menjadi semakin geram melihat tingkat aneh Heilong.
“Berhitung! Apakah kau tidak bisa melihat? Tiga … !! Sudah tiga nafas berlalu dan aku masih baik-baik saja di sini. Apakah mungkin omong kosong yang keluar dari mulutmu akan sebesar ukuran tubuhmu?” jawab Heilong dengan tatapan remeh.
Fu Yu sempat tertegun saat mendengar jawaban Heilong. Bagaimana mungkin seorang Pengeran yang tidak berguna tiba-tiba bisa menjadi sekuat ini? Apakah apa yang diperlihatkan Pengeran ini tadi pagi hanyalah sebuah penyamaran?
Kecepatan yang ditunjukkan Heilong saat menghindari serangannya beberapa saat yang lalu sudah cukup bagi Fu Yu untuk mengkonfirmasi bahwa Heilong sebenarnya masih memiliki kultivasi yang cukup tinggi di dalam tubuhnya.
"Sial!! Kau benar-benar mencari kematian.” Fu Yu berusaha keras melawan kebimbangan dalam hatinya dan kembali melesat lurus menyerang Heilong.
Tinju api berwarna hitam yang ada di tangan Fu Yu akan membakar benda apapun yang ia lewati dan merubahnya menjadi abu.
Namun, Heilong hanya menyipitkan matanya saja seolah-olah sedang mengukur jarak dan sama sekali tak bergerak saat tinju api itu sudah semakin mendekat.
Dan …
Boom ...
__ADS_1
Lagi-lagi serangan Fu Yu melesat dan menabrak semua pohon besar yang ada di belakang Heilong.
Heilong kembali menghilang dari pandangan Fu Yu dalam waktu yang sangat cepat dan tampa meninggalkan apapun. Bahkan, hembusan angin juga tak terlihat saat Heilong bergerak menghindar.
“Sihir apa yang kau gunakan? Jika kau berani cepat muncul di hadapanku dan serang aku,” teriak Fu Yu menantang. Ia sangat kesal karena Heilong seolah-olah hanya mempermainkan dirinya dan sama sekali tak berniat untuk bertarung.
“Jika itu keinginan, maka terima'lah seranganku ini!”
Seketika, aliran waktu di sekitar tempat ini kembali terhenti saat Heilong menggunakan kekuatan Dao Waktu miliknya.
Heilong sengaja sedikit memperlemah kekuatan Dao Waktu yang ia gunakan agar Fu Yu dapat merasakan jejak Dao Waktu yang ia gunakan saat bergerak.
Dalam sekejap mata, Heilong sudah berada di depan Fu Yu dan langsung menghantamkan telapak tangannya menyerang ke arah dada.
...“Pedang Racun Api.”...
Ratusan padang Qi api berukuran sebesar jarum seketika keluar dari telapak tangan Heilong dan menembus dada Fu Yu tanpa ampun hingga membuat beberapa bagian penting tubuhnya rusak parah dan membuat tidak dapat mengalirkan Qi dengan baik.
Saat memutuskan untuk menggunakan jurus pedang milikinya, Heilong sudah bertekad untuk membunuh musuhnya hanya dalam sekali serang. Akan tetapi, kekuatan fisik yang dimiliki Fu Yu tampaknya memang sangat kuat.
“Jurus ini?!” Fu Yu tampaknya mengenali jurus pedang racun api dan segera menatap lekat wajah Heilong. “Kau … Kau adalah dewa yang telah membunuh Dark Etheroz! Kau adalah mata-mata dari Alam Dewa. Aku akan melaporkan hal ini pada Raja Iblis Fu.”
Dengan menahan rasa sakit di dadanya, Fu Yu berusaha melarikan diri dari Heilong. Namun, bagaimanapun mungkin Heilong membiarkan Iblis ini kabur dan merusak penyamarannya?
Heilong hanya melihat ke arah mana Fu Yu melarikan diri dan belum berniat untuk mengejarnya karena ia sangat yakin jika Fu Yu tidak akan mungkin bisa melarikan diri terlalu jauh dengan luka separah itu. Lagipula, tempat ini benar-benar sangat terpencil dan jarang dilalui iblis.
__ADS_1
Alih-alih mengejar Fu Yu, Heilong segera menyelimuti tangannya dengan kekuatan Dao Ruang dan membuat sebuah retakan dimensi. Ia harus membunuh Fu Yu di tempat lain untuk menghilangkan jejak.