LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 29 — Pondasi Dunia Bawah.


__ADS_3

Jauh di dasar dunia bawah.


Hujan yang cukup deras seolah-olah tak akan pernah mereda, terus mengguyur sebuah wilayah yang berada jauh di dasar kegelapan.


Wilayah ini adalah dasar dari Dunia Bawah dan merupakan pondasi utama kekuatan Ras Iblis. Di tempat ini 'lah para Ras Iblis murni biasanya dilahirkan dan mereka juga akan kembali lagi ke tempat ini untuk memperoleh pencerahan.


Sebuah pohon dengan daun berwarna hitam pekat menjulang tinggi seakan-akan hampir menyentuh langit. Ini adalah Pohon Asal Kegelapan yang merupakan sumber dari semua Qi kegelapan di seluruh penjuru alam semesta.


Sedangkan di bawah pohon asal kegelapan terdapat sebuah danau yang airnya berwarna hitam pekat. Danau ini bernama Danau Kelahiran Iblis, sumber dari semua hawa iblis yang ada di Dunia Bawah dan tubuh para iblis.


Tidak ada yang tahu bagaimana danau kelahiran iblis bisa menghasilkan hawa iblis yang begitu beracun bagi umat manusia dan dewa namun begitu menyegarkan bagi para iblis. Akan tetapi, Qi kegelapan dan hawa iblis tampaknya memiliki efek saling menenangkan satu sama lain.


Mereka yang mampu mengolah Qi kegelapan yang berasal dari Pohon Asal Kegelapan dengan baik, akan mampu menekan pengaruh pikirin jahat yang dihasilkan oleh hawa iblis dan membuat iblis ini memiliki pikiran yang lebih rasional dan kecerdasan yang lebih tinggi dari iblis yang lain. Hal ini telah dibuktikan langsung oleh para Raja Iblis.


Tidak jauh dari tempat pohon asal kegelapan dan danau kelahiran iblis, terdapat sebuah paviliun yang begitu indah dan cukup megah.


Seorang wanita yang tampak sangat kesepian sedang menatap ke arah langit yang sedang menangis. Entah sudah berapa hari hujan di tempat ini belum juga berhenti.


“Kenapa aku selalu merasa sangat kesepian saat menatap hujan? Apakah serpihan air hujan ini mewakili jejak kerinduan seseorang di masa lalu?”


Wanita itu terus menatap ke arah langit dengan getir. Bahkan, jejak air mata sering kali menetes dari ke-dua matanya walaupun ia sendiri tak tahu untuk siapa air mata itu.


Sudah hampir lima ratus tahun ia selalu berada di paviliun ini seorang diri tanpa pernah bertemu seorang pria dan merasakan cinta. Lalu untuk siapa kerinduan yang selalu menghantui dirinya?


Wanita ini adalah Putri dari salah satu Raja Iblis. Parasnya yang sangat cantik membuat Raja Iblis ini terpaksa harus menyembunyikan satu-satunya putri yang ia miliki demi keamanannya. Sebab, banyak Iblis yang telah tertangkap basah olehnya memiliki niat jahat para putrinya termasuk beberapa rekannya yang juga merupakan bagian dari Raja Iblis.

__ADS_1


Raja Iblis ini tentu saja memiliki alasan yang kuat untuk menyembunyikan Putrinya di tempat ini karena tidak ada satupun iblis yang berani bersikap tak pantas di sekitar Pohon Asal Kegelapan atau dantiannya akan dihancurkan oleh Qi kegelapan yang paling murni.


**


Kediaman Raja Iblis Zhao.


Setelah melewati beberapa bintang mati yang merupakan tempat tinggal beberapa iblis tingkat rendah, Heilong akhirnya tiba di bintang yang merupakan tempat tinggal Raja Iblis Zhao.


Bintang ini terdiri dari lima buah bintang yang disatukan dengan sebuah susunan formasi khusus berbentuk jembatan dengan bintang yang paling besar sebagai pusatnya.


Siapapun pun bisa menebak bahwa Raja Iblis Zhao pasti tinggal di bintang yang paling besar itu dan merupakan pusat dari ke-empat bintang yang lain.


Zhao Lijian segera membawa pasukannya termasuk Heilong mendarat di bintang terdepan yang merupakan halaman kediaman Klan Zhao.


Sekilas, bintang ini tidak terlalu istimewa karena bintang ini memang adalah sebuah bintang mati dan tanahnya sangat tandus. Akan tetapi, penampakan beberapa bangunan yang menjulang tinggi layaknya sebuah gunung dapat menutupi kekurangan dari bintang ini.


Heilong sebenarnya sempat mengajukan diri untuk ikut menemui Raja Iblis Zhao. Akan tetapi, Zhao Lijian langsung menolak mentah-mentah permintaan Heilong itu karena tingkat kultivasi yang dimiliki Heilong saat ini tidak layak untuk bertemu dengan Raja Iblis.


Selain itu, Sebenarnya Zhao Lijian juga takut jika akan membuat Raja Iblis Zhao menjadi marah saat melihat Heilong yang telah kehilangan kultivasi. Sebab, tidak mudah untuk melatih seorang prajurit mata-mata dan pastinya menguras biaya yang cukup besar.


Heilong yang tak ingin berdebat, akhirnya mengalah dan menunggu dengan tenang di tempat ini bersama dengan para prajurit Iblis yang lain.


**


Istana Raja Iblis Zhao.

__ADS_1


Raja Iblis Zhao yang telah mendengar berita kedatangan pasukan Zhao Lijian sejak beberapa hari yang lalu sengaja mengosongkan jadwalnya selama beberapa hari ke depan. Ia sudah tidak sabar menerima panen dari Dunia Misterius yang diambil olah Zhao Chen.


Sesaat kemudian, Zhao Lijian akhirnya tiba di depannya dan langsung bersujud memberi hormat.


“Semoga Yang Mulia panjang umur. Kedatangan saya kemari bertujuan untuk melaporkan hasil panen saudara Zhao Chen dari Dunia Misterius.”


Raja Iblis Zhao mengangguk lalu berseru. “Berdiri 'lah!”


Zhao Lijian segera berdiri setelah Raja Iblis Zhao menerima salamnya. Ia pun segera memberikan cincin penyimpan milik Zhao Chen yang diberikan Heilong padanya.


Raja Iblis Zhao segera menerima cincin penyimpan itu lalu memeriksanya. Secara alami, ia juga telah menerima berita tentang kematian Zhao Chen karena itu ia sama sekali tak menanyakan tentang Zhao Chen begitu Zhao Lijian menghadap dirinya.


Setelah mengeluarkan peti mati milik Zhao Chen dari cincin penyimpan, Raja Iblis Zhao segera menyimpan cincin penyimpan itu di dalam dunia jiwa milikinya.


“Berikan acara pemakaman yang layak untuknya karena Zhao Chen telah gugur dalam menjalankan tugas dariku.” Raja Iblis Zhao memberi perintah pada para petinggi Istana yang sudah berdiri di dekatnya.


“Siap, Yang Mulia.”


Petinggi Istana itu lalu membawa beberapa prajurit dan membawa pergi peti mari Zhao Chen dari Istana ini menuju ke area pemakaman yang ada di bintang paling belakang.


Setelah semuanya kembali tenang, Raja Iblis Zhao kembali mengajukan pertanyaan para Zhao Lijian. “Bagaimana keadaan pemuda yang bernama Zhao Heilong itu?”


“Lapor yang mulia. Saat ini Heilong sama sekali tidak memiliki kultivasi. Hamba sudah mencoba berbagai cara untuk mengembalikan pondasi kultivasinya selama dalam perjalanan pulang. Akan tetapi, semua usaha saya sama sekali tidak membuahkan hasil. Tampaknya pondasi kultivasi yang dimiliki Heilong telah mengalami kerusakan yang sangat parah.”


“Hmm … Jadi begitu. Sayang sekali, talenta unggul seperti dia harus kehilangan kultivasi di usia yang sangat muda.”

__ADS_1


Raja Iblis Zhao tidak bisa berbuat banyak karena membangun pondasi kultivasi yang sudah rusak parah seperti membalik langit dan bumi dengan satu tangan atau dengan kata lain mustahil untuk dilakukan. Namun, ia bertekad untuk menuntut balas dan melakukan hal yang sama pada talenta terbaik yang dimiliki Alam Dewa suatu saat nanti.


__ADS_2