
“Omong kosong apa yang kau ucapkan! Dunia Surga Kegelapan adalah sebuah Dunia Kecil yang sudah ada sejak puluhan ribu tahun yang lalu. Bahkan era ini berada jauh sebelum tujuh Raja Iblis memimpin Dunia Bawah. Lalu bagaimana bisa kau menjadi penguasa dunia ini?”
Xu Meng Zi langsung menyangkal ucapan Heilong yang menurutnya hanyalah bualan semata. Sebagai iblis yang terlahir di Dunia Bawah, ia paham dengan sejarah tempat-tempat penting bagi Ras Iblis termasuk Dunia Surga Kegelapan ini.
“Yang kau bicarakan adalah Dunia Surga Kegelapan. Dunia Surga Kegelapan memang sudah ada sejak lama jadi mustahil bagiku untuk menguasai dunia kecil itu. Apalagi dunia kecil itu tak pernah lepas dari pengawasan tujuh Raja Iblis. Tapi, apakah kau yakin jika kau saat ini berada di dalam Dunia Surga Kegelapan?”
“Tentu saja aku sangat yakin! Untuk masuk ke dalam dunia kecil ini diperlukan token khusus yang dibuat langsung oleh Raja Iblis Fu. Jadi token itu tidak mungkin bisa dipalsukan. Dan, ini juga bukan pertama kalinya aku masuk ke dalam Dunia Surga Kegelapan.”
Mendengar Xu Meng Zi yang terus membantah ucapannya, Heilong lalu mengangkat tangannya ke arah langit dan menjentikkan jarinya. Gerakan ini sama persis ketika saat ia akan memperbaiki jembatan yang rusak beberapa saat yang lalu.
Seketika, Qi elemen es yang begitu kuat memancar dari seluruh dunia ilusi ini dan merubahnya menjadi dataran es yang sangat luas. Tidak ada apapun di tempat ini selain hamparan salju.
“Tanpa kau sadari sebenarnya kau telah lama terjebak di dalam teknik ilusi es milikku,” lanjut Heilong.
“Kau … ” Xu Meng Zi langsung kehilangan kata-kata dan tak dapat lagi melanjutkan ucapannya.
Xu Meng Zi sama sekali tak bisa percaya jika apa yang ia alami hanyalah ilusi yang dibuat oleh Heilong. Sebab, apa yang terjadi di tempat ini terlihat begitu nyata. Jika semua ini memang hanyalah sebuah ilusi lalu kapan ia terjebak dalam dunia ilusi ini?
“Jangan-jangan kau telah melakukan sesuatu padaku saat aku duduk disampingmu waktu itu.”
Xu Meng Zi mengingat kembali saat-saat ia berjumpa dengan Heilong untuk pertama kalinya dan memang kejadian di bawah pohon sakura itu saja yang terasa sedikit janggal karena saat itu Heilong memang terkesan terlalu mudah untuk dipengaruhi oleh kekuatan Dao Pesona.
“Haha … Ternyata kau cukup pintar juga. Padahal sebelumnya aku mengira jika semua kepintaranmu telah hilang diserap oleh kecantikanmu.” Heilong tertawa renyah.
“Diam! Aku akan membunuhmu sekarang!”
Membunuh Heilong adalah satu-satunya jalan yang harus diambil Xu Meng Zi agar bisa terbebas dari Dunia ilusi ini. Karena itu, ia sama sekali tak ragu sedikit pun jika harus bertarung habis-habisan dengan Heilong.
__ADS_1
Qi elemen petir yang sangat dahsyat seolah-olah mampu meledakkan dunia ilusi ini langsung menyelimuti api ungu yang keluar dari tubuh Xu Meng Zi.
Xu Meng Zi akhirnya mengeluarkan kekuatan penuhnya karena ia telah bertekad hanya akan ada satu orang saja yang selamat dalam duel ini yaitu dirinya atau Heilong.
Heilong juga segera mengeluarkan pedang surga dao dan maju menyerang Xu Meng Zi.
...“Sambaran Api Iblis.”...
Api berwarna ungu dan diselimuti petir yang begitu kuat langsung menyambar ke arah Heilong begitu Xu Meng Zi mengarahkan ke-dua tangannya ke depan.
“Ternyata kau ingin langsung habis-habisan. Baik! Akan aku layani tantanganmu itu.”
Heilong mengangkat pedang surga dao ke arah langit dan mulai memasukkan Qi elemen es dan Qi elemen angin ke dalam pedang itu untuk melawan kekuatan api dan petir yang dilepaskan Xu Meng Zi.
...“Pedang Membelah Bumi.”...
Swosh …
Boom ...
Ledakan dahsyat disertai dengan hembusan angin kencang dan sambaran petir yang mengamuk langsung menggetarkan dunia ilusi ini.
Jurus sambaran api Iblis yang dilepaskan Xu Meng Zi dapat dikalahkan dengan mudah oleh Heilong. Sebagai penguasa Dunia Ilusi ini.
Bayangan pedang es yang terbentuk dari jurus pedang membelah bumi, masih terbang gagah di langit walaupun lapisan Qi elemen es yang menyelimutinya telah menghilang.
“Ti-Tidak … Jangan bunuh aku! Aku bersedia menjadi budakmu,” teriak Xu Meng Zi ketakutan saat melihat bayangan pedang es itu sedang bergerak menuju ke arahnya.
__ADS_1
Saat ini, semua cadangan Qi yang ada di dalam tubuh Xu Meng Zi telah terkuras habis akibat dari penggunaan jurus sambaran api Iblis dengan kekuatan penuh. Itu'lah sebabnya Xu Meng Zi tidak pernah menggunakan jurus ini kecuali nyawanya sedang terancam.
Akan tetapi, jurus itu ternyata sama sekali tidak dapat menyentuh Heilong.
“Aku tidak membutuhkan budak wanita Iblis sepertimu!” ucap Heilong yang langsung meruntuhkan semua harapan Xu Meng Zi.
Bayangan Pedang Es itu akhirnya menebus tubuh Xu Meng Zi dan mencabut nyawanya di dalam dunia ilusi ini.
**
Heilong akhirnya mengakhiri teknik ilusi miliknya dan kembali ke Dunia nyata. Ia juga melihat Xu Meng Zi yang tergeletak tak bernyawa di sampingnya.
“Sayang sekali, kecantikan seindah ini harus dimiliki oleh seorang iblis penggoda.” Heilong hanya menggelengkan kepala saat melihat mayat Xu Meng Zi.
Ia lalu segera melesat ke tempat anggota Klan Xu yang ada di dekat tempat ini dan mulai melakukan tugasnya untuk pengurangi populasi Ras Iblis.
Sama seperti saat memusnahkan para murid biasa Klan Liu dan Klan Zhang, Heilong juga hanya membutuhkan waktu sepuluh menit untuk membunuh semua murid biasa Klan Xu.
Ia lalu mengeluarkan daftar nama pemberian Fu Rong lalu mencoret nama Xu Meng Zi.
Saat ini Heilong telah berhasil membunuh dua murid elit Klan iblis dan menyandera satu murid elit Klan Iblis. Jadi totalnya ia telah menghilangkan tiga murid elit Klan Iblis yang ada dalam daftar.
Sekarang hanya tinggal dua nama yang tersisa karena Fu Rong membuat pengecualian pada Klan Fu dan Klan Zhao.
Heilong lalu melanjutkan perjalanannya ke arah lain tanpa beristirahat karena pertarungannya dengan Xu Meng Zi sama sekali tak menguras terlalu banyak tenaga.
Sepanjang perjalanan, Heilong sama sekali tak menjumpai adanya murid Klan iblis didekatnya padahal ia seharusnya sudah keluar dari wilayah yang dikuasai oleh Klan Xu.
__ADS_1
Ia pun akhirnya memutuskan untuk beristirahat sebentar dan duduk di bawah pohon.
Saat duduk di bawah pohon, ia teringat jika ia telah mengambil cincin penyimpan para murid elit Klan yang telah ia bunuh. Ia pun akhirnya mengeluarkan cincin penyimpanan itu lalu memeriksanya.