
“Hanya jalan masuk saja kenapa harus membuat sebuah pintu gerbang setinggi ini? Sepertinya orang yang membuat pintu gerbang ini terlalu boros dan tidak seberapa pintar,” celetuk salah satu anggota kelompok yang merasa bentuk pintu gerbang itu sedikit aneh.
“Benar sekali. Ukuran pintu setinggi ini hanya pantas dimiliki oleh seorang raksasa. Jangan-jangan pemilik reruntuhan kuno ini ingin menakut-nakuti musuh dengan rumahnya. Benar-benar pemikiran yang sangat menyimpang. Haha … ”
"Aku jadi ingin bertemu dengan pembuat pintu gerbang ini dan mengajarinya dasar-dasar membangun pondasi sebuah bangunan agar dia tidak meninggalkan sebuah warisan yang kacau seperti ini. Haha … ”
Suara tawa yang begitu nyaring langsung memenuhi kelompok ini sembari berjalan melewati pintu gerbang yang sangat besar dan megah.
Ukuran pintu gerbang ini memang jauh lebih tinggi daripada dinding batu yang mengelilinginya. Umumnya sebuah pintu akan jauh lebih rendah dari dinding namun yang terlihat di tempat ini adalah kebalikannya.
Pimpinan kelompok langsung melirik anggotanya. “Jaga bicara kalian selama berada di reruntuhan kuno ini! Jangan asal bicara jika kau tidak tahu apa-apa. Akan lebih baik jika kalian semua diam saja.”
Apa yang diucapkan pemimpin kelompok itu sebenarnya bukan tanpa alasan. Sebab, ia tiba-tiba merasakan ada fluktuasi energi misterius dari dalam formasi pelindung yang ada di sekitar pintu gerbang.
Tampaknya ucapan anggotanya tadi dapat memicu sistem pertahanan tempat ini jika tidak segera ia hentikan. Apakah sistem pertahanan tempat ini akan aktif hanya karena sebuah ejekan belaka? Jika benar seperti itu maka orang yang membuat bangunan reruntuhan kuno ini pasti lah sangat keras kepala dan anti kritik.
__ADS_1
“Pintu gerbang ini ternyata juga dilindungi dengan formasi pelindung yang sangat kuat dan sistem pemicu pertamanya pun juga sangat aneh.” Heilong samar-samar juga dapat merasakan fluktuasi energi aneh dari pintu gerbang itu. Tapi, ia lebih memilih diam karena tidak ingin terlalu mencolok.
Sekilas, Heilong dapat mengenali beberapa simbol yang terdapat dalam susunan formasi pelindung itu. Misalnya simbol Kura-kura Salju yang ada di sisi kiri dan Elang Penakluk Angin yang ada di sisi kanan. Simbol ke-dua Beast ini bertujuan untuk melindungi pintu gerbang ini dari serangan elemen api.
Akan tetapi, ia sama sekali tidak dapat mengenali teknik formasi sihir seperti apa yang digunakan pembuat tempat ini untuk menggabungkan semua simbol sihir yang berbeda elemen itu ke dalam sebuah formasi sihir yang utuh.
Pembuat reruntuhan kuno ini pasti memiliki pengetahuan tentang formasi sihir yang begitu dalam. Bahkan, tidak menuntup kemungkinan orang ini adalah seorang ahli formasi sihir yang berhasil menembus puncak hukum formasi.
Setelah mendapat teguran dari pemimpin tim, tidak ada satupun anggota tim yang berani berbicara saat melewati pintu gerbang ini dan mereka pun akhirnya bisa melewati pintu gerbang itu dengan selamat walaupun harus menahan beberapa fluktuasi energi aneh sering muncul secara misterius.
“Sepertinya jalan untuk menuju ke bagian dalam reruntuhan kuno tidak semudah yang aku kira,” ucap pemimpin tim melihat sekeliling dan menemukan beberapa mayat yang tergeletak di sekitar lorong.
“Sebuah tempat yang dipenuhi dengan harta akan selalu menyimpan bahaya yang sangat mematikan.” Heilong memutuskan masuk ke dalam obrolan karena ia ingin membiasakan diri dengan percakapan Bangsa Iblis.
“Kau benar!” Pemimpin tim mengangguk setuju. “Lalu apakah kau memiliki cara untuk melewati lorong ini dengan aman? Setahuku semua anggota keluarga Zhao memiliki keahlian yang cukup tinggi dalam formasi sihir dan Klan Zhao juga merupakan satu-satunya Klan yang mendalami tentang formasi sihir di Dunia Bawah.”
__ADS_1
“… ” Heilong seketika terdiam. Sebab, ia sendiri tidak seberapa ahli dalam formasi sihir. Ia bahkan ingin mengutuk Dewa Tertinggi karena tidak mencari tahu lebih dalam tentang kemampuan yang dimiliki keluarga Zhao dari Dunia Bawah.
“Kemampuan formasi sihir yang aku miliki sama sekali tidak berguna di tempat ini. Sebab, formasi sihir yang ada di tempat ini sangatlah kuno. Mungkin hanya leluhur keluarga Zhao saja yang bisa memecahkan semua jebakan yang ada di tempat ini dengan mudah. Lagipula formasi sihir yang aku pelajari selama ini lebih terfokus pada penyembunyian diri untuk mendukung tugasku sebagai seorang mata-mata.”
Heilong menunjukkan sebuah lencana khusus yang menempel pada kerah bajunya pada pemimpin tim dan menurut Dewa Tertinggi lencana itu hanya dimiliki oleh para mata-mata dari Dunia Bawah.
Pemimpin tim menyipitkan matanya dan menatap lekat ke arah lencana yang ditujukan Heilong. “Kalau begitu tidak ada yang bisa kita lakukan selain mencoba melewati lorong ini secara acak.”
Setiap pijakan yang ada di sekitar lorong memiliki warna yang berbeda. Dan, mereka semua tidak tahu warna mana yang memiliki jebakan. Jadi mereka hanya bisa mencoba melangkah secara acak sambil melihat hasilnya.
“Xin Yu! Kau maju lebih dulu.” Pemimpin tim menunjuk salah satu iblis yang memiliki tubuh paling pendek dan memiliki gerakan yang paling lincah di kelompok ini. Jadi, seandainya ia menginjak sebuah jebakan, kemungkinannya untuk menghindar jauh lebih besar daripada anggota yang lain.
Xin Yu dengan patuh langsung melangkah menyusuri lorong yang sangat gelap itu.
Dari langkahnya, dapat dilihat bahwa Xin Yu masih memiliki sedikit ketakutan dalam dirinya. Namun, ia tidak memiliki keberanian untuk menolak perintah.
__ADS_1