
“Aku setuju. Akan tetapi, anda harus menjamin keselamatan saya selama selama saya menjalankan misi ini. Dan, Anda juga harus menyiapkan penyamaran seperti apa yang harus saya lakukan karena saya sama sekali tidak tahu tentang keadaan Dunia Bawah.”
Heilong tentu saja tak akan menerima tugas ini mentah-mentah. Sebab, siapa yang rela mengorbankan hidupnya pada Bangsa Iblis. Dia tidak bisa memperkirakan persentase keberhasilan dalam menjalankan tugas ini, tapi berbagai resiko yang cukup jelas telah tergambar di dalam pikirannya.
Kalau mati selama menjalankan tugas di Dunia Bawah mungkin hal itu tidak akan terlalu menyakitkan. Tapi, bagaimana jika saat dia berada di ambang hidupnya lalu diubah menjadi iblis oleh salah satu Raja Iblis dan menebarkan teror di mana-mana? Heilong tentu saja tidak akan mau menanggung dosa seberat itu.
“Hamba juga setuju dengan ucapan Heilong. Bukannya hamba ingin menolak perintah. Namun, resiko dalam tugas ini memang terlalu besar. Jika hamba sampai diubah menjadi iblis oleh Raja Iblis, maka rahasia di Alam Dewa Utara ini akan bocor ke tangan Bangsa Iblis,” sahut Zhi Ming mendukung ucapan Heilong.
Sebagai Dewa Tertinggi yang sering mengamati aktivis di Dunia Bawah walaupun secara tidak langsung, Li Ting tentu saja mengetahui seberapa bahayanya misinya ini termasuk segala macam risiko yang akan diterima Heilong dan Zhi Ming jika mereka berdua gagal menyelesaikan tugas ini.
“Kemarilah!” Li Ting yang saat ini sudah duduk kembali di atas singgasana es, tiba-tiba memerintahkan Heilong mendekat.
Tanpa ada rasa curiga sedikitpun, Heilong berjalan perlahan mendekat ke tempat Li Ting yang hanya berjarak beberapa meter saja. Semakin dekat ia dengan Li Ting maka penindasan tekanan energi yang cukup kuat akan membebani tubuhnya.
“Keluarkan Pedang Pusaka dan Jubah Perang Naga Eternal yang telah diberikan oleh Dao Xue Lian waktu itu,” seru Li Ting kembali memberi perintah para Heilong.
Heilong sedikit terkejut saat mendengar Li Ting menyebutkan tentang Pedang Pusaka dan Jubah Perang Naga Eternal. Sebab, setelah mendapat ke-dua benda pusaka itu dari tangan Dao Xue Lian, Heilong jarang sekali menggunakan ke-dua benda pusaka tersebut. Bahkan, ia sendiri telah lupa jika dirinya memiliki satu set senjata pusaka elemen kegelapan.
__ADS_1
Ya! Pedang Naga Eternal dan Jubah Perang Naga Eternal memang tidak terlalu berguna bagi Heilong karena ia sendiri belum mendalami tentang kekuatan elemen kegelapan walaupun Divine Beast Lambda telah memberinya benih elemen kegelapan yang paling murni.
Terlebih lagi, Pedang Naga Eternal telah kehilangan roh senjata yang merupakan jiwa dari sebuah pedang pusaka. Jadi, meskipun Pedang Pusaka Naga Eternal adalah salah satu padang pusaka terkuat di Dunia Bawah, pedang pusaka itu tidak akan pernah bisa mengeluarkan kekuatan penuhnya. Dengan kata lain tidak lebih baik dari sebuah pedang pusaka biasa.
Heilong segera mengeluarkan Pedang Naga Eternal dan Jubah Perang Naga Eternal dari dalam Dunia Jiwa Miliknya.
Tekanan energi kegelapan dan Hawa Iblis yang begitu pekat langsung memenuhi ruang ini begitu Heilong mengeluarkan kedua benda pusaka itu dari dalam Dunia Jiwa miliknya.
“Benar-benar benda pusaka yang sangat kuat. Walaupun telah kehilangan roh senjatannya tapi ke-dua benda pusaka ini mampu menunjukkan kekuatan sebesar ini.”
Li Ting mengerutkan kening dan segera bertindak cepat. Ia menjetikkan jarinya ke arah ke-dua senjata pusaka itu dan menggunakan kekuatannya untuk menekan Hawa Iblis yang keluar dari ke-dua benda pusaka itu sebelum mencemari Alam Dewa.
Heilong lalu memberikan kedua benda pusaka itu pada Li Ting. Ia juga penasaran apa yang akan dilakukan oleh Li Ting dengan ke-dua benda pusaka yang berasal dari Dunia Bawah ini.
Tanpa membuang banyak waktu, Li Ting langsung mengubah ke-dua benda pusaka itu menjadi dua buah benda pusaka berbeda setelah menerimanya dari tangan Heilong.
Bentuk Pedang Naga Eternal diubah menjadi menyerupai sebuah pedang pusaka biasa tanpa ukiran apapun. Li Ting sengaja menghilangkan ukiran naga eternal yang ada di beberapa bagian pedang pusaka tersebut untuk menghilang jejak bahwa benda pusaka ini berasal dari Dao Xue Lian.
__ADS_1
Namun, kekuatan elemen kegelapan dan hawa iblis yang ada di dalam pedang pusaka itu tetap dipertahankan oleh Li Ting. Sebab, ke-dua hal itu akan mendukung Heilong selama melakukan penyamaran di Dunia Bawah.
Hal yang sama juga dilakukan Li Ting pada Jubah Perang Naga Eternal.
“Pakailah pakaian ini selama kau berada di Dunia Bawah. Pakaian ini akan membuat aura yang memancar dari tubuhmu menjadi layaknya Bangsa Iblis pada umumnya. Selama kau berada di Dunia Bawah, aku juga melarangmu dengan keras untuk menggunakan kekuatan elemen cahaya ataupun kekuatan api surgawi yang kau terima dari Ras Unicorn itu.”
Li Ting memberikan satu set pakaian baru yang terbuat dari Jubah Perang Naga Eternal pada Heilong sambil memberikan beberapa peringatan. Sebab, kekuatan elemen cahaya adalah musuh abadi dari hawa iblis. Jadi, sekali Heilong mengeluarkan kekuatan elemen cahaya maka saat itu juga penyamarannya akan terbongkar.
Heilong tidak banyak bertanya dan segera memakai satu set pakaian yang baru saja diberikan Li Ting dan hawa iblis yang begitu pekat langsung menyelimuti tubuh Heilong. Tapi anehnya, hawa iblis ini tidak mampu mencemari pikiran Heilong.
Mungkin Li Ting telah memasang beberapa pembatas khusus pada pakaian ini agar hawa iblis yang ada di dalam pakaian ini tidak mempengaruhi penggunanya.
Atau, mungkin saja kekuatan elemen cahaya yang dimiliki Heilong mampu memblokir hawa iblis yang ada di dalam pakaian ini agar tidak mencemari tubuh dan pikirannya. Heilong masih ingin mencari tahu tentang hal ini setelah dia memiliki cukup waktu di masa depan.
Selanjutnya, Li Ting mengalihkan pandangan pada Zhi Ming lalu berseru. “Jadilah roh senjata dan masuklah ke dalam pedang pusaka ini.”
Zhi Ming segera merubah wujudnya menjadi sebuah roh senjata dan masuk ke dalam pedang pusaka yang masih berada di genggaman Li Ting. Meskipun merasa malu, tapi ia tak berani membantah karena ini adalah perintah langsung dari Dewa Tertinggi.
__ADS_1
Heilong tidak tahu bahwa wujud asli Zhi Ming sebelum diangkat menjadi Dewa Penjaga Pintu Gerbang Utara adalah sebuah roh senjata. Tentu saja hal ini menjadi sebuah kejutan besar bagi Heilong.