LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 57 — Kau Mengancamku!


__ADS_3

“Jika bukan karena kecerobohanmu yang meninggalkan musuh tanpa memastikan kematiannya terlebih dahulu, maka aku pasti tidak akan mengotori tanganku dengan membunuh Fu Yu. Ya! Aku memang telah membunuh Fu Yu sebelum aku berkunjung ke kamarmu. Seingatku, aku juga telah menceritakan masalah ini padamu ketika aku memberimu sebuah topeng.”


Tanpa diduga, ternyata Fu Rong sama sekali tak mencoba mengelak tuduhan itu dan dengan jelas mengakui perbuatannya di hadapan Heilong.


Heilong menjadi semakin bingung dengan apa yang harus ia lakukan saat ini. Pikirannya langsung kosong ketika mendengar jawaban Fu Rong. Ia tak bisa percaya bagaimana seorang wanita secantik Fu Rong rela membunuh anggota Klan nya demi menolong dirinya. Apakah mungkin wanita gila ini jatuh cinta padaku?


“Apakah maksud kedatanganmu ke sini untuk meminta pertanggung jawaban ku dengan menyatakan ke publik jika akulah yang telah membunuh Fu Yu?” lanjut Fu Rong bertanya karena Heilong tiba-tiba saja terdiam membisu.


“Tidak! Aku tidak akan melibatkanmu dalam masalah yang telah aku mulai. Aku hanya penasaran apa alasanmu membunuh Fu Yu saat itu?”


Sebagai seorang Pria, Heilong tentu saja tak ingin berlindung dibalik seorang wanita. Apalagi wanita ini telah beberapa kali mencoba menolongnya. Namun, ia masih bingung bagaimana caranya untuk menyelesaikan masalah ini tanpa menimbulkan kecurigaan pada dirinya.


“Aku hanya tidak ingin timbul perpecahan antara Klan Fu dan Klan Zhao yang hanya akan menyeret para Raja Iblis dalam pusaran keributan yang tidak penting. Sebab, masih banyak hal yang harus dikerjakan oleh Para Raja Iblis daripada sekedar mengurusi masalah internal anggota Klan,” jawab Fu Rong dingin tanpa keraguan sedikit pun.


“Aku mengerti. Aku akan segera mencari solusi untuk menyelesaikan masalah ini tanpa menimbulkan keributan.”


“Tidak perlu! Selama mereka tidak dapat menemukan jejak tentang siapa pembunuh Fu Yu yang sebenarnya, maka masalah ini akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan. Kau seharusnya sangat paham bagaimana keadaan di dalam lorong dimensi yang tidak stabil dan dipenuhi energi kekacauan.”


Setelah mendapat pengingat dari Fu Rong tentang situasi di dalam lorong dimensi, Heilong menjadi semakin rileks. Sebab, semua bukti pembunuhan Fu Yu pasti telah lama hancur termakan energi kekacauan.


Dan, apa yang dikatakan Fu Rong memang benar masalah ini akan menghilang dengan sendirinya jika tidak ditemukan bukti yang cukup kuat karena tidak ada siapa pun yang berani mengusik ketenangan para Raja Iblis.


“Terimakasih, kalau begitu aku akan segera kembali ke tempat ku.” Heilong segera menghabiskan secangkir teh miliknya dan siap meninggalkan tempat ini.


Akan tetapi, Fu Rong tiba-tiba memanggilnya.

__ADS_1


“Tunggu … !”


Heilong pun segera berbalik dan menatap Fu Rong.


“Apakah kau membutuhkan bantuanku?”


“Bantuan apa memangnya yang bisa kau berikan untukku? Dan, apakah menurutmu aku sedang kekurangan sesuatu?” jawab Fu Rong mengalihkan pandangannya ke arah lain. Ia tak berani menatap Heilong terlalu lama saat mengobrol.


“Aku bisa mencabut semua tanaman yang berusia tua di taman ini lalu menggantinya dengan tanaman yang baru,” jawab Heilong menggoda sambil tertawa renyah.


“Sungguh buang-buang waktu. Semua bunga yang ada di tamanku ini memiliki kemampuan untuk memperbarui kehidupannya sendiri. Jadi, taman ini sama sekali tidak membutuhkan perawatan,” Fu Rong menatap tajam ke arah Heilong lalu melemparkan sebuah gulungan surat.


“Bacalah. Kau akan tahu apa yang aku inginkan setelah membaca undangan itu.”


Heilong segera membuka gulungan surat itu lalu membacanya dengan teliti. Gulungan surat itu ternyata adalah sebuah undang untuk memasuki sebuah tempat tertentu yang tampak memiliki banyak manfaat bagi Ras Iblis.


“Tidak! Aku hanya ingin kau membuat keributan di tempat itu dengan membunuh para elit dari beberapa Klan Raja Iblis. Saat tempat itu dibuka, semua Klan Iblis pasti akan mengirim murid terbaiknya untuk mendapatkan manfaat dari Pohon Asal Kegelapan karena Qi kegelapan adalah sumber kekuatan utama bagi Ras Iblis.”


Heilong juga paham dengan pentingnya Qi kegelapan bagi Ras Iblis setelah melihat serpihan ingatan yang diperlihatkan oleh Tian Che. Ras Iblis selalu menganggap hawa iblis sebagai sumber kehidupan sedangkan Qi kegelapan sebagai sumber kekuatan.


“Apa tujuanmu sebenarnya? Bukankah kau adalah bagian dari Ras Iblis lalu kau kenapa begitu tega membunuh Ras mu sendiri?” Heilong tidak bisa memahami jalan pikiran Fu Rong.


“Siapa yang membunuh? Bukankah ucapanku tadi sudah cukup jelas bahwa yang akan membunuh para elit klan Iblis itu adalah kamu. Semua ini aku lakukan agar pondasi Klan Fu dapat terus berdiri dengan kokoh di Dunia Bawah. Lagipula tidak akan pernah ada yang mencurigai sosok Pengeran tak berguna sepertimu karena dari luar kau terlihat sama sekali tidak memiliki kultivasi dan kau juga pasti tidak akan mendapatkan undangan itu.”


Fu Rong terlihat mulai kesal karena Heilong terus mendebatnya dan tak kunjung memberikan jawaban.

__ADS_1


'Ternyata Iblis tetaplah Iblis! Kecantikannya yang mampu memikat langit tak akan pernah bisa menutupi kekejaman pikirannya yang sangat mengerikan,' gumam Heilong dalam hati.


“Bagaimana jika aku menolak?” jarang Heilong dengan nada sedikit menantang karena ia sama sekali tidak mau dimanfaatkan oleh orang lain.


“Kau boleh saja menolak tapi aku tidak akan lagi menjamin keamanan rahasia penyamaranmu. Kau seharusnya lebih tahu daripada aku jika identitas aslimu sampai terbongkar apalagi jika sampai ke telinga tujuh Raja Iblis,” ancam Fu Rong.


“Kau berani mengancamku!” Heilong mengepalkan tangan karena kesal.


“Kenapa aku tidak berani? Aku memiliki modal yang cukup untuk mengancammu. Lagipula, kau tidak akan pernah bisa melakukan apapun padaku. Sekarang pilihan ada ditanganmu, pikirkanlah dengan baik sebelum memutuskan!”


Heilong hanya menatap Fu Rong dengan penuh amarah karena dirinya yang sekarang memang tidak akan mampu membunuh Fu Rong yang memiliki pencapaian sangat tinggi dalam Dao Ruang. Bisa-bisa Fu Rong malah akan melarikan diri dan melaporkan semua ini pada Raja Iblis Fu.


“Baiklah, aku akan melakukan apa yang kau minta. Tapi ini adalah yang terakhir kalinya. Di masa depan nanti, aku tidak akan pernah menuruti permintaanmu meskipun kau mengancamku.” Heilong akhirnya mengalah mengingat ia hanya butuh sedikit waktu untuk mempersiapkan pasukan monster purba miliknya sebelum mulai memerangi Ras Iblis.


“Bagus.” Fu Rong lalu melempar sebuah kertas yang berisi daftar nama. “Itu adalah nama-nama para elit dari berbagai Klan Iblis yang harus kau bunuh. Gunakan lah kekuatan Dao Waktu saat akan menyusup ke tempat ini karena kekuatan Dao Ruang sama sekali tak bisa menembus tempat itu. Selain itu, kau juga harus menggunakan topeng yang aku berikan waktu itu untuk menyembunyikan identitasmu.”


Fu Rong memberi sedikit arahan pada Heilong mengingat ini adalah kali pertama bagi Heilong pergi ke tempat itu.


“Kau juga tahu aku memiliki kekuatan Dao Waktu!” Heilong sangat marah. Ia merasa bahwa Fu Rong selama ini telah mata-matai dirinya.


“Fu Yu telah memberitahuku tentang semua kemampuan yang kau miliki sebelum aku membunuhnya. Apakah ada masalah dengan itu?”


“Tidak sama sekali.”


Heilong langsung meninggalkan taman ini dengan perasaan sangat kesal dan kembali ke Paviliun Klan Zhao.

__ADS_1


Fu Rong hanya menatap punggung Heilong yang bergerak cepat meninggalkan tempat ini dan memasuki retakan dimensi.


__ADS_2