LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 28 — Dunia Bawah.


__ADS_3

Prajurit iblis itu lalu memberitahu Zhao Lijian tentang identitas Heilong sesuai dengan yang ia ketahui selama berada di kamp militer Bangsa Iblis. Memang informasi yang diberikan prajurit iblis ini tentang identitas Heilong tidak terlalu detail namun hal itu sudah cukup bagi Zhao Lijian untuk mengkonfirmasi bahwa Heilong adalah bagian dari Bangsa Iblis.


Zhao Lijian lalu mengamati Heilong dari atas ke bawah seolah-olah melihat sesuatu yang aneh. “Apakah kau menyembunyikan tingkat kultivasimu?”


Semua prajurit iblis yang ada di tempat ini juga langsung menatap tajam ke arah Heilong setelah mendengar ucapan Zhao Lijian.


Awalnya tidak ada satupun dari mereka yang memperhatikan kultivasi Heilong karena di tubuh Heilong sama sekali tak terlihat adanya luka yang cukup parah. Namun, peringatan dari Zhao Lijian telah menarik minat mereka.


“Tidak! Beberapa bulan yang lalu aku mengalami penyergapan di medan perang dan ditahan olah pada prajurit alam dewa. Komandan pasukan prajurit alam dewa lalu menghancurkan kultivasiku karena aku selalu menutup mulutku rapat-rapat selama berada di dalam tahanan. Untungnya aku dapat kabur dari penjara itu dan melarikan diri sampai ke dalam reruntuhan kuno ini.”


Heilong harus memutar otak untuk mengarang cerita yang bisa menjelaskan tentang keadaannya saat ini. Untungnya Li Ting sempat memberikan informasi singkat tentang Zhao Heilong sebelum ia pergi ke tempat ini. Tentu saja ia juga menambahkan sedikit kebohongan dalam cerita tersebut untuk membuat alasannya menjadi lebih mengalir dan mudah diterima.


Satu per satu raut wajah para prajurit iblis ini mulai berubah dan menatap Heilong dengan iba. Mereka semua menjadi kasihan pada Heilong karena setelah ini nasibnya di Dunia Bawah akan menjadi lebih buruk sebelumnya.


Tidak sedikit dari mereka yang berpikir bahwa Heilong seharusnya mati saja di medan perang daripada harus kembali dalam kondisi yang seperti ini.


Mereka yang pernah tinggal di Dunia Bawah pasti tahu bahwa kehidupan di Dunia Bawah sangat'lah keras. Mereka yang tidak berguna akan selalu dibuang ke tempat terpencil dan akan menerima perlakuan yang tidak layak. Sebab, Ras Iblis hanya memandang kekuatan.


Zhao Lijian lalu menepuk pundak Heilong. “Jangan khawatir! Aku akan membawamu kembali ke dunia bawah dengan selamat.”


“Terimakasih, senior,” balas Heilong.

__ADS_1


Zhao Lijian mengangguk lalu lanjut bertanya. “Apakah kau tahu di mana Zhao Chen saat ini? Jika aku tidak salah, kau pasti pernah bertemu dengan Zhao Chen di medan perang yang hancur ini.”


Zhao Lijian bukanlah iblis yang bodoh. Sebelum ia menerima tugas ini, ia sempat bertanya pada Raja Iblis Zhao tentang informasi yang menyangkut dunia misterius dan Raja Iblis Zhao memberitahukan padanya bahwa selain Raja Iblis Zhao, hanya Zhao Chen saja di generasi ini yang mengetahui cara memasuki Dunia Misterius.


Semua hal yang menyangkut Dunia Misterius adalah sebuah rahasia besar yang selalu dijaga oleh Klan Zhao dengan rapat. Karena itu, Raja Iblis Zhao hanya memberitahukan cara memasuki Dunia Misterius pada iblis yang telah ia pilih saja.


Heilong lalu mengeluarkan sebuah cincin penyimpan dan memberinya pada Zhao Lijian.


“Selain tanaman obat yang telah aku siapkan untuk Raja Iblis Zhao, di dalam cincin penyimpanan itu juga ada mayat Zhao Chen yang telah aku simpan di dalam sebuah peti mati khusus. Zhao Chen juga sempat mengatakan padaku bahwa ia juga sempat menyimpan token yang berisi seluruh pertarungannya dengan seorang dewa yang bernama Xiao Hong.”


Zhao Lijian segera menerima cincin penyimpanan itu lalu memeriksanya dengan teliti dan menemukan bahwa isi yang ada di dalam cincin penyimpan ini sama persis dengan apa yang dikatakan Heilong. Ia pun lalu menyimpan cincin penyimpan itu karena merasa kekuatan yang dimiliki Heilong saat ini tak akan mampu melindungi cincin ini jika tiba-tiba terjadi penyergapan dari prajurit alam dewa.


Perjalanan mereka semua meninggalkan reruntuhan kuno kali ini tergolong cukup lancar. Sebab, mereka semua sama sekali tak menjumpai barisan prajurit alam dewa sejak dari medan perang yang hancur.


Hingga akhirnya mereka semua berhasil melewati pintu gerbang reruntuhan kuno dan bergabung dengan semua kelompok iblis yang pergi menjelajahi reruntuhan kuno.


Setelah sampai diluar reruntuhan kuno, Zhao Lijian akhirnya mengetahui dari para prajurit Iblis yang menjaga pintu masuk bahwa rombongan mereka adalah kelompok terakhir yang meninggalkan reruntuhan kuno.


Barisan besar yang berisi ratusan ribu prajurit iblis ini lalu bergegas meninggalkan dunia kecil tempat reruntuhan kuno berada dan kembali ke Dunia Bawah.


Dengan adanya barisan prajurit iblis sebesar ini, mereka semua sama sekali tak takut jika ada penyergapan dari Alam Dewa.

__ADS_1


**


Alam Bawah.


Setelah perjalanan yang sangat panjang dan memakan waktu tiga tahun penuh, Heilong dan semua rombongan pasukan iblis ini akhirnya sampai di Dunia Bawah.


Tidak ada pemandangan indah di tempat ini selain kegelapan tanpa batas. Sebab, cahaya bintang yang ada di langit tak mampu menembus pembatas yang ada di permukaan dunia bawah.


Hawa iblis dan Qi kegelapan yang sangat pekat langsung menyambut Heilong begitu ia memasuki dunia bawah. Untung saja tubuhnya saat ini telah dilindungi oleh artefak pertahanan yang dibuat khusus oleh Li Ting dari Baju Perang Naga Eternal.


Setelah sampai di sebuah pulau tertentu yang sepertinya menjadi tempat pemberhentian terakhir mereka, semua kelompok iblis ini mulai berpisah dan kembali ke kediaman mereka masing-masing.


Zhao Lijian pun juga melakukan hal yang sama. Ia segera memimpin kelompoknya kembali ke kediaman Klan Zhao jauh di pedalaman Dunia Bawah.


Selama perjalanan, Heilong tak banyak bersuara karena ia takut pertanyaan yang akan ia ajukan selama obrolan akan menimbulkan celah yang dapat merusak penyamarannya.


Biar bagaimanapun juga, ini adalah kali pertama bagi Heilong memasuki Dunia Bawah. Sedangkan identitas yang ia miliki saat ini seharusnya sangat familiar dengan Dunia Bawah. Hanya dari sini saja bisa memunculkan sebuah celah besar jika Heilong salah bicara misalnya jika ia ingin menanyakan di mana lokasi kediaman Klan Zhao. Sebab, sangat mustahil jika seseorang tidak mengetahui dimakan lokasi rumahnya sendiri.


Sebagai gantinya, Heilong mengingat baik-baik rute perjalanannya kali ini. Ia juga mulai menggambar peta Dunia Bawah di dalam dunia pikirannya dan menandai beberapa lokasi penting yang telah ia lewati.


Semakin jauh kelompok ini berjalan ke kedalaman Dunia Bawah, Hawa Iblis yang ada di sekitar Heilong menjadi semakin pekat dan membuatnya merasa tidak nyaman.

__ADS_1


__ADS_2