
Satu Minggu Kemudian.
Hari pembukaan tempat rahasia yang telah disebutkan Fu Rong sebelumnya akhirnya tiba.
Heilong segera mengakhiri meditasinya dan pergi meninggalkan Paviliun Klan Zhao melalui sebuah celah dimensi yang sebelumnya telah ia persiapkan.
Di dalam celah dimensi ini terdapat sebuah lorong dimensi yang menghubungkan Paviliun Pengeran dengan tempat berkumpulnya para peserta yang akan memasuki tempat rahasia itu.
Di dalam undangan yang ia baca di tempat Fu Rong hanya tertulis bahwa mereka semua akan diundang untuk memasuki sebuah tempat rahasia. Jadi, Heilong sama sekali tak memiliki gambaran tentang tempat itu. Sebab, bagaimana mungkin ia mencari informasi jika nama tempatnya saja ia tidak tahu?
Setibanya di tempat pertemuan, Heilong dapat melihat banyak sekali anggota dari berbagai Klan Iblis yang ikut menjelajahi tempat rahasia ini. Terutama para elit Klan yang mendapatkan perlakuan lebih baik daripada anggota biasa.
Heilong segera bergabung dengan kerumunan itu sambil menunggu para Tetua dari Klan tertentu untuk membuka portal dimensi yang menuju ke tempat rahasia itu.
Tentu saja, Heilong saat ini memakai topeng yang diberikan Fu Rong untuk menyembunyikan identitasnya.
“Selamat datang di Altar Suci milik Klan Fu. Aku adalah Tetua Fu Sheng yang bertanggung jawab untuk membuka portal dimensi yang menuju ke Dunia Surga Kegelapan.”
Heilong rasanya ingin mengumpat Fu Rong saat mengetahui bahwa tempat pertemuan ini sebenarnya adalah milik Klan Fu. Pantas saja perjalanan masuk ke tempat ini terasa sangat mudah, sepertinya Fu Rong telah menyiapkan beberapa pengaturan khusus untuknya.
Tetua Fu Sheng lalu memanggil beberapa Tetua untuk membantunya membuka portal dimensi dan Fu Rong juga termasuk dalam kelompok yang akan membantu portal dimensi itu.
Tentu saja Fu Rong juga memakai cadar dalam pertemuan ini. Sepertinya Heilong memang orang pertama yang telah melihat wajah Fu Rong kecuali anggota keluarganya.
'Pantas saja wanita itu meminjam tanganku untuk membuat keributan di dunia surga kegelapan. Sepertinya dia tidak akan ikut masuk ke dunia kecil itu.' gumam Heilong menatap Fu Rong yang ada di kejauhan.
Dalam sekejap, sebuah portal dimensi raksasa telah berhasil dibuka. Portal dimensi itu dapat menampung ratusan orang sekaligus dalam sekali perjalanan.
Satu per satu anggota dari berbagai Klan mulai masuk ke dalam portal dimensi dengan menunjukkan surat undangan yang mereka miliki untuk mengkonfirmasi identitas mereka.
__ADS_1
Heilong hanya menarik nafas panjang karena ia memang tidak memiliki undangan itu dan ia juga tidak bisa bergabung dengan kelompok Klan Zhao dengan penampilan seperti ini.
Andai saja ia tahu bahwa tempat ini adalah milik Klan Fu, mungkin ia akan meminta undang khusus dari Fu Rong.
Namun, setelah Heilong berpikir ulang, ia akhirnya setuju dengan apa yang telah direncanakan Fu Rong. Sebab, masuk ke dunia kecil ini dengan menggunakan undangan akan meninggalkan jejak tentang dirinya. Selain itu, ia juga harus menyebutkan dari Klan Iblis mana ia berasal.
Sesuai dengan rencana awal, Heilong segera menggunakan kekuatan Dao Waktu dan langsung menerobos portal dimensi itu saat waktu terhenti selama lima nafas.
Waktu lima nafas adalah batas maksimal yang bisa ditanggung Heilong untuk saat ini mengingat banyaknya jumlah Iblis yang berkumpul di tempat ini.
Akan tetapi, Heilong merasa heran saat ia melihat ke arah Fu Rong ketika menerobos portal dimensi itu dengan jurus langkah bayangan waktu. Sebab, Fu Rong sama sekali tak terpengaruh oleh kekuatan Dao Waktu yang ia pancaran dan sempat mengangguk sambil tersenyum ketika ia melewatinya.
'Seberapa tinggi tingkat kultivasi yang dimiliki wanita ini,' pikir Heilong untuk sesaat lalu menghilang ke dalam portal dimensi.
“Peperanganmu dengan para Ras Iblis akan dimulai sejak hari ini. Aku harap kau bisa bertahan sampai akhir,”, ucap Fu Rong ketika melihat punggung Heilong yang mulai menghilang tertelan portal dimensi.
Aliran waktu di tempat ini seketika menjadi normal kembali setelah Heilong berhasil masuk ke dalam portal dimensi. Fu Rong pun juga ikut menghilang dari tempat ini dan membuat beberapa peserta menjadi kecewa karena tujuan asli mereka adalah untuk melihat wajah Fu Rong walaupun hanya sedikit saja bagian wajahnya yang tidak ditutupi cadar.
Dunia Surga Kegelapan.
Setelah keluar dari portal dimensi, Heilong merasa sangat terkejut karena ia mendarat di tempat yang sangat gelap.
Sama sekali tidak ada cahaya ataupun penerangan di dalam dunia kecil ini. Ia akhirnya mengerti kenapa dunia kecil ini disebut dengan dunia surga kegelapan karena di tempat ini hanya ada Qi kegelapan.
Ia heran bagaimana dunia kecil ini bisa bertahan karena sebuah dunia umumnya harus didukung oleh energi alam yang seimbang agar bisa bertahan hidup kecuali jika dunia kecil ini adalah sebuah bintang mati.
Namun, untuk apa para Ras Iblis merepotkan diri untuk menjelajahi sebuah bintang mati? Sebab, di Dunia Bawah ini sama sekali tak kekurangan jumlah Bintang Mati dan Heilong sudah membuktikan dengan mata kepalanya sendiri.
Suara langkah kaki mulai terdengar di sekitar Heilong. Dari suaranya Heilong bisa mengetahui jika pemilik suara langkah kaki ini adalah satu kelompok yang berjumlah sekitar dua puluh orang.
__ADS_1
“Dari klan manakah kelompok ini berasal?” Heilong lalu menyembunyikan dirinya dan menunggu sampai kelompok itu tiba di tempat ini.
Beberapa saat kemudian, Heilong melihat sesosok pria dengan perawakan tinggi besar.
Pria ini memakai pakaian berwarna merah dan memegang sebuah cambuk di tangan kanannya. Ia memimpin kelompok ini dari belakang seperti seorang gembala yang menjaga kambingnya.
Heilong segera membuka daftar nama yang telah diberikan Fu Rong dan membacanya sekilas karena di dalam daftar nama itu juga ada ciri-ciri Iblis yang akan dia bunuh.
Setelah memastikan jika pria itu adalah target yang memang harus ia bunuh, Heilong segera keluar dari tempat persembunyiannya dan langsung menghadang kelompok itu.
“Siapa kamu! Cepat minggir!! Apakah kau tidak tahu bahwa kau telah menghalangi jalan kami!” bentak salah seorang anggota Klan yang berdiri di barisan paling depan.
“Kalian semua adalah anggota dari Klan Liu. Dan, pria yang ada di barisan paling belakang pasti Liu Gong. Murid terbaik Klan Liu generasi saat ini,” seru Heilong tanpa ragu.
“Kenapa kau tindak juga pergi setelah mengetahui identitas kami! Apakah kau ingin menantang kami semua bertarung?” seru anggota Klan Liu yang lain menantang Heilong.
“Jangan hiraukan pria tidak berguna itu! Apakah kalian tidak melihat bahwa dia sama sekali tidak memiliki tingkat kultivasi. Mungkin dia hanyalah orang gila yang tersesat. Ayo cepat lanjutkan perjalanan!” seru Liu Gong memberi perintah.
Bagi Liu Gong penjelajahan di Dunia Surga Kegelapan adalah sesuatu yang sangat penting. Sebab, perjalanan ini memungkinkan dirinya untuk memperkuat dantiannya menjadi lebih sempurna dalam menyerap Qi kegelapan. Karena itu, ia sama sekali tak ingin terganggu dengan urusan yang tidak penting.
Tidak ada satupun Ras Iblis yang tidak tahu bahwa Qi kegelapan yang ada di dalam Dunia Surga Kegelapan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kekuatan dantian dalam penyerapan Qi kegelapan. Sebab, Qi kegelapan memang sangat penting di mata Ras Iblis.
Suara Liu Gong memiliki beban yang setara dengan perintah Raja Iblis Liu dalam penjelajah kali ini. Karena itu, para anggota Klan Liu yang sebenarnya sudah mulai geram dengan sikap Heilong, hanya bisa patuh pada perintah Liu Gong dan mengabaikan Heilong.
Akan tetapi, Heilong tak ingin membiarkan para iblis ini lari di depan bawah matanya. Saat ini ia bagaikan seekor harimau kelaparan yang berburu seekor rusa. Jadi, bagaimana ia bisa begitu saya melepaskan rusa itu saat tempat berada di depan matanya?
Heilong dengan sangat cekatan segera menyelimuti tubuhnya dengan kekuatan Dao Waktu dan menyerang semua anggota Klan Liu yang ada di depannya.
Ia menghentikan aliran waktu yang ada di sekitarnya dan segera bergerak menyerang dengan menggunakan jurus langkah bayangan kegelapan.
__ADS_1
Semua anggota Klan Liu hanya bisa menerima serangan Heilong tanpa bisa membalas karena mereka semua tak ubahnya seperti sebuah patung di depan Heilong.
Hanya dalam waktu sembilan belas nafas, Heilong telah berhasil membunuh ke-sembilan belas anggota Klan Liu dan menyisakan Liu Gong seorang diri. Itu artinya disetiap nafas yang telah berlalu maka satu nyawa anggota Klan Liu akan menghilang.