
Sosok naga yang muncul dari altar Ras naga adalah seekor naga api yang merupakan sumber dari segala api yang ada di dalam Dunia Surga Kegelapan ini. Jadi, suhu udara yang ada di sekitar altar juga ikut meningkat hingga berkali-kali lipat saat naga api itu muncul.
Di sisi, suhu udara di bagian lain dari Dunia Surga Kegelapan langsung menurut dengan sangat cepat dan menimbulkan badai salju yang cukup dahsyat.
“Naga itu hanyalah sisa jiwa yang ditinggalkan oleh Ras Naga untuk menjaga Altar ini. Akan tetapi, kenapa sisa jiwa seperti itu memiliki kekuatan yang tidak jauh beda dengan seekor naga asli?” ucap Heilong menatap lekat ke arah naga api.
Sebagai orang yang pernah berinteraksi langsung dengan Divine Beast Seiryu dan Shen Long yang merupakan anggota dari Ras Naga, Heilong tentu memahami betul seberapa besar kekuatan yang dimiliki oleh seekor naga. Dan, naga api yang ada di hadapannya saat ini dapat menampilkan kekuatan penuh dari seekor naga.
“Telur naga yang ada disimpan di dalam Altar Ras Naga tentu saja memiliki posisi yang sangat penting bagi kelangsungan hidup Ras Naga. Jadi, sudah sewajarnya jika Ras Naga menggunakan teknik terkuat mereka untuk memperkuat sosok jiwa naga yang menjaga altar ini,” sahut Tian Che.
“Kau benar! Sesuatu yang berharga pasti harus dilindungi dengan modal yang besar untuk menjaga nilainya,” balas Heilong. Ia lalu mengulurkan tangannya ke arah Tian Che. “Ayo bergabung denganku dan kalahkan naga itu sebelum dia berhasil menghancurkan formasi perang pemindah bintang.”
Tian Che segera berubah wujud menjadi Pedang Surga Dao lalu mendarat di genggaman tangan Heilong.
Saat ini, kestabilan formasi perang pemindah bintang telah goyah dan menunjukkan tanda-tanda akan runtuh setelah naga api itu melakukan beberapa serangan pada ke-delapan monster purba yang ada di sekitar formasi.
“Hei, Naga Api! Lawanmu adalah aku.”
Heilong langsung terbang melesat ke arah naga api dan mengayunkan pedangnya ke arah kepala naga.
Bang ...
Suara benturan benda keras seketika terdengar saat pedang surga dao yang ada di genggaman tangan Heilong bertabrakan dengan cakar naga yang berukuran tiga kali lipat dari tubuhnya.
“Ternyata kau adalah dalang dibalik semua keributan ini! Aku akan mencabik-cabik tubuhmu dan menjadikannya penghias dari Altar Suci Ras Naga,” seru naga api dengan niat membunuh yang semakin meluap-luap.
“Oh … Apakah kau pikir aku akan takut dengan ancaman dari sebuah jiwa sepertimu? Jika kau memang memiliki kemampuan maka kejar'lah aku.”
__ADS_1
Heilong segera terbang menjauhi formasi perang pemindah bintang setelah memprovokasi naga api. Ia tak ingin dampak pertempurannya dengan naga api akan menghancurkan formasi perang pemindah bintang dan menghancurkan semua rencana yang telah ia buat.
Dan, Heilong juga sangat yakin jika naga api pasti akan mengejarnya karena Ras Naga memiliki harga diri yang sangat tinggi dan tidak akan pernah membiarkan siapapun yang berani memprovokasi mereka bisa hidup dengan tenang.
“Dasar kau manusia terkutuk! Aku bersumpah bahwa aku tidak akan bisa tenang sebelum aku bisa membunuhmu.”
Naga Api pun segera melesat terbang menyusul Heilong. Ia seakan-akan telah lupa dengan tugas utamanya yaitu menjaga telur naga yang ada di dalam altar ini.
Para monster purba yang ada di sekitar formasi perang pemindah bintang akhirnya menjadi sedikit lebih tenang setelah naga api meninggalkan altar ini. Mereka semua segera memulihkan diri sambil mengembalikan kestabilan formasi perang ini.
**
Puncak Gunung Api Abadi.
Heilong saat ini berdiri di atas puncak gunung api abadi sambil menatap ke arah bawah seakan sedang menunggu kedatangan sesuatu. Siapa lagi kalau bukan naga api?
Sayap Kaisar Phoenix! Ini adalah kekuatan istimewa dari Ras Phoenix yang secara tidak sengaja didapatkan Heilong saat berada di Alam Gaib, Planet Bumi.
Dan, musuh yang memiliki kekuatan yang setara dengan Ras Naga hanyalah Ras Phoenix. Jadi, Heilong saat ini memiliki modal yang lebih dari cukup untuk melawan naga api.
Naga Api menyipitkan matanya saat melihat sayap Kaisar Phoenix terbentang dengan indah di punggung Heilong. “Ternyata manusia itu bukanlah manusia biasa. Pantas saja ia berani begitu kurang ajar pada altar suci yang dibuat oleh Ras Naga. Akan tetapi, kekuatan dari Phoenix yang tidak murni seperti itu tidak akan mampu menandingi kekuatanku.”
Ketika melihat kedatangan Naga Api yang sudah semakin dekat, Heilong segera melesat turun sambil mengarahkan kepalan tangan kirinya ke Naga Api.
Boom ....
Tinju Heilong berhasil mengenai tubuh Naga Api tanpa ada penghalang apapun karena naga api menganggap remeh serangan ini.
__ADS_1
Namun, naga api sama sekali tidak menyadari bahwa Heilong menggunakan kekuatan dari Phoenix Es dalam serangan tinjunya kali ini.
Serangan hawa dingin yang berasal dari tinju Heilong, seketika membuat api yang memancar dari tubuh naga api menjadi padam dan membuat naga itu tersungkur sejauh ratusan meter.
Naga api segera berdiri dan menatap Heilong dengan dingin. Ia belum pernah dikalahkan seperti ini selama hidupnya. Apalagi, apalagi yang menyerangnya adalah seorang manusia yang selama ini memiliki derajat yang lebih rendah di mata Ras Naga.
“Kekuatan Phoenix Es?!” ucap naga api saat merasakan hawa dingin yang sangat kuat mulai menyebar ke seluruh bagian tubuhnya dengan sangat cepat seperti sebuah tanaman merambat.
“Apakah kau terkejut?” sahut Heilong dengan senyum mengejek.
Naga Api sama sekali tak menanggapi ajekan Heilong karena ia saat ini memfokuskan pikirannya untuk melawan serangan hawa dingin yang mencoba membekukan tubuhnya.
Roar ...
Raungan naga yang begitu keras seketika bergema di Dunia Surga Kegelapan saat Naga Api meledakkan semua kekuatan api naga yang ada di dalam tubuhnya.
Aura energi api yang membara seketika kembali memancar dari tubuh naga api bagaikan sebuah gunung yang baru saja meletus dan dapat membubarkan semua serangan hawa dingin yang ada di tubuhnya.
“Aku akan memberikan serangan balasan yang jauh lebih mengerikan dari serangan tinju Phoenix Es milikmu,” ancam naga api.
Heilong menanggapi ancaman naga api itu dengan meledakan semua kekuatan Phoenix Es dan Phoenix Api yang ada di dalam tubuhnya lalu memasukkan kekuatan itu ke dalam Pedang Surga Dao yang ada di tangan kanannya.
Saat ini, dua kekuatan dahsyat yang memiliki sifat saling berlawanan telah menyatu dengan sempurna di dalam pedang surga dao dan membuat bilah pedang itu memancar dua warna yang berbeda di masing-masing sisinya.
Api yang dapat meleburkan benda apapun dan Es yang dapat membekukan dunia.
Heilong segera mengangkat pedangnya ke arah langit lalu menebaskannya dengan kuat ke arah naga api yang saat ini tepat berada di hadapannya dengan tatapan bergetar ketakutan.
__ADS_1