LDP S3 : Permata Dunia Bawah

LDP S3 : Permata Dunia Bawah
Ch. 64 — Apakah Kau Layak?


__ADS_3

Mata Heilong terus tertuju pada para murid Klan Zhang yang sedang memperbaiki formasi perang, terutama pada sebuah benda yang ada di tangan mereka karena benda itu dapat memunculkan array formasi yang digunakan untuk menutup celah pada formasi perang.


Setelah melihat keseluruhannya proses perbaikan formasi perang itu sampai selesai, Heilong akhirnya menemukan kelemahan lain pada formasi perang itu yang tampaknya sama sekali tidak mereka sadari.


“Jadi ternyata begitu.”


Heilong lalu membombardir formasi perang itu dengan jurus pedang membelah bumi.


Boom ...


Suara ledakan terus bersenandung secara bergantian dari berbagai sudut formasi perang saat bayangan-bayangan pedang raksasa menghujani formasi perang itu tanpa ampun.


Ya! Heilong sengaja menyerang formasi perang itu secara acak hingga membuat formasi perang itu mengalami kerusakan yang cukup besar di beberapa titik. Sebab, ia tahu jika Klan Zhang tidak memiliki cukup banyak array formasi sihir yang dipergunakan untuk memperbaiki kerusakan pada formasi perang.


Array formasi sihir seperti itu pasti harganya tidak murah dan Heilong sangat paham jika Klan Zhao juga tidak akan mungkin menjual array formasi sihir sekuat itu dengan jumlah banyak. Klan Zhao pasti menentukan batas pembelian untuk menjaga pondasinnya agar tidak sampai kalah dengan Klan Zhang.


Para prajurit yang bertugas untuk memperbaiki formasi perang menjadi sedikit kebingungan. Sebab, array formasi perbaikan yang ada di tangannya mereka jumlah hanya seperempat dari jumlah kerusakan yang telah dibuat Heilong. Jadi, pasti butuh waktu yang cukup lama bagi mereka untuk dapat memperbaiki kerusakan sebanyak itu.


Dari pusat formasi perang, Zhang Wei terus mengamati pergerakan Heilong yang mencoba untuk merusak formasi perang buatan.


Bagi Zhang Wei, apa yang baru saja dilakukan Heilong dengan menyerang secara brutal adalah sebuah tindakan yang terlalu gegabah dan sangat menguras tenaga. Namun, dampak dari serangan itu telah membuatnya sakit kepala karena ia saat ini tengah sibuk pengatur para murid Klan yang memiliki kemampuan untuk memperbaiki formasi perang.


“Orang ini ternyata tidak bisa dianggap remeh. Dia sama sekali tidak merasa gentar untuk melawan formasi perang buatanku walaupun dia hanya maju seorang diri.” Zhang Wei memuji keberanian dan kemampuan cara berpikir Heilong yang dengan cepat dapat menemukan kelemahan formasi perang buatannya.


Melihat para anak buahnya yang sedang kebingungan untuk mencari cara bagaimana caranya memperbaiki semua kerusakan yang terjadi pada formasi perang ini dengan lebih cepat, Zhang Wei akhirnya memutuskan untuk merubah formasi perang ini menjadi sebuah formasi perang tipe menyerang karena sebuah formasi perang tipe menyerang tidak membutuhkan terlalu banyak bagian seperti formasi perang tipe pertahanan.


Para murid Klan Zhang segera bergerak ke posisi tertentu sesuai dengan perintah yang diberikan oleh Zhang Wei.


Dalam waktu sepuluh nafas, formasi perang yang awalnya berbentuk sebuah labirin telah berubah bentuk menyerupai sebuah anak panah dengan Zhang Wei sebagai mata formasi karena hanya dia yang memiliki tingkat kultivasi paling tinggi di dalam kelompok ini.

__ADS_1


Heilong hanya menyipitkan matanya saat menyaksikan begitu terampilnya Zhang Wei dapat mengatur sebuah formasi perang. Sebab, formasi perang serumit itu dapat diubah dengan begitu mudah dan hanya membutuhkan waktu yang sangat singkat.


“Kemampuanmu dalam mengatur sebuah formasi perang memang sangat hebat. Tapi, apakah kau yakin jika formasi perang seperti itu akan mampu menahan serangan pedangku?” Heilong mengarahkan ujung pedangnya ke arah Zhang Wei.


“Siapa bilang aku hanya akan berdiam diri dan menunggu datangnya sarangmu. Aku akan menyerangmu dengan formasi perang panah Iblis buatanku ini.”


Begitu Zhang Wei memberi perintah, semua anggota Klan Zhang yang tergabung dalam formasi perang ini langsung meledakkan semua kekuatan yang ada di dalam diri mereka. Dan, kekuatan yang sangat besar itu akan dikirimkan ke ujung tombak yang ada di tangan Zhang Wei.


Heilong tentu saja tak akan diam saja melihat Zhang Wei sedang menyiapkan kekuatan untuk menyerangnya. Ia segera memasukkan Qi elemen air dalam jumlah yang sangat besar ke dalam pedang surga dao.


Permukaan tanah mulai berguncang dan langit menjadi bergemuruh karena kuatnya tekanan Qi elemen air yang dipancarkan Heilong.


Pusaran air raksasa dengan arus yang sangat kuat juga mulai terbentuk di bawah kaki Heilong.


Saat ini, wilayah padang pasir yang seharusnya sangat tandus telah terbelah oleh pusaran air yang begitu menakutkan.


Zhang Wei dengan terpaksa memerintahkan semua anak buahnya untuk berhenti bergerak agar tidak terseret oleh pusaran air itu. Ia juga semakin memperkuat kekuatan Dao Tombak di ujung tombaknya untuk berjaga-jaga jika Heilong tiba-tiba melakukan serangan.


...“Tebasan Ombak Pantai Selatan.”...


Qi elemen air yang memancar dari pedang surga dao, tiba-tiba berubah menjadi sebuah ombak raksasa dan menghantam formasi perang yang ada di depannya.


Kekuatan ombak yang sangat dahsyat ini membuat puluhan murid Klan Iblis Zhang yang ada di sebelah kiri formasi perang terpental dan membuat kekuatan formasi perang itu sedikit melemah.


Heilong yang berdiri layaknya seorang dewa penghancur hanya menyeringai saat melihat bagian kiri formasi perang buatan Zhang Wei telah rusak parah dan tidak mungkin diperbaiki lagi.


Ia kembali memasukkan Qi elemen air dalam jumlah besar ke dalam pedang surga dao lalu mengayunkannya ke sebelah kanan formasi perang.


...“Tarian Air Mengguncang Benua.”...

__ADS_1


Ratusan ombak dengan arus yang sangat kuat seketika muncul di depan Heilong dan langsung menghantam formasi perang dewa Iblis.


Puluhan murid Klan Zhang yang menjaga sebelah kanan formasi perang juga mengalami hal yang sama, mereka semua langsung terpental dengan jarak yang sangat jauh saat serangan jurus pedang Heilong menghantam mereka.


Zhang Wei hanya bisa melihat dengan getir saat kekuatan formasi perang yang ia buat telah menurun hingga enam puluh persen hanya karena dua kali serangan pedang. Ia harus tetap fokus menjaga bagian tengah formasi dan mencari kesempatan untuk menyerang Heilong.


“Bagaimana? Apakah kau masih bersikeras untuk melawaku?” seru Heilong.


“Aku adalah Zhang Wei. Aku tidak akan pernah menyerah dalam sebuah pertarungan,” jawab Zhang Wei tanpa ragu.


“Kau adalah Iblis pertama yang bisa membuatku sangat terkesan. Karena itu terimalah seranganku ini.”


Heilong kembali menggerakkan pedang surga dao dan melakukan gerakan sebuah jurus yang terlihat sangat kuat. Sebab, setiap kali dia mengayunkan pedangnya, maka hembusan angin yang sangat kuat akan muncul.


...“Ombak Lautan Menembus Badai.”...


Gelombang tsunami raksasa langsung muncul ketika Heilong mengayunkan pedangnya ke arah formasi perang panah Iblis dan menghantamnya tanpa ampun.


Formasi perang panah Iblis akhirnya hancur dan semua anggota Klan Zhang yang membentuk formasi perang itu tidak diketahui keadaannya. Namun, Heilong sangat yakin jika sebagian besar dari mereka telah terbunuh.


Hanya Zhang Wei saja yang berhasil selamat dari serangan Heilong kali ini karena ia telah menggunakan kekuatan Dao Tombak untuk melindungi dirinya.


Melihat banyak sekali korban yang berjatuhan, Zhang Wei akhirnya memberikan perintah para anggota Klan yang berhasil selamat untuk mundur. Ia tidak bisa menanggung amarah Raja Iblis Zhang jika sampai semua murid Klan yang ia bawa dalam tugas kali ini terbunuh.


“Bagus sekali! Kamu ada orang pertama yang berhasil menghancurkan dua formasi perang buatanku seorang diri. Jika kau berani, aku ingin menantangmu berduel,” ucap Zhang Wei dingin sambil mengacungkan tombaknya.


“Apakah kau layak untuk menantangku? Sepertinya kau sama sekali tidak sadar dengan posisimu saat ini,” jawab Heilong mengejek.


Beberapa anggota Klan Zhang yang berhasil selamat hanya melihat berani melihat mereka ber-dua dari kejauhan dan berharap jika Zhang Wei akan mampu mengalah Heilong.

__ADS_1


“Layak atau tidak kau akan tahu jika kita telah bertarung. Namun, aku memiliki syarat. Apapun yang terjadi denganku maka kau tidak boleh menyentuh anggota Klan Zhang yang tersisa,” Zhang Wei mencoba mengajukan syarat untuk melindungi anggota Klan Zhang yang tersisa.


“Benar-benar tidak tahu diri! Aku tidak akan menerima syarat apapun karena sudah sejak awal aku katakan bahwa kedatanganku adalah untuk mengurangi populasi Ras Iblis. Jika kau berhasil menang dan membunuhku maka mereka semua secara otomatis akan selamat,” seru Heilong yang sama sekali tak berminat melakukan tawar menawar dengan para iblis.


__ADS_2