
** Note : Energi yang sangat kacau akan disebut energi kekacauan untuk mempersingkat kata.
#####################
Sebelumnya Heilong memang sering memasuki sebuah lorong dimensi melalui portal dimensi yang telah terbentuk secara sempurna. Jadi, energi di dalam portal dimensi itu secara alami akan sangat stabil.
Namun, memasuki sebuah portal dimensi melalui retakan dimensi yang dipenuhi dengan pusaran energi sangat kacau, tidak diragukan lagi itu adalah pengalaman pertama kali bagi Heilong.
Awalnya ia berpikir bahwa sebuah retakan dimensi tidak akan menyimpan begitu banyak bahaya. Akan tetapi, setelah memasuki secara pribadi Heilong baru menyadari bahwa pikirannya itu terlalu naif.
Pantas saja selama ini Alam Dewa hanya memiliki beberapa orang Dewa saja yang mampu menguasai Dao Ruang dengan cukup tinggi dan membuat sebuah portal dimensi.
“Pusaran energi yang sangat kacau ini ternyata memiliki kekuatan yang setara dengan petir surgawi. Jangan-jangan pusaran energi ini adalah energi kekacauan yang sering ditakuti oleh para dewa saat menyusuri sebuah portal dimensi.”
Heilong teringat beberapa kata yang pernah diucapkan Li Ziqi saat pertama mengajaknya memasuki sebuah portal dimensi. Saat itu, Li Ziqi berkali-kali telah memperingatkan Heilong agar kabur sejauh mungkin jika melihat sebuah pusaran energi yang sangat kacau di dalam portal dimensi.
Akan tetapi, setelah mampu menaklukkan beberapa pusaran energi kekacauan berukuran kecil, Heilong menjadi semakin tertantang untuk menaklukkan pusaran energi kekacauan dengan ukuran yang lebih besar sekaligus untuk menguji sampai seberapa kuat kekuatan Dao Ruang yang ia miliki.
Dengan semangat membara, Heilong mengalirkan kekuatan Dao Ruang ke dalam ke-dua tangannya dan melesat lurus ke pusaran energi kekacauan setinggi delapan meter.
Seketika, petir yang terbentuk dari energi kekacauan langsung menyerang Heilong tanpa ampun hingga membuat pakainya compang-camping. Sensasi seperti ini pernah dirasakan Heilong saat ia akan menerobos hambatan kultivasinya dibawah ujian petir surgawi.
Heilong sama sekali tak mengambil langkah mundur karena serangan petir kekacauan ini sama sekali tak memberikan luka yang berarti pada tubuhnya yang memang telah ditempa berkali-kali oleh Li Ziqi dengan sebuah teknik khusus.
Ia malah semakin mempercepat gerakannya dan mempersempit jarak antara dirinya dengan pusaran energi kekacauan itu.
__ADS_1
Hanya dalam waktu sepuluh nafas, Heilong telah sampai di depan pusaran energi kekacauan dan langsung menghantamkan kekuatan Dao Ruang yang ada di ke-dua tangannya.
Benturan pertama antara kekuatan Dao Ruang miliknya dengan pusaran energi kekacauan sempat membuat lorong dimensi ini bergetar dan membuat pusaran energi kekacauan berhenti berputar selama beberapa detik.
“Ternyata begitu. Dari luar pusaran energi kekacauan ini seperti menggunakan prinsip gaya sentrifugal untuk bergerak. Akan tetapi, pusaran energi kekacauan ini sebenarnya menggunakan prinsip gaya sentripetal. Pantas saja selama ini jika ada yang terjebak di dalam pusaran energi kekacauan maka jarang ada yang biasa kembali.”
Heilong menyipitkan matanya saat mengamati perubahan yang terjadi pada pusaran energi kekacauan dan akhirnya menemukan sesuatu yang dapat membantunya untuk menemukan kelemahan dari pusaran energi kekacauan itu.
Seperti pepatah lama di Planet Dreamland memukul tanpa tujuan tak akan menghasilkan apapun kecuali kekalahan. Hanya mereka yang mau mengamati segala perubahan dengan baik maka Dia'lah yang akan menemukan jalan kemenangan.
“Aku sangat bersyukur karena aku tak pernah sekalipun bolos perjalanan fisika meskipun aku sangat mencintai segala sesuatu yang berhubungan dengan masakan atau aku tak akan pernah menemukan cara menaklukkan pusaran energi kekacauan ini.”
Heilong lalu menggerakkan ke-dua tangannya yang telah diselimuti kekuatan Dao Ruang berputar berlawan arah dengan pusaran energi kekacauan itu. Ya! Heilong memanfaatkan gaya sentrifugal untuk melemahkan gaya sentripetal yang dimiliki pusaran energi kekacauan.
Heilong membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk menaklukkan pusaran energi kekacauan setinggi delapan meter ini dan tubuhnya terasa sangat lelah karena terus menerus menggunakan kekuatan Dao Ruang diluar batas kemampuan tubuhnya.
Namun, Heilong merasa sangat puas dengan hasil yang ia dapatkan. Sebab, pemahamannya tentang Dao Ruang telah mengalami sedikit peningkatan.
Setelah puas berlatih di dalam lorong dimensi ini, Heilong kembali menggunakan ke-dua jarinya yang diselimuti kekuatan Dao Ruang untuk membuat retakan dimensi lain sekaligus jalan keluar dari tempat ini.
Heilong sebenarnya masih mengingat letak retakan dimensi yang ia buka sebelumnya. Namun, ia masih belum ingin kembali ke Paviliun Klan Zhao untuk saat ini.
Selain itu, entah kenapa firasatnya seolah-olah menuntunnya untuk pergi ke arah ini. Mungkin saja ia bisa menjumpai hal baik jika mengikuti firasatnya itu.
Tanpa mengeluarkan banyak tenaga, retakan dimensi lain telah terbuka dan Heilong langsung masuk ke dalamnya.
__ADS_1
**
Paviliun Klan Fu.
“Putri, airnya telah siap untuk anda gunakan. Sesuai dengan perintah Putri, hamba telah memasukkan berbagai macam bunga ke dalam bak mandi.”
Seorang pelayan wanita sedang berbicara dengan Fu Rong dengan nada yang sangat lembut. Dan, dari cara bicara pelayan ini saja, seseorang bisa menilai bahwa Fu Rong telah memperlakukan semua pelayanannya dengan sangat baik.
Fu Rong mengangguk. “Kalau begitu kau boleh meninggalkan kamar ini dan pergilah ke taman lalu siapkan teh yang terbuat dari daun melati bintang kegelapan yang baru aku panen kemarin. Aku akan segera menyusul ke taman sebentar lagi.”
“Baik, Putri.”
Pelayan itu segera meninggalkan tempat ini dan pergi ke Paviliun kecil yang ada di taman pribadi milik Fu Rong. Selain ijin khusus dari Fu Rong, tidak ada siapapun yang diperbolehkan memasuki taman ini.
Fu Rong memang memiliki kebiasaan untuk merawat dirinya sendiri. Karena itu, ia selalu meminta pelayan untuk meninggalkan kamarnya saat ia sedang mandi dan merias diri.
Satu per satu pakaian kerajaan dengan motif yang sangat indah terlepas dari tubuh Fu Rong dan memperlihatkan tubuhnya yang begitu itu dengan kulit secerah bulan dan selembut sutra.
Saat ini, hanya ada satu benda yang melekat di tubuh Fu Rong yaitu sebuah kalung yang muncul bersamaan dengan kelahirannya. Ia selalu merasa jika liotin yang ada pada kalungnya hanya'lah sebuah serpihan. Namun, ia tidak tahu kemana harus mencari serpihan yang lain.
Suara tetesan air terdengar bergemericik saat Fu Rong menenggelamkan tubuhnya ke dalam bak mandi.
Bau harum semerbak berbagai macam bunga yang ada dimiliki air ini membuat pikiran Fu Rong menjadi nyaman dan melupakan sejenak berbagai macam urusan Klan yang cukup rumit.
Akan tetapi, masa tenangnya itu tidak berlangsung lama karena ia tiba-tiba terusik dengan pancaran Dao Ruang yang cukup kuat di sekitar kamarnya.
__ADS_1