Love Is On Air With Mr.CEO

Love Is On Air With Mr.CEO
ULAH ROSA LAGI


__ADS_3

Part 41 " Ulah Rosa Lagi "


" CEO Group JJ kepergok selingkuh "


" Muncul pihak ketiga dalam Rumah Tangga Morgan "


" Cinta Lama Bersemi Kembali, Di Tengah Kehamilan Istri Morgan "


" Woman Support Woman, #SaveNyonyaMorgan "


Hari ini berbanding terbalik dengan kebahagiaan sesaat ku saat bersama Morgan kemarin.


Pagi hari ku sudah begitu ricuh dan kacau karena banyak nya wartawan yang menunggu di lobby apartmen ku sampai para security tidak sanggup menahannya.


Sedangkan aku yang baru memegang dan memeriksa ponsel, begitu terkejut dan shock melihat banyaknya artikel lengkap dengan foto paparazi yang mengambil gambarku saat bersama Morgan.


Saat ini, semua orang menganggap ku sebagai pengganggu rumah tangga Morgan.


Dan aku tidak mengira bahwa ketenangan Rosa, bukan karena dia merenungkan kesalahannya.. tetapi karena ia ingin memberikan serangan yang luar biasa seperti ini kepadaku.


Di tengah rasa shock ku, tiba tiba ada panggilan masuk ke ponsel ku dari Morgan.


M : Sesil, kamu baik baik saja?


S : Morgan.. kenapa.. semua jadi seperti ini..


M : Kamu tenang saja, aku akan membereskan semuanya


S : Tapi.. semua berita ini sudah menyebar.


M : Sesil.. aku mohon, kali ini.. apapun yang terjadi.. jangan menyerah pada hubungan kita.. aku sudah berhasil memblokir beberapa situs yang memuat berita tentang kita.. Dan aku juga siap untuk konferensi pers..


S : Konferensi pers??


M : Iya, Rosa sudah tidak tertolong lagi.. aku akan menceritakan semua kejadian yang sesungguh nya kepada semua orang..


S : Tapi Morgan.. itu bisa membahayakan anak mu


M : Tidak ada jalan lain Sesil.. Selama ini aku berusaha untuk manusiawi kepada perempuan itu, tapi dia sudah sangat keterlaluan.


Sesil.. yang aku inginkan dari mu adalah.. jangan lepaskan aku.. Aku tidak mau, kita berpisah lagi. Aku.. mencintai mu


Saat ini pikiran ku begitu kacau, situasi menjadi sangat buruk.


Bahkan aku merasa takut, apakah keputusan ku dengan menunggu Morgan adalah keputusan yang benar.


Beberapa saat setelah aku mencoba menenangkan diri dan berpikir..


Kak Shelo datang ke apartmen ku..

__ADS_1


Belum sempat aku mempersilahkan kakak duduk, sebuah tamparan mendarat di pipi ku dengan keras untuk pertama kali nya..


" Kamu Gila Sesil. " Bentak Kak Shelo kepadaku sambil berurai air mata.


" Bukankah waktu itu.. kakak sudah bilang, akhiri saja hubungan kalian.. Lihat !!! Dia hanya membuat mu menderita. " Lanjut Kak Shelo naik pitam.


" Kak.. aku jelaskan dulu.. Semua ini, bukan salah Morgan sepenuhnya.. " Kata ku mencoba menceritakan semuanya kepada kakak.


" CUKUP !!! Kemasi barang barang mu.. ikut kakak pulang. Aku tidak bisa melihat mu mengalami hal hal mengerikan seperti ini. " Sahut Kak Shelo yang bahkan tidak mau mendengarkan penjelasan ku lebih lagi.


Namun aku sangat memahami nya, ia begitu menyayangi ku dan berharap bahwa kisahku tidak semenyedihkan kisah nya.


Namun apa yang bisa kulakukan.. ketika hati ku tertambat pada seorang CEO bernama Morgan dan kisah cinta ku menjadi rumit.


Di Apartmen Morgan..


" ROSAA !!! " Teriak Morgan sangat marah, dan tahu pasti siapa dalang di balik semuanya.


" Ada apa Morgan, kenapa kamu harus berteriak?" Sahut Rosa dengan senyum liciknya.


Ia bahkan dengan terang terangan menunjukkan sifat asli nya di hadapan Morgan.


" Sebenarnya apa mau mu, kenapa kamu selalu mencari masalah dengan ku. " Sahut Morgan sambil mencengkeram kerah pakaian Rosa karena terlarut dalam emosi.


" Kenapa kamu masih bertanya. Aku hanya lah seorang istri pada umum nya, yang tidak sudak dengan kehadiran perempuan lain. " Jawab Rosa santai tidak takut.


" Kamu benar benar iblis. Tidak cukupkah kamu menghancurkan hidup ku saja? " Sahut Morgan lagi.


Morgan pun melepaskan cengkeramannya dan menjauh dari wanita jahat itu. Ia mulai mengatur nafasnya dan sekejap ekspresi wajah Morgan mulai santai.


" Oke. Aku akan meladeni permainan mu. Aku akan menceraikan mu sekarang juga.. " Kata Morgan membuat Rosa tercengang.


" Sampai kapan pun, aku tidak sudi menjadi milikmu. Aku pikir, dengan membiarkan mu berada di sisi ku sampai anak itu lahir, adalah keputusan terbaik. Tapi aku salah.. " Kata Morgan lagi.


" Aku sudah sangat muak dengan mu. Kita bercerai sekarang juga. " Keputusan Morgan dengan mantap.


" Apa?? Jadi dengan kata lain.. kamu membuang anak mu juga.. Ingat Morgan, aku bisa melakukan apapun pada bayi ini.. Jangan menantangku. " Ancam Rosa yang lagi lagi mengatasnamakan bayi tidak bersalah itu.


" Bahkan seekor hewan bisa menjaga dan menyayangi anak nya. Ternyata kamu.. lebih keji dari seorang hewan. " Ucap Morgan dengan kasarnya dan mengakhiri pembicaraan mereka.


Entah mengapa mendengar perkataan itu, hati Rosa begitu sakit seakan tersayat pisau yang begitu tajam.


Morgan selalu berhasil membuat Rosa begitu marah dan frustasi.


" Brengsek. " Kata Rosa sambil dengan sembarangan meminum alkohol yang jelas jelas tidak baik untuk kadungannya.


Sedangkan aku sudah berada di rumah kak Shelo..


Dengan adanya berbagai macam pemberitaan negatif itu, Aku terpaksa tidak bisa beraktifitas seperti biasanya.

__ADS_1


Saat ini banyak orang terutama kaum wanita begitu membenci ku.


Aku hanya bisa menangis dan pusing memikirkan permasalahan asmaraku dengan Morgan yang tidak berujung.


Kak Shelo semakin menentang hubungan kami dan mengurungku dirumah sampai Morgan benar benar pergi dari hidupku.


Bahkan tidak sedikit juga wartawan mencari informasi kepada beberapa kenalan ku.


Keadaan saat ini, lebih kacau dari sebelumnya.


" Sekarang kamu lihat sendiri kan.. hidup mu jadi kesulitan. " Kata kak Shelo yang semakin ketat mengawasi ku.


" Aku tahu kak.. tapi kejadian sebenarnya, Morgan dijebak oleh wanita itu.. sehingga ia terpaksa bertanggung jawab. " Ucapku mencoba menjelaskan.


" Sesil.. mau dia dijebak atau apalah.. kakak tidak peduli.. yang kakak pedulikan adalah kamu. Kakak tahu betul bagaimana menderitanya menjalani hubungan yang rumit seperti ini. Tidak bisakah sekali saja.. kamu menuruti kakak, jangan bersama Morgan lagi. " Kata kak Shelo yang sangat sangat khawatir kepadaku.


" Maaf kak, aku membuat mu sedih. Aku juga tidak bermaksud begitu.. hanya saja, perasaan ku pada Morgan.. Aku, mencintai nya. Hiks. " Tangisku pun pecah di pelukan kak Shelo.


Seharian ini aku dan Morgan tidak melanjutkan komunikasi sama sekali.


Morgan sibuk membereskan semua berita yang dikendalikan oleh Rosa.


Selain itu, keputusan Morgan yang ingin menceraikan Rosa lebih cepat, tidak tertahan lagi.


Perkataan Morgan terus terngiang ngiang di kepala ku..


Dimana ia memohon kepadaku untuk tidak menyerah terhadap hubungan kami, namun.. hari ini aku merasa kehilangan tenaga untuk berjuang.


Aku membuat keluarga ku sedih, aku bahkan di skors dari perusahaan karena membawa dampak yang buruk dan bisa saja.. aku akan diberhentikan.


Malam ini, berkali kali aku mengabaikan panggilan telepon dari Morgan dan menangis putus asa di dalam kamarku.


M : Sesil.. kamu dimana? Aku khawatir padamu. Kumohon bertahanlah.. aku sedang menyelesaikannya satu demi satu.


Aku bahkan tidak bisa membalas pesan Morgan.


Tuk tuk tuk


Kak Arvi, mengetuk dan masuk ke kamarku setelah mengetahui semuanya.


" Bisa kita bicara sebentar?? " Tanya kak Arvi menghampiri ku.


" Kak Arvi.. ada apa? " Tanya ku sambil menghapus air mata yang membasahi pipiku.


" Kamu baik baik saja? "


" Tentu saja.. aku sedang tidak baik kak. " Jawabku.


" Hmmm.... Sesil, kamu tahu bahwa kami menyayangi mu.. Hati kami begitu miris melihat pemberitaan di luar sana tentang mu. " Kata kak Arvi sedih.

__ADS_1


" Aku tahu kak. Hubungan ku dengan Morgan.. begitu rumit. Mungkin ini adalah teguran untuk ku, karena aku mempertahankannya.. aku kehilangan pekerjaan yang kusukai, aku dibenci banyak orang bahkan aku membuat kalian sedih. " Jawab ku tidak bisa menahan tangisku.


Kak Arvi pun memeluk ku dengan penuh kasih sayang, dia adalah kakak ipar terbaik yang kumiliki.


__ADS_2