
Saat Ken mengangkat wajah Luna tetesan air mata telah jatuh dikedua pipinya. Ken melepaskan tangannya dan membalikkan tubuhnya membelakangi Luna.
"Apa kamu sudah melakukannya dengan Bryan? Apa kamu juga menawarkan tubuhmu kepada Bryan?" Tanya Ken.
"Kamu pikir aku wanita apa? Kamu pikir Bryan sebrengsek kamu yang selalu meminta tubuhku?"
"Cih.. kamu memang gadis yang paling bodoh aku temui. Apa otakmu setumpul itukah sekarang? Lelaki yang meninggalkan kamu itu kamu katakan tidak brengsek? Dia tidak mencintaimu lagi bodoh jadi berhenti menangisi dia." Kata Ken dengan keras.
"Aku memang bodoh Ken, aku perempuan terbodoh didunia ini. Hiks..hiks..hiks.." Luna menarik lututnya dan menyembunyikan wajahnya kedalam kedua lututnya yang dia tekuk.
"Jika kamu ingin dia kembali itu terlambat tetapi jika kamu ingin dia menyesali karena telah memutuskanmu itu belum terlambat." Ucap Ken.
"Bagaimana caranya?" Jawab Luna kini dia mengangkat wajahnya melihat tubuh Ken dari belakang.
"Menikahlah denganku!" Balas Ken. Kini dia membalikkan badannya. Ken meraih tangan Luna dan menggenggamnya dengan erat.
"Aku serius Lun, menikahlah denganku. Aku tidak memaksakanmu untuk berhubungan denganku jika sudah menikah dan kamu hanya fokus untuk membalas Bryan."
"Mengapa kamu melakukan ini Ken?" Tanya Luna.
"Karena aku mencintaimu Lun. Aku serius dengan ucapanku!"
__ADS_1
"Mengapa kamu selalu menyiksaku?"
"Karena aku mencintaimu!"
"Ken aku sangat membencimu sejak dulu dan sangat tidak mungkin jika aku menikahimu. Jika aku menikahimu mungkin hanya ada dua alasan yang pertama karena aku menyukai uangmu dan yang kedua karena aku ingin membuat Bryan menyesal meninggalkan aku!" Ucap Luna dengan berderai air mata.
"Aku tidak peduli alasanmu menikah denganku karena apa!" Sahut Ken.
"Kapan kita menikah?" Kata Luna tegas.
"Sebelum Bryan melangsungkan pernikahannya!" Kata Ken dengan serius.
"Toko itu telah menjadi milikmu bodoh! Aku membelinya untukmu."
"Apa?" Luna terkejut.
"Sebagai gantinya kamu harus menemaniku seharian disini. Aku telah banyak mengeluarkan uang untukmu dan itu semua tidak gratis. Aku akan melangsungkan pernikahan mewah untuk membuat Bryan patah hati dan semua itu butuh uang banyak."
"Aku tidak pernah memintanya!" Ucap Luna.
"Aku melakukan untukmu tanpa kamu harus memintanya."
__ADS_1
"Aku tidak bisa mencintaimu Ken."
"Aku akan selalu mencintaimu Lun!"
"Ken aku serius. Aku mohon menikahlah dengan orang lain karena kamu dan aku tidak pernah cocok untuk bersama."
"Aku serius akan menikahimu Lun! Aku sudah terbiasa patah hati karenamu!"
"Kamu kasar, egois, suka memakiku, suka seenaknya, dan aku masih menyimpan dendam karena ulahmu dulu yang selalu menyiksaku!"
"Pokoknya pernikahan ini akan tetap berlangsung. Jika kamu menolaknya aku akan selalu menyiksamu dan membuat hidupmu akan menderita."
"Kamu mengancamku!" Ucap Luna menunjuk Ken.
"Akan aku lakukan jika kamu berani menolak pernikahan ini."
"Ken kamu jahat!" Luna berteriak sambil memukul dada Ken yang tidak menggunakan baju.
"Aku dididik dengan kekerasan, aku tidak mempunyai ibu sebagai panutan, aku mempunyai ayah yang keras, aku selalu dipukuli jika melakukan kesalahan dan aku tidak bisa menjadi lelaki seperti Bryan yang kamu impikan itu!. Berhentilah menangisi dia karena aku bisa membunuhnya jika kamu terus seperti ini!" Bentak Ken, kini dia menahan tangan Luna.
"Aku membencimu Ken, sangat membencimu hiks..hiks..hiks.." Luna kembali mengeraskan suaranya.
__ADS_1