Love My Enemy

Love My Enemy
Episode 22


__ADS_3

Hari pernikahan Ken dan Luna berlangsung sangat mewah. Pengawal yang di kerahkan untuk menjaga pernikahannya terdapat disetiap sudut tempat itu. Ken begitu terpukau saat kedatangan Luna didampingi oleh Farah dan Bella. Bastian juga terlihat hadir dalam acara yang bertema garden party tersebut.


Luna yang menggunakan pakaian putih dan diberi mahkota pada bagian kepalanya membuatnya semakin cantik. Ken tak berkedip hingga Luna telah berada dihadapannya. Proses pernikahan telah berlangsung dengan sakral sehingga mereka telah sah menjadi sepasang suami istri dimata agama dan negara.


****


Malam harinya Ken masih merayakan pesta dirumahnya tetapi hanya kerabat dekat yang hadir dalam acara tersebut. Bastian dan Bella tak henti-hentinya bertanya kepada dua sahabat mereka tentang pernikahan ini apakah hanya sandiwara atau atas dasar cinta.


"Hahaha aku sudah bilang kamu akan menikahi gadis bodoh itu kan?" Ucap Bastian tertawa.


"Kau mau mati? Berani sekali kau mengatakan istriku gadis bodoh? Apa kamu tidak tahu jika dia wanita terpintar disekolah kita dulu."


"Apa hahahaha? Ken kau sakit? Aku lihat kamu kena karma karena selalu menghinanya dulu. Lihat wajahmu begitu bahagia saat menatap Luna hahaha." Bastian masih terpingkal-pingkal tertawa.


"Jangan banyak bicara aku hampir gila selama sebelas tahun ini karena patah hati. Aku sangat sulit untuk mendapatkan pernikahan ini." Ucap Ken tapi matanya sibuk memperhatikan Luna sejak tadi.


"Ken selamat atas penikahanmu." Ucap tamu undangan yang baru tiba.


"Terima kasih silahkan nikmati hidangannya."


"Kamu tidak menemaninya disana?" Kata Bastian kini matanya juga memandang ke arah Luna.


"Biarkan saja dia bersama teman-temannya."


"Dia semakin cantik." Sahut Bastian.

__ADS_1


Prakkk.. Ken memukul kepala Bastian.


"Awww bukan istrimu brengsek tapi Bella!" Balas Bastian.


"Istriku lebih cantik dari semua wanita disini."


"Iyalah terserah padamu bucin!" Bastian meledek lalu berlari ke arah Luna dan Bella berkumpul.


Bastian berjalan mendekati Bella yang sedang tertawa lepas bersama teman-teman SMA mereka dulu.


"Lama tak jumpa Bastian." Sapa Luna.


"Hai kamu semakin cantik Luna." Puji Bastian hendak memeluk Luna tetapi matanya kini melihat kearah Ken yang sedang menyorotnya dengan tatapan membunuh. Bastian kini mundur selangkah menjauhi Luna dan mencari solusi agar terhindar dari tatapan Ken.


"Hai Bella lama tak jumpa kamu semakin cantik." Ucap Bastian kini dia menggoda Bella.


"Ehem boleh tidak jika aku jadi pacarmu?" Tanpa basa basi sifat play boy Bastian mulai dia perlihatkan.


"Kamu lihat ini apa?" Bella mengangkat jari manisnya.


"Yah anak sekolah dasar juga tahu jika itu cincin, Bella." Ucap Bastian kini dia mengeluarkan sisir dari saku celananya lalu merapikan rambutnya yang sebenarnya tidak berantakan itu.


"Sumpah yah aku jijik melihat dia." Batin Bella.


"Emang yah kamu itu ***** dari dulu. Jika cincin melingkar dijari manis wanita berarti dia sudah tunangan Bastian. Aku sudah tunangan dan cobalah untuk mencari gadis lain yang sesuai dengan sifatmu yang lebay itu." Sahut Bella sedikit emosi.

__ADS_1


"Kan baru tunangan belum menikah? Tuh lihat temanmu sih Luna udah pacaran bertahun-tahun eh pas nikah jadinya sama orang lain. Lebih parahnya lagi dia menikah sama musuhnya!" Bastian mengeraskan suaranya hingga Luna menatapnya dengan tajam.


"Lihat Luna sedang menatapmu dengan tajam!" Pinta Bella kepada Bastian.


"Hehehe Luna aku hanya bercanda." Bastian tersenyum takut lalu melarikan diri dari kerumunan wanita-wanita yang sedang berkumpul itu.


****


Setelah semua tamu undangan pergi mereka masuk kedalam kamar. Ken dan Luna terlihat sangat canggung hingga beberapa kali mereka terlihat salah tingkah saat mata mereka sedang beradu pandang satu sama lain.


Luna duduk disofa sedangkan Ken telah merebahkan tubuhnya diatas kasur. Ken berpura-pura sibuk dengan ponselnya sedangkan Luna kini memutar televisi. Saat Luna sedang menonton terdengar bunyi pesan chatnya.


"Kamu tidak sungguh-sungguh mencintai Ken kan?"


"Lun aku minta maaf?"


"Luna aku mencintaimu?"


"Luna aku mohon kembalilah kepadaku?"


"Luna kamu tahu jika Ken sangat kasar kepadamu? Kamu pernah bilang tidak menyukai orang yang kaya tetapi mengapa kamu menikahi Ken?"


"Luna mengapa kamu hanya membaca pesanku tanpa membalasnya?"


Luna meletakkan kembali hpnya disamping tempat duduknya sambil menggigit kukunya.

__ADS_1


Apa yang harus aku lakukan? Mengapa Bryan kembali disaat seperti ini? Tapi jika aku kembali kepadanya mungkin aku akan menjadi wanita paling bodoh didunia ini seperti kata Ken. Bryan telah selingkuh Luna, sadarlah dia bukan pria baik untukmu.


Luna tidak sadar jika sebenarnya Ken terus memperhatikan raut wajah Luna yang nampak kebingungan dengan perasaannya. Ken tahu jika Luna belum bisa melupakan Bryan semudah itu hanya karena menikah dengannya.


__ADS_2