
Kegiatan masak masih berlangsung, Nata memilih untuk kembali ke ruang tamu meninggalkan Nia dan ibunya yang sedang memasak.
"Neng, di Jakarta tinggal tunggal dimana?" tanya Mak Leha.
"Saya ngontrak di dekat pabrik Bu." Jawab Nia Sambil mengaduk olahan rendangnya.
"Sendiri?" Tanya Mak Leha Sambil menyiapkan piring untuk mereka makan
"Berdua sama teman Bu." Jawab Nia
Mak Leha menanyakan banyak hal pada Nia.
Tentang dirinya bahkan keluarganya.
Nia pun menjawab apa adanya.
Tentang ibunya yang hanya buruh cuci dan Ayahnya yang pergi sejak lama.
"Rendangnya sudah matang. Ayo kita makan." Ajak Mak Leha
Nia hanya tersenyum sambil membantu membawa makanan ke meja makan.
"Tong, Ayo makan dulu." Teriak Mak Leha memanggil Nata.
"Iya Mak," Jawab Nata dari dalam kamar.
Karena terlalu lama menunggu Nia dan Ibunya memasak, Nata merasa sangat bosan dan memilih untuk pindah ke kamar.
Nata pun datang ke meja makan.
__ADS_1
"Wah, wah, Masakannya terlihat sangat enak." Ujar Nata saat melihat makanan yang tersaji
"Ini masakan Nia, dia pintar memasak ternyata."Ucap Mak Leha memuji.
"Ibu bisa saja. Nia kan hanya membantu." Jawab Nia yang tidak enak di puji berlebihan.
"Rendangnya sangat enak." Ucap Nia saat makan.
"Ini resep turun temurun dari nenekku yang asli orang Padang. Kamu harus sering-sering datang kesini buat belajar bikin rendang ini." Ucap Nata
Setelah selesai makan dan membantu Mak Leha beberes dan bersantai sebentar, Nia berpamitan untuk pulang.
"Bu, saya Pamit pulang ya." Ucap Nia.
"Kok Buru-buru sekali. Kamu menginap saja, dan tidur sama emak."
Nia hanya tersenyum canggung dan tidak tau bagaimana caranya menolak.
"Iya Bu" Jawab Nia
"Bener apa kata Emak, sebaiknya kamu menginap" Ucap Nata Sambil tersenyum ngarep.
Nia tidak menjawab hanya sedikit membulatkan matanya sebagai tanda tidak mau.
Mak Leha pun kembali dengan sebuah bungkusan di tangannya.
"Ini rendang yang tadi kita masak. Kamu bawa ya!" Ucap Emak memberikan bungkusan lunch box berisi rendang tersebut pada Nia.
"Tidak usah Bu, Saya kan sudah ikut makan di sini"
__ADS_1
"Tidak apa-apa. Kamu kan suka, ini buat di kontrakan. Kamu bisa makan bareng teman kamu." Mak Leha pun memaksa.
"Udah ambil saja. Emak ku orangnya suka maksa." Bisik Nata pada Nia.
Akhirnya Nia pun menerimanya.
Setelah berpamitan dan bersalaman Nia pun pulang dengan di antar kembali oleh Nata.
"Terimakasih ya." Ucap Nata saat sudah sampai di depan gang kontrakan Nia.
"Terimakasih untuk apa?" jawab Nia Sambil membuka helm.
"Ya, untuk hari ini." Jawab Nata.
"Ngomong-ngomong kamu nggak nawarin aku buat mampir?" Ujar Nata saat Nia memberikan helm yang tadi di pakainya pada Nata.
"Memangnya mau mampir?" Nia
"Ya, kalau di tawari aku mau." Nata
"Yasudah Ayo." Nia pun kembali menaiki motor Nata karena nata ingin mampir ke kontrakannya.
"Itu kontrakan ku." Tunjuk Nia pada sebuah rumah petak yang berjejer.
Nia pun kembali turun.
"Ayo. Katanya mau mampir. Ada Laila di dalam" Ucap Nia yang melihat Nata tidak turun dari motornya.
"Tidak usah, aku cuma mau tau kontrakan kamu yang mana, biar kalau jemput bisa langsung datang dan ketuk pintunya." Ucap Nata dengan Nada bercanda.
__ADS_1
"Kalau begitu aku pulang dulu ya." Pamit Nata sambil melambaikan tangan.
sementara Nia hanya membalas dengan anggukan.