
Setelah menidurkan Yuno di kamarnya, Andi pun langsung pamit pulang.
"Aku pulang!" Ucap Andi Singkat.
Yunita pun mengangguk. Dan membiarkan Andi pergi.
Setelah Andi pergi. Yunita mengunci pintu dan segera memasuki kamarnya untuk berganti pakaian.
Lalu Yunita pun menghampiri Yuno di kamarnya.
Yunita berbaring di samping Yuno yang sudah terlelap.
Ingatan tentang masa-masa ia dan Nata pun Seolah kembali Hadir di kepalanya.
Dulu. Saat Yunita pertama memasuki SMA, Nata adalah seniornya, Sebagai senior yang memimpin masa orientasi siswa, Nata sering mencuri-curi kesempatan agar Yunita bisa sesering mungkin bersamanya.
Hingga masa orientasi siswa selesai, Nata pun mengutarakan perasaannya.
Nata mengungkapkan bahwa dirinya jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Yunita.
Bagai gayung bersambut. Yunita pun menerima cinta Nata, Karena ia pun memiliki ketertarikan yang sama.
Hubungan mereka sangat dekat.
Seperti hubungan anak remaja pada umumnya, Mereka sering menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan atau menonton bioskop saat pulang sekolah.
Terlebih saat hari libur.
Hari libur sudah seperti angin segar untuk pasangan yang sedang di mabuk cinta itu.
Mereka akan puas berjalan-jalan bersama teman-teman sekolah lainnya.
Yunita adalah perempuan paling bahagia saat itu.
Karena dicintai lelaki seperti Nata.
Nata adalah sosok yang hangat, Romantis dan penyayang walaupun kadang-kadang suka bertingkah konyol.
Hingga Nata lulus sekolah dan melanjutkan kuliahnya di sebuah universitas, Nata tetap setia menjemput Yunita dari sekolah dan berjalan-jalan saat tidak ada tugas dari kampus.
Hubungan mereka berjalan manis selama tiga tahun.
Hingga saat lulus SMA, Yunita harus tinggal di luar kota bersama ibu tiri yang belum lama di nikahi oleh sang Ayah.
__ADS_1
Hubungan Nata dan Yunita masih berlanjut. walau mereka terpisah kota.
Dan setahun belakangan komunikasi di antara mereka mulai renggang.
Hingga suatu hari Yunita harus mengakhiri hubungan mereka lantaran di paksa menikah dengan laki-laki pilihan Ibu tirinya.
Tanpa terasa Yunita meneteskan air mata.
Entah kenapa? Ia selalu meneteskan air mata saat kenangan bersama Nata muncul dalam ingatannya.
Bukan Apa? Saat itu, Adalah Titik awal dimana hidupnya hancur.
Yunita sudah mengorbankan cintanya dan menikahi laki-laki pilihan orang tuanya.
Tapi laki-laki tersebut malah menyakiti dan mengkhianatinya.
Ada perasaan menyesal karena ia meninggalkan Nata, Tapi bagaimana? Iapun tidak kuasa menolak keinginan orang tuanya.
Yunita segera menghapus air matanya.
Ia harus bangkit dari bayangan masa lalu.
Karena saat ini Yuno adalah hal terpenting dalam hidupnya.
Yunita menciumi wajah Yuno.
🍁🍁🍁🍁
Setelah mengantarkan Nia ke kosannya, Nata langsung pulang kerumahnya.
Ia langsung pergi ke kamar dan berbaring di tempat tidur setelah membuka jaket dan sepatunya.
Nata tidak menyangka semuanya akan menjadi seperti ini.
Ia sengaja tidak bercerita apapun tentang Yunita pada Nia.
Nata pikir, Semuanya hanya masa lalu yang tidak penting untuk di ceritakan.
Terlebih Yunita pun melakukan hal yang sama saat mereka berkenalan di pabrik waktu itu.
Bagi Nata, Yunita adalah sebuah luka lama yang harus di kubur dalam-dalam.
Ya. Dulu, Yunita Adalah perempuan kedua yang ia cintai setelah ibunya.
Nata menjalani Hubungannya bersama Yunita dengan sepenuh hati.
__ADS_1
Tiga tahun mereka melewati kebersamaan yang dipenuhi canda tawa dan kebahagiaan.
(Visual Nata & Yunita di masa lalu)
Hingga suatu hari Nata tidak pernah menyangka Yunita Akan memutuskan hubungan mereka secara sepihak dan menikah dengan laki-laki lain.
Memang. Pada saat itu Nata masih terlalu muda untuk sebuah hubungan yang serius.
Tapi Nata tidak bisa mengelak kalau ia benar-benar tulus mencintai Yunita.
Nata benar-benar di buat gila oleh Yunita.
Sampai-sampai ia tidak bersemangat untuk menjalani hidupnya, Hingga kuliahnya pun ikut berantakan.
Hampir satu tahun Nata tidak bisa lepas dari bayang-bayang Yunita.
Nata sering mendatangi tempat-tempat dimana ia selalu datangi bersama Yunita, Hanya untuk mengobati rindunya.
Hingga suatu hari Nata pun memutuskan untuk melanjutkannya hidupnya seperti biasa. Karena ia melihat Ibunya.
Karena terlalu terbawa perasaan, Nata sampai lupa kalau ada Emak yang harus dia bahagiakan.
Sejak saat itu Nata fokus kembali melanjutkan kuliah dan menjalani hidup seperti semestinya.
Tapi sejak saat itu pula, Nata tidak pernah lagi terikat hubungan dengan seorang perempuan.
Ia hanya Akan berteman dan mengajak si perempuan untuk sekedar ngopi atau makan-makan.
Hingga Nia pun hadir mengisi kembali hatinya yang lama kosong.
Nata memijat pelipisnya.
Ia masih bingung harus bagaimana menjelaskannya pada Nia.
________
Saat ini Akbar dan Laila Sudah sampai di kostan.
Mereka sudah berganti pakaian dan membersihkan diri lalu berbaring sambil mengobrol.
"Aku kasihan deh sama Nia. Sekarang dia pasti lagi sedih banget." Ucap Laila.
"Besok suasana di antara Bang Nata sama Andi juga pasti beda. Dulu Bang Nata pernah cerita sama Aku, Ucok dan Andi tentang alasan kenapa dia tidak pernah menjalin hubungan serius sama cewek-cewek pabrik yang di kencaninya. Katanya dia pernah di buat patah hati sepatah patahnya oleh cinta pertamanya saat dia masih kuliah."
__ADS_1
"Ucok sempat nanya siapa nama cewek itu? Bang Nata pun Jawab kalau namanya Tata. Kalau perempuan di restoran tadi tidak datang kita benar-benar tidak akan tau kalau Yunita itu adalah Tata, Cinta pertamanya Bang Nata." Sambung Akbar.