
"Kita mau kemana Bang?" Tanya Nia setelah Nata mengajaknya ke salon sebelum pergi.
Nata sengaja mengajak Nia ke salon dan memberikan pakaian baru Sebelum pergi ke acara istimewa untuk Nia.
"Kita akan pergi ke acara ulang tahun teman Abang. Kebetulan acaranya di restoran berbintang." Jawab Nata.
"Oh, Tapi aku malu. Soalnya Aku belum pernah datang ke restoran mewah seperti itu." ucap Nia
"Santai aja. Ini cuma makan malam aja. Bukan pesta-pesta mewah." Kata Nata.
Nata pun memacu motornya untuk segera sampai di restoran yang sudah ia tentukan sebelumnya.
Setelah sampai di restoran Nata pun segera mengajak Nia Duduk di sebuah table yang sudah ia pesan.
"Kenapa masih sepi?" Tanya Nia saat melihat meja mereka masih sepi.
"Sebentar lagi yang lainnya datang kok." Jawab Nata
🍂🍂🍂
Andi sedang memakaikan pakaian Yuno sementara Yunita masih bersiap di kamarnya.
"Om, Kita mau kemana? Kita mau jalan-jalan ya?" Tanya Yuno.
"Iya. Kita mau ke acara ulang tahunnya teman Om." Jawab Andi sambil mengancingkan baju Yuno.
"Sudah selesai. Kita tinggal Nunggu Mama." Kata Andi saat sudah selesai memakaikan pakaian Yuno.
Lima belas menit sudah Andi dan Yuno menunggu di kursi.
Tapi Yunita tak kunjung keluar dari kamar.
"Kita panggil Mama yuk! Kok lama banget." Ajak Andi yang sudah tidak sabar.
"Mam, Ayo. Kok Lama Banget." Ucap Andi sambil mengetuk pintu kamar Yunita.
"Mama, Ayo Kita berangkat." Yuno pun ikut memanggil sambil mengetuk-ngetuk pintu.
"Iya, Iya Sebentar!" Jawab Yunita dari dalam kamar.
"Ayo Mam. Cepat Mam." Ucap Andi yang di ikuti Yuno.
Entah sejak kapan Andi mulai menyebut Yunita dengan sebutan Mama.
"Kalian ini. Padahal cuma berdua, Tapi ramainya sudah seperti satu RT." Ucap Yunita saat baru keluar dari kamar.
"Habisnya Mama lama. Uno sama Om udah bosen." Jawab Yuno.
"Iya-iya Maaf." Jawab Yunita.
__ADS_1
Mereka pun segera bergegas untuk pergi ke sebuah restoran yang sudah di siapkan oleh Nata.
Andi memilih menggunakan taksi karena jarak hotel tersebut cukup jauh.
Saat dalam perjalanan ponsel Andi pun berdering.
"Siapa?" Tanya Yunita saat Andi hendak mengangkat telepon.
"Ucok." Jawab Andi dan menerima panggilan dari Ucok."
Andi : "Halo, Ada Apa?"
Ucok : "Di Elu dimana?"
Andi : "Di jalan, Emang Kenapa? Elu udah sampe?"
Ucok : Boro-boro sampe. Gue masih di kostan, Gue bingung mau pake baju Apa?
Andi : "Yaelah. Udah kaya cewek aja Lu. Pake Acara bingung nyari baju."
Ucok : "Gue serius Di. Gue harus pake baju apa?"
Andi : "Nggak usah Pake baju, Pake ****** aja Cok." (Sambil tertawa)
Ucok : Gue serius!
Andi : "Astaga. Ya Elu pake baju apa aja. Yang penting baju yang bersih, Rapi"
"Memangnya kita mau datang ke ulang tahun siapa?" Tanya Yunita.
Sebelumnya Andi hanya mengajak Yunita untuk datang ke acara ulang tahun temannya, Tanpa memberi tahu siapa.
"Ke acara ulang tahun Nia, calon istrinya Bang Nata. Kamu masih ingat kan?" Jawab Andi
"Iya, Aku ingat." Yunita
"Bang Nata benar-benar Cinta setengah mati sama Nia. Dia bela-belain buat ngasih kejutan kaya gini buat Nia." Ucap Andi lagi.
"Nia beruntung ya." Jawab Yunita sambil tersenyum.
"Kamu naksir ya, Sama Bang Nata?" Celetuk Andi.
"Kamu apaan sih. Ya, Enggak lah." Jawab Yunita
"Kirain. Bang Nata Kan ganteng banget." ucap Andi sengaja
"Kriteria untukku sekarang bukan ganteng. Tapi baik dan bertanggung jawab." Jawab Yunita.
Andi dan Yunita sudah sampaikan di depan restoran tersebut, Ternyata Ucok sudah sampai lebih dulu.
__ADS_1
"Kenapa Lu nunggu di luar? Kenapa nggak langsung masuk?" Tanya Andi pada Ucok yang menghampirinya.
"Gue sengaja nunggu Elu sama Akbar. Gue malu kalau masuk sendirian."
Sambil menggendong Yuno Andi menelpon Akbar, Untuk menanyakan keberadaan mereka.
Tak lama terlihat Akbar dan Laila turun dari sebuah taksi.
Mereka pun memasuki restoran bersama-sama.
Nia sangat terkejut saat melihat teman-temannya datang.
"Kalian juga di undang?" Tanya Nia saat Teman-temannya ikut bergabung.
"Ya di undang lah. Yang ulang tahun kan Sahabat kita." Jawab Laila.
"Terus yang ulang tahunnya mana? kok belum datang?" Ucap Nia.
"Sudah, Kita tunggu saja Sebentar." Ucap Nata
Mereka pun duduk seolah sedang menunggu.
Tap berapa lama seorang pelayan restoran pun datang membawa birthday cake berwarna gold dengan nama Nia Arandita.
Nata mengambil cake tersebut dan memberikannya kepada Nia.
"Happy birthday, Calon istri Abang yang cantik. Semoga Allah selalu memberikan kebahagiaan buat kamu." Ucap Nata sambil memeluk dan mengecup kepala Nia.
Nia sangat terkejut.
Nia benar-benar tidak ingat dengan hari ulang tahunnya, Karena belakang ini pikirannya hanya fokus pada persiapan pernikahannya.
"Selamat ulang tahun. Semoga Persiapan pernikahan kalian berjalan lancar." Ucap Laila memberi selamat sambil memeluk Nia
Ucok, Akbar dan Andi pun menyalami memberikan selamat dan doa terbaik untuk Nia.
Terakhir giliran Yunita yang memberikan selamat untuk Nia
"Selamat ulang tahun ya Nia. Semoga kamu selalu bahagia." Ucap Yunita sambil cipika-cipiki.
Setelah selesai memberikan selamat untuk Nia, Mereka pun duduk karena makanan yang di pesan pun mulai berdatangan.
"Oh, Iya. Teman-teman kenalkan ini Yuno, Anaknya Yunita alias calon Anakku." Ucap Andi memperkenalkan Yuno pada teman-temannya.
"Hai Yuno. Kamu Ganteng banget sih." Ucap Laila
"Hai Yuno. Iya kamu ganteng, Lucu, gemess" Nia pun ikut gemas.
Sebenarnya Yang lain terkejut, Ternyata perempuan yang sudah menaklukan hati Andi adalah seorang single Mama.
__ADS_1
Tapi mereka tidak menunjukkan. Karena itu bukan sebuah masalah.