
Lima ratus tahun yang lalu sebuah perang besar terjadi didunia atas yang melibatkan dua kubu,dewa dan iblis mereka bertarung sampai beberapa Minggu lamanya sampai suatu hari kelima jendral dari dunia atas yang merupakan anak dari keempat kaisar dewa memutuskan mengorbankan nyawa mereka untuk mengalahkan raja Huang Tian musuh tersebar dunia atas,akibatnya mereka harus gugur dimedan perang meninggalkan duka yang besar namun Dewi reinkarnasi mengatakan jika anak anak mereka akan lahir dilima ratus kemudian
Lima ratus tahun kemudian terlihat tiga gadis duduk di ruang kepala sekolah
"Kelas 11 kalian berada di ruang 2A lantai dua"kata kepala sekolah tensius Luna
"Baik Bu"kata ketiga gadis tersebut,setelah keluar mereka saling bertatapan satu sama lain dengan sorot mata yang berbeda
"Hai namaku Nian Nian salam kenal"kata gadis berambut biru muda dengan ceria
"Aku Jiali"kata gadis berambut perak dengan senyum tipis menjabat tangan Nian Nian
"Aku Zeena panggil Zee"kata gadis berambut hitam
"Ayo kita cari kelas kita"ajak Nian Nian,mereka lalu pergi menuju kelas yang ditunjuk,mereka adalah murid baru di sekolah tensius,sekolah unggulan milik keluarga Anderson sesampainya di depan kelas yang mereka tuju mereka pun masuk setelah diijinkan oleh guru yang sedang mengajar
"Perkenalkan nama kalian"kata pak Raymond wali kelas kelas 2A
"Halo aku Nian Nian salken"kata Nian Nian dengan senyum cerianya
"Halo Nian Nian"jawab para murid yang didominasi oleh perempuan sisanya hanya ada beberapa laki laki saja
"Jiali"kata jiali
"Zeena"kata Zee membuat kelas sunyi
"nama panjang"tanya salah satu murid
"Rahasia"jawab Jiali dan Zee membuat mereka saling bertatapan
"Baiklah silahkan Jiali dan Zee duduk di bangku belakang,Nian Nian kau duduk di sebelah ghai"kata Pei lalu mereka menuju bangku masing masing
"Halo Nian Nian aku ghai salah kenal"kata murid cowo tampan dengan pakaian yang kelewat rapi
"Halo ghai"kata Nian Nian,mereka pun melanjutkan pembelajaran yang tertunda
setelah istirahat Nian Nian menyeret Zee dan Jiali ke kantin sesampainya disana dan memesan makanan mereka bingung karna tidak ada bangku kosong
"Disana"tunjuk Jiali pada meja yang memiliki tiga bangku kosong dengan seorang gadis duduk disana
"Ayo"ajak Nian Nian
"Permisi kami boleh bareng"pinta Nian membuat gadis itu terkejut lalu Tersenyum
"Silahkan kak"kata gadis tersebut lalu mereka bertiga pun duduk dan makan bersama
"Salah kenal kak aku Suji"kata gadis itu yang bernama Suji
"Halo Suji aku Nian Nian,ini Jiali dan ini Zee"kata Nian Nian sambil memperkenalkan teman barunya juga
"Halo kak"sapa Suji
"Halo"jawab keduanya lalu mereka makan dan berbincang bincang sekaligus menyesuaikan diri
Setelah itu mereka melakukan kegiatan mereka kembali,entah kenapa rasa rasanya mereka seperti pernah bertemu sehingga mudah sekali akrab
"Kenapa aku merasa nyaman dengan mereka"batin Zee
"Ini menyenangkan"batin Jiali,pulang sekolah Nian Nian mengajak mereka bermain kerumahnya karna rumah dia yang sedang sepi
"Kebetulan aku juga bosan aku ikut deh"kata jiali sedangkan Zee hanya terdiam lalu
"Aku ikut"jawab Zee lalu ketiganya pergi dari sana mengikuti Nian Nian dengan mobil mereka masing masing
Sesampainya disana mereka terkejut sekaligus kagum dengan desain rumah keluarga song yang didominasi warna biru di dalamnya,Nian Nian izin kekamarnya sebentar sedangkan Jiali dan Zee disuruh menunggu
"Ayo tanding PS"tantang Zee
"Ck kau salah lawan"kata jiali menerima tantangan tersebut lalu mereka bermain PS di tv keluarga song dengan penuh tawa,bagi Zee ini pertama kalinya ia bisa tertawa puas setelah tiga tahun terakhir,Tiba tiba
__ADS_1
"Halo Nian Nian sematkan red karpet dilantai aku gadis paling manis pulang mana sambutan nya"teriak seseorang dari luar membuat Zee dan Jiali terdiam dan menatap gadis cantik berbalut jas kantor dengan rambut panjang biru tuanya yang ditata indah,saat tidak mendengar sautan ia baru menyadari jika ada dua makhluk tambahan selain adiknya,ia manatap kedua gadis berbeda karakter tersebut dengan kegum
"Kecantikan yang natural"batin gadis berambut biru tua
"Woi kak sebaiknya kau cepat ganti baju dan bantu aku"kata Nian Nian turun dari atas
"Nian nian siapa mereka"tanya Lian Lian
"Halo kak nama saya Jiali dia Zee kami teman Nian Nian maaf jika kami mengganggu"kata jiali
"Akh tidak tidak kalian tidak menganggu sama sekali"kata gadis itu
"Aku song Lian kakak Nian Nian"kata Lian Lian
"Salam kak Lian Lian"kata Zee dan Jiali
Mereka lalu saling berbincang satu sama lain dengan akrab
"Kalian merasa aneh tidak sih,aku merasa jika kita seperti pernah bertemu sebelumnya"kata Nian Nian di angguki ketiganya
"Mungkin itu kehidupan pertama kita"kata Lian Lian bercanda membuat mereka tertawa
"Mana ada yang seperti itu"kata Nian Nian,setelah malam mereka berpisah
"Yah sepi deh"kata Lian Lian
"Iya aku merasa nyaman dengan mereka"kata Nian Nian
"Sama"jawab Lian Lian lalu mengajak adiknya masuk
Paginya setelah seminggu berlalu di kantin sekolah seseorang sedang dibully oleh salah satu penjaga kantin karna ketahuan mencuri
"Aku tidak mencuri nyonya aku sudah membayar"kata siswa tersebut
"Maling mana mau ngaku kalo iya penjara penuh"kata penjaga kantin,Zee datang dengan santainya dan menyodorkan hpnya kepada ibu kantin tepat di wajahnya
"Hei berani sekali kau"marah ibu kantin
"Kau kira maaf bisa mengembalikan kehormatan dia"kata Zee sarkas lalu pergi dari sana mendekat pada teman teman nya
"Zee kau keren"puji Nian Nian
"Kakak hebat"puji Suji
"Aku hanya merasa jengah mendengar suara anjing menggonggong"kata Zee santai membuat teman temannya tertawa pelan
"Zee sebenarnya siapa kamu"tanya Jiali
"Aku Zeena"jawab Zee membuat temanya kesel
"Maksudnya kamu dari keluarga mana dan pas lagi pengenalan juga kamu cuma nyebutin nama panggilan mu doang kan"kata Jiali kesel
"aku Zeena Anderson"kata Zee
"Whatttttt"kaget keduanya membuat semua siswa di kantin menengok guna melihat apa yang terjadi
"Jadi kamu nona muda dari pemilik sekolah ini"bisik Nian Nian
"Hemmm"dehem Zee
"Berarti kamu anak dari Logan Anderson yang kekayaannya menduduki peringkat pertama itu"tambah Jiali
"Iya"jawab Zee
"Wah aku gx nyangka berteman dengan anak miliarder wah hahaha"kata nian Nian tertawa membuat orang orang dikantin menatap nya aneh,setelah menyadari sikapnya Nian Nian berdehem guna mengurangi rasa canggung nya
"hanya anak"kata Zee
"Ehemm Liburan musim panas sebentar lagi kalian mau ikut aku sama kakak ku gx"ajak Nian Nian,baru masuk dah libur aja mereka😅
__ADS_1
"Kemana"tanya Jiali
"Ketempat misterius yang ada di perbatasan katanya di sana ada rahasia yang masih belum terbongkar"kata nian Nian
"Maksudmu gua yang gelap di hutan perbatasan mau cari mati kau yang benar saja"kata Jiali tak percaya
"Hei hei hei asal kau tau walupun kakakku rada aneh tapi ia sangat hebat dalam urusan memecahkan masalah jadi kita tidak akan mengantarkan nyawa begitu saja"kata Nian Nian bangga pada kakaknya
"Baiklah aku ikut"kata Zee
"Aku juga jika ada kak Lian Lian aku merasa aman"jawab Jiali
"Lalu apa kau akan mengajak Suji"tanya Zee
"Suji dia bilang akan pergi ke Jepang untuk bertemu keluarganya"jawab Nian Nian
Lalu bunyi bel pulang terdengar ya karna permintaan Zee sekolah memulangkan siswanya dengan cepat hari ini.
"Baiklah sampai bertemu di rumah nian Nian nanti"kata Zee lalu meninggalkan dua temanya.
"Ayo pergi"ajak Jiali
"Ayo"jawab Nian Nian lalu mereka pulang ke rumah masing masing
Di rumah Zee ia sedang menyiapkan barang barang yang perlu ia bawa saja setelah selesai ia tertidur pulas,begitu juga dengan Jiali ia paling kerepotan saat menyiapkan barang barang nya sampai sampai ibunya ikut membantu.
Paginya Zee dan Jiali datang ke rumah nian Nian dengan di antar oleh sopir pribadi mereka,jika Zee adalah anak dari orang terkaya nomor satu lain dengan Jiali keluarganya berada di urutan kedua yang memiliki bisnis mobil tersukses dan orang tua mereka juga berteman.
Kembali ke topik saat sampai mereka menuruni barang barang mereka.
"Gila kau mau kemana bawa banyak barang kaya mau pindah kan aku cuman bilang kalo bawa barang yang penting aja Jia"kata nian Nian pusing
"Semua ini barang penting tau"kata Jiali
"Kalo begitu ayo kita pergi naik mobilku dan Jiali kau bawa satu ransel yang kecil saja ayo"kata Lian Lian mau tak mau Jiali harus nurut lalu masuk ke dalam mobil.
Di dalam mobil
"Kak kira-kira Gua itu masih jauh nggak"tanya Jiali
"Lumayan namanya juga kan ada di perbatasan jadi sedikit menyita waktu"kata Lian Lian,lalu fokus menyetir sedang kan Zee ia tertidur di pundak nian Nian yang fokus menatap nya,ia merasa senang saat sedang bersama seperti ini,seperti ada kisah tersembunyi namun ia tak tau.
2 jam berlalu kini mereka sudah sampai di hutan perbatasan.
"Gila seram juga ya"kata Jiali
"Ya namanya aja hutan pasti seram ayo masuk"ajak Lian Lian lalu mereka masuk ke dalam hutan untuk mencari gua misterius
Mereka terus berjalan menyusuri hutan sesekali mereka juga di hadang hewan buas seperti sekarang ada sekelompok serigala yang menghadang mereka jumlahnya ada lima dan salah satunya lebih besar dari yang lainya.
"Gila kak serigala nya serem banget"kata Nian Nian
"Aku tau tapi kita juga sudah kehilangan banyak energi saat melawan hewan lainnya tadi"kata Lian Lian sedikit cemas lantaran bingung
"Biar aku saja"kata Zee lalu ia berlari mendekati serigala dan mengeluarkan pistol dari tas di pinggangnya lalu menembak mati semua gerombolan serigala itu
"Zee jangan"kata Lian Lian saat melihat Zee lari namun ia sangat terkejut saat Zee dengan akurat nya menembak lima serigala dengan tepat
Dor..dor...dor..dor..dor
"Itu beneran Zee"tanya Nian Nian
"Kayaknya bukan"kata Jiali terkejut
"Ini aku"kata Zee menghampiri mereka
"Kau sejak kapan megang pistol"tanya Lian Lian kagum
"Menengah pertama"kata Zee santai membuat tiga temannya terkejut
__ADS_1
////jeng jeng jeng///
lanjut kalo suka,tapi jangan lupa like 😜