
***lanjut kuy
_______4***_______
Bagaimana bisa ini terjadi,apakah yang menyelamatkan nya adalah Eliana,tapi memangnya mungkin,mereka kan.....
Agena benar benar pusing memikirkannya sampai tidak sadar jika Eliana membuka matanya dan senang lalu memeluknya tiba tiba membuat Agena terkejut dan terhuyung
"Agena kau hidup kau hidup"kata Eliana senang sambil menangis sedangkan Agena hanya diam saja
"Anu...Eli"kata Agena saat merasakan tubuh mereka bersentuhan tanpa penghalang membuat Agena merasakan sensasi yang aneh
"Ada apa Agena"kata Eliana
"Kau....apa kau yang melakukannya"tanya Agena pelan membuat Eliana terkejut dan memerah dan perasaan takut menghantuinya
"Maaf Agena apa kau marah apa kau marah,kau boleh marah tapi jangan membenci ku kumohon"kata Eliana sambil mengeratkan pelukannya
"Jangan benci aku"kata Eliana,
mungkin karna ia adalah iblis yang notabenenya adalah makhluk yang selalu sendiri karna harus memenuhi ego raja jadinya saat mendapatkan perasaan nyaman ia enggan untuk melepaskannya,Agena hanya menatapnya dan mengusap rambut Eliana
"Aku tidak akan membenci mu,justru sepertinya aku harus berterima kasih kepada mu"kata Agena membuat Eliana menatapnya dengan mata berkaca kaca
"Benar"tanya Eliana
"Benar jadi jangan cengeng ya"kata Agena
"Si...siapa yang cengeng"elak Eliana,saat ia melepaskan pelukan nya ia baru tersadar akan keadaan mereka
"Akhh"teriak Eliana segera di bungkam oleh tangan Agena yang terkejut
"Hustttt...Bagaimana jika ada yang dengar"kata Agena di angguki Eliana,Eliana menatap Agena yang sedang memunguti bajunya dan akan mengenakan namun Eliana tiba tiba memeluknya dari belakang
"Eli"kaget Agena
"Maaf"kata Eliana
"Tidak apa apa"jawab Agena,tangan Eliana tiba tiba bergerak dan mengusap pinggang Agena pelan membuat Agena terkejut dan bajunya terjatuh kembali
"E...Eli"kata Agena,Eliana hanya diam perlahan tangannya naik dan menangkup benda atas milik Agena membuat Agena menahan suaranya
"Aku hanya mempraktekkan sesuatu yang aku lakukan kemarin,kau kan tidak sadar jadi tidak tau bagaimana aku melakukannya,ku kira itu akan gagal"kata Eliana,lalu ikut menggunakan bajunya juga,setelah bersembunyi beberapa jam Eliana bangkit setelah makan
"Kau ingin kemana"tanya Agena
"Aku harus pergi,tidak mungkin aku berdiam diri bersama mu terus menerus apalagi sekarang aku adalah buronan para iblis"kata Eliana lalu mengeluarkan topeng setengah wajah dan menggunakannya
"Mungkin kita akan jarang bertemu dalam waktu dekat ini karna banyak yang harus aku urus"kata Eliana membuat Agena terdiam
"Kau tidak ingin bertemu dengan ku lagi"tanya Agena,memutar tubuhnya Eliana mendekat dan jongkok di depan Agena,menarik dagunya dan mencium bibir Agena sekilas
"Aku berjanji akan menemui mu suatu hari nanti"kata Eliana dan berdiri
"Nantikan kedatangan ku yang spektakuler eheheh"kata Eliana lalu menghilang dari sana meninggalkan Agena dalam kesendirian di makam kegelapan itu,
Agena pun bangkit dan menghilang dari sana kembali ke dunia atas,
di dunia bawah sebuah tragedi berdarah terjadi dalam semalam, seseorang membantai para petinggi kerajaan dunia bawah termasuk keluarga kerajaan,raja iblis dibunuh sesaat sebelum para jendral iblis masuk ke dalam ruang singgasana,saat mereka masuk mereka sudah melihat tubuh raja Etos atau raja iblis terdahulu tergeletak di lantai dengan seorang wanita duduk dengan elegan di singgasana,saat wanita itu hendak pergi ia mengeluarkan setumpuk kertas di depan para jendral.
"Tunggu siapa kau"tanya salah satu jendral
"Ratu baru kalian"kata Eliana lalu menghilang dari sana,para jendral terdiam dan memungut kertas kertas yang berserakan dan saat mereka membacanya mereka terkejut melihat isi dari kertas tersebut,itu adalah daftar kejahatan raja Etos pada rakyatnya sendiri juga membunuh para anak iblis untuk memperkuat kekuatan nya sendiri,para jendral juga melihat daftar daftar yang harus mereka lakukan,dan karna wanita yang mengaku ratu tersebut menyuruh mereka,mereka dengan patuh melakukannya dan entah kenapa mereka percaya begitu saja,Eliana menggunakan kekuatan nya untuk membuang ingatan tentang Eliana si gadis penghianat klan
Dan selama ratusan tahun tersebut ratu Eliana yang misterius memimpin dunia bawah dengan damai tanpa pertarungan,sampai suatu ketika Eliana memutuskan ke dunia atas secara diam diam,selama seratus tahun ini Agena diangkat menjadi ratu dunia atas dan memimpin dunia atas dengan baik,dua ratus tahun lalu Agena menikah dengan raja dewa dan dikaruniai seorang putra,dan beberapa tahun kemudian raja dewa tiada sehingga Agena yang seorang ratu harus menggantikan posisi suaminya.
***
Di ruangan khusus kerja Agena sedang disibukkan dengan setumpuk kertas di depannya dan disampingnya ada rubah putih yang sedang tertidur sampai suatu ketika angin yang membawa aura hitam muncul dari jendela dan berubah menjadi wanita bertopeng
"Lama tidak bertemu Agena"sapa Eliana membuat Agena terkejut melihat wanita bertopeng tersebut,ia tersenyum dana berlari dan memeluk Eliana sahabat yang selama ini berpisah
"Selamat datang di istana ku Eli"kata Agena
"Dimana anakmu dia harus bertemu bibinya"tanya Eliana lalu dari arah pintu muncul sosok remaja tampan
"Ibu"sapa pria itu
"Eli kenalkan anakku Alcyone,Alcyone ini teman ibu Eliana"kata Agena
"Salam bibi"sapa Alcyone
"Salam,kau tampan sekali"kata Eliana sambil mencubit pipi remaja tampan tersebut
"Terima kasih"jawab Alcyone
"Bu aku akan pergi untuk belajar berpedang"kata Alcyone di angguki Agena dan dia pun pergi
"Baru beberapa ratus tahun saja kau sudah memiliki anak yang sudah besar ya"kata Eliana
"Dari pada kau kenapa masih sendiri"tanya Agena
"Belum ada yang cocok"kata Eliana lalu melepas topengnya
"Bagaimana menjalani kehidupan ratu di dunia mu"tanya Agena
"Ya seperti itu ada susah ada Gampang nya"kata Eliana
"Itupun sama dengan ku"kata Agena
"Jadi apa kau masih bersedih atas suamimu"tanya Eliana
"Hemm tapi kali ini aku harus fokus pada negri dan anakku agar kelak mereka dapat hidup bahagia"kata Agena
__ADS_1
"Bagaimana kau menghadapi para tetua dewa"tanya Eliana membuat Agena terdiam
"Ya begitu"jawab Agena sekenanya,setelah pertemuan tersebut Agena dan Eliana sering bertemu dan kadang saling membantu.
"""
Sampai seratus tahun kemudian Eliana tidak lagi menjadi ratu dan memilih pergi menutup diri dari dunia saat ia menikah dengan seorang dewa dan memiliki dua anak perempuan,satu memiliki kemiripan dengan nya dan satunya dengan sang suami,anak keduanya lahir saat sang kakak berusia dua puluh tahun,anak pertamanya ia beri nama Elena Sanchez dan sang adik bernama Cloe Scherzinger,
ya Cloe istri Andreas dan ibu kandung Zee di dunia atas,dan sebuah kebetulan yang sangat kebetulan Cloe yang memang memiliki darah dewa menikah dengan cucu Agena Andreas anak dari Alcyone saat ia berumur dua ratus tahun,Cloe dan Andreas memiliki jarak umur yang cukup jauh bahkan lebih tua Cloe,namun umur dewa berbeda dengan manusia,Cloe memilih ikut dengan suaminya yang saat itu di angkat menjadi kaisar dewa oleh raja sebelumnya Alcyone dan menyembunyikan identitasnya yang merupakan anak dari ratu iblis Eliana,
dan saat pelantikan itu Elana atau Yuma berkunjung untuk menemui adiknya secara diam diam karna bagaimanapun dia adalah Lucifer,ia pergi karna ibu mereka yang sudah menutup diri bahkan banyak dari semua orang percaya bahwa ratu iblis terdahulu sudah tiada ratusan tahun yang lalu dan di gantikan oleh raja iblis baru,di sanalah Yuma bertemu dengan Zhu dimana dia melihat gadis remaja sedang berlarian dengan hewan pendamping nya harimau putih,Yuma mendekat dan menyapa Zhu,Zhu yang saat itu terkejut karna melihat Yuma yang seorang Lucifer,Yuma hanya tersenyum dan berkata jika ia tidak jahat,ia tau jika gadis didepannya sangat waspada apalagi di tahun itu dunia atas dan bawah kembali bersitegang bahkan saat Agena masih memimpin dikarenakan raja iblis terdahulu,dan sekarang itu lebih parah,
di saat turunnya tahta ratu Eliana,ia hendak pemberikanya kepada Yuma namun penasehat kerajaan berkhianat dan saat perjamuan makan malam keluarga Eliana di racun dan mati seketika membuat penasehat itu diangkat menjadi raja karna sudah mengabdi kepada Eliana selama ini,disaat ia sedang bersenang senang ia tidak menyadari jika Eliana dan keluarganya tidaklah mati,namun Eliana berfikir ia harus berterima kasih sekaligus balas dendam,namun diluar dugaan penghianat itu di khianati oleh rekannya sendiri yang merupakan mantan dewa yang dibuang,dia adalah Huang Tian,dia membunuh penasehat yang saat itu sudah menjadi raja,dan membuat peraturan baru yang merubah segalanya,dia juga membuat perpecahan antara dewa dan iblis kembali muncul,
Huang Tian selalu saja mengibarkan bendera perang juga memanipulasi otak para bawahannya dengan kata kata yang menjelek jelekan dunia atas,dan akhirnya ia mencapai kejayaannya dimana mantan kaisar dewa Alcyone tewas ditangannya saat perang berlangsung,namun Andreas berhasil memukul mundur Huang Tian saat itu,kemudian setelah Anggota langit lahir Huang Tian semakin kesusahan untuk menaklukkan dunia atas sampai puncaknya dimana ia harus kehilangan sebagian besar kekuatan nya dan jatuh kedunia manusia dan bersumpah akan membalaskan dendamnya kepada para dewa dan anggota langit terutama keturunan Andreas.
Itulah asal usul terjadinya perpecahan antara dewa dan iblis moga maksud ya
FLASHBACK OFF
Kembali di kantor ZL,Zee terbangun dari tidurnya dan menatap jam,jam 2 pagi,ia segera bangun dan hendak pulang,membuka pintu Yuma sudah berada didepannya dengan pose santainya
"Siapa"tanya Zee singkat bahkan ia tidak mengeluarkan ekspresi nya membuat Yuma tersenyum kecil
"Rahasia,aku akan membawamu pergi"kata Yuma
"Kemana"tanya Zee
"Lembah Kematian Wizen untuk mengembalikan sihirmu"kata Yuma,Zee hanya menatapnya dengan datar
"Tenang Lily ada bersama kita"kata Yuma seolah tau maksud dari tatapan Zee
"Baik"kata Zee,Yuma memegang tangan nya dan menghilang dari sana.
***
Berbeda dengan Zee yang dibawa ke negara T,Jiali sedang berada di hutan dekat laut yang jauh dari jangkauan manusia dan tersembunyi bersama Zhu,Sean,dan Luyten.
Zhu beralasan bahwa ia ingin berkemah
"Kenapa tidak mengajak Ziya atau Zee dengan paman"tanya Jiali aneh
"Mereka kan sekolah juga kerja"kata Zhu membuat Sean hanya menghela nafasnya pasrah
"Ini kan Minggu"heran Jiali semakin curiga membuat Zhu terdiam lalu terkekeh malu
"Anu...."Zhu bingung menjelaskannya
"Nona hari ini kau akan menjalani ujian bulan ketiga"kata Sean jujur membuat Jiali dan Zhu terdiam sedangkan Luyten hanya menatap mereka,pasalnya ia juga tau tentang ini saat Sean menjelaskan tentang bulan darah
"Ohh kirain apa"kata jiali
"Lahhh"bingung Zhu
"Lalu apa yang akan kalian lakukan padaku"tanya Jiali
"Tunggu kenapa berdua"tanya Jiali
"Luyten berada di pihakmu"kata Sean,Jiali menatap Luyten diangguki Luyten
"Apa dia akan kehilangan kesadarannya seperti ku"tanya Jiali
"Tidak"jawab Zhu dan Sean
"Baiklah hati hati untuk kalian"kata jiali diangguki Sean juga Zhu
"Lalu sekarang apa"tanya Luyten
"Buat rencana"kata Zhu lalu berdiri, mengeluarkan monster laba laba miliknya dan menggunakan jaringnya untuk mengikat Jiali di pohon secara mendadak,Luyten yang terkejut dengan serangan mendadak itu segera berdiri
"Luyten kembali"suruh Jiali
"Tapi tuan"kata Luyten terhenti saat melihat tatapan ngeri majikan nya dan ia duduk kembali
"Bagianmu adalah pada malam hari"kata jiali,mencoba bergerak namun jaring laba laba itu benar benar kuat
"Luyten usahakan jangan terlalu melukai bibi Zhu dan Sean dengar"kata jiali
"Tapi...baik tuan"jawab Luyten,Zhu menatap Luyten dan tersenyum misterius sedangkan Sean hanya menatap Zhu dengan tatapan aneh menantikan kejutan apa yang akan terjadi.
***
Malam hari tiba di tempat Zee berada mereka bertiga sudah sampai pada tempat tujuan,di tengah danau bunga teratai salju sedang mekar ditengah tengah danau lava yang panas,disaat tertentu akan muncul batu yang mengapung menuju teratai salju tersebut,Zee hanya menatapnya
"Zee jangan takut kami disini"kata Lily sambil memegang pundaknya
"Terima kasih bibi"jawab Zee diangguki Lily
**
Di tempat Jiali,bulan darah sudah mulai memerah dan Jiali sudah kehilangan kesadarannya dan berteriak berusaha lepas dari jaring tersebut,menatap Zhu dan Sean dengar permusuhan
"Luyten"panggil Jiali,Luyten segera bertindak ia menghancurkan jaring tersebut dan Jiali terbebas
"Budak yang baik"kata jiali mengelus kepala Luyten yang sedang menunduk,Luyten hanya diam tanpa bergerak sebelum mendapatkan perintah dari tuannya
"Bunuh mereka"perintah Jiali
"Baik tuan"kata Luyten lalu melesat kearah Sean yang menjadi lawannya, sedangkan Jiali melawan Zhu dengan tombak miliknya dan pertarungan diantara mereka terjadi dengan Kilauan cahaya yang terlihat dari jauh berasal dari pertarungan tersebut.
*
Kembali ke tempat Zee,setelah batu itu muncul,perlahan Zee melangkah namun alangkah terkejutnya saat merasakan dingin di kakinya setelah menginjak batu pertama
__ADS_1
"Cepat Zee jangan berhenti atau batu itu akan membuat mu membeku"teriak Yuma,Zee segera berjalan perlahan ke batu selanjutnya dan kakinya semakin dingin merambat ke bagian atas,di batu kelima ia kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh,ia segera menarik tangannya dari batu saat merasakan panas dari lava tersebut,ia terkesan bagaimana bisa batu sedingin ini bisa mempertahankan suhunya di dalam lava yang panas,ia segera berjalan,ia sudah tidak bisa merasakan kakinya karna mati rasa dan jalannya semakin susah,dua batu lagi sebelum ia sampai separuh tubuhnya sudah membeku bahkan nafasnya sudah terengah-engah,tangannya mencoba memberi kehangatan pada perutnya yang terdapat luka yang sudah mengering agar tetap hangat dan berjalan lagi
Di pinggir Yuma dan Lily menatap cemas saat melihat Zee yang sudah sempoyongan
"Ayo ayo ayo"kata Yuma geregetan
"Bertahanlah Putri Zeena"batin Lily
Zee sudah berada didepan bunga tersebut,ia mengulurkan tangannya dan merasakan sensasi dingin merambat ke tangannya,mencoba untuk menariknya dan berhasil,saat tercabut pijakan yang ia injak ternyata licin dan ia tergelincir ke dalam lava tersebut
"Sial"batin Zee sambil memejamkan matanya dan tercebur ke dalam lava tersebut
"Putri,Zeena"teriak Yuma dan Lily bersamaan
***
Di tempat Jiali sudah dua jam sejak pertarungan dan terlihat di area Jiali bahwa Zhu lebih unggul apalagi ia di bantu hewan pendamping nya harimau putih miliknya Yeol (detektif)
sedangkan di kubu udara Luyten lebih unggul dibandingkan Sean saat mereka menggunakan wujud hewan pendamping mereka,naga juga alicorn
"Luyten kau tidak mendengar kan ucapan tuanmu ya jangan melukai berat kami"kesal Sean
"Tapi perintahnya juga membunuh kalian aku tidak akan melukai berat kalian tapi aku akan membunuh kalian tanpa luka berat"kata Luyten, sebenarnya ia juga dilema dengan hal ini tapi perintah adalah perintah
"Ck mati saja sana"kesal Sean sambil menyemburkan air dari mulutnya dan di balas oleh serangan uap panas dari Luyten dan sebuah duri tajam dari sayapnya dan pertarungan berlajut
**
Di tempat Zee,Yuma dan Lily di buat terdiam saat setelah Zee terjatuh ke dalam lava namun detik berikutnya danau bergejolak dan muncul cahaya terang dari sana dan muntahan lava tersebar saat sesosok makhluk besar keluar dari dalam danau
"Awas"teriak Lily menarik Yuma dan membuat perisai es agar selamat dari lava yang berterbangan ke arah mereka
"ROARRRR"Auman keras terdengar dari udara saat sesosok makhluk hitam besar bersayap dengan kristal hijau kemerahan di duri punggung juga ekornya muncul dari dalam danau
"Itu naga hitam milik Zeena"kata Yuma di angguki Lily
"Akhh akhirnya berhasil juga"kata Yuma langsung lesehan begitu juga Lily,Lily menatap Zee yang sedang menunggangi naga miliknya hanya tersenyum kecil
"""
Zee yang mengira ia akan mati karena masuk kedalam lava dikejutkan dengan aliran hangat yang muncul dari dalam bunga teratai yang ia petik dan seketika cahaya muncul didepannya dan tiba tiba ia seperti terangkat dengan cepat,saat membuka matanya ia sudah berdiri di atas naga miliknya
"Quan"panggil Zee
"Ya tuan"jawab Quan
"Akhirya aku menemukan mu"kata Zee lega
"Maaf tuan jika aku merepotkan mu"kata Quan
"Tidak apa apa"kata Zee lalu menyuruh Quan mendarat
Mendekat ke arah Lily dan Yuma,ia membungkuk untuk berterima kasih
"Terima kasih bibi Lily dan bibi....."kata Zee terdiam sesaat setelah menyadari ia tidak tau nama Yuma
"Aku Yuma panggil aku bibi Yuma"kata Yuma,bukanya mencari kesempatan tapi dia adalah kakak kandung dari Cloe dan artinya Zee adalah keponakannya,sesaat ia terfikirkan oleh sesuatu yang membuat nya tersenyum konyol
"Panggil aku ibu juga tidak apa apa"kata Yuma mendapat jitakan dari Lily saat Lily tau maksud dari perkataan Yuma
"Terima kasih bibi Yuma"kata Zee
"Baiklah ayo pergi kubu Zhu sudah kewalahan menghadapi Jiali"kata Lily membuat Zee heran
"Dia sedang dalam ujian bulan darah"kata Lily di pahami Zee mereka bertiga lalu menghilang dari sana
Di tempat Jiali,Zhu terpental ke sebuah pohon namun sebelum bersentuhan dengan cantik dengan pohon seseorang menangkapnya dari belakang dan Zhu meliriknya
"Yuma kau datang mana yang lain bagaimana dengan anakku"tanya Zhu berurutan
"Yang lain akan datang dan anakmu sudah mendapatkan sihirnya kembali"kata Yuma lalu memapah Zhu agar duduk di tempat yang aman,Jiali mengeluarkan sihir logamnya dan melemparkannya ke arah Yuma juga Zhu namun di tangkis dengan panah logam milik Zee yang muncul didepannya
"Yo anak kegelapan"sapa Jiali jahat
"Hemm"dehem Zee
"Terakhir kau membiarkan Jiali menusukmu apa kali ini kau akan membiarkan ia membunuhmu"tanya Jiali jahat
"Tidak keduanya"jawab Zee lalu menyerang Jiali,Luyten yang melihat majikannya kewalahan segera menyudutkan Sean dengan sihir uap duri miliknya dan membuat kabut lalu menendangnya dengan kencang sehingga Sean versi manusia terpental dari udara dan tercebur ke laut yang dingin dengan keras,segera Lily terjun dari hewan pendamping miliknya yaitu ular putih miliknya dan menceburkan dirinya untuk menolong Sean dan membawanya ke darat,Luyten yang sudah dalam mode alicorn hendak menolong Jiali di kejutkan dengan datang nya naga hitam dari bawah yang tiba tiba mengigit lehernya dan membantingnya ke air laut,tanpa jeda naga hitam tersebut meluncur ke dalam air laut dan mencengkram tubuh Luyten lalu membawanya keluar dari laut ke udara setelah itu naga itu melempar Luyten keatas lalu menyemburkan api dari mulutnya
Wussss...
"ROARRRR"Auman keras terdengar dari naga hitam tersebut,Luyten yang diserang tanpa jeda langsung gosong dan terjatuh ke pepohonan namun sebelum ia menabrak pohon dari atas udara tubuhnya yang sudah kembali ke wujud manusia di tangkap oleh kaki berkacar tajam milik Quan,dan perlahan meletakkan nya di tanah,saat Quan mendaratkan tubuhnya angin besar terbentuk membuat pohon pohon bergoyang,setelahnya ia secara perlahan berubah menjadi manusia kembali namun kali ini wujudnya lebih dewasa dari Quan yang masih bersekolah apalagi rambutnya yang panjang berkibar dengan baju kuno yang ia kenakan,mendekat kearah Luyten yang pingsan dengan tubuh yang sebagian gosong dengan bajunya yang robek sana sini,Quan hanya menatapnya lalu
"Ahahahha"tawa Quan terdengar saat melihat ulah yang ia buat,mendekat dan menyentil dahi Luyten
"Terimalah Sapaaan dari ku ubanan"kata Quan lalu mentransfer sedikit sihirnya agar Luyten lebih baik.
Lily,Sean,Zhu dan Yeol sedang berdiri tidak jauh ketika mendengar suara tawa Quan
"Ck dasar kekanakan"kata Yeol
"Yeol kembali"perintah Zhu di angguki Yeol lalu ia menghilang,Sean terbangun dari pingsannya dan melihat Zhu juga Lily didekatnya
"Bagaimana pertarungannya"tanya Sean sambil di bantu duduk oleh Zhu
"Pertarungan para hewan pendamping sudah selesai namun...."belum selesai Lily menjelaskan terdengar suara ledakan keras dengan angin panas yang menerpa mereka,Lily dan Zhu mengeluarkan sihir esnya untuk membuat perisai,setelah kepulan asap menghilang terlihat Jiali yang sedang di papah oleh Zee berjalan menuju mereka,Zee lalu tersenyum ke arah ibunya dan ambruk dengan Jiali bersamaan
aku gx bisa up cepat karna masalah sinyal
sorry ya
and tinggal kan jejak kalian
__ADS_1
love you all π
πππ