
lanjut
🎶🎶🎶🎶🎶
///////////
"Zee sarapan"kata Zhu
"Gx mah hampir telat"kata Zee sambil mengambil roti di meja dan menggigitnya sambil berlari ke bagasi
"Ya ampun anakku benar benar"kata logan geleng kepala
"Kau sarapan awas jika tidak"ancam Zhu lalu meletakkan piring yang sudah terisi di meja logan
"Iya sayang makasih"kata logan lalu makan
Di sekolah menuju kelas Zee jalan sendiri
"Hoamm lelah sekali tubuh ini kenapa aku malah lemas ya seharusnya setelah racun hitam itu hilang tubuhku kan sehat"batin Zee lalu berpapasan dengan Leon
"Ohh hai Zeena selamat pagi"sapa Leon rada gerogi
"Pagi juga"singkat Zee
"Boleh bareng"tanya Leon
"Terserah"kata Zee lalu di ikuti Leon di sampingnya
"Oh ya aku belum tau Zeena itu berasal dari keluarga mana"batin Leon
"Zee apa nama keluarga mu"tanya Leon
"Kenapa emangnya"kata Zee
"Ahh tak usah di jawab jika tidak mau anggap saja pertanyaan tadi adalah angin lalu"kata Leon merasa bersalah
"Ohh"singkat Zee
"Duluan ya"kata Zee lalu mempercepat jalannya
"Sial malah di tinggal bodohnya kau Leon kenapa malah bertanya seperti itu"batin Leon
dari jauh rupanya ada yang sedang mengintai mereka,ia terlihat tidak senang dengan keberadaan Zee di samping Leon
"Dasar ****** beraninya menggoda Leon ku akan aku kasih pelajaran kau"batin gadis itu bernama Wendy salah satu fans gilanya Leon bahkan saking cintanya sama Leon ia pernah mencelakai Leni adik Leon karena cemburu,ia berasal dari kelas 2B kelas yang menjadi rival kelas 2A dalam segala bidang,ia lahir dari keluarga kelas menengah Cath,Wendy Cath,karna berasal dari keluarga kaya ia sering membuli anak anak
Yang lemah ataupun yang statusnya di bawahnya.
Di kelas Zee segera menuju tempat duduknya
"Pagi Zee"sapa Jiali dan nian nian
"Pagi Jia nian tumben Jia cepat datang"kata Zee
"Hehehe lagi pengen aja"kata jiali
"Oh ya ada peraturan khusus untuk masuk kedalam pesta besok lho ini baru di perbaharui tadi di Weibo Benitez"kata jiali
"Apa"tanya Zee
"Untuk melindungi privasi tamu tuan rumah akan menyediakan topeng untuk semua tamu agar merasa privasi pribadi aman"kata jiali menunjukan hpnya
"Ohh baguslah"kata Zee
"Oh ya dimana Ari sebentar lagi bel masuk bunyi kan"tanya Jiali
"Entahlah aku juga gx tau aku pergi ke apartemen nya tapi sudah kosong pemilik apartemen itu bilang Ari sudah pergi tidak di situ lagi huahh sepi lagi deh"kata Nian Nian
"Ari pergi,ketua di ruangannya,jadi bangku belakang kembali sepi dong"kata jiali
"Ya juga"kata Zee
"Siapa bilang aku di ruang OSIS aku di sini"kata Mona dari depan pintu datang bersama Wulan
"Oh hai ketua selamat pagi"sapa Jiali tanpa rasa bersalah,duduk di samping Zee
"Ku harap kau ikut pesta itu Mona"kata Zee tiba tiba di telinga Mona membuat Mona terkejut dan meliriknya,yang di lirik hanya tersenyum
"Mereka memiliki topeng untuk private lho"kata jiali ikut ikutan
"Xixixixi"kekeh nian nian
"Diam"kata Mona kesal
"Kenapa aku tak bisa marah aku malah senang"batin Mona tersenyum kecil,pelajaran pertama di mulai
Skip istirahat,di kantin Zee,Jiali,Nian Nian memesan makanan mereka masing-masing
"Andai besok sekolah libur"kata Nian tiba tiba
"Kenapa"tanya Zee
"Males sekolah heheheh"kata nian nian
"Aku juga sih"kata jiali
"Baru masuk beberapa hari kok udah pengen libur aja belum puas libur kah"tanya Zee
"Ya kan sehari aja gitu aku pengen rebahan dan pengen latihan lagi agar makin kuat kaya kalian apalagi aku belum bisa menguasai sihir utama badai es,kalian sudah kan"tanya Nian
"Iya juga sih"kata jiali
"Kenapa gx izin aja"usul Zee
"Izin alasan apa yang ada aku jadi babu kakak di kantor"kata Nian Nian
"Hahahah"tawa Zee dan Jiali
"Ya sudah aku nanti bilang ke ayah buat liburin hari esok tapi kali ini aja ya"kata Zee
"Oh ya aku lupa Zee kan anak sekolah ini ya hahaha thank you so much Zee"kata nian nian memeluk Zee
"Kalian sudah siap untuk malam nanti"tanya Zee
"Sudah"jawab Jiali dan Nian Nian
"Aku juga,topeng kalian sudah ada"tanya Zee lagi
"Sudah kemarin di kirim sesaat setelah pesan itu tersebar"kata jiali
Bel masuk berbunyi mengikuti pelajaran selanjutnya sedang kosong
Di kelas Zee melirik Mona
"Ketua jika kau ingin mengacau di pesta nanti ajak aku ya"bisik Zee
"Mengacau apa pesta apa"kata Mona pura pura tak tau
"Ketua pasti tau apa maksud ku atau aku harus memanggilmu Mona Benitez"kata Zee membuat Mona terkejut
"Hahahah biasa aja ketua"kata Zee tertawa
"Sial kau tidak takut ketahuan"tanya Mona
"Aman asal ketua izinkan saja"kata Zee
"Ya sudah"kata Mona
"ikut juga"kata jiali dan nian nian dari belakang badan Mona membuat ia terkejut
"Kalian menguping"kesal Mona
"Hahahah"tawa ketiganya bersama
"Tapi emang kau bisa masuk ke dalam kau ada undangan kah"tanya Mona
"Ohh jelas ada,bahkan sepertinya keluarga Zee dulu yang pertama mendapatkan undangan itu hahaha"kata jiali
"Oh ya emang apa nama keluarga Zee"tanya Mona
"Ketua akan tau nanti"kata jiali
"Ok tapi bisakah kalian memanggilku Mona saja jangan ketua terdengar ada jarak di antara kita"kata Mona
"Baik Mona"kata Zee,Jiali,Nian Nian
"Bagus itu lebih baik"kata Mona senang
"Ketua...aku ikut bergosip ya"kata Wulan lalu mengambil bangku dan mereka mengobrol bersama sesekali tertawa,
tiba tiba terdengar sebuah pengumuman
"Ehemm..selamat siang anak anak, kami akan memberitahukan kepada kalian semua bahwa besok sekolah di liburkan sehari untuk alasan gx usah pada tau dan jangan pada kepo jadi selamat libur sehari"kata pengumuman itu yang di umumkan oleh Raymond wali kelas
2A yang kocak,semua siswa bersorak gembira
"Yeyyy libur hahahah"senang Wulan
"Asik...bisa rebahan"kata yang lainnya
"Bisa jalan jalan"kata B
"Zee thanks ya"kata nian nian
"Sama sama lagian cuma sehari ini kan"kata Zee lalu mengambil tasnya
"Loh mau kemana Zee"tanya Jiali
"Pulang"kata Zee
"Lahh?"heran teman teman sekelas
"Jam terakhir di tiadakan jadi aku pulang duluan saja"kata Zee
"Sok tau"kata Mona,lalu terdengar pengumuman lagi
"Anak anak jam terakhir di tiadakan jadi kalau mau pulang silahkan"kata Raymond membuat Mona dan teman temannya melongo
"Zee itu siapa sih"tanya Wulan
"Teman kita lah"kata Nian Nian
"Dia bisa menebak ya keren"kata Sylla
"Wahh Zee kau membawa keberuntungan kami"kata Choco
__ADS_1
"Ya"kata yang lainnya
"Hemm duluan ya"kata Zee lalu pergi
"Ayo pulang"teriak nian nian lalu semua siswi kelas 2A segera berhamburan keluar,
saat gerombolan Leon ingin keluar Mona menghadang dan melemparkan sapu ke Leon
"Hari terakhir sebelum libur kalian tidak piket,jadi Minggu ini tugas kalian"kata Mona
"Tapi kami juga mau pulang"kata Teo lalu anggota kedisiplinan OSIS segera keluar dari persembunyiannya dan berdiri berbaris di belakang Mona
"Ahahhah barusan aku bilang apa"kata Teo sambil garuk-garuk kepala
"Kami..kami akan piket dulu ya hahah kami sangat sibuk"kata Quan pergi ke dalam kelas
"Ya ampun kelas yang sangat kotor sebaiknya aku bersihkan saja dulu"kata Tetsuya lalu segera menghindar juga
"Yahh gx bisa ketemu Nian Nian deh"kata ghai dalam sekejap ia sudah di ikat dan di seret
"Akhhh tolong tolong aku hanya bercanda aku tidak mendekati nian akhhh"kata ghai sambil teriak saat di angkat oleh beberapa anggota kedisiplinan
"Turut berduka cita"batin Leon,Sion,
Tara
"Kalian kenapa diam"kata Mona
"Ahahah baik baik"kata ketiganya lalu masuk
"Sungguh kukira sifat ketua OSIS sudah berubah rupanya belum malah tambah sadis"kata Tara
"Iya benar padahal sudah satu bulan yang lalu lho tapi kok masih ingat ya"kata Leon
"Rupanya kita salah tentang OSIS kita gx boleh main main sama mereka"kata Sion
"Iya kalo gx bisa bahaya"kata Leon
"Itu tau"kata Noriko ketua kedisiplinan OSIS tiba tiba muncul di jendela
"Akhhh hantu"teriak Teo karna ia yang paling dekat dengan Noriko dengan jurus langkah seribu ia langsung lari mendekati Leon
"Noriko kau yang mengawasi kami ya"tanya Tara
"Tepat sekali"kata Noriko
"Jangan berisik kerja gunakan tangan bukan mulut"lanjut Noriko sambil mengeluarkan samurai kayu yang biasanya ia bawa
"Baik bos"kata ketujuhnya lalu piket.
Di depan kediaman Zee mobil Zee berpapasan dengan mobil Tama dokter yang di temui Zee tadi malam,keluar dari mobilnya Zee langsung menghampiri mobil Tama
"Keluar"perintah Zee seenak jidat,lalu Tama keluar
"Ini bos hasil yang kau inginkan"kata Tama memberikan sebuah berkas
"Lebih cepat dari yang di janjikan kau semakin hebat saja"puji Zee membuat Tama salting
"Makasih bos pujiannya"kata Tama senang
"Aku masuk dulu"kata Zee lalu meninggalkan Tama
"Baik good luck bos"kata Tama lalu masuk mobil dan pergi,
di gerbang Zee bertemu dengan Shiro
"Shiro bawakan mobilku"kata Zee memberikan kuncinya lalu berlari masuk
"Jelas jelas gerbang dan rumah jaraknya lumayan jauh tapi malah lebih ingin lari nona benar benar unik"batin Shiro lalu membawa mobil Zee ke bagasi di rumahnya.
Zee berlari menuju rumah dan kekamarnya,ia langsung membuka pintu kamar dengar keras membuat Cadance dan Ari yang dalam wujud kucing terkejut
"Aku pulang"kata Zee lalu melempar tasnya dan duduk di samping Cadance yang sedang memangku Ari
"Lihat apa yang aku bawa"kata Zee
"Apa"tanya Cadance
"Hasil tes"kata Zee lalu membuka amplop itu dan mengambil kertas di dalamnya,ia dan Cadance gugup untuk melihat hasilnya dan hasilnya membuat mereka terkejut mereka lalu saling pandang
"Ya ampun kita sekandung"kata Zee dan Cadance bareng lalu
"aku memiliki kakak"kata Zee lalu mereka berpelukan
"Ini bukan mimpi kan"kata Cadance karna bagaimana pun ia juga menginginkan saudara
"Tentu kak ini asli"kata Zee
"Tunggu bagaimana kau bisa yakin aku kakaknya dan bukan adik"kata Cadance
"Mengikuti insting"kata Zee lalu mengangkat Ari ke atas
"Ari aku memiliki saudara yeyyy"senang Zee sambil membawa Ari berputar putar
"Selamat tuan"kata Ari membuat Cadance terkejut
"Tidak kak ini asli"kata Zee
"Ari tunjukan wujud manusia mu"perintah Zee lalu Ari melompat dan berubah menjadi gadis cantik seperti biasanya namun dengan telinga kucing nya membuat Cadance kaget
"Ya ampun iblis"teriak Cadance lalu bersembunyi ke belakang tubuh Zee
"Dia bukan iblis kak lebih tepatnya ia siluman tapi dia baik dia peliharaan ku"kata Zee
"Dan lebih tepatnya lagi orang yang kau jadikan tameng barulah iblis setengah dewa sesungguhnya"batin Ari karna ia sudah tau asal usul Zee dari ingatan Zee yang masih tersegel namun ia dapat melihatnya saat masuk ke dalam tubuh Zee,walaupun hanya sedikit ingatan
"Tunggu bukanya siluman hanya ada di cerita"kata Cadance
"Siapa bilang"kata Ari
"Kau punya siluman itu apa kau juga tak normal"tanya Cadance. 😶
"apa kau setakut itu"tanya Zee agak cemas tentang pandangan kakaknya terhadapnya nanti
"Lebih tepatnya aku terkejut saja"kata Cadance lalu mendekati Ari
"Siapa namanya tadi"tanya Cadance
"Ari...Ari Lancaster"kata Zee
"Ari ya maaf ya aku tadi terkejut saja kau terlihat menggemaskan dengan telinga mu itu hihihi"kata Cadance sambil menyentuh telinga Ari
"Terima kasih tuan"kata Ari
"Oh ya jangan panggil kami tuan panggil aku Zee saja dan panggil kakak dengan nama...."kata Zee
"Sese"kata Cadance menyela
"Sese?"heran Zee dan Ari
"Karna kalau panggil Cadance terlalu panjang jadi panggil aku dengan Sese saja itu nama panggilan ku di Jepang"kata Cadance
"Baik Sese"kata Ari lalu berpelukan
"Ini hari paling bahagia bagiku"kata Zee
"Aku juga"kata Sese dan Ari
"Astaga aku lupa memberi tau ayah dan ibu"kata Zee
"Apa harus secepat itu"kata Cadance
"Lebih cepat lebih baik oh ya nanti malam akan ada acara tapi sepertinya akan ada acara tambahan"kata Zee
Ia mengeluarkan sihir telepati untuk Zhu,Zhu yang merasakannya segera menghilang dari kantor tempat kerjanya dan menghampiri logan yang sedang di kamar mandi kantor miliknya
......BRAKKKK.....
"astaghfirullah"kaget logan sambil menarik celananya kembali
"Zhu"kata logan terkejut
"Gx ada waktu"kata Zhu menarik tangan logan dan menghilang dari kantor menuju kamar Zee
WUSS
sesampainya Zhu dan logan di kamar
"Ayah ibu"kata Zee lalu memeluk mereka
"Aku punya kakak"kata Zee membuat logan dan Zhu heran lalu Zee melihat ke belakang di ikuti logan dan Zhu yang melihat ke belakang Zee,mereka terkejut melihat ada dua Zee
"Zeena kenapa kau ada dua"kata logan Zhu yang peka langsung berlari dan memeluk Cadance
"Anakku"kata Zhu sambil menangis senang
"Logan ini anak kita Ziya"kata Zhu membuat logan terkejut
"Zi...Ziya"kata logan
"Bukanya dia..."kata logan
"Dia tidak meninggal ayah dia kakak"kata Zee,logan mendekati Cadance dan menatap nya rindu
"Zi..Ziya anakku yang hilang"kata logan perlahan memeluk Cadance
"Kau masih hidup nak huhuhu ayah senang sekali"kata logan bahkan tubuhnya bergetar karna menangis
"Ayah ibu"kata Cadance mempererat pelukan mereka
"Zee kemari"perintah Zhu lalu mereka berpelukan berempat ala teletabis😂
Ari hanya melihat keluarga itu berpelukan karna telah berpisah dengan anak dan saudara mereka begitu lama,Zee teringat sesuatu
"Eitttt tunggu dulu ayah kau melihat Ari bukan"tanya Zee
"Iya kenapa"tanya logan
__ADS_1
"Lahh?"Zee merasa heran
"Aku sudah membuka ingatan tentang sihirnya"kata Zhu
"Oh...kapan"tanya Zee
"Saat sarapan tadi pagi kau tidak ikut"kata Zhu
"Aa ya aku ingat"kata Zee
"Ayah pesta Benitez sebentar lagi kakak ikut ya"pinta Zee
"Tentu saja harus kita harus datang dengan keluarga lengkap bukan"kata logan
"Apa boleh"tanya Cadance
"Tentu saja siapa yang melarang"kata Zhu
"Terima kasih Bu"kata Cadance senang
"Kami bersiap dulu ya aku juga harus menghubungi kantor takutnya mereka geger tiba tiba bos mereka hilang"kata logan mengajak Zhu pergi
"Kalian bersiaplah"kata Zhu
"Baik Bu"kata Zee dan Cadance
"Ayo mandi bersama"ajak Zee lalu menyeret Cadance ke kamar mandi
"tu...tunggu ini"gagap cadance bingung
Beberapa menit kemudian mereka keluar dari kamar mandi dengan menggunakan handuk,Ari yang menunggu melihat mereka berdua menjadi sedikit bingung lantaran muka Zee dan Cadance itu mirip sekali
"Mana Zee mana Sese"tanya Ari
"Tebaklah"kata Zee dan Cadance bareng
"Haiss aku menyerah"kata Ari
"Hahahah"tawa Zee
"Oh ya aku ingat Zee ada tanda lahir sabit bulan kecil di punggung atas nya"kata Ari
tiba tiba....
"Upss keceplosan kan orang biasa gx bisa liat"batin Ari
"Oh ya"kata Cadance lalu mengecek punggung atas,memang ada tanda sabit bulan kecil berwarna hitam di sana dengan dua titik merah di tengah-tengah nya,ia bisa melihatnya
"Ada Zee"kata Cadance membuat Ari terkejut
"WTF Sese bisa melihatnya"batin Ari terkejut
"Aku baru tau"kata Zee lalu mereka berganti pakaian,memakai dress hitam malam yang kontras dengan topeng setengah wajah di wajah mereka,Zee mengkloning topeng miliknya,mereka berdua terlihat cantik dengan visual itu
Lalu mereka turun ke bawah dan di bawah logan dan Zhu sudah menunggu mereka,logan dengan jas maronnya dan Zhu dengan dress maron dengan topeng setengah wajah mereka,mereka melirik ke atas
"lady your so beautiful"kata logan sambil mencium tangan Zee dan Cadance ala sapaan barat
"Thank you Daddy"
"Ayo berangkat"kata Zhu lalu mereka pergi keluar,
di luar mobil keluarga Anderson sudah siap dengan Shiro yang setia menunggu di sana dengan di temani nyamuk
"Silahkan tuan"kata Shiro membuka pintu mobil,saat Cadance masuk ia malah melihat gadis lain membuat ia merasa heran
"Ehhh sepertinya mataku agak eror"batin Shiro lalu masuk ke mobil dan menyalakan nya ia melirik dari kaca
"Anjir memang dua ini bukan halusinasi"batin Shiro terkejut melihat nonanya ada dua
"Ada apa Shiro"tanya logan saat melihat gelagat aneh shiro
"Tidak tuan"jawab Shiro
"Oh ya Shiro hari ini aku akan memberi tau sesuatu kepada semua media di pesta jadi tolong kau siapkan semuanya"perintah logan
"Baik tuan"jawab Shiro
"Kira kira apa ya hal yang akan tuan sampaikan ke media sampai mendadak begini"batin Shiro
"Tentang kakak ku Shiro ia masih hidup dan ia bersama kita sekarang"kata Zee tiba tiba
"Hahh nona seperti bisa membaca batinku saja tapi apa katanya tadi kakak maksudnya nona besar"kata Shiro kaget.
Sesampainya di gedung yang di sewa keluarga Benitez mobil segera memasuki area dan berhenti di depan gedung sudah banyak wartawan di sana yang menunggu untuk membuat berita yang menggemparkan ini,
Shiro keluar terlebih dahulu dan membuka pintu,pertama keluar adalah logan
"Wahhh pak Logan Lee,dari keluarga Anderson"kata salah satu wartawan
Lalu logan memegang tangan Zhu dan tersenyum,Zhu pun keluar
"Itu pasti istri kecil yang sangat di sayangi oleh pak logan beruntung nya dia"kata wartawan lain,lalu keluarlah Zee dari mobil membuat wartawan heboh
"Wahh ternyata pewaris keluarga Anderson mengikuti acara ini,ini pertama kalinya tidak sia sia datang ini akan menjadi berita yang menghebohkan nantinya"kata wartawan,
Zee menunggu Cadance keluar,saat Cadance keluar semua wartawan terdiam cukup lama sampai salah satu dari mereka berbicara
"Ya ampun apa ini,pewaris keluarga Anderson ada dua"kata A
"Apa mereka kembar"tanya wartawan lain
"Sepertinya keluarga Anderson benar benar menyembunyikan rahasia besar tentang keluarga kecil mereka"kata wartawan dan masih banyak lagi sepertinya walaupun menggunakan topeng wibawa yang di miliki logan sulit untuk di lupakan.
Zee dan Cadance berjalan masuk mengikuti orang tua mereka,sesampainya mereka di dalam
Mereka bertemu dengan tuan rumah pendiri pesta tersebut Richard Benitez kepala keluarga Benitez dan anak tiri laki lakinya Rafael Benitez juga juga istri yang sekarang Mikasa Soichi,hanya mereka bertiga yang tidak menggunakan topeng
"Richard selamat ulang tahun untuk perusahaan mu ini"kata logan sambil bersalaman dengan Richard
"Terima kasih logan"kata Richard melirik Zhu dan dua gadis di belakangnya
"Apa mereka keluarga kecilmu Gan"tanya Richard
"Ahh iya ini istri ku"kata logan sambil memegang tangan Zhu
"Malam tuan nyonya selamat ulang tahun perusahaan"kata Zhu
"Terima kasih nyonya Zhu"kata Mikasa
"Ini anak kembar ku"kata logan lagi
"Selamat malam paman bibi"kata Zee dan Cadance sambil membungkuk hormat
"Hahah anak anakmu sungguh beda dengan sifatmu ya"kata Richard
"Oh ya bukankah kau ingin memperkenalkan anak gadismu pada media"tanya logan
"Ya dia sudah datang tapi dia sedang bersama teman temannya"kata Richard,mengetahui itu Zee izin untuk berkumpul bersama teman temannya mengajak Cadance
"Ayah bisakah aku pergi mencari teman teman ku juga"kata Zee
"Baiklah nak silahkan"kata logan lalu Zee dan Cadance pergi menuju gerombolan Jiali,di sudut ruangan kelompok Jiali sedang duduk santai sambil berbincang,ada Jiali,Nian Nian,Wulan,Syila,dan Mona,mereka sangat cantik dengan dress gaya mereka(males nyebutin panjang🤣)
"Teman teman"sapa Zee walaupun mereka menggunakan topeng Zee dapat melihat Jiali dan Nian Nian yang memang memiliki karakter yang menonjol di antara teman temannya
"Hai Zee"sapa mereka lalu melirik ke Cadance
"Ini kakakku Ziya"kata Zee
"Hai Ziya"sapa mereka
"Hai juga"kata Cadance agak gugup
(Sekarang panggil Cadance dengan Ziya ok)
Jiali dan Nian Nian melirik Zee dan mengkode dengan isyarat mata
"Gimana bisa"batin Jiali telepati
"Nanti aku jelasin"batin Zee sambil tersenyum
"Mona pertunjukan menarik apa yang akan kau tampilkan kami dapat peran yang bagus gx"tanya Zee
"Tidak ada rencana ku sudah ketahuan oleh ibuku"kata Mona kesal
"Sayang sekali ya"kata Sylla
"Hahahah tandanya ibumu sayang sama kamu karna gx mau kamu nakal di acara ayahmu"kata Wulan
"Diam"kesal mona
"Oke oke,Oh ya Zee kau kan baru datang,tadi di luar sangat ribut sebenarnya ada apa"tanya Syila
"Entahlah"kata Zee
"Ohh tadi mereka ribut saat kita masuk"kata Cadance membuat teman temannya Zee menengok ke arahnya dan Zee,Wulan yang mendapatkan sinyal gosip mulai melakukan aksinya
"Oh ya Ziya kau kakaknya Zee atau adiknya"tanya Wulan
"Aku kakaknya"kata Cadance
"Jika kalian saudara kenapa kau gx sekolah bareng Zee"lanjut Sylla
"Masalah itu karna kami terpisah cukup lama dan baru bertemu beberapa hari ini"kata Cadance
"Jadi awalnya kalian tak mengenal satu sama lain ya"kata Wulan
"Iya lalu Zee memutuskan untuk tes DNA dan hasilnya kami di konfirmasi memiliki hubungan saudara"kata Cadance
"Wahhh...gitu ya itu hoky sekali"kata nian nian
"Lalu pastinya sebelum kau bertemu Zee kau di besarkan seseorang bukan"tanya Jiali ikut ikutan
"Iya aku di besarkan di Jepang oleh orang tua angkatku"kata Cadance
"terus......."
***lanjut besok lagi
seru lanjut
see you 😘***
////////
__ADS_1
♥️