
///////
***lanjut
"Tugas pertama kalian adalah...."jeda Lily
"Membuat dark knight"kata Lily membuat semuanya menatap Nian Nian yang sudah bisa membuat dark knight
"Seperti yang kalian lihat tadi jika ketua kalian bisa memanggil dark knight bahkan berarmor,maka dari itu agar semuanya mencapai pencapaian yang sama saya akan mengajarkan kalian bagaimana cara memanggilnya"kata Lily
"Kalian cukup fokuskan titik inti sihir di tubuh kalian,dan rasakan setelah itu fikirkanlah dark knight yang akan kalian buat"kata Lily
"Tapi sebelum itu yang merasa sudah pernah memanggil dark knight segera kedepan"kata Lily,lalu Jiali,Nian Nian dan Tara pun maju
"Jiali"kaget Lily lalu melirik Tara
"Kau"Lily
"Tarako"kata Tara membuat Lily terkejut,
bukan karna namanya namun ia bisa merasakan aura yang berbeda dengan pemilik tubuhnya seakan yang tinggal disana bukanlah roh asli dan anehnya ia malah merasakan aura dari anak salah satu kaisar dewa yaitu Heko pangeran satu satunya di antara anak kaisar dewa yaitu anak dari dewa Vrost dan Dewi Sora
"Tunggu hanya kalian bertiga"kata Lily baru sadar lalu menatap Zee
"Saya belum pernah mencoba bu"kata Zee seakan tau arti tatapan mata Lily
"Baiklah selain tiga orang di depan kalian sekarang mulai memanggil"kata Lily
lalu Rey,Naoya,Soren,Suji dan Zee mulai melakukan pemanggilan terhadap dark knight,sedangkan Ari dan Quan hanya saling menatap tanpa melakukan apa apa karna mereka sampai kapanpun tidak akan dapat memanggil dark knight karna mereka merupakan hewan pendamping dan siluman bukan manusia yang memang memiliki potensi melakukan sihir pemanggilan dark knight,tapi walaupun mereka tidak dapat memanggil dark knight mereka bisa melakukan hal yang sama walaupun bukan berupa dark knight
Rey,Naoya akhirnya bisa memanggil dark knight mereka tanpa armor dan tingginya menyamai tinggi mereka,sedangkan dark knight yang dipanggil Jiali dan Nian dan adalah dark knight dengan tinggi tiga meter,begitu juga dengan Soren ia dapat memanggil dark knight tinggi tiga meter tanpa armor cukup membuat Lily senang
"Bagus itu sudah lebih baik"kata Lily lalu melihat empat murid lainnya
"Quan,Ari kenapa kalian tidak memanggil dark knight kalian"tanya Lily
"Kami tidak bisa"jawab mereka jujur
"Baiklah nanti beritahu saya alasannya"kata Lily,lalu beberapa menit kemudian Suji sudah memanggil dark knightnya,dark knightnya memang sama seperti Jiali dan Nian dan namun tidak berarmor membuat tarako tersenyum senang melihat adiknya,
sedangkan Zee ia hanya memejamkan matanya membuat Lily heran,Jiali yang bosan langsung meluncurkan belatinya kearah Zee
.....Tringggg......
Belati itu mental saat sebuah pedang menghalau belati tersebut dan kejadian itu cukup membuat semua yang di sana terkejut,bagaimana mungkin di depan mereka sekarang berdiri dua dark knight yang sedang melindungi Zee,salah satunya menggunakan armor hitam hijau dan satunya menggunakan armor hitam merah dengan masing masing senjata ditangan mereka,walaupun mereka memiliki tinggi seperti milik Naoya dan Rey namun bukan itu hal yang membuat Lily terkejut bahkan sekilas ia seperti bergetar,yang ia lihat bukanlah kemampuan Zee melainkan senjata yang dipegang salah satu dark knight itu
"Ti..tidak mungkin itu..."batin Lily,lalu tersadar
"Baiklah kalian boleh istirahat,hasil kali ini cukup memuaskan"kata Lily lalu mereka semua istirahat dan menghilangkan dark knight masing masing,
Lily menghampiri Zee,Quan dan Ari yang sedang berbincang
"Jadi apa alasan kalian tidak dapat memanggil dark knight"tanya Lily
"Karna saya adalah siluman"jawab Ari
"Karna saya adalah hewan pendamping"kata Quan cukup membuat Lily terkejut untuk kesekian kalinya
"Hewan pendamping"kata Lily lalu melirik Zee
"Ya bibi,dan Ari adalah siluman kucing malam milikku"kata Zee
"Pantas saja"kata Lily
"Zee bagaimana caranya kau memanggil dark knight milikmu"tanya Lily
"Aku hanya mengikuti instruksi dari bibi saja"kata Zee diangguki Lily
"Baiklah tapi bisakah untuk kedepannya jangan memunculkan dark knight milikmu,maksudku jika bisa jangan mengeluarkan dark knight tipe armor hitam merah karna suatu alasan bisa"kata Lily
"Akan saya usahakan bibi"kata Zee yang sebenarnya merasa heran dengan ibu Nian Nian ini
"Baiklah sekarang istirahat saja setelah itu kalian boleh pulang"kata Lily lalu pergi
Setelah melakukan aktivitas sekolah mereka pun pulang ke rumah masing-masing,Lily?,dia tidak pulang melainkan pergi ke kantor Adr karna sudah diberitahu Zhu
"Zhu kau akan terkejut saat tau apa yang aku lihat tadi"kata Lily saat membuka pintu dan langsung nyerocos tanpa melihat situasi dimana logan sedang mengangkat meja kecil dengan Zhu yang duduk di meja membuat Lily terdiam memutar matanya jengah
"Ahh Lily kau datang"kata Zhu,lalu segera turun
"Sebentar ya"kata Zhu lalu mendekati logan dan menciumnya
"Sudah aku bersihkan,Jika aku melihat ada yang menggoda kamu lgi awas saja"ancam Zhu
"Sayang kan aku sudah bilang aku tidak tergoda"kata logan sedikit senang melihat istri kecilnya cemburu
"Tetap saja"kata Zhu lalu pergi menyeret Lily,setelah istrinya dan istri Jimmy pergi baru ia menurunkan meja kecil itu dan menghela nafas lalu menelpon sekertaris nya Alucard
"Lucard batalkan kerja sama dengan Perusahaan W.corp"kata logan
"Terserah"kata logan lalu mematikan sambungan telepon nya
"Hahh Zhu"kata logan sambil bersender di tempat duduknya lalu menatap foto dirinya dengan Zhu dimeja yang sengaja ia taro sebagai penyemangat kerja ASEKK
Di cafe tempat Lily dan Zhu berada Lily menceritakan tentang hal yang ia lihat tadi mengenai dark knight milik Zee
"Kau tidak salah lihat kan"tanya Zhu untuk kesekian kalinya membuat Lily kesal
"tidak Zhu ini sungguh,sabit hitam dengan permata merah sama persis seperti milik dia"kata Lily
"Tapi anehnya kenapa Zee juga memiliki senjata itu"kata Zhu menuju arahan lain
"Entahlah aku tidak mau menebak"kata Lily
"Tapi bagaimana jika...."kata Zhu langsung disela Lily
"Bagaimana pun dia adalah Dewi kegelapan jadi mungkin itu memang senjatanya,sudah jangan berfikir hal negatif dulu"kata Lily
"Kuharap begitu"kata Zhu
"Akhh ternyata tidak sia sia aku mengundurkan diri dari departemen keamanan untuk menjadi guru,Zhu kenapa kau tidak mau menjadi guru juga itu menyenangkan lho"kata Lily
"Ogah"jawab Zhu membuat Lily gemas dengan sahabatnya ini,lalu mereka berbincang-bincang sampai Jimmy dan logan datang dan mereka pun pulang ke rumah masing-masing
__ADS_1
Malamnya setelah makan malam seperti biasa keluarga Anderson akan berkumpul diruang keluarga
"Kak kau tadi belajar apa"tanya Zee
"Pertahankan utama saat menggunakan Aray,dan cara menjebak menggunakan Aray itu secara tidak langsung"jawab Ziya
"Oh ya bagaimana caranya"tanya logan
"Apa ayah mau mencobanya"tanya Ziya
"Boleh,ayah penasaran sampai mana anak ayah ini menguasai sihir"kata logan
lalu mereka berdua berdiri sedangkan Zhu dan Zee hanya menjadi penonton,Ziya lalu mengangkat tangannya dan muncul simbol sihir di tangannya dan dibawah lantai tempat logan berbijak,dan dalam sekejam kebuah kerangkeng transparan mengelilingi logan
"Wahhh"kagum logan dan saat hendak memegang kerangkeng itu
"Jangan dipegang jika tidak ingin terluka ayah,itu adalah kerangkeng dengan tipe angin berpusaran tenaga tinggi setara dengan tenaga ****** beliung"kata Ziya membuat logan menghentikan tangannya
"Wahh itu ada di shadow step bab 2 kan"kagum Zhu
"Iya ibu"jawab Ziya sambil menghilangkan sihirnya lagi
"Bu Yord bilang aku hebat sehingga Bu Yord bingung mau mengajarkan apalagi,dan Bu Yord menyarankan aku agar masuk ke regu penyerang seperti Noriko"kata Ziya
"Jika kau mau boleh saja,lagian Yord yang merekomendasikan nya kan"kata Zhu
"Baik Bu aku akan dengarkan saran ibu saja"kata Ziya
"Lalu bagaimana dengan mu Zee"tanya logan
"Kami belajar mengendalikan dark knight"jawab Zee
"Oh ya boleh ayah lihat"kata logan lalu dalam sekejap muncul dark knight di samping logan tanpa armor dan tipe normal membuat logan terkejut dan refleks menjauh membuat Ziya dan Zee tertawa,sedangkan Zhu diam diam menhela nafas lega
"Keren,boleh ayah pegang"kata logan sambil mendekat,lalu dark knight mengikuti instruksi dari Zee untuk menjabat tangan logan
"Dingin"kata logan saat menyentuh dark knight itu lalu berusaha menyamai tinggi badannya dengan dark knight itu
"Cuma beda beberapa senti doang"kata logan gx mau mengakui,tinggi logan adalah 187 tinggi memang sedangkan Zhu 145 jika dalam mode biasa bayangin aja kaya apa pasangan ini saling menatap saat di pernikahan🤭
"Baiklah simpan tenaga untuk besok sudah malam ayo tidur"kata Zhu
"Selamat malam ayah,ibu"kata Zee dan Ziya sambil menuju kamar mereka
"Malam juga"kata Zhu dan logan dan masuk ke kamar mereka juga dan istirahat untuk menyambut hari esok
Dikamar saat Ziya sudah tidur Zee membuka matanya duduk sambil menatap wajahnya di cermin
"Zeena"panggil Zee lalu dicermin muncullah wajah yang sama namun dengan lensa mata yang berbeda
"Kenapa dark knight milikku berbeda"tanya Zee
"Maaf aku tak sengaja mengaktifkan kekuatan kita dimasa lalu dan dark knight armor hitam merah adalah dark knight milikku dimasa lalu,sedangkan dark knight armor hitam hijau adalah dark knight yang kau panggil, sepertinya kita terlalu hebat ya"kata Zeena sedikit narsis
"Tapi kenapa tadi aku sempat melihat ekspresi terkejut bibi Lily"kata Zee
"Kenapa bisa disebut misterius"tanya Zee
"Karna para dewa ataupun iblis bingung dengan wanita itu,dia kadang berada di kubu kawan kadang dikubu lawan,sehingga menyusahkan orang lain"kata Zeena
"Dan juga tidak ada yang tau dia itu seorang dewi atau iblis yang jelas dia adalah orang terkuat di saat kekuasaan kaisar dewa terdahulu,tepatnya saat kehidupan Agena"kata Zeena
"Bagaimana kau tau secara jelas seperti ini"tanya Zee
"Karna dulu ibu pernah bercerita,dan aku juga sering mendengar cerita simpang siur ini sejak aku di jauhi semua orang"kata Zeena
"Ibu"kata Zee
"Seperti apa ibu kita"tanya Zee membuat Zeena tersenyum lalu muncul di sebelah Zee dengan wujud rohnya dan merebahkan dirinya sambil menyuruh Zee tiduran
"Dia baik,kuat,pengertian,penuh dengan kasih sayang,dan sangat menyedihkan"kata Zeena sambil membayangkan wajah ibunya yang sudah ratusan tahun tidak ia lihat
"Dia selalu berusaha membuat ku tersenyum disaat semua orang mengucilkan ku,dia selalu menghiburku walaupun aku tidak merespon apapun,dia juga yang paling sedih lima tahun saat aku pergi"kata Zeena
"Dan sepertinya dia juga yang paling terpukul dengan kematian anaknya didepan matanya sendiri"lanjut Zeena sambil mengingat masa masa terakhirnya saat berada di pangkuan ibunya
"Yang jelas dia adalah yang terbaik"kata Zeena
"Bagaimana dengan mama"tanya Zee
"Maksud mu bibi Zhu"kata Zeena
"Dia baik,humoris,dan kadang nyebelin,dia suka marah marah sendiri kalau aku gx terpancing lawakannya,dia juga sering berdebat dengan ibu kita"kata Zeena
"Siapa nama ibu"tanya Zee di sela sela kantuknya
"Cloe,Verone Cloe"kata Zeena
"Cloe,nama yang bagus"kata Zee pelan sambil menutup matanya tertidur,Zeena menatap dirinya yang lain dan tersenyum ia menjadi penengah antara Zee dan Ziya sehingga ada tiga orang di satu kasur yang sama
Sedangkan di dunia lain tepatnya di dunia atas,Cloe atau ibu kandung asli dari Zeena sedang gelisah dalam tidurnya karna mimpi buruk,mimpi tentang kejadian ratusan tahun yang lalu yang merenggut nyawa anaknya
FLASHBACK ON
perang kembali pecah di era kekuasaan kaisar Andreas,dan di pimpin oleh penghianat dewa yaitu Huang Tian yang merupakan dewa roh,ia mengkhianati para dewa dan merubah dirinya menjadi iblis karna terobsesi akan kekuasaan tiga dunia,dan permusuhan antara dewa dan iblis berlanjut Beratus ratus tahun lamanya sampai Zee dan teman temannya lahir,dan perang terakhir terjadi dimana Huang Tian yang memimpin langsung para anggotanya dan melakukan perang besar yang bahkan lebih parah dari perang dewa ke dua dimana perang yang terjadi di era kekuasaan kaisar dewa terdahulu,
Huang Tian dengan tidak berperasaan langsung datang ke negri atas setelah membuat salah satu pengikutnya menjadi mata-mata,dan terjadilah perang,para dewa yang kewalahan tidak memiliki cara lain selain menggunakan lima Jendral langit mereka,dan pertempuran dimenangkan oleh kubu dewa setelah berhari hari melakukan pertarungan,
namun naasnya Huang Tian belumlah mati sehingga para jendral langit memilih menyegel Huang Tian dengan nyawa sebagai taruhannya,dan disaat Huang Tian tersegel dan di turunkan ke dunia menengah,para jendral langit sudah tiada tersisa,
zeena yang sekarat di Medan pertempuran,disela sela kesadarannya ia dapat melihat ibunya terbang kearahnya setelah itu memangku kepalanya,untuk terakhir kalinya Zeena memberikan senyuman kecilnya kepada sang ibu,tangannya berusaha memegang pipi ibunya,Cloe yang sudah banjir air mata segera menangkap tangan anaknya dan menangkupkan di pipinya sambil menangis
"Sakit"kata Zeena pelan
"Ayo ibu akan menyembuhkan mu nak"kata Cloe namun dibalas gelengan pelan dari Zeena yang sudah tak dapat melihat dengan jelas
"sakit melihat ibu bersedih"kata Zee pelan sehingga Cloe harus mendekatkan telinganya kemulut Zee
"Tidak...tidak kau akan sembuh Zee"kata Cloe
"Maaf sudah menjadi anak yang tidak berbakti"kata Zee
"Maaf i...Bu"kata Zee lalu menutup matanya dengan tangannya yang terkulai membuat Cloe teriak histeris
__ADS_1
"Akhhh tidak"teriak Cloe,Zhu yang berada dibelakangnya hanya mengeluarkan air matanya sedih kehilangan keponakan kesayangannya itu,sama seperti Cloe,Dewi lain juga kehilangan anak mereka bahkan tidak sempat pamit,Andreas lalu membopong tubuh anaknya yang sudah dingin dengan air matanya yang mengalir dalam diam,ia sangat sedih dan terpukul merasa menjadi ayah yang tidak berguna,mereka kembali dengan kemenangan di tangan mereka namun tidak seorang pun merasa senang karna mereka kehilangan penyelamat mereka.
Cloe terbangun dari mimpi buruknya dan terengah-engah sambil menangis membuat Andreas terbangun dan merasa khawatir kepada istrinya
"Cloe ada apa,kenapa kau menangis"kata Andreas sambil memeluk istrinya
"Aku merindukan anakku Andreas"kata Cloe membuat Andreas tersenyum Sendu
"Maafkan aku clo andai aku menjadi ayah yang baik mungkin sekarang Zeena akan bersama kita"kata Andreas
"Sekarang istirahat lgi ya"kata Andreas lalu memeluk Cloe agar tertidur lagi
"Maafkan aku Zee ayah terlalu lemah untuk menjagamu"batin Andreas memejamkan matanya sambil menangis dalam diam membawa istrinya agar tenang
Pagi hari di dunia manusia dimana dua anak kembar sedang mengenakan sepatu sekolah mereka dan memasuki mobil Bugatti Veyron yang terparkir,ya siapa lagi kalau bukan Ziya dan Zee,Zee melajukan mobilnya ke arah sekolah,sesampainya di sana terlihat banyak siswa yang sudah masuk,suasana kali ini terlihat berbeda dimana dulu mereka sering berkelompok sesuai dengan kriteria mereka namun sekarang mereka lebih sering berbaur satu dengan yang lain membuat Zee dan Ziya saling menatap dan tersenyum,mereka lalu masuk ke kelas
"Pagi semua"sapa Ziya dijawab anak anak dikelas,mereka duduk di bangku masing masing,sudah ada Ari,Jiali dan Nian Nian disana
"Dimana Wulan"tanya Ziya
"Entah mungkin di ruang OSIS kau tau sendiri kan jika Wulan,Mona,salsa, Noriko adalah OSIS yang memiliki jabatannya masing-masing"kata Ari
"Iya juga sih"jawab Ziya
"Tapi kalian penasaran gx sih siapa wakil ketua OSIS,karna selama sekolah disini belum adanya dia disebut,Mona ketuanya,salsa sesi kesehatan,Noriko ketua kedisiplinan,Wulan sekertaris OSIS,lalu siapa wakil ketua OSIS nya, kelas lain?"tanya Nian Nian
"Iya juga ya"jawab Jiali dan Zee,kebetulan Soren yang sudah sampai mendengar hal itu dari bangkunya dan melirik gadis cantik tomboi di depan sana yang sedang berbincang bincang dengan gadis kecil yang pemalu,mereka adalah Rey dan Naoya sepasang sahabat yang sudah berteman sejak SMP,dan sebenarnya wakil ketua OSIS itu adalah Rey,gadis tomboi yang menurutnya bego,dimana dengan gamplangnya selalu melakukan hal konyol dan entah dari mana asal ketertarikan Mona menunjuk Rey sebagai wakilnya.
Lalu datanglah Mona dengan buru buru dan meletakan tasnya dengan tas Wulan
"Mona kau kenapa terlihat sangat khawatir"tanya Zee
"Aku mau ke UKS Wulan pingsan jadi aku harus melihatnya"kata Mona lalu pergi sambil berlari
"Wulan"kata Ari
"Pingsan"lanjut Nian Nian
"Tumben sekali"kata Zee dan Jiali dengan santainya membuat Ziya tepuk jidat
"Mau menjenguknya juga"tawar Nian Nian namun belum juga dijawab bel berbunyi dan pak Raymond masuk ke kelas membuat mereka kembali ke bangkunya masing-masing
"Pagi anak anak"sapa pak Raymond
"Pagi pak"jawab semua
"Seharusnya hari kemarin kita melakukan pelajaran umum namun karna suatu hal(masalah pertandingan)jadi hari itu digunakan sebagai latihan sihir,dan sebagai gantinya hari ini kita belajar pelajaran seperti biasanya,jadi keluar kan buku kalian dan bersiap untuk belajar"kata pak Raymond membuat sebagian siswa merasa sendu tapi tetap menurut
"Kan besok bisa lanjut lagi,sepertinya kalian benar benar tertarik dengan sihir ya"kata pak Raymond
"Tentu saja pak jika kita kuat kita bisa melindungi orang tersayang kita dari bahaya"kata Tetsuya
"Memangnya kau ada orang tersayang"tanya pak Raymond
"Ada pak"jawan Tetsuya
"Ohya siapa dan ada berapa"tanya pak Raymond sebelum memulai pelajaran nya
"Ada tiga pak"jawab Tetsuya sambil melirik Ziya dan tersenyum membuat teman temannya berdehem untuk melihat situasi
"Tiga,banyak sekali"kata pak Raymond seolah terkejut lalu tersenyum jail
"Hahahah Baiklah simpan ceritanya untuk nanti mari buka halaman sekian"kata pak Raymond lalu mulai mengajar,sedangkan Ziya malah sedang berfikir
"Tiga?,siapa saja"batin Ziya
Sedangkan di ruang kesehatan Mona sedang menjaga Wulan,menatap sahabatnya dengan sendu
"Jarang sekali kau sakit Lan Lan"kata Mona setelah salsa meninggalkan mereka berdua,
tadi yang membawa Wulan ke UKS adalah Sion,ya Sion,seseorang yang memiliki perasaan suka kepada Wulan makanya saat melihat Wulan pingsan dengan cepat Sion membawanya ke UKS dan menghubungi Mona,walaupun tidak begitu dekat dengan Mona namun ia memiliki nomornya dari grup kelas,
jadilah sekarang dimana Mona berada di UKS sedangkan Sion berada di kelas,Mona memegang tangan Wulan yang dingin,hal yang orang lain tidak ketahui adalah suhu Wulan selalu rendah namun sehat sehingga tidak heran jika orang lain terkejut melihat Wulan sakit,
beberapa menit kemudian Wulan terbangun dan melirik mona dan salsa yang sedang sibuk dengan komputer nya
"Ketua"panggil Wulan membuat Mona yang sedang menunduk terkejut lalu menatap Wulan senang dan memeluknya,salsa menghampiri mereka
"Syukurlah kau baik baik saja"kata Mona
"Haus"kata Wulan lalu dengan cepat salsa mengambil gelas berisi air untuk diminum Wulan
"Terima kasih"kata Wulan lalu minum, setelahnya ia duduk di ranjang
"Wulan kenapa kau bisa pingsan"tanya Mona setelah membantunya untuk duduk
"Emm itu"pikir Wulan
"Aku juga tidak tau tiba tiba saja kepalaku pusing lalu semuanya gelap dan saat aku terbangun aku sudah ada di sini"kata Wulan
"Menurut data yang ku periksa tadi,itu mungkin akibat kelelahan karna darah rendah,juga pengaruh dari disminore"kata salsa sambil membaca hasil yang ia cek tadi(kaya dokter aja)
"Kau dengar jangan sampai kelelahan"kata Mona sambil menyentil dahi Wulan
"Aduh"kata Wulan sambil mengusap dahinya
"Kau jahat sekali"kesal Wulan mendapatkan kekehan dari Mona dan salsa,setelah beberapa menit Mona langsung pergi untuk tugas OSIS,sedangkan salsa menjaga Wulan untuk istirahat
Di ruang OSIS Mona sedang pusing Lantaran tugas yang menumpuk belum tugas sekolahnya,dia lalu menelpon Rey wakil OSIS yang slalu bekerja jika Mona sedang kelimpungan
Di kelas 2A terdengar bunyi dering hp membuat semuanya menatap ke arah sumber suara dimana si punya hp langsung gelapakan dan memgambil HP-nya dan melihat siapa yang menelpon
"Neon"batinnya
"Pak ijin bentar"kata gadis itu***
***siapa gadis tersebut?
ikutin Episode selanjutnya
see you next time 😘***
/////////
__ADS_1