
///////////
lanjut
"Bos ini dariku"kata Tama menyerahkan bungkusan kecil ditangannya,Zee lalu membukanya dan terlihat sebuah gantungan kunci berbentuk boneka beruang coklat yang kecil dan imut
"Ini imut sekali"kata Zee membuat Tama tersenyum bangga kepada ketiga temannya yang terdiam
"Ehem ini dariku bos"kata Ryuga setelah menarik Tama kebelakang nya,Zee mengambilnya dan terlihat dokumen keberhasilan dalam kerja sama dengan perusahaan Rachan yang sudah berjalan selama dua bulan ini
"Luar biasa"kata Zee senang dengan kinerja sekertarisnya,black mendekat dan memberikan hadiah yang dibungkus kertas kado berwarna pink dan acak,zee mengambilnya dan menebak nebak apa hadiah dari black si tukang tidur ini
"Aku yakin seratus persen jika hadiahnya adalah bantal"kata Ryuga diangguki temannya,karna hampir setiap black memberikan hadiah pasti selalu bantal
"Bantal adalah benda paling berharga"kata black
"Iya iya iya"jawab ketiga temannya,Zee membuka kertas itu dan benar saja memang bantal,tapi ini memiliki gambar beruang coklat,sedangkan Haley,Ryuga,dan Tama langsung bertos ria saat jawabannya benar lalu tertawa
"Semuanya bagus,terimakasih semua"kata Zee lalu mereka bersantai santai di villa,Ryuga teringat sesuatu dan mengeluarkan sebuah undangan dari satu jaketnya
"Bos..i"Ryuga terhenti saat Zee mengerutkan keningnya
"Maksudku Zeena ini ada undangan untuk mu"kata Ryuga lalu Zee mengambilnya
"Apa maksudnya ini"kata Zee membuat Ryuga tepuk jidat
"Kerajaan pleadies yang dipimpin oleh raja Aldebaran mengundang pemimpin ZL untuk menghadiri acara ulang tahun pernikahannya"kata Ryuga
"Wahhh bisa keluar negri dong"kata Haley
"Tapi kenapa ZL bisa di undang"tanya Zee
"Kau...,huhh ZL kan menempati posisi puncak dalam Piramida bisnis,dan negara Eden terutama perusahaan yang dikelola keluarga pleadies adalah salah satu kolega kita dalam sebuah kerja sama dalam proyek pembangunan apa kau lupa"kata Ryuga menjelaskan
"Ohh kapan"tanya Zee
"Dua hari lagi"kata Ryuga santai mendapatkan geblakan dari Tama dan Haley
"Ehh curut goblok kok kasih tau nya mendadak"kesal Haley
"Iya gimana sih"saut Tama
"Santai lah orang namanya juga lupa"kata Ryuga
"Baiklah aku datang,kau ikut"kata Zee mengajak Ryuga
"Oke"jawab Ryuga
"Yahhh"Haley dan Tama terlihat tidak senang sedangkan black hanya diam saja
"Bagaimana jika aku mengawal bos"kata black membuat Tama dan Haley menatapnya dengan tatapan laser permusuhan
"Emm baiklah"jawab Zee membuat black tersenyum miring kepada Haley dan Tama yang melongo
"Bos kami juga mau ikut"kata Haley
"Tidak"kata Zee lalu berdiri
"Kalau begitu aku pergi dulu"kata Zee sambil berlalu
"Aku juga,aku harus bersiap"kata Ryuga sambil tertawa karna melihat wajah kusut Tama dan Haley,sedangkan black berdiri sambil mengambil bantal kesayangannya
"Kalau begitu aku harus bersiap untuk BERLIBUR bersama BOS"kata black menekan kata berlibur dan bos membuat Tama dan Haley kebakaran jenggot karna merasa kalah dari tukang tidur satu ini
Di kediaman Anderson karna hari masih sore jadi orang tuanya juga Ziya belum pulang jadinya ia sendirian dan memutuskan mendekam di kamar,Zeena atau roh masa lalunya muncul di depannya membuat Zee senang setidaknya ia tidak sendiri
"Syukurlah aku ada teman"kata Zee hendak memeluk dirinya yang masa lalu tapi ia hanya memeluk angin lalu menepuk jidatnya
"Bodoh,kan kamu roh ya hais"kata Zee membuat Zeena tertawa lalu memeluk Zee membuat Zee masa sekarang terkejut
"Lho kok bisa"kaget Zee
"Jika aku yang memelukmu atau menyentuhmu tentu saja bisa,tapi jika kau tidak akan bisa"bangga Zeena
"Akh curang"kata Zee membuat Zeena tertawa lalu duduk di sofa yang berada dikamar
"Bolehkah aku meminta sesuatu kepadamu diriku yang lain"pinta Zeena
"Apa"tanya Zee
"Gunakan sihir penyamar"kata Zeena
"Aku harus menyamar menjadi siapa"tanya Zee
"Ibu"jawab Zeena,Zee yang belum pernah ibu di masa lalunya hanya terdiam,walaupun ingatan tentang masa lalunya sebagian sudah ia ingat namun jika wajah kedua orang tua dimasa lalunya semuanya blur sehingga ia tidak yakin
"Tapi aku gx tau wajah ibu dimasa lalu"kata Zee
"Tidak apa apa"kata Zeena
"Maaf"Zee
"Tidak perlu minta maaf akulah yang salah meminta tanpa melihat kondisi hehehe"kata Zeena lalu berdiri dan mengeluarkan dark knight armor hitam merah
"Lawan dia Zee"kata Zeena
"Enak saja"jawab Zee juga ikut mengeluarkan dark knight armor hitam hijau miliknya
"Biar impas"lanjutnya
"Mau disini"tanya Zeena saat melihat ruangan
"Oh ya dimana ya"kata Zee
Zeena memegang tangan dirinya yang lain lalu menghilang disana diikuti kedua dark knight masing masing dan muncul di dimensi buatan Zee masa lalu tempat saat mereka bertemu seseorang yang mengaku kakek mereka
"Disini kau bisa menyentuh ku"kata Zeena sambil mengeluarkan pedang sabit merahnya diikuti Zee yang juga mengeluarkan senjata yang sama namun dengan permata hijau dan terjadilah pertarungan antara Zee masa lalu dan masa sekarang dengan di ikuti dark knight mereka masing masing,pertarungan terjadi imbang dalam waktu dekat namun semakin lama Zee masa lalu lah yang unggul dan memenangkan pertandingan itu, diakhirinya dengan meletakan ujung sabitnya tepat di samping leher Zee
"Hebat"puji Zee yang sudah terengah engah,Zeena membantu kembaran masa kininya agar berdiri
"Huhh lelahnya"kata Zee lalu melirik ke arah kirinya dimana dua dark knight sedang duduk saling bersender seolah mereka juga kelelahan
"Apa dark knight punya emosi,bukanya mereka hanya di kendalikan ya"tanya Zee
__ADS_1
"Bukankah mereka imut"kata Zeena
"Woi aku bertanya,tapi emang imut sih heheheh"kata Zee
"Mereka mengikuti hati tuannya walaupun tidak memiliki emosi dan roh tapi mereka mengetahui apa yang tuan mereka rasakan dan mereka juga akan merasakan"kata Zeena
"Ohhh"paham zee
"Baiklah aku harus pergi,eh bagaimana cara keluarnya"kata Zee baru sadar membuat Zeena tertawa pelan
"Caranya sama seperti kau ingin masuk ke dimensi lima liontin atau dimensi kristal"kata Zeena
"Oh oke"jawab Zee lalu menghilang dari sana untuk bersiap siap untuk besok
Dikamar Zee ia sedang menyiapkan hal yang perlu
"Ehh tunggu berarti aku harus cuti sekolah dong"kata Zee,lalu menghubungi kepala sekolah Luna dan meminta izin selama beberapa hari
"Urusan ayah nanti"kata Zee,lalu setelah selesai ia tidur sampai sore saat Ziya pulang dan membangunkan nya agar membersihkan diri lalu turun kebawah
Skip selesai makan malam di ruang keluarga
"Ayah beberapa hari kedepan aku sudah ambil cuti sekolah jadi aku tidak sekolah"kata Zee
"Apa alasannya"tanya logan
"Rahasia"jawab Zee
"Apa kau slalu merahasiakan sesuatu dari kami Zee"tegur Zhu membuat Zee terdiam
"Untuk saat ini iya,maaf tapi suatu saat aku akan memberitahu semua yang aku rahasiakan kepada kalian"kata Zee
"Baiklah tapi ingat jangan ambil cuti untuk sesuatu yang tidak penting,belajar adalah nomor satu"kata logan
"Terima kasih ayah"jawab Zee lalu melirik kakaknya yang sedang senyam senyum sendiri sambil memainkan hpnya
"Kak kau gila"tanya zee
"Ahh ya ada apa Zee"kata Ziya
"Kau seperti orang kerasukan senyum senyum sendiri"kata Zee
"Oh ahahah maaf maaf,aku sedang sibuk membalas chat dari Tetsu jadi aku tidak mendengarkan,jadi apa yang kalian bahas"kata Ziya santai membuat Zee dan logan menatap nya aneh
"Beberapa hari nanti Zee mau cuti sekolah"kata Zhu
"Sungguh akhh irinya"kata Ziya
"Jika kau bisa menjadi nomor satu di ujian sihir kau boleh ambil cuti"kata Zhu
"Benarkah ibu"kata Ziya berbinar diangguki Zhu
"Yoshh oke aku akan giat berlatih"kata Ziya
"Cuti aku datang"kata Ziya membuat ketiga keluarganya tertawa,setelah berbincang bincang mereka lalu berpisah dan istirahat
Keesokan harinya saat Ziya dan yang lainya sudah pergi,Zee langsung bergegas ke bandara dimana black dan Ryuga sudah menunggunya
Di bandara
"Black kenapa seperti ada yang aneh darimu"tanya Zee
"Tebak"singkat black membuat Zee pura pura berfikir
"Sepertinya kau semakin"kata Zee
"Cerah,kau tidak mengantuk seperti biasanya"kata Zee membuat Ryuga tertawa karna melihat wajah black yang terlalu berharap
"Ahahah bercanda black kau sangat tampan jika rambutmu di sisir seperti itu"kata Zee karna melihat penampilan yang berbeda dari black yang biasanya membiarkan rambut panjang sebahunya di biarkan tergerai acak sekarang ia sisir dan diikat satu menambah kesan cool dan keren secara bersamaan (cool sama keren emang beda ya๐)
"Aku memang tampan"jawab black lalu mereka masuk ke jet pribadi miliki ZL dan berangkat menuju negara Eden selama beberapa jam
Di istana pleadies Tetsuya sedang bersama ayah dan kakaknya,walaupun ia masih Canggung dan lebih banyak diamnya
"Ayah aku akan berkeliling melihat kota apa boleh"kata Leda
"Tentu saja boleh,Runo jika kau mau kau boleh ikut kakakmu untuk melihat para penduduk"kata Aldebaran
"Terimakasih ayah tapi aku masih mau disini"kata Tetsuya menolak
"Kenapa"tanya Aran juga Leda
"Aku ingin menemani ayah"jawab Tetsuya membuat Aldebaran tersenyum kecil
"Baiklah,aku pergi dulu"kata Leda lalu pergi hendak berkeliling kota meninggalkan ayah dengan adiknya
"Jadi bagaimana kisah hidupmu apa kau memiliki seseorang yang kau cintai"tanya Aldebaran membuat Tetsuya menatapnya,ia memang tidak berekspresi apa apa namun dari wajahnya yang memerah membuat Aldebaran tertawa pelan
"Tidak apa apa ayah tau itu,lagian Runo sudah bukan bayiku yang mungil tapi lelaki tampan ayah"kata Aldebaran
"Kau tidak melarang ku"tanya Tetsuya
"Tidak,kenapa aku harus melarangmu"kata Aldebaran,lalu mereka berbincang-bincang mengisi waktu yang sempat terbuang
Di sebuah hotel setelah mendarat dengan sempurna di negara lain Zee segera beristirahat sebentar lalu memilih untuk jalan jalan,suasaana kota benar benar ramai ada yang sedang bercengkrama,memasang spanduk raja dan ratu,anak anak berlarian dengan riang membuat Zee tersenyum kecil melihat keindahan didepannya
"Aku berharap ini akan terjadi sampai seterusnya,dimana bumi ini menjadi tempat yang damai tanpa adanya kejahatan"kata Zee pada dirinya sendiri
"Tapi dunia tanpa kejahatan itu hanyalah khayalan saja,karna sesempurna apapun itu pasti memiliki suatu kekurangan"lanjutnya
setelah itu ia masuk kesalah satu pusat perbelanjaan dan membeli pakaian yang akan ia kenakan besok
"Jika dres pasti ribet,jas lebih baik"kata Zee sambil memilih setelah jas wanita,setelah berbelanja ia pun pergi dari sana dan melihat semua orang menepi,ia pun mengikutinya dan melihat mobil kerajaan lewat dan melihat pria yang tak asing baginya
"Ini kedua kalinya aku melihatnya tapi dia terlihat berbeda dari biasanya"batin Zee lalu pergi dari kerumunan
"Dia terlihat lebih cerah dari sebelumnya seolah beban di pundaknya terangkat"lanjutnya
Sedangkan Leda ia sedang melihat kota tempat ia dibesarkan,ia menyapa dan melihat dekorasi dekorasi jalanan yang sangat ramai dan indah,ia lalu menyuruh sopir menghentikan laju mobilnya saat ada anak kecil mendekati mobilnya dan memberikan bunga padanya,Leda pun turun
"Terima kasih"kata Leda
"Sama sama"jawab gadis kecil itu lalu seorang perempuan muda menghampiri anak itu dan menggendongnya
__ADS_1
"Maafkan anak saya pangeran"kata perempuan itu menunduk dan langsung pergi membuat Leda bingung namun ia tak peduli
"Bunga yang indah"kata Leda sambil kembali masuk kemobil dan pergi
Skip malam Ryuga,black dan Zee pergi ke lantai bawah untuk makan malam,mereka menjadi pusat perhatian karna dua orang yang mencolok diantara ketiganya dimana black dan Zee hanya menggunakan piyama panjang mereka sedangkan Ryuga menggunakan kemeja dan celana panjang
"Kalian ini,ini bukanlah rumah kalian yang bisa seenaknya seperti itu"kata Ryuga saat melihat black dan Zee yang sedang memesan makanan
"Aku bingung"kata Zee tanpa mendengarkan omongan Ryuga
"Samakan saja"final black lalu menyerahkan brosur pesanan itu kepada Ryuga,Ryuga hanya menghela nafas panjang dan memesan makanan
Setelah makan malam mereka berpisah ke kamar masing masing
"Zee ingat jam 2 siang harus sudah siap"kata Ryuga sebelum memasuki kamarnya
"Ya"kata Zee lalu masuk
"Black?"panggil Ryuga
"Hemm"dehem black lalu masuk dan menutup pintu begitu juga Ryuga dan mereka Istirahat untuk menyambut hari esok
Keesokan harinya keadaan diluar sudah sangat ramai oleh penduduk,mereka merayakan hari pernikahan raja mereka seperti hari nasional,walaupun tidak datang langsung tapi mereka berbondong-bondong datang ke alun alun kota untuk melihat raja dan ratu mereka,disana diadakan pesta rakyat jadi semua bisa berbaur,namun walaupun begitu tetap ada keamanan yang menjaga tempat itu jadi dipastikan aman untuk semua,sedangkan acara inti akan diadakan jam 2 siang sampai malam di aula istana dengan banyaknya tamu penting yang di undang,di pesta pagi ini raja dan ratu serta Leda menggunakan pakaian yang sama seperti penduduk kota yang setempat menggunakan baju biru tua dengan bertuliskan pleadies di belakangnya dengan menggunakan ikat kepala merah,Leda juga berbaur dengan para tamu yang datang
lalu dimana Tetsuya dan Thosikari?,mereka di istana,mengenai identitas mereka yang merupakan anak raja masih dirahasiakan kepada publik sampai malam nanti,jadi untuk saat ini hanya orang orang diistana yang sudah mengetahui identitas asli Tetsuya dan Thosikari
Pesta itu lebih mirip ke karnaval sih tapi tetap saja ramai dan semuanya juga rukun,inilah pemandangan dari para rakyat yang dipimpin oleh seorang Aldebaran
Zee yang memang paling muda di antara ketiganya gx mau ketinggalan,ia juga mengikuti pesta tersebut setelah menyewa pakaian yang sama seperti orang lain,jalan jalan,membeli makanan bahkan berfoto dengan orang lain sebagai kenangan,black dan Ryuga juga mengikuti pesta itu walau tak selincah Zee apalagi black yang wajahnya malas lebih ke ngantuk itu bahkan Ryuga seperti seorang kakak baginya jika ia tertinggal akibat jalanya yang lambat namun terkesan santai daripada malas,jelas jelas black lebih tua empat tahun darinya yang artinya umur black adalah dua puluh delapan tahun tapi terlihat ryuga lah yang lebih terkesan dewasa di antara teman temannya
Setelah puas jalan jalan dan membeli oleh oleh untuk keluarga dan teman-teman nya Zee segera kembali ke hotel dan istirahat mengisi tenaga untuk nanti siang.
Jam satu ia pun bersiap, membersihkan diri lalu mengenakan jasnya dengan model panjang menyamping menambah kesan seorang pemimpin yang tegas dan berwibawa beda dengan Zee yang sedang dalam mode biasa itu apalagi kali ini ia menggerai rambut nya dengan sebagian rambut sampingnya di satukan kebelakang,ia menatap topengnya dengan lama lalu mengenakannya dan keluar dan bertemu dengan Ryuga yang sudah terlihat rapi dengan jas mahal yang melekat di tubuhnya,begitu juga black yang menggunakan kemeja dan celana panjang serba hitam benar benar terlihat keren dan dewasa
"Kenapa tidak menggunakan dres bos"tanya Ryuga sambil berjalan
"Ribet,lagian ini juga sudah bagus kok,pas untuk acara perjamuan"jawab Zee lalu mereka masuk ke mobil Rolls-Royce dan pergi dari sana
Di gerbang istana pleadies sudah ramai oleh mobil yang masuk menuju jalan aula dan orang orang yang di antar oleh para pelayan yang ditugaskan oleh kerajaan,Zee turun dari mobilnya dengan dibantu Ryuga sedangkan black ia sudah stenbai di samping dengan membukakan pintu,Zee keluar dari sana dan membuat mereka yang diluar menatapnya karna ia memiliki aura yang sangat dominan dan misterius karna wajahnya yang terhalang topeng miliknya,ia lalu berjalan diikuti Ryuga dan black di belakangnya,Ryuga tersenyum menyapa tamu dan para wartawan
sedangkan black ia hanya diam tak berekspresi walaupun banyak pasang mata menatap mereka dengan kekaguman melihat ketampanan dua pria itu.
sesampainya di aula Zee cukup terpukau dengan indahnya keadaan aula itu yang disulap sangat indah seperti kerajaan di manga,lalu ia mendekat kearah raja dan ratu yang sedang duduk
"Salam raja dan ratu terima kasih telah mengundang saya keacara yang sangat penting ini"kata Zee sambil menunduk sedikit untuk kesopanan
"Sama sama,saya juga berterima kasih kepada nona karna sudah datang,saya sangat senang jika nona datang"kata Aldebaran
"Jangan sungkan raja bagaimana bisa saya menolak undangan dari orang yang berpengaruh kuat kepada negri yang damai ini"kata Zee,setelah berbincang sebentar ia pergi setelah memberikan hadiah kepada pasutri tersebut dan duduk di bangku yang sudah disiapkan,disana hanya ada black sedangkan Ryuga sedang berbincang bincang dengan tamu lainnya,setelah beberapa menit Ryuga datang dengan wajah di tekuk
"Kau kenapa"tanya Zee
"Berani sekali mereka merendahkan mu,dia bilang kau itu adalah orang sombong yang tak memiliki sopan santun kepada para pembisnis lainya hanya karna kau berada di tingkat kaisar bisnis,salahkan mereka yang terlalu bodoh sehingga kalah dari perusahaan baru ini"kata Ryuga kesal
"Aku tidak sopan"kata Zee
"Ya katanya kamu sok berkuasa jelas jelas dinegara orang lain tapi seperti di negaranya sendiri"kata Ryuga membuat Zee paham lalu melirik para tamu yang memperhatikannya
"Banyak sekali lalat"kata black lalu melirik para tamu
"Ohh sampah"lanjutnya membuat para tamu kesal,lalu salah satu dari mereka mendekat
"Maaf tapi bukannya tidak sopan jika nona ini sendiri menggenakan topeng,ini bukanlah pesta topeng nona,kau mengganggap raja dan ratu kami itu apa"kata pebisnis itu panggil saja Deo seorang pebisnis dari negara Eden
"Maaf jika yang saya kenakan mengganggu mata anda"kata Zee
"Kalau begitu kenapa tidak melepas topeng itu apa kau takut wajahmu terekspor dan tidak sesuai kenyataan"kata Deo
"Maaf tapi apakah itu menggangu anda"kata Zee
"Ya kau menggangu kami semua"kata Deo membuat Ryuga dan black menatapnya kesal sedangkan para tamu hanya menonton dan jangan lupakan para wartawan yang mengabadikan momen ini dengan kamera mereka,Zee berdiri dan menatap raja dan ratu dari bangkunya
"Apa raja dan ratu merasa jika topeng ini menggangu"tanya Zee
"tidak"jawab Aldebaran
"Karna itu merupakan privasi anda nona"lanjut Aldebaran membuat Deo terdiam dan malu,niat ingin membuat lawan malu malah membuat ia memakan kata katanya sendiri
"Jadi,apakah anda keberatan jika saya mengenakan topeng ini"tanya Zee membuat Aldebaran terdiam,sebenarnya dalam hati ia bertanya tanya juga seperti apa rupa pemimpin perusahaan ZL si kaisar bisnis yang dapat membawa perusahaannya ke dalam daftar pertama puncak Piramida dalam wantu kurang dari lima tahun
"Sebenarnya saya juga ingin melihat wajah anda,namun itu tidaklah sopan"kata Aldebaran
"Bagaimana mungkin tidak sopan,anda adalah raja sedangkan dia hanyalah pebisnis biasa raja"kata Deo
"Pebisnis biasa katanya"bisik bisik wartawan
"Pebisnis biasa mana yang membawa perusahaannya ke dalam daftar pertama puncak Piramida bisnis"kata wartawan 1
"Sepertinya CEO Deo hanya mencari muka"kata wartawan 2
"Hutss ada orangnya bodoh"kata kameramennya,membuat Deo marah lalu ia melihat seorang pelayan sedang mengantarkan minuman mendekat kearahnya,ia dengan luwes menyandung kaki pelayan perempuan tersebut membuat nya oleng kedepan dan hampir menabrak Zee,Zee segera menghindar lalu mengngkap tubuh pelayan itu agar tidak jatuh,mereka saling bertatapan bahkan rambut panjang Zee mengenai wajah pelayan tersebut karna Zee menundukkan tubuhnya agar dapat menangkap pelayan itu
"Wangi"kata pelayan itu spontan
"Kau tidak apa apa"tanya Zee
"Tidak dan terima kasih,maaf aku hampir saja mengotori pakaian anda nona"kata pelayan itu
"Tidak apa apa"kata Zee lalu berdiri membantu pelayan itu,namun justru sesuatu yang tidak pernah terpikirkan oleh Zee terjadi dimana tali topeng miliknya longgar dan akhirnya terlepas dan jatuh ke lantai membuat suasana menghening sementara,para tamu dan bahkan raja dan ratu terdiam saat melihat wajah Zee,Zee hanya menatap mereka dan tersenyum kecil lalu mengambil topengnya dan mengenakannya lagi membuat semua tersadar
"Astaga kecantikan apa tadi"kata salah satu wartawan
"Ya ampun sangking menikmatinya aku sampai lupa merekam"kata beberapa kameramen,Zee tersenyum dibalik topengnya lalu mengeluarkan sedikit sihir untuk membuat kejadian tadi seolah tidak ada
akhh ngebut nih
seru lanjut ya
tinggalkan jejak like kalian agar author
semakin semangat
buat episode selanjutnya ๐
__ADS_1
see you next time ๐
//////