
////////
lanjut
"Tuan kau masih lemah tak usah mementingkan diriku tuan luka ini bisa sembuh sendiri"kata Quan terkejut
"Jika sudah menjadi orang ku maka itu tanggung jawabku"Kata Zee serius membuat Quan terdiam
"Tuan saya berjanji hanya setia kepada tuan"kata Quan
"Hemm"dehem Zee
ia menghabiskan waktu seminggu di dimensi kristal untuk pemulihan tubuh yang artinya sudah sehari ia di dunia nyata
"Quan aku harus kembali jika tidak orang tuaku dan yang lain akan mencariku"kata Zee sambil mencari baju yang sama seperti pertama kali ia pakai sebelum kekediaman song ia lalu segera menghilang dari sana dan kembali ke dalam hutan perbatasan dengan kekuatan nya ia membuat sayap di tubuhnya muncul dan terbang melesat ke arah pinggir hutan saat di pinggir hutan ia segera menghilang kan sayapnya dan berlari dari sana menuju jalan kota dan memesan taksi untuk kembali ke kediaman Anderson
Saat sampai ia dapat melihat banyak mobil terparkir di sana termasuk mobil polisi membuat Zee pasrah
"Sudah ku duga akan seperti ini"batin Zee lalu ia keluar dari taksi tersebut dan membayarnya,setelah itu ia masuk kedalam rumahnya
"Aku pulang"kata Zee membuat semua orang di ruang tamu menengok ke arahnya ia dapat melihat ada dua saudara song,Jiali dan sepertinya yang sedang berbincang serius dengan ayahnya dan polisi,ayah nian nian dan kak Lian termasuk Zhu yang sedang menangis dan di tenangi oleh seorang wanita cantik seperti Lian Lian yaitu ibunya,juga pelayan Shiro,zhu yang mendengar suara anaknya segera melihat dan berlari memeluk anaknya yang membuat Zee harus menunduk menyamakan tinggi ibunya
"Huhuhuhu kau kemana saja Zeena"kata Zhu menangis kencang lalu logan menghampiri Zee dan memeluk anaknya juga
"Kau membuat kami cemas ada apa sebenarnya Zeena"tanya logan sambil memperlihatkan dahi anaknya yang terdapat perban
"Dan kau kenapa apa kau terluka siapa yang melakukan ini nak"tanya logan
"Aku tak apa ayah"kata Zeena
"Tak apa gimana kau terluka Zee"teriak logan marah membuat Zee terdiam
"Hahhh maaf ayah spontan teriak kepada mu"kata logan lalu membiarkan Zhu dan teman temannya mendekat kepada anaknya sedang kan ia kembali kepada polisi dan pelayan Shiro yang sedang keringat dingin melihat tatapan majikannya itu
"Zhu ini anakmu"tanya ibu Lian
"Iya ini anakku,Zee ini Lily ibu Lian Nian"kata Zhu
"Hai bibi"sapa Zee
"Maaf mengganggu tapi kembali ke topik dulu okey"kata Lian Lian menyela
"Oh ya zee kenapa kau terluka"tanya Lian Lian
"Aku tak apa"kata Zee sambil melihat Lily yang tersenyum ramah padanya
"Tenang saja Zee dia sama seperti ibu"kata Zhu
"Benarkah"kata Zee terkejut
"Iya"jawab Lily
"Awalnya aku ingin kerumah Nian Nian tapi dijalan sedikit ada sabotase sopir taksi dan ia menyerang ku dengan kekuatan sihir yang sangat kuat perbedaan kekuatan Antara kami cukup terlihat walau aku memakai kekuatan ganda pada akhirnya ia mengalahkan ku dan ingin membunuh ku tapi kemudian aku kabur dari sana dan di tolong seseorang dan sampailah aku di sini"kata Zee
"Ia juga memiliki sihir"kata Lily terkejut
"Apa dia memberi tau namanya"tanya Zhu was was
"Iya dia memberi tau namanya Huang Zhong sepertinya"kata Zee mengingat
"APA HUANG"teriak Zhu dan Lily terkejut membuat semua orang melirik kearah mereka
"Ada apa"tanya logan
"Tidak apa apa"kata Zhu
"Bagaimana kelanjutannya apa kalian jadi menggunakan jasa kami"tanya Lily tersenyum
"Tidak untuk apa polisi Zeena sudah ketemu"kata logan cuek bebek
"Cihh membuat aku pulang mendadak akhirnya tak di butuhkan lagi"kata ayah Lian Lian Jimmy Song
"Maaf yang kami butuhkan itu istrimu bukan kamu siapa yang menyuruh Anda pulang"kata logan sinis namun bercanda
"Heii kau ini tak mungkin aku membiarkan istri ku sendiri pulang aku ini SETIA"kata Jimmy karna bagaimanapun walaupun fisik istrinya terlihat lemah ia adalah jenderal polisi di departemen utama negara C yang di hormati banyak orang,selain itu ia juga punya profesi lain yaitu agen rahasia
,bahkan Jimmy pun terkejut saat sedang kencan dengan nya dulu dimana dengan santainya membunuh orang di depan Jimmy sambil berkata
"Jimmy mari kita jadian"kata Lily sambil tersenyum ramah namun menakutkan jika ia tersenyum dengan wajah bernoda darah namun itu membuat Jimmy semakin terpesona dengan Lily dan jatuh cinta begitu juga Lily,mereka akhirnya menikah dan memiliki dua anak Song
,Kembali ke awal
"Jadi yang melukaimu itu siapa Zee"tanya logan lagi
"Aku hanya kecelakaan ayah rem taksinya blong jadi kami masuk jurang untungnya kami selamat"kata Zee mengarang cerita
"Ya ampun itu mengerikan sekali"kata Jimmy terkejut
"Aku ingin kekamar kalian para orang tua berbincang saja dulu"kata Zee sambil membawa teman temannya
"Sialan anakmu meniru sikapmu logan"kata Jimmy
"Memang hahahah"bangga logan sedangkan Zhu dan Lily pergi ke kamar Zhu,logan dan Jimmy adalah sahabat dari mereka kecil.
Masuk ke dalam kamar Zhu segera menggunakan kekuatannya untuk membuka portal lalu ia dan Lily segera masuk kedalamnya dan mereka berpindah dunia ke dunia atas
Disana tubuh mereka kembali seperti aslinya dimana kecantikan mereka terlihat dengan gaun Dewi yang melambangkan kekuatan mereka dimana Lily adalah seorang Dewi bunga sedang kan Zhu Dewi hewan
,mereka segera ke aula istana cahaya dimana dewa Andreas yang memimpin semua dewa,setelah masuk tanpa basa basi
"Huang Tian sudah bergerak"kata Lily membuat semua kaisar dewa terkejut
Kaisar dewa sendiri terdapat 4 dewa yaitu dewa Andreas,dewa Hades,dewa Titan,dan dewa Vros
"Bagaimana keadaan disana"tanya Andreas
"Zeena di serang oleh orang Huang Tian"kata Zhu
"Kurang ajar sekali Huang Tian itu"marah Andreas
"Lalu yang lain"tanya Hades
"Dewi lainya masih aman namun itu pasti tidak akan lama"kata Lily
"Lanjutkan misi kalian ingat jangan memberi tau rahasia berlebihan kita tidak tau di dunia sana mana lawan mana kawan"kata Hades
"Baik kak"kata Lily yang merupakan adik angkat Hades
"Dimana mba?"tanya Zhu lalu tiba tiba
"Aku di sini Zhu mari selesaikan masalah kita"teriak Cloe dari luar pintu
"Mulai lagi"batin keempat kaisar dewa lalu masuklah 4 Dewi yang merupakan istri dari kaisar dewa
"Hai kak Chelsea,kak Cloe,kak Jun Jiu,kak Sora"sapa Lily
"Yo apa kabar"kata Zhu mendapatkan sikutan dari Lily
"Sepertinya akan ada badai kami sepertinya harus pulang"kata dewa Vros lalu mengajak Dewi Sora pergi dari sana meninggalkan ketiga dewa yang sedang panas dingin
"Ahhh aku juga harus menemani istriku makan"kata dewa titan lalu pergi mengajak istrinya
"Lily kemari"pinta chelse membuat Hades menegang
"Firasat buruk"batin Hades
"Temani aku memetik bunga kematian yah soalnya ada yang pergi tanpa pamit jadi kita harus menyambutnya pulang nanti"kata Chelsea mengarah kepada Hades
"Mampus aku gara gara Andreas ini membuat pertemuan mendadak aku sampai lupa bahwa aku sedang masak untuk nyonya Chelsea ku huhuhu"batin Hades membuat Lily terkekeh
"Baik Zhu ayo ikut kami"jawab Lily sambil mengajak Zhu agar tidak baku hantam dengan kakak iparnya lalu mereka bertiga pergi meninggalkan istana
"Gara gara kamu Andreas"kesal Hades lalu mengejar istri dan adiknya juga Zhu yang ngekor meninggalkan Andreas sendiri dengan Cloe,
__ADS_1
Cloe menatap Andreas dan mendekat membuat Andreas was was tapi di luar dugaan saat ia sudah mendekat Cloe mencium sekilas bibir Andreas dan berkata
"Aku akan menghukummu jika anak kita terluka lagi mengerti"ancam Cloe lalu pergi menyusul Zhu meninggalkan Andreas sendiri yang masih terkejut akan keberanian istrinya,ia memegang bibirnya dan tersenyum
"Istriku sekarang sangat agresif"batin Andreas lalu tersadar dan meninggalkan aula istana mengejar istrinya,
di dunia nyata tepatnya di kamar Zee,ia merasa racunnya kembali
Kambuh ia hampir saja terjatuh jika
Tidak di pegang oleh nian nian
"Zee kau kenapa"tanya nian nian melihat Zee pucat lalu membawa Zee ke tempat tidurnya dan mereka duduk berpencar Jiali di meja belajar,Lian Lian di sofa kamar,nian nian menemani Zee duduk di kasur
"Maaf teman teman aku merepotkan kalian"kata Zee sambil menekan dadanya agar sakitnya mereda
"Kau ini bicara apa Zee kami sudah menganggap kamu saudara jadi jangan sungkan"kata Lian Lian
"Dan ceritakan apa yang kau alami"tanya Jiali penasaran kepada
Kelanjutan ceritanya
"Aku kemarin di bawa oleh seseorang
Yang sialnya ia punya niat jahat dengan ku ia memiliki sihir yang kuat
Bahkan melebihi diriku makanya aku kalah walaupun menggunakan kekuatan ganda dan sialnya di tubuhku sekarang terdapat racun mematikan yang bisa di katakan tidak ada penawaran nya"kata Zee membuat semua temannya terkejut sampai Jiali melompat mendekat dan memegang bahu Zee dan menyuruh menatapnya
"Kau berbohong kan Zee tidak mungkin kau terkena racun sampai
Seperti itu jangan menakuti kami"kata jiali marah sambil mengguncang bahu Zeena untungnya di hentikan oleh Lian
"Jia kau jangan seperti itu"kata Lian Lian lalu menyuruh nian nian memeriksa Zee karna bagaimanapun nian nian memiliki sihir pendeteksi
"Racun api hitam racun apa itu"penasan nian nian lalu ia mengeluarkan buku panduan sihir dari liontin nya dan membaca tentang berbagai racun di bantu Lian Lian
Sedangkan Jiali menyalurkan sihir bulannya agar Zee tidak merasakan sakit seperti awal,
beberapa menit
Kemudian kata kata nian nian membuat yang lainya terkejut
"Sial racun ini akan membuat yang pengalaminya akan merasakan sesak
Kemudian perlahan akan semakin menekan sampai tak bisa bernafas dan mati,setiap kambuh racunnya akan semakin ganas jika pengidapnya masih hidup semakin lama akan semakin tersiksa"kata nian nian panjang lebar membuat yang lain
Cemas akan hal itu sekaligus takut kehilangan Zeena,sedang kan Zee hanya terdiam mendengar itu
"Zee"cemas Jiali
"Maaf teman teman"kata Zee singkat lalu ia menggunakan kekuatan kristal nya dan membuat ketiga temannya melupakan masalah racun seakan mereka tak pernah membahasnya
"Ehh apa yang aku lakukan kenapa aku mengeluarkan buku jenis racun"kaya nian nian heran
"Aneh aku tadi bukanya di sofa"kata Lian Lian
"Dan kenapa aku di belakang Zee"tanya Jiali
"Kalian ini memang pelupa aku mengantuk kalian ingin tidur atau pergi"kata Zee
"Ini jam kerja astaga jam kerja aku harus kembali bye"kata Lian Lian lalu pergi dengan buru buru
"Aku ingin tidur di sini tapi kalian tau kalau orang tuaku datang jadi aku harus di rumah sayang sekali bye"kata nian nian pergi meninggalkan Zee dan Jiali
dan secara spontan Jiali memeluk
Zee dan berkata
"Tenang saja aku disini tidak akan meninggalkan mu"kata jiali membuat Zee senang lalu mereka berbaring di kasur tempat Zee sambil memandangi
Plafon yang di lukis seperti langit malam yang di kelilingi bintang dan Aurora indah
"Bukankah ini pagi"monohok Jiali sambil menengok ke arah Zeena
siangnya mereka terbangun dan mencuci muka kemudian pergi ke arah dapur terlihat rumah sudah sepi hanya ada para pelayan,penjaga dan Shiro yang sedang mengangkat meja belajar mini di sudut ruangan tengah di atas kepalanya
"Kau sedang apa Shiro"tanya Zee walaupun Shiro lebih tua darinya namun Zee lebih akrab memanggil Shiro dengan namanya dari pada menggunakan kata kakak atau paman,Shiro juga tak masalah dengan
Itu semua asalkan nonanya senang
"Aku sedang menjalankan hukuman nona"jawab Shiro lalu Zee melanjutkan jalannya kedapur di ikuti Jiali yang melihat Shiro dengan tatapan aneh
"Apa begini cara menghukum kepala pelayan di kediaman mu"tanya Jiali karna merasa hukuman itu unik
"Bukan hanya kepala pelayan tapi semuanya yang berbuat salah hukuman nya ya mengangkat meja belajar"kata Zee
"Siapa yang menentukan metode hukuman seperti ini"tanya Jiali
"Awalnya hanya ayahku yang sering di hukum seperti ini oleh ibu tapi lama kelamaan berlaku untuk semua orang di sini"kata Zee sambil mengambil celemek sedang kan Jiali duduk di
Kursi makan di dapur sana
"Hahahaha lucu sekali"tawa Jiali
"Mau aku bantu"tawar Jiali
"Tidak usah kau tamu jadi gx perlu capek"kata Zee sambil sibuk memilih bahan makanan yang akan di masak
"Hemm tapi jangan sungkan menyuruh oke"kata jiali lalu mengambil buah di meja dan memakannya sedang kan Zee mulai memasak
"Oh ya Zee beberapa hari lagi kita akan masuk sekolah tak di sangka ya liburan berlalu sangat cepat"kata jiali
"Ya kita akan sibuk di sekolah nantinya"jawab Zee
"Sehabis makan mari berbelanja barang barang untuk sekolah besok"ajak Jiali
"Oke"jawab Zee singkat
Setelah selesai memasak mereka berdua makan dan setelah makan mereka membereskan semuanya dan pergi ke kamar Zee mengganti baju dan pergi sebelum itu
"Shiro aku mau ke pusat perbelanjaan bersama Jia"kata Zeena sambil mengenakan sepatunya
"Apa informasi ini asli nona"kata Shiro membuat Jiali terkekeh karna melihat Shiro yang masih mengangkat meja
Belajar itu
"Ya ini benar"jawab Zee lalu pergi ke bagasi mobilnya mengambil mobil Bugatti miliknya dan mereka berdua segera pergi dari sana,Jiali menggunakan mobilnya sendiri
30 menit kemudian mereka sampai di pusat perbelanjaan dan memarkirkan mobilnya dan segera masuk walaupun penampilan mereka sederhana tetapi masih bisa menjadi pusat perhatian
Apalagi dengan visual mereka yang mencolok,mereka segera mulai berbelanja kebutuhan sekolah dan kebutuhan pribadi mereka,saat sedang fokus memilih buku tak sengaja Zee menabrak seorang pria di sampingnya
"Maaf aku tak sengaja"kata Zee sambil membantu pria itu mengambil bukunya
"Tak apa"jawabnya singkat saat ia melihat Zee ia terkejut
"Putri Zeena"kata pria itu spontan
Membuat Zee merasa aneh
"Namaku memang Zeena tapi aku bukan putri permisi"kata Zee lalu pergi setelah memberikan bukunya
"Tara kenapa lama ayo teman teman yang lain sudah berkumpul"ajak Teo salah satu teman sekelas Zee sambil merangkul pria yang bernama tarako tersebut
"Baiklah"jawab Tara lalu pergi
Sedangkan Zee kembali bersama jiali
"Kau sudah berbelanja semua Zee"tanya Jiali
"Entahlah aku bingung hanya beberapa saja jika kurang aku beli saja pusat perbelanjaan ini"kata Zee bercanda
"Behh hokay bebas ya"canda Jiali lalu mereka tertawa dan melanjutkan perjalanan mereka
__ADS_1
,setelah selesai mereka pun membayar barang belanjaan mereka dan segera pulang mereka berpisah di jalan kembali ke kediaman masing-masing,saat di jalan
Zee melihat segerombolan pria sedang menghadang seorang gadis yang terlihat familiar di fikirkan Zee
Karna merasa kasihan Zee menepikan mobilnya dan mendekat
"Hei lepaskan dia"kata Zee membuat sekelompok pria yang berjumlah 5 itu menengok ke arah nya
"Wahh gadis cantik lainya"kata salah satu dari mereka
"mau bergabung dek"kata pria itu sedang kan Zee masih fokus kepada gadis yang sedang meringkuk ketakutan itu dia adalah Thosikari kakak dari Tetsuya baju bagian atas sudah robek hanya saja belum semua
Membuat Zee marah
"Kalian apakan kakak ku"marah Zee membuat Thosikari meliriknya
"Cari mati"kata Zee lalu dengan cepat menusuk jantung mereka berlima secara bersamaan dengan senjata logam miliknya yang sudah ia persiapkan di belakang mereka dengan cepat ia melepaskan jaketnya dan memakainya di badan Thosikari yang terlihat mulus itu
"Kau tak apa kak"tanya Zee lalu Thosikari memeluk Zee sambil menangis
"Huhuhuhu aku takut sekali"kata Thosikari
"Sudah kak sekarang sudah aman mari aku antar kan kakak ke rumah kakak"ajak Zee lalu menuntun Thosikari ke mobilnya,
di mobil
"Apa kakak sempat di apa apakan"tanya Zee
"Tidak sempat syukurlah kau datang di waktu yang tepat jika tidak tubuhku akan kotor...terima kasih Zee"kata Thosikari tulus
"Sama sama kak"jawab Zee lalu segera mengantarkan Thosikari ke rumahnya
setelah sampai dan mengantarkan Thosikari sampai rumahnya Zee kembali pulang kali ini ia sudah sangat lelah dan pucat
"Apa karna efek racun jadi penggunaan sihirku jadi terbatas"batin Zee lalu ia menekan dadanya agar sesaknya mereda dengan menyalurkan energi penyembuh dari elemen cahaya miliknya,
karna elemen cahaya miliknya belum sempurna jadi hanya bisa menekan saja tidak dengan menyembuhkan setelah cukup ia melanjutkan perjalanan nya ke rumah
Sesampainya ia di rumahnya
"Shiro tolong bawa belanjaan ku ke atas aku lelah"pinta Zee sambil berlalu ke kamar sedang kan Shiro menuruti perintah nona kecilnya itu,sangking lelahnya Zee tertidur dengan baju yang tadi dan sepatu yang belum di lepas
Shiro masuk dengan belanjanya dan melihat kelakuan tidur nonanya
Setelah meletakkan barang belanjaan Zee dengan telaten Shiro melepaskan sepatu di kaki Zee dan meletakkannya di tempat sepatu,
ia sudah menganggap Zee seperti anaknya sendiri karna sebuah kecelakaan ia harus kehilangan istri dan anak perempuannya yang berusia 5 tahun ia yang selamat di tolong oleh logan dan bekerja untuknya dan memilih setia kepada keluarga Anderson,
setelah selesai ia segera keluar dan menutup pintu kamar Zee dengan perlahan saat berbalik ia berhadapan dengan logan
"Astaga ya ampun aku terkejut"Shiro
"Bagaimana keadaan nya"tanya logan galak walaupun bohongan
"Sudah tidur tuan"kata Shiro
"Ohh yasudah pergi sana aku sibuk dengan istriku"usir logan ketus
"Semangat tuan"jawab Shiro sambil terkekeh tapi sebelum pergi logan langsung berkata
"Shiro jika kau iri carilah istri jangan jadi duda nanti tersiksa jika kau melihat keromantisan orang lain"kata logan
"Ya ampun tuan hatiku sakit kau berkata seperti itu huhuhu selalu menjadi bahan Bulyyan"batin Shiro namun ia tau majikannya hanya bercanda,lalu ia pun pergi ke kamar miliknya di lantai bawah karna kamar khusus pelayan maupun penjaga ada di bawah
Beberapa hari kemudian semester baru sudah tiba dan ini adalah hari pertama sekolah,Zee sudah bersiap dengan seragam sekolahnya yang membuat ia menjadi kecantikan yang alami dengan seragam Tensius yang memang di khususkan untuk hari pertama,itu adalah salah satu peraturan Tensius,Zee pergi dengan mobil Bugatti Veyron miliknya dan melaju ke sekolah
,sampai di sekolah ia memarkirkan mobilnya dan segera menuju kelasnya saat di taman dekat lapangan seseorang menghampiri nya
"Hei kau tunggu"tanya gadis tersebut
Zee kemudian melihat siapa yang memanggilnya,seorang gadis menggunakan seragam Khusus Tensius seperti Zee namun dengan gaya tomboy namun kecantikan nya tak tertutupi oleh hal itu
"ada apa"tanya Zee datar
Membuat gadis itu terdiam
"Kau merebut gelar kecantikan ku tahun ini jadi aku marah"kata gadis itu membuat Zee merasa aneh
"Aku tak tau apa yang kau katakan"kata Zee hendak pergi
"Hei pencuri berhenti kau"kata gadis itu membuat Zee terdiam
"Siapa lagi yang pencuri"tanya Zee kesal lantaran ia di panggil pencuri
"Kau mencuri tubuhku waktu itu"kata gadis itu ambigu
"WTF"batin Zee kesal
"Aku pena itu"kata gadis itu membuat Zee terkejut
"Kau menyamar bagaimana bisa"tanya Zee
"Aku kan hebat dan kau belum mati juga ternyata"kata gadis itu gamplang
Zee hanya diam saja
"Kau siluman itu kan"kata Zee sambil memijit pelipisnya
"Iya sekarang aku akan bertanya lagi katakan dimana tuan ku"kata gadis itu
"Aku tidak tau"kata Zee lalu pergi meninggalkan siluman kucing itu
"Hai tunggu"kata gadis itu menghampiri Zee mereka berjalan bersama,
di sepanjang jalan mereka menjadi perhatian dimana dua gadis dingin lebih dominan berkuasa sedang bersama apalagi keduanya sama sama cantik
"Ya ampun tahun ini sekolah kita menghasilkan banyak murid cantik cantik ya"kata A
"Iya selain cantik mereka juga kaya dan berbakat"kata B
"Jika kita berteman dengan nya bukannya kita akan untung"kata C
"Jangan kan berteman dekat dengannya saja sudah sangat susah apalagi dengan aura bangsawan mereka itu"kata B dan seterusnya.
Sampai di dalam kelas gadis itu selalu mengikuti Zee membuat ia kesal
"Kenapa kau mengikuti ku terus"tanya Zee kesal
"Jawab pertanyaan ku"kata siluman itu
"Nanti aku jawab pergilah"usir zee
"Tapi..."
"Yooo Zee selamat pagi"sapa Jiali datang bersama Nian Nian
"Pagi Zee"sapa Nian Nian lalu melirik gadis sebelah
"Zee siapa dia"tanya Nian Nian sambil meletakkan tasnya di kursinya dan mendekat ke Zee begitu juga Jiali
"Ahh ya kenalkan namaku aku Ari murid pertukaran dari kelas sebelah"kata gadis itu bernama Ari
"Hai Ari aku nian nian ini Jiali salken"sapa Nian Nian
"Sana pergi"usir zee pada siluman itu
***siapa yang pernah kaya Shiro
yg klo salah di hukum ngangkat kursi atau meja kecil
love you all 😘
like dulu ya***
__ADS_1