Magic Blood

Magic Blood
chapter 6


__ADS_3

like dulu say


/////////


"Untuk berkumpul bersama keluarga tidak masalah tapi yang jadi masalah hari libur untuk liburan atau refreshing bukan untuk belajar"kata jiali


"Bukan belajar pelajaran sekolah tapi belajar sihir kita ini masih pemula jadi apa salahnya"kesel Zee


Setelah perdebatan panjang sorenya mereka berdua kembali ke negara C pastinya tidak lupa oleh oleh,setelah sampai mereka istirahat karna perjalanannya memakan waktu sampai malam hari jadi mereka langsung tidur setelah membagikan hadiah untuk keluarga nya


paginya Zeena dan Jiali pergi ke rumah saudara song karna semalam nian nian telpon kalau ia rindu karna sudah beberapa Minggu ini mereka gx ketemu,di rumah Song setelah memberi Lian Nian hadiah mereka duduk santai di taman kebetulan Lian Lian tidak bekerja


"Oh ya aku dapat undangan untuk datang ke acara perlelangan kalangan atas lho kalian mau ikut gx"ajak Lian


"Aku mau"kata Zee dan Jiali


"Percuma kalo kalian mau juga perlelangan hanya untuk orang seperti kak Lian Lian dan catat baik baik kebanyakan dari mereka itu sudah berkeluarga atau berpasangan kak Lian mungkin sengaja ajak kalian biar gx kelihatan jomblo hahahahah "kata Nian Nian tertawa


"Tapi gx harus berkeluarga juga tuh"kata Lian Lian kesal


"Ya dan maksimal itu 2 orang untuk pasangan dan 3 untuk berkeluarga karna ini acara khusus aku sih gx mau ikut aku sibuk"kata nian nian


"Sok sibuk"ejek Lian Lian senang


"Biarin dari pada nemenin kakak yang ada aku mati kutu karna kakak pasti bahasnya tentang kerja kerja dan kerja"kata nian nian malas


"harus dong"kata Lian Lian bangga


"Sok kali"kata nian nian


"Iri bilang sayang"kata Lian Lian membelai dagu adiknya


"Idih ogah"jawab nian nian


sedangkan Jiali dan Zee bagaikan obat nyamuk yang tak di anggap


"Acaranya kapan"tanya Zee


"Besok malam"jawab Lian Lian


"Baik aku ikut aku akan jadi pasangan kak Lian aku pulang dulu aku akan kasih kejutan besoknya"kata Zee membuat teman temannya bingung lalu pergilah Zee dari rumah song


"Dia kenapa"tanya nian nian


"Di anggap hidup gx nih"canda Jiali membuat kedua song tertawa


"Kita liat saja"jawab Jiali karna ia juga tak tau apa yang akan di lakukan oleh Zee


keesok harinya Jiali berangkat terlebih dahulu ke rumah song karna Zee ada keperluan saat sedang berbincang bincang datang lah pelayan keluarga song


"Maaf nona muda di luar ada tamu yang ingin bertemu dengan nona muda Lian"kata pelayan


"Hahh siapa dia"tanya Lian Lian


"Saya tidak tau nona dia seorang pria"kata pelayan itu


"Suruh masuk"perintah Lian Lian


"Baik nona"kata pelayan itu lalu pergi


beberapa menit kemudian terdengar deruman mobil mereka bertiga keluar dan melihat mobil mewah berhenti dan saat pintu di buka membuat mereka salah fokus karna melihat rupa pria tersebut


"Tampan sekali lebih tampan dari ghai"kata nian nian saat melihat seorang pemuda tampan dengan rambut perak seperti Jiali namun terkesan dewasa dan berwibawa di tambah jas yang melekat membawa suasana pemimpin yang tak terbantahkan dan keren untuk pemuda tampan itu


"Maaf ada keperluan apa anda kemari apa saya kenal"tanya Lian Lian sopan


"Saya Ryuga saya akan menjadi pasangan anda di pelelangan nanti malam"kata pemuda itu


"Kyaaaa bahkan suaranya sangat indah"batin nian nian


sedangkan Lian Lian bingung


"Maksud anda apa tuan Ryuga"kata Lian Lian bingung


"Anda bisa panggil nama lain saya pasti anda kenal saya"kata Ryuga


"Siapa"tanya Jiali,Lian Lian,Nian Nian


"Zeena Anderson"kata Ryuga


"Zeena"kata ketiganya kaget


"Hahahahah"tawa Zee pecah


"Sial sihir apa yang kau gunakan Zee kenapa kau jadi tampan begini"tanya Jiali kaget


"Sihir biasa kemarin aku pulang karna mau belajar sihir penyamar dan berhasil"kata Zee


"Kami juga mau"kata ketiganya


"Emm gimana ya di buku tertulis hanya untuk si pemilik elemen Kristal"kata Zee agak merasa bersalah


"Tak apa aku mau coba"kata Jiali


"Kau gx mau kalah sama aku kan"kata Zee kesal


"Kan aku juga mau ikut perlelangan"kata Jiali


"Efeknya buruk Jia sihir kalian akan turun satu tingkat"kata Zee serius membuat ketiganya diam


"Tapi..."kata Jiali langsung kaget saat mendapat tepukan keras di bahunya


Plak.....


"Auchh sialan kau Nian"kata Jiali kesal


"Ahahaha sory sory aku punya sihir ya kalo kamu mau jadi uji coba ku sih heheh"kata nian nian meringis sambil mengusap bahu jiali


"Apa"kata ketiganya


"Sini Jia"ajak nian lalu tangannya mengeluarkan cahaya biru muda yang sejuk dan menyelimuti Jiali saat cahaya itu hilang ketiganya di buat kaget oleh perubahan jiali


"Ini ptsss hahahahah"tawa Lian Lian pecah saat melihat Jiali kecil seperti anak anak apalagi pakaiannya yang menjadi longgar


"Nian nian"teriak Jiali kesal


"Hahahah"tawa Lian Lian semakin kencang


"Ini berhasil Jia kau bisa menjadi anak dari kak Lian dan Zeena"kata nian nian sambil menghindari amukan Jiali kecil


"Ide bagus"kata Zee


"Bagus untuk mu tak bagus untuk ku"kata Jiali dan Lian Lian bareng


"Hehh"heran Zee


"Kau orang asing tapi aku mereka kenal aku gimana nanti aku hadapi mereka"kata Lian Lian


"Cukup cerita saja jika keluarga mu memang tidak suka sorotan gitu saja"kata Zee


"Masalahnya orang tuaku Zeena"kesal Lian Lian


"Ya sudah bilang saja kalo kita hanya kencan buta atau teman"kata Zeena


"Ogeh lah dari pada ribut bentar lagi berangkat"kata Lian Lian mengalah masalah orang tuanya ia pikir lagi lagian orang tuanya tidak mengekang dia dalam perjodohan


Malamnya Zeena atau yang sekarang menyamar sebagai Ryuga dan Jiali kecil Dan song Lian pergi ke tempat perlelangan,saat memasuki ruangan banyak pasang mata melihat ke arah pasangan itu kebetulan Zeena mengenakan topeng


"Hei liat ini bukanya si jomblo akut ya"canda teman kuliah Lian lian Xiamo Lin anak pertama keluarga Lin


"Diam kau lihat sekarang aku tidak jomblo lagi"kata Lian Lian bangga


"Sewa di mana"tanya Xiamo Lin absurt mendapat jitakan dari Lian Lian

__ADS_1


"Enak aja nyewa asli nih"kata Lian Lian kesal


"Ya jangan jitak juga rambut cantik ku jadi berantakan tau"kata Xiamo cemberut


"Mampus ehh oh ya kenalin ini teman aku Xiamo Lin dari keluarga Lin,Xiamo ini Ryuga Sizen dan anaknya Sena Forsizen"kata Lian Lian lalu Zee bersalaman dengan Xiamo


"Aku Ryuga pacar Lian Lian"kata Zeena membuat Lian Lian terkejut


"What the Lian kau cari pacar kok duda sih"bisik Xiamo


"Cari sensasi lain dong lagian dia orang baik kok"kata Lian Lian


lalu mereka masuk ruang VVIP milik mereka yaitu ruangan 3 yang berada di tengah ruang lainnya sedang kan Xiamo yang penasaran sama wajah pasangan sahabatnya mengikuti dalam diam saat sampai di ruangan Zee melepaskan topengnya membuat Xiamo teriak


"Ya ampun siapa kamu apa kamu duda tadi"kata Xiamo terkejut melihat wajah Ryuga yang tampan


"Kau benar Lian duda bukan berarti gx bagus iya kan sekarang aku menyesal kenapa bukan aku yang di dapatkan nya"lanjut Xiamo bercanda


"Anuu maaf atas perkataan saya tadi tuan saya tidak bermaksud begitu saya memang blak blakan soalnya"kata Xiamo meminta maaf


"Tidak apa"kata Ryuga tersenyum membuat Xiamo tertegun


"Awas nanti nyangkut ini punyaku"kata Lian Lian


"Yeee walaupun dia tampan masih lebih tampan tunangan ku lah dan kau(memanggil Zee)jangan bikin Lian Lian sakit hati awas aja lho"ancam Xiamo lalu pergi


"Syukurlah pengganggu pergi juga"kata Lian lian,Zee melirik ke arah Lian Lian yang sekarang lebih pendek darinya tidak di pungkiri bahwa Lian Lian ini sosok gadis yang cantik dan pekerja keras dan masalah ia masih sendiri bukan karna tak ada yang mau bahkan sudah banyak orang yang melamarnya namun Lian Lian selalu menolaknya karna ia bilang umurnya masih sangat muda untuk menikah ia kan baru berumur 19 tahun dia saja masih kuliah


namun karna dia anak pertama jadi mendapat tugas kelayakan dari ayahnya dan terbukti dia sangat mahir dalam perusahaan nya hingga melambung tinggi.


Kembali ke kenyataan saat semua tamu sudah masuk ruangan masing masing di tengah tengah panggung datang lah seorang wanita cantik dan seksi yang akan menjadi pembawa acaranya


Di dalam acara lelang memang ada ruangan khusus untuk para tamu istimewa sedang kan di bawah dekat panggung untuk tamu yang akan mengikuti lelang tanpa undangan


"Selamat malam semua saya Dora saya adalah pembawa acara di lelang hari ini tanpa berlama lama lagi mari kita mulai lelang hari ini"kata Dora si pembawa acara cantik nan seksi


"Lelang hari ini cukup menarik karna ada banyak barang langka yang pastinya tuan tuan dan nyonya nyonya suka peraturan nya tetap sama yang melelang paling besar maka dia pemenangnya"lanjut Dora


"Tanpa berlama lama lagi barang pertama yang di lelang adalah ginseng 10 ribu tahun harga di buka di mulai dari 1 juta Yuan"kata Dora


"2 juta"kata pelelang 1


"4 juta"kata yang lainnya


"5 juta"


"8 juta"


"15 juta"kata pelelang di sebelah kanan ruangan Zee


"Apa ada lagi yang mau menawar"tanya Dora


"20 juta"kata Lian Lian


"Kau tak membutuhkan itu kan Lian Lian"tanya Zee


"Aku hanya mempersulit nya"kata Lian Lian cekikikan


"25"kata seorang pria di sebelah kiri ruangan Zee


"Huhhh sudah kuduga mereka datang"kata Lian Lian


"Siapa"tanya Zee


"Pemuja cintaku"kata Lian Lian narsis


"30"kata pria kanan


"kau ambil"saut pria ruang kiri


"Tidak ada lagi 3 2 1 baik terjual kepada tamu istimewa ruang 2 selamat selanjutnya"kata Dora


"barang lelang ke 2 adalah pil kemurnian 80 oleh dewa obat Dio chan


"Barang ketiga adalah sebuah pena usang yang di temukan di reruntuhan gua perbatasan harga di mulai dari 1 juta"kata Dora


Zee memperhatikan pena tersebut bagi mereka itu mungkin pena biasa namun Zee dapat merasakan aliran sihir yang kuat dan terasa familiar di dalamnya


"2 juta"kata Zee membuat semua melihat ke arah ruang 3


"Bukankah dia gila siapa yang ingin membuang 2 juta hanya untuk pena usang saja"kata tamu lain


"Iya benar"


"Siapa pria itu"kata salah satu tamu


Sedang kan pria ruang 2 dan 4 mendadak terdiam


"Bukankah ruang 3 adalah milik Lian song kenapa ada suara laki laki di sana"batin keduanya


"10 juta"kata pria ruang kiri


"15 juta"kata pria ruang kanan berusaha menyusahkan Zee


"100 juta"kata Zee membuat semua terkejut


"Apakah ini tempat perang antar orang kaya dia bahkan langsung menawarkan 100 juta langsung tanpa berfikir"kata tamu kaget


"Baik jika tidak ada yang menawar lagi maka pena ini terjual kepada tamu istimewa ruang 3 selamat"kata Dora namun jika di dengar ada sedikit nada cemooh dari kata katanya


Lalu waktu terus berjalan sampai pada barang lelang terakhir


"Barang terakhir payung hias dinasti tang harga mulai dari 50 juta"kata Dora


"Ya ampun harga awal saja sudah 50"kata tamu


"70 juta"kata tamu ruang 5 yang sudah mendapatkan pil kemurnian 80 dari lelang tadi


"100 juta"kata pria ruang 2


"Kau menginginkan nya Lian"tanya Zee agak besar membuat pria ruang kanan dan kiri terkejut ternyata benar pria di sebelah mereka bersama Lian Lian


"Ya aku mau"kata Lian Lian


"120"kata Zee memanaskan suasana


"130"ruang 5


"150"kata pria ruang 1 suaranya seperti seseorang yang Jiali kenal,tentu saja kenal ini suara ayahnya


"Ada ayahku bagaimana ini"kata Jiali


"Kau pikun kau sekarang menjadi kecil mereka mana kenal lagian kau itu anakku"kata Zee


"175"kata Zee


"180"kata pria ruang kiri


"182"kata Zee


"Hei kau kan sudah mendapatkan pena usang mu kenapa masih ingin mengambil payung hias ini juga hahh"kata pria kiri marah


"Bukankah pelelangan ini siapa yang menawar lebih besar ia yang menang jangan lupa itu GONG DAY"kata Lian Lian kepada pria ruang kiri yang ternyata gong day anak pertama keluarga gong


"Betul kata Lian Lian ku kau itu lupa ya gong gong"kata pria kanan senang


"Siapa yang kau panggil Lian mu sialan"kata Lian Lian kesal


"Hahaha Rasakan itu An Ying"kata gong day


"Diam kau"kata An Ying


"Baik baik mari kita lanjut saja apa sudah tak ada yang menawar lagi"kata Dora menghentikan perdebatan di ruang atas

__ADS_1


sudah bukan rahasia kalau gong day dan An Ying adalah saingan cinta Presdir Lian


"200"kata ayah Jiali tiba tiba membuat semua orang terkejut untuk kesekian kalinya


"Sepertinya ayahmu menginginkan nya Jia"kata Zee


"Ya sudah aku mengalah saja ya"kata Lian Lian namun tiba tiba


"Ayah aku ingin payung itu"kata Jiali dengan suara anak anaknya membuat gong day dan An Ying kaget karna pria yang bersama Lian Lian di panggil ayah


"Baik sayang"kata Zee


"500 juta"kata Zee langsung membuat ayah Jiali terkejut hanya untuk menyenangkan hati anaknya ia mampu mengeluarkan uang sebanyak itu di tambah harga pena tadi


"550 juta"ayah Jiali


"Jika dulu ayah mempersulit ku sekarang giliran ku mempersulit mu hahahah"batin jiali senang jailin ayahnya


"Bagaimana apa masih mau tawar lagi"tanya Dora


"Sepertinya liburan kali ini aku akan sibuk"batin Zee


"700"kata Zee


"Ya ampun yang benar saja ini sangat seru"kata A


"Itu bisa membiayai hidup beberapa tahun bagiku tapi dia ini hanya untuk berebut payung hias saja benar benar dunia orang kaya"kata B


"Bagaimana"tanya Zee kepada Jiali yang sedang cekikikan


"Sudah biarkan saja,aku senang dia kesal hahahaha"kata jiali ia sangat yakin kalo ayah nya seperti sedang kebakaran jenggot sekarang


"725"kata ayah Jiali


"Silahkan tuan ambil anak saya tak menginginkan nya lagi"kata Zee membuat semua terdiam banyak kali


"Ehh setelah menawar lebih tinggi langsung menyerah begitu saja karna sang anak sudah tak minat wowwww aku tak rugi datang kesini"kata A


"Baik payung hias terjual kepada tamu istimewa ruang 1 selamat"kata Dora


Saat acara selesai Zee segera pergi ke ruang pembayaran untuk membayar penanya sedang kan Jiali dan Lian Lian menunggu di tempat lain,saat masuk ia melihat ada ayah dan ibu Jiali yang juga sedang membayar barang lelang


"Permisi saya juga ingin membayar barang lelang tadi"kata Zee ia sudah melepas topengnya,saat semua orang melihat kearahnya semua terkejut dengan keberadaan orang di depannya itu ia memiliki fitur wajah yang sangat indah,di saat semua orang terkagum kagum dengan wajah Zee dua orang yakni orang tua Jiali justru terkejut melihat siapa yang datang terlebih ibu Jiali ia sampai berdiri dari tempatnya dan langsung berlari memeluk Zee membuat Zee terkejut


"Gikwan"panggil Joy ibu Jiali sambil memeluk Zee dan menangis sedang kan ayah Jiali hanya terdiam dan tampak berkaca kaca


"Maaf sepertinya anda salah orang saya tidak kenal anda"kata Zee berusaha melepas pelukan Joy


"Tidak kau pasti Gikwan kau marah padaku kan tapi tolong jangan bersikap seolah kamu melupakan kami huhuhuhu"kata Joy menangis


"Saya memang tidak kenal anda maaf"kata Zee melepaskan pelukan Joy,Joy enggang melepaskan nya


"Siapa Gikwan kenapa malah jadi gini aku hanya ingin membayar barang saja"batin Zee kesal lantaran masalah selalu datang saat ia sedang ingin santai,leozert mendekat


"Kau benar-benar tidak ingat kami"tanya Leozert di angguki Zee


"Hahh kau tau Joy Anzhert adalah kakak kandung mu,aku kakak iparmu maaf jika 10 tahun lalu kami tak bisa menemukan mu"kata Leozert membuat Zee bingung


"Itu tidak ada hubungannya dengan saya permisi"kata Zee lalu menuju tuan rumah lelang dan membayar barang nya lalu saat hendak pergi Joy memanggil


"Gikwan jika boleh maukah kau ikut kami sebentar saja untuk mengobrol"pinta Joy


"Maaf tapi ini sudah malam anak saya harus istirahat"kata Zee


"Kau sudah punya anak Gikwan"kata Joy terkejut


"Emm bagaimana jika besok apa kau ada waktu luang"tanya Joy


"Baiklah besok saya datang dimana"kata Zee


"Di restoran Ander's jam 8 pagi"jawab Joy semangat


"Baik"kata Zee lalu pergi menemui Jiali dan Lian Lian


"Kenapa lama Zee"tanya Jiali


"Panjang ceritanya dimana kak Lian"kata Zee


"Tuhhh"tunjuk Jiali kepada tiga orang yang sedang bicara


"Ayo"ajak Zee lalu mendekat ke Lian Lian


"Sudah aku bilang aku sudah punya pasangan jangan ganggu aku Gong day,Ying"kata Lian Lian kesel


"Kau pasti berbohong kan"kata An Ying


"Dia tidak berbohong"kata Zee datang membuat ketiganya melihat ke arahnya


"Syukurlah Zee kau datang"batin Lian Lian lega


"Apa dia pria yang bersama Lian Lian ku kenapa dia lebih tampan dari ku pantas saja aku di tolak sialan"batin An Ying


"Dia terlihat bukan pria sembarangan"batin gong day


"Lian mari pulang sudah malam"ajak Zee


"Baiklah"jawab Lian Lian lalu mereka bertiga pergi dari sana dan naik mobil meninggalkan kedua pria di sana.


Di dalam mobil


"Oh ya Jia besok aku akan bertemu orang tuamu"kata Zee sambil melepas dasinya dan jas luarnya tersisa kemeja putihnya


"Aku ikut ya"pinta Jiali


"Hemm"jawab zee


"Bagaimana kalau aku ikut juga aku masih libur lagian kau kan pacar ku hahahaha"kata Lian lian sambil fokus menyetir


"Boleh"kata Zee sambil fokus memainkan hpnya


"Sepertinya ada sebuah rahasia besar yang di sembunyikan ayah dan ibu"kata Zee setelah melihat hpnya yang sedang menampilkan foto keluarga Duk dari negara Jepang yang ia hack dari kantor miamor


sedang kan di lain negara di sebuah rumah mewah


"Tapi kenapa ayah kau selalu mengekang ku bahkan di umur yang ke tujuh belas ku ini kau tidak membiarkan ku di ketahui oleh publik bahwa aku anakmu dan sekarang aku hanya ingin pergi ke negara C pun kau melarang nya di sana tidak akan ada yang kenal dengan ku ayah"kata Cadance kesal saat mendengar penolakan dari Duk Miamor


"Kau boleh liburan kemana saja Cadance tapi jika negara C aku melarang keras"kata Duk keras


"Tapi kenapa ayah teman teman ku semua pernah ke negara itu dan mereka tidak kenapa napa lagian negara itu dekat dengan negara kita semua temanku bilang negara itu indah aku ingin kesana juga"kata Cadance


"Persetan dengan teman jangan dengarkan mereka mereka itu pembohong jika aku bilang tidak maka tidak"kata Duk lalu pergi dari kamar Cadance


"Sialan huhuhuhu ayah kau jahat"teriak Cadance sambil menangis


"Semakin kau melarang ku semakin aku curiga dengan mu"batin Cadance lalu mengambil hpnya lalu membuka obrolan grup terlihat di sana foto seorang gadis mirip dengannya namun itu di negara C karna teman temannya yang liat ia jadi teringat kejadian tadi pagi


"Ku kira itu kau bukankah kau bilang tidak pergi"kata temannya setelah memperlihatkan foto dua orang gadis


"Iya namun saat kita ingin menyapamu kau bersama gadis perak malah pergi katakan apa itu teman baru di sana siapa namanya"tanya teman lainnya membuat Cadance bingung lantaran ia belum pernah kesana dan di tambah siapa yang bersama gadis berambut perak itu kenapa bisa mirip dengannya dan ia seperti pernah bertemu dengannya tapi dimana


Keesokkan harinya Zee dan Jiali yang sudah dengan penyamaran nya bersiap ke restoran Ander's untuk pertemuan dengan orang tua Jiali begitu juga dengan Lian Lian ia memakai baju santai putih di padu dengan jaket kulit hitamnya,celana hitam panjang dan sepatu Kets putih,Zee menggunakan kemeja panjang hitam dengan celana panjang hitam dan sepatu kulit miliknya menampilkan sisi elegan,sedangkan Jiali menggunakan baju oversize putih dan celana hitam pendek dengan sepatu Kets hitamnya terlihat keren untuk anak seusianya apalagi dengan gaya rambut yang di ikat satu tinggi memperlihatkan leher nya yang putih mulus,setelah bersiap mereka pun berangkat ke restoran Ander's,30 menit kemudian mereka sudah sampai di sana dan keluar dari mobil setelah parkir,saat masuk mereka di sambut hangat oleh pelayan di sana,lalu mereka di antar ke lantai atas dimana terdapat sepasang pasutri


" Maaf membuat kalian menunggu apa kami lama"kata Zee


"Ohh tidak Gikwan kami baru saja sampai"kata Joy


***padahal dah jamuran disitu🗿


oke lanjut


like dong biar semangat nih


love you all

__ADS_1


😘***


__ADS_2