Magic Blood

Magic Blood
chapter 32


__ADS_3

///////


lanjut


"Selamat siang semua,saya Z pemimpin sekaligus pemilik perusahaan ZL"kata Zee


"Sebelumnya terima kasih kepada semuanya karna telah datang ke dalam jumpa pers kami,apalagi perusahaan besar seperti Adr,Han,Sg,Bg,Bz,terima kasih untuk kalian karna datang keacara pembukaan produk baru kami"kata Zee sambil melirik ke bangku tamu terdepan dimana terdapat ayahnya, Leozert,Jimmy juga Lian Lian,Richard Benitez ayah Mona juga Rafael,dan Xavier Bodewig ayah Leon dan Leni sekaligus pemimpin di Perusahaan Bodewig saat ini,di sambut anggukan dan senyuman


"Dan untuk mempersingkat waktu akan saya publikasikan robot AI tipe Xt-4 pertama milik perusahaan ZL bernama Bond"kata Zee lalu dari arah belakangnya muncullah robot menyerupai manusia berjalan kearahnya,robot itu di buat menyerupai manusia berjenis kelamin laki-laki dengan gaya pakaian yang mirip seperti anak anak remaja pada umumnya


"Bond perkenalkan dirimu kepada dunia"kata Zee,lalu Bond melirik ke para tamu


"Halo,saya Bond"kata robot Bond


"Robot AI ini memiliki beberapa jenis dan Bond adalah salah satunya,selain bisa menjadi teman manusia mereka juga bisa menjadi asisten pribadi tuannya dan akan menuruti semua perintah tuannya kecuali perintah yang akan mencelakai,jadi jika ada orang yang tidak baik atau jahat ingin memanfaatkan robot ini mereka salah karna"kata Zee menjeda


"Bond lukai sekertaris Ryuga"kata Zee membuat Ryuga dan semua orang terkejut namun


"Maaf tuan itu adalah tindakan yang salah,sekertaris Ryuga tidak melakukan kesalahan kepada tuan,dan jika tuan melakukan kekerasan maka tuan akan mendapatkan hukuman,lebih baik memilih berdamai jika memang sekertaris Ryuga bersalah atau sebaliknya"kata Bond sambil mengikuti gerakan seperti menegur membuat kagum semuanya


Zee melirik Ryuga,Ryuga mengangguk dan mendekat ke arah Zee dan hendak memukul Zee namun dengan cepat Bond berlari dan menghadang Ryuga


"Kekerasan dilarang disini,apalagi kepada tuanku"kata Bond sambil menghempaskan tangan Ryuga,para tamu dan wartawan cukup kagum dengan Bond sehingga bertepuk tangan


"Kata tuan juga bisa diubah menjadi teman,nama,sahabat atau kekasih,bisa juga menjadi orang tua angkat entah ayah atau ibu"kata Zee


"Bond kita adalah teman"kata Zee


"Teman"kata Bond lalu dari matanya memunculkan hologram seperti sedang mengakses data


"Mengakses data selesai,salam jumpa teman"kata Bond sekali lagi membuat tamu kagum


"Berapa harga Bond"tanya salah satu tamu lainnya


"Untuk saat ini harganya sedikit tinggi karna baru sepuluh robot yang berhasil dibuat,mereka juga memiliki tiga jenis,ada yang seperti anak kecil,remaja,dan dewasa,semuanya ada yang tipe cewe dan tipe cowo,dan Bond adalah salah satu tipe cowo dalam jenis dewasa sehingga data yang di akses memiliki cara berfikir orang dewasa sehingga cocok menjadi asisten pribadi atau orang tua angkat,sedangkan jenis remaja untuk menghibur dan menemani masa masa muda dengan karakteristik yang sama seperti muda mudi jaman sekarang sehingga sangat cocok sebagai teman keluh kesah walaupun mereka tidak memiliki emosi tapi mereka tau suasana hati sang pemilik sehingga mereka akan menyesuaikan diri mereka melalui data,sedangkan jenis anak anak sangat efektif untuk anak anak yang mengalami gangguan mental ataupun paranoid seseorang"kata Zee panjang lebar kali tinggi


"Behh capenya"batin Zee


"Kalau begitu saya akan membeli satu tipe anak anak,karna anak saya memiliki paranoid dan saat ini masih di rumah sakit"kata salah satu tamu


"Apa bisa"tanya nya lagi


"Kami akan kasih setengah harga untuk produk pertama kami dan kepada pembeli pertama kita terima kasih semoga robot kami benar benar bisa membantu anak Anda sembuh"kata Zee


"Terima kasih nyonya terima kasih"kata tamu itu senang sambil mengusap air matanya


"Panggil saya nona saja tuan,nyonya terdengar seperti saya ini sudah tua"kata Zee


"Memangnya berapa umur anda nona"tanya wartawan


"Emmm berapa ya"kata Zee


"Beberapa bulan lagi saya berumur 18 jadi sekarang umur saya 17"kata Zee sambil menghitung bulan lahirnya membuat semuanya kaget


"Apa kirain umurnya udah dua puluhan"kaget wartawan


"Gila ini sih yang dinamakan kecerdasan di usia dini"kata wartawan lain


Singkat waktu acara jumpa pers telah selesai dan beberapa jam kemudian banyak media sedang membahas tentang ZL terutama pemimpin nya yang misterius,namun yang lebih banyak dibahas adalah bahwa pemilik ZL bukanlah kakek kakek melainkan gadis berumur tujuh belas tahun,


Zee di dalam kantornya telah melepas topeng dan jasnya sehingga hanya menggunakan kemeja putih dengan celana panjang nya,berdiri di depan kipas angin yang di biarkan menyala di depan mukanya,Ryuga lalu masuk sambil membawa berkas dan melihat kelakuan bos-nya


"Jelas jelas ada AC tapi lebih mau menggunakan kipas angin"batin Ryuga


"Bos ini adalah semua berkas robot Bond"kata Ryuga


"Letakan di meja"kata Zee


"Oh ya bos kenapa kau menamai robot AI itu dengan nama Bond"tanya Ryuga sambil duduk di sofa di ruangan itu


"Bond memiliki arti ikatan perhubungan,aku ingin robot AI milikku dapat menjalin hubungan dengan manusia sehingga membawa pengaruh baik bagi manusia"kata Zee sambil memandang pemandangan luar dari kaca gedung miliknya


"Itu luar biasa"kata Ryuga


"Setelah ini aku akan kembali seperti biasa jika memang sangat penting baru kau boleh memintaku datang,kau tau kan anak sekolah itu lebih sibuk"kata Zee sambil berjalan ke mejanya


"Bos bisakah kau datang ke reunian dengan yang lain pekan nanti"kata Ryuga berharap


"Akan aku usahakan"kata Zee lalu mengambil jas dan topengnya lalu keluar


"Bos ada waktu,aku akan menghubungi yang lain"kata Ryuga lalu menelpon Tama dokter sekaligus rekan seperjuangannya dengan bos-nya


"Tama,bos bilang dia bisa"kata Ryuga setelah tersambung


"Baiklah setelah ini aku akan menghubungi black dan Haley"kata Ryuga lalu mematikan sambungan telepon nya


"Huhhh siapkan mental"kata Ryuga lalu menelpon seseorang


"Halo"sapa Ryuga namun tidak ada satuan tapi ia yakin jika orang yang ia telpon sedang mendengarkan


"Sial kenapa ada orang kaya dia,irit bicara bahkan aku menyapa saja tidak di sauti untung teman"batin Ryuga kesal


"Bos mengajak kita reunian pekan nanti jadi kau harus datang"kata Ryuga sengaja menggunakan nama Zee sebagai alasan


"Oke"jawab sebrang telepon lalu mematikan sambungan telepon nya


"Sial belum juga selesai"kata Ryuga kesal


"Aku berani bertaruh jika dia pasti membawa hadiah yang sama seperti dua tahun lalu"kata Ryuga sambil mencari nomor hp lainnya


"Huhhh sekarang satunya,sepertinya aku harus memboking dokter telinga setelah ini"kata Ryuga lalu menelpon rekan satunya lagi


"Haley"panggil Ryuga


"Sial kenapa kau menelponku bastar aku sedang berada di ronde 2 jika aku kalah kau akan aku cincang seperti di game"teriak di seberang telepon membuat Ryuga reflek menjauhkan hpnya sambil korek korek telinganya


"Kita akan reunian pekan ini"kata Ryuga


"Aku tidak mau aku tidak ada waktu"teriak di seberang


"Bos ikut lho"pancing Ryuga


"Oke Sherlock"kata seberang membuat Ryuga jengah


"Hemm"dehem Ryuga

__ADS_1


"Woi ganteng kira kira kado untuk bos apa yang bagus ya"tanya Haley namun Ryuga malah diam dan berfikir


"Hoi aku bertanya"teriak sebrang


"Aku tidak tau"kata Ryuga berteriak juga karna kesal


"Yang benar"tanyanya


"Iya nona Haley Reinhart"kata Ryuga


"Awas aja kalo kado darimu lebih bagus dariku aku akan menghajar mu"kata Haley seseorang yang sedang di telpon oleh Ryuga lalu mematikan sambungan telepon nya


"Kebiasaan"kata Ryuga lalu memasukkan hpnya ke saku jasnya dan lanjut bekerja


Di kediaman Anderson Zee sudah tiba satu jam yang lalu dan istirahat,setelah membersihkan diri ia lalu tertidur sampai jam dua,Ziya pulang dari sekolah dan melirik adiknya yang tertidur,setelah ganti baju dan sebagainya Ziya mendekat ke Zee dan membangunkan nya untuk pergi ke rumah Nian Nian karna harus latihan sihir lagi,lalu mereka berdua berangkat berdua menggunakan mobil kesayangan Zee yang sudah selesai di periksa oleh Daniel


Sesampainya di rumah keluarga song mereka segera berkumpul dan berlatih seperti yang di ajarkan Lily,Lian Lian tidak berada di sana karna dia sedang sibuk di kantornya


"Baiklah kalian boleh istirahat"kata Lily setelah dua jam berlatih,mereka berlima dengan Ari yang memang numpang ikut di mobil Nian Nian karna Quan sedang main kerumah Teo sedang bersantai santai di bawah pohon sedangkan Lily masuk rumah guna mengambil minum dan camilan untuk anak anak,setelahnya meninggalkan mereka


"Zee kau kenapa tidak sekolah tadi"tanya Nian Nian


"Ohh sibuk"jawab Zee


"Sibuk apa"tanya Jiali


"Adalah"kata Zee


"Asal kau tau Zee tadi di kelompok Alfa(kelompok yang di latih Lily di sekolah yang terdiri dari sepuluh anggota)Siswi yang bernama Soren sok sok'an banget,masa kan tadi bibi Lily menyuruh semuanya untuk memilih siapa yang menjadi ketua di kelompok itu,Soren dengan penuh percaya dirinya bilang kalo cuma dia yang cocok jadi ketua karna dia yang kuat padahal di voting walaupun kamu gx ikut Nian Nian dapet empat,memiliki rating terbanyak,ehh dia marah terus nantanging Nian Nian buat bertarung,bibi Lily merasa marah dong bukan karna Nian Nian adalah anaknya namun karna ini sistem voting dan sudah adil,dan Soren malah bilang kalo Nian Nian itu lemah terus"kata Ari terhenti karna mulutnya di bekap oleh Jiali menggunakan roti karna jengah dengan cerita panjang Ari


"To the poin aja ngapa"kata jiali kesal


"Besok ada tanding tiga orang untuk menentukan siapa ketua di tim Alfa"kata jiali


"Tiga orang?,bukannya cuma Nian Nian sama Soren Soren itu"kata Zee


"Salah satu nama di Sembilang kertas ada namamu"kata jiali


"Itu aku yang nulis"kata Ari sambil cengengesan


"CK kau ini"kata Zee gemas sambil menggelitik Ari,jam menunjukkan pukul 5 mereka memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing,Ari?


Quan datang tepat saat Ari akan menumpang mobil Jiali(tukang cari gratis🤭)


Skip pagi di sekolah Lily telah membuat lapangan khusus untuk arena bertarung untuk ujian dan berlatih,berita tentang Soren ingin mengajak bertarung rekannya sudah tersebar di kelas lain sehingga lapangan khusus yang diberi lapangan Lily itu penuh dengan murid murid,di tengah tengah lapangan sudah ada Zee,Nian Nian,dan Soren yang sudah siap dengan menggunakan baju olahraga tensius dan di dekat lapangan ada para guru yang mengawasi pertandingan


"Pak bisakah aku mengundurkan diri,aku tidak tertarik menjadi ketua"kata Zee karna sedang malas


"Itu bagus dengan begitu tenagaku tidak terbuang sia sia hanya untuk orang lemah seperti mu"kata Soren membuat Zee meliriknya


"Yo apa kau tak tau jika aku belum memilih kemarin,aku bisa saja langsung menunjuk diantara kalian agar tidak ada pertandingan ini"kata Zee santai namun membuat Soren jengkel


"Jangan hanya karna kau anak pemilik sekolah kau bisa seenaknya ya"kata Soren


"Apa hubungannya"kata Zee


"Sudah sudah,Zeena kau tetap ikut bagaimanapun seseorang sudah menulis namamu jadi mau gx mau kau harus ikut pertarungan ini walaupun hanya menghindar"kata Lily


"Baik Bu"kata Zee membuat Soren kesal,


sedangkan di bangku paling belakang ada Ziya,Jiali,Ari,Wulan,salsa, Noriko dan Mona yang sedang menonton juga


"Nian Nian"jawab Ziya,Ari dan Jiali bersamaan


"Kenapa bisa Nian Nian"tanya Wulan


"Dia kuat"kata Ziya


"Bukankah Zeena juga kuat"kata Mona


"Tapi dia malas"kata Jiali


"Ohhh"paham teman teman nya


Kembali ke lapangan


"Ingat kalian hanya boleh menggunakan dua jenis kekuatan saja,karna kalian tau sendiri jika kalian memiliki lebih dari satu elemen dalam diri kalian"kata Lily


"Baik Bu"jawab mereka bertiga


"Baiklah waktunya tiga puluh menit"kata Lily


"Mulai"teriak pak Raymond,lalu Nian Nian,Zee dan Soren bersiap siap


"katanya menghindar boleh kan"kata Zee lalu mengeluarkan elemen logam miliknya yang hanya beberapa orang saja yang punya dan salah satunya adalah dia dan Jiali bahkan Lily dan Zhu tidak memilikinya membuat Lily sedikit terkejut,


Zee menggunakan dua pedang pendeknya untuk menompang tubuhnya dan ia terbang di udara dengan santainya,sedangkan Nian Nian mengeluarkan pedang dengan elemen air,sedangkan Soren ia langsung menggunakan elemen petir dimana elemen petir bagi elemen dasar adalah kekuatan terbesar,lalu menyerang Nian Nian dengan pedangnya juga dan pertempuran antara Soren dan Nian dan terjadi sedangkan Zee hanya menonton


"Jika kau tidak ikut bertarung lebih baik kau menjadi ketuanya saja"kata Lily membuat Zee kaget dan menatap bibi Lily dengan wajah dibuat sedih


"Huhuhu aku mau makan banyak"batin Zee lalu membuat dua pedang lagi dan melesatkan ke arah Soren dan Nian dan membuat mereka melirik Zee


"Maaf tapi aku gx mau jadi ketua jadi aku harus ikut pertarungan walaupun ogah"kata Zee lalu turun dari pedangnya dan seketika pedangnya menghilang dan berpindah ke kedua tangan Zee si pengguna pedang ganda


"Pertarungan jarak dekat ya"kata Zee lalu tersenyum kecil dan melesat kearah Soren dan Nian dan secara bersamaan membuat keduanya kewalahan


"Jadi seperti ini kekuatan anak Zhu"kata Bu Yord kepada Lily


"Ini hanya setengahnya"kata Lily


"Karna dia tidaklah serius"lanjutnya lalu. brukk


"Aduh air mu menggangu"kata Zee setelah salah satu pedangnya terlempar akibat ulah elemen air Nian Nian


"Hihihi"kekeh Nian Nian sedangkan Soren langsung menyerang Nian Nian dengan elemen tanahnya dengan membuat Golem


"Ee....aku tau"kata Zee pelan lalu melesat ke arah Nian Nian,sekilas ia seperti menyerang namun dibalik itu sebenarnya ia sedang membisikkan sesuatu,membuat Nian Nian tersenyum kecil lalu memusatkan kekuatan nya dan mengeluarkan satu dark knight ber Armor biru membuat semua yang berada di dekat arena pertarungan terkejut


"Bukankah itu dark knight"kata pak Naomie


"Iya"jawab pak Niken


"Sepertinya dia sudah semakin hebat"batin Lily


"Padahal ini termasuk dalam pelajaran tersulit di buku sihir tipe atas"kata Bu Yord diangguki guru lainnya

__ADS_1


Kembali kelapangan Nian Nian menyerang Zee dengan menariknya menggunakan dark knight miliknya dan melemparkannya ke luar lapangan


"Akhh Nian Nian goblok aku belum siap"batin Zee


dan sebelum wajah cantiknya terbentur lantai,ia tidak merasakan apa apa,dan saat membuka matanya ia melihat ia melayang di antara banyaknya bunga dan itu adalah ulah Lily(Lily adalah Dewi bunga sedangkan Zhu Dewi hewan)


"Huhh selamat,ya ampun hancur sudah image ku yang cool"batin Zee lalu turun dan menatap Nian Nian dan mengancungkan jempolnya dan mengedipkan sebelah matanya membuat Lily yang memang sudah menduga akan seperti ini hanya geleng geleng kepala


"Sepertinya ini efek karna Dewi kegelapan di asuh oleh Zhu yang notabenenya adalah seorang yang konyol,bagaimana mungkin seseorang yang dulunya adalah orang minim ekspresi memiliki sikap seperti itu"batin Lily sambil tersenyum kecil


"Bahkan secara suka rela meminta Nian Nian untuk melemparkannya"lanjutnya


Lanjut ke lapangan Soren dibuat terpojok dengan melawan dark knight,walaupun Nian Nian tidak menyerang namun itu cukup membuat nya tertekan


"Sial"batin Soren


"Tidak...aku tidak boleh kalah jika aku kalah maka ayah tidak akan melihatku dan hanya melihat kakak saja"batin Soren dengan sekilas wajah terlihat sedih yang dapat dilihat oleh Zee yang kebetulan sedang melihatnya membuat Zee terdiam dan mengangkat satu alisnya,


Nian Nian lalu mengakhiri pertarungannya dengan pedangnya berada di samping leher Soren yang terduduk sambil terengah-engah


"Pemenangnya Nian Nian"kata pak Raymond dan terdengar sorakan bahagia dari teman teman Nian Nian dan mengerubungi Nian Nian setelah turun dari arena bertarung,


sedangkan Soren ia hanya duduk sambil menunduk menyembunyikan air matanya dalam kesendirian,lalu tiba tiba sebuah tangan terulur kearahnya dan saat ia melihat itu adalah Zee yang sedang menatapnya tanpa emosi,cukup membuatnya terkejut namun di detik berikutnya ia menghempaskan tangan Zee


"Singkirkan tanganmu"kata Soren


"Kau ingin mengejekku kan"teriak Soren membuat semuanya terdiam dan meliriknya


"Kenapa,kau juga yang pertama kalah kan,kenapa diam jawab kau ingin tertawa,tertawa lah sesukamu"teriaknya lagi sambil melirik semuanya yang menatapnya dengan banyak macam ekspresi,ada yang kasian,ada yang mengejek namun secara sembunyi sembunyi dan menatapnya seolah dia adalah sesuatu yang tak pantas di lihat


"Sial"batin Soren


"Tidak jangan keluar ku mohon"batin Soren sambil menahan air matanya,Zee yang melihatnya hanya mencebik jengah


"CK merepotkan"kata Zee lalu menatap orang orang yang menonton kekalahan Soren


"Kalian yang merendahkan Soren naiklah ke atas dan bertarung lah dengannya agar dapat mengetahui batas kekuatan nya,jika kalian kalah minta maaflah"kata Zee membuat Soren terkejut


"Jangan hanya bisa menghina seseorang setelah melihat kegagalan nya dan menjadikan hal ini sebagai tontonan"lanjutnya


"Sebenarnya dia memang menyebalkan apalagi mulut besarnya yang bicara secara gamblang"kata Zee


"Tapi lebih menjijikkan lagi seseorang yang menghina secara diam diam tanpa melihat perjuangan yang orang itu lakukan"kata Zee sambil melirik salah satu pria di belakang para pengrubun,membuat laki laki itu menatapnya dan Soren sinis dan pergi


lalu sebuah tepuk tangan terdengar dan ternyata itu ulah Ari,ia lalu berlari dan memeluk Zee


"Keren,keren sekali akhhh aku mau bertarung dengan Soren ya,bukan karna apa aku hanya mau bermain seperti mu"kata Ari mendapat jitakan dari Zee


"Semuanya lelah sebaiknya kita pergi"kata Zee lalu turun dan pergi bersama teman temannya begitu juga yang lain,Soren hanya menatap punggung Zee dengan banyak sekali pertanyaan


"Kenapa dia..."batin Soren lalu Lily menghampirinya


"Sesuai dengan aturan maka Nian Nian akan menjadi ketua apa kau keberatan lagi S O R E N"tanya Lily yang sebenarnya sedikit kasian dengan anak di depannya(ingat sedikit)


"Ya"jawab Soren sambil berlalu membuat Lily tersenyum kecil


"Kurasa dia akan mengerti"kata Lily lalu pergi dari arena juga dan kembali melanjutkan pembelajaran setelah istirahat


Sekarang tim Alfa sedang berada di luar lapangan,seperti kesepakatan bersama bahwa Nian Nian mulai hari ini akan menjadi ketua atau pemimpin di tim Alfa


"Tugas pertama kalian beri nama kelompok kalian"kata Lily


"Waktunya tidak banyak lima menit"kata Lily,setelah berdiskusi mereka tetap saja bingung


"Apa kira kira nama yang bagus"tanya Tara


"Griffin"kata Quan


"udah dipake anak sebelah"kata Ari ngasal


"Dragon"kata Suji


"Jangan nanti ada yang terbang"kata Ari lagi membuat Quan kesal


"Terus apa dong"tanya Jiali


"Apa kalian ada usulan"tanya Nian Nian pada Soren,Naoya dan Rey


"Flower"kata Naoya pelan


"Ada kami sayang masa iya namanya flower,agak ganas dikit biar mengigit dong"kata Quan membuat Naoya menunduk malu karna Quan sedikit menyematkan kata sayang,jangan lupa jika geng Quan adalah kumpulan para pria tampan jadi jangan heran jika seseorang akan tersipu malu jika di goda seperti itu,kecuali yang memang sudah kenal lama khususnya kelas 2A yang sudah kebal akan gombalan geng Quan


"Venom"kata Rey


"Lumayan"kata Nian Nian


"Yang lain"lanjutnya


"Secret"kata Soren tiba tiba membuat kesembilan orang itu menatapnya


"Itu bagus"kata Quan,Ari,Tara,Rey,Suji secara bersamaan,Ari,suji dan Rey lalu bertos ria,quan dan Tara hanya tertawa bersama,membuat Soren bingung sendiri


"Baiklah karena lima anggota memilih nama yang sama bagaimana sisanya"tanya Nian Nian


"Aku iya"jawab Jiali di angguki Zee


"Ku..kurasa itu bagus"kata Naoya


"Baiklah nama tim Alfa kita mulai sekarang adalah secret"kata Nian Nian,lalu Lily menghampiri mereka


"Waktu habis,apa nama tim kalian"tanya Lily


"Secret"kata mereka berbarengan membuat Lily tersenyum puas


"Baiklah tim secret,kita mulai pembelajarannya"kata Lily,lalu mereka berbaris


"Sebenarnya ini bukanlah pembelajaran biasa karna bagaimanapun kalian adalah tim utama,jadi Kali ini kalian akan melakukan tugas dari ibu,dan jika tugas itu berhasil itu akan menambah poin kalian,semakin banyak poin semakin banyak pula peluang mendapatkan ilmu terbaru dari buku tentang sihir"kata Lily membuat murid murid nya pada penasaran


"Tugas pertama kalian adalah...."jeda Lily


"Membuat dark knight"kata Lily membuat semuanya menatap Nian Nian yang sudah bisa membuat dark knight


***semua yang tertulis sesuai dengan imajinasi


jika ada kesamaan kata mohon dimaafkan

__ADS_1


oke see you next time 😘


👋👋👋***


__ADS_2