
lanjut
______&_______
Keesokan harinya enam puluh siswa yang berbeda telah berdiri di tengah arena dan mulai bersiap,terlihat disana ada Zee,Wulan,Rey,Suji,ghai,Glen,Tara dari sekolah tensius,juga siswa lainnya
Dari sekolah Cyrand terlihat Vior,Vira,Mira,Sam dan siswa lainnya
Sekolah Houdryen ada teman Bara yaitu Arya,Yifeng,Jingmi,Yuan,Hengky,Jery dan siswa Houdryen lainnya
Yord mulai membuka lingkaran sihir nya dan babak pertama putaran kedua di mulai
Didalam pusaran semua siswa mulai mempertahankan diri dan mulai menyerang masing masing Golem didepan mereka
"""
Di tempat Zee setelah membuat perisai diri dengan elemen kristal ia mulai menyerang Golem didepannya menggunakan pedang kembar miliknya,baginya tidak ada yang melihat ini,kan didalam ilusi.
"Pedang bayang pembelah guntur lepaskan"kata Zee sambil mengangkat tangannya dan di atas langit muncul ratusan pedang logam dan secara bersamaan menyerang Golem tanpa jeda
"Moval forest"katanya lalu dari dalam tanah muncul akar yang mulai mengikat tubuh Golem tersebut
"Shatter"finalnya lalu Golem itu diremuk sampai hancur menjadi buliran pasir dengan akar dan tusukan pedang miliknya,
Setelah selesai tubuhnya mulai melebur dan menghilang.
"""
Sedangkan ditempat lain tepatnya di tempat Tara bertarung ia mulai menyerang Golem tersebut dengan kekuatan petir miliknya di kombinasikan dengan elemen air sehingga Golem itu merasa kewalahan
"Depra or war"kata Tara dan ledakan terjadi karna kehancuran Golem dan tubuhnya melebur juga.
*"*
Di luar ilusi semua orang di stadion pertandingan dibuat diam saat lingkaran sihir muncul di lantai dan muncul Zee dari dalamnya,Zee pun bingung kenapa senyap dia lalu melirik teman temannya,Ari menunjuk jam tangan nya membuat Zee bingung dan karna merasa bodo amat dia mulai berjalan ke bangku miliknya.
Di kursi para guru
"monster"kaget pak Zack saat melihat Zee dengan santainya kembali ke tempat duduknya
"Ini terlalu mengejutkan"lanjut pak Morges
"Luna kau menemukan monster itu dimana"tanya pak Ester
yang tiba tiba membuat ruangan itu mencengkam
"Jaga bicara mu Ester dia anakku"kata Zhu sambil mengeluarkan aura membunuhnya membuat pak Ester gemetar
"Ba...baik"kata pak Ester
"Ibu dan anak sama Monster nya"batin para guru
"Tunggu bukankah dia yang mengikuti lomba Aray"kata Bu Doya membuat para guru menatapnya
"Sungguh kau tidak salah lihat kan"kata pak Xierd,pasalnya satu siswa hanya bisa mengikuti satu tingkatan lomba saja
"Tidak aku tidak salah lihat"kata Bu Doya
"Kau salah lihat"kata Bu Yord membuat mereka memalingkan wajahnya ke dirinya
"Yang mengikuti pertandingan Aray adalah Ziya kakaknya sedangkan yang mengikuti pertandingan Lander abadi adalah Zeena adiknya mereka kakak beradik"kata Yord menjelaskan
"Kembar"kaget mereka
"Iya"jawab Yord
"Ziya Ziya Ziya"kata Bu Doya sambil mencari data nilai hasil pertandingan
"Ziya peringkat 3 dalam pertandingan Aray babak pertama"kata Bu Doya kaget bagaimana mungkin,adik kakak ini benar benar mengejutkan dunia sihir
Si kakak anggota baru di tensius langsung masuk tiga besar dalam pertandingan babak pertama Aray sedangkan sang adik mencatat rekor baru dimana berhasil keluar dari ilusi Lander abadi dalam kurun waktu kurang dari dua puluh menit lebih cepat dari Ari murid yang keluar di menit ketiga puluh,dan dia juga merupakan anggota baru
Mereka secara bersamaan menatap Zhu yang sedang tersenyum miring ke arah mereka yang membuat beberapa guru mengeluarkan bermacam ekspresi,kesal,aneh,gugup,dan jengah
***
Kembali ke pertandingan setelah dua jam Glen,Leon,Wulan,Rey,dan Suji berhasil keluar dari ilusi Lander abadi bersama sepuluh siswa lainya,sedangkan Tara,Vior,Vira,Sam dan Mira keluar bersamaan setelah satu jam Zee keluar
Di tempat guru,Luna,Zack dan Morges yang menjadi juri mencatat hasil tes peserta Lander abadi dengan jujur dan benar,walaupun sekolah Houdryen adalah sekolah yang menyimpan banyak siswa menyebalkan namun mereka tetap profesional jika menyangkut hal yang tidak pribadi
***
Setelah satu jam berlalu lingkaran sihir menghilang dan beberapa anggota yang tereliminasi mulai terlihat dan seperti sebelumnya ada yang pingsan ataupun kehabisan energi
"Hari ini sama seperti kemarin hanya dua puluh orang yang lolos"kata pak Zack
"Bukankah ini lebih banyak dari tahun kemarin"kata pak Morges
"Ngomong ngomong apakah ketua OSIS Houdryen mengikuti lomba ini atau tidak pak Morges"tanya Bu Mila guru Cyrand membuat Morges menatapnya
"Dia tidak ikut"kata Morges sambil tersenyum kecil namun dari senyuman nya tersirat kesedihan walaupun samar dan kebetulan Zhu melihatnya entahlah itu menurutnya.
Skip setelah pertandingan Lander abadi putaran kedua selesai semua murid diperbolehkan untuk istirahat atau melakukan kegiatan lainnya
Banyak yang memilih jalan jalan di sekitar akademi Houdryen terutama pasar di sebuah desa terpencil di sana.
Houdryen adalah sekolah yang di isolasi dari kota dan jika ingin ke sekolah ini harus melewati banyak jalan,itu sengaja dibuat agar menjadi salah satu uji kelayakan siswa Houdryen,namun walaupun diisolasi Houdryen tetap terkenal dikota tersebut,makanya saat Tensius sampai di kota tersebut mereka harus menyusuri banyak jalan lagi untuk sampai ke Houdryen
Di pasar tradisional tepatnya di desa terpencil Zee dan teman temannya sedang menikmati makanan di salah satu kedai,setelah itu mereka memilih berpencar untuk mencari yang mereka inginkan
Zee memilih ke sebuah pohon rindang dan lompat ke atas,setelah menyamankan dirinya ia memilih tidur menunggu teman temannya
Sedangkan di sebuah ruangan
"Akhirnya kau menunjukkan dirimu"kata seseorang dalam ruangan itu
"Ini menarik"lanjutnya
Di pasar Nian Nian bertemu Kanaya yang sedang tersesat dan akhirnya mereka berdua berjalan bersama untuk mencari teman teman Kanaya
"Kau orangnya asik ya kukira nggak lho"kata Nian Nian membuat Kanaya tersenyum kecil
"Terimakasih,banyak orang yang tidak ingin berteman dengan ku karna mereka menganggap aku orang aneh,hanya Vira dan teman temannya yang mau menerima ku"kata Kanaya
"Tapi sekarang aku memiliki teman baru lagi"lanjutnya membuat Nian Nian tertawa pelan,mereka lanjut mengobrol sampai mereka berpapasan dengan Vior yang sedang bersender di salah satu pohon
"Vior apa yang kau lakukan di sini"tanya Kanaya
"Menunggu orang yang mudah tersesat"kata Vior membuat Kanaya tersenyum malu
"Kembalilah"kata Nian Nian diangguki Kanaya
"Kami pergi dulu kau hati hati ya"kata Kanaya sambil berlalu
"Hati hati juga"kata Nian Nian sambil melambaikan tangannya
Brakkk.....
Sesuatu jatuh dari atas pohon di samping Nian Nian membuat dia terkejut setengah mati
"Akhh"teriaknya karna kaget melihat siapa di sebelahnya
"Zee kau mengagetkan ku"kesal Nian Nian sambil berteriak membuat Zee bingung
"Mana yang lain"tanya Zee tanpa menghiraukan ucapan Nian Nian membuat Nian Nian makin kesal
"Entahlah mungkin masih lama"jawab Nian Nian
"Apa yang kau lakukan diatas pohon"tanya Nian Nian bingung
"Tidur"jawab Zee
__ADS_1
"Hahh tidur"heran Nian Nian
Mereka lalu duduk di bawah pohon sambil menunggu yang lainnya datang
Di tempat lain
"Vior kenapa kau mencari ku"tanya Kanaya
"Kau tidak suka aku datang"tanya Vior tanpa menjawab pertanyaan Kanaya
"Bukan itu maksudku Vior"kata Kanaya
"Apa lebih menyenangkan bersama dengannya"kata Vior membuat Kanaya bingung
"Vior"panggil Kanaya membuat Vior menatapnya,memegang kedua pundak Vior
"Dengarkan dulu"kata Kanaya
"Aku senang kau mengkhawatirkan ku tapi aku baik baik saja,Nian baik dia tidak seperti yang kau duga"kata Kanaya
"Dulu kau juga mengatakan hal yang sama"kata Vior membuat Kanaya tersenyum kecil
"Jika yang ini sama maka aku adalah idiot seperti yang kau katakan dulu"kata Kanaya
"Kau...."Vior hanya bisa terdiam
"Terserah kau saja"kata Vior membuat Kanaya memeluknya
"Terima kasih Vior"kata Kanaya
"Hemm"dehem Vior
Lalu mereka lanjut berjalan kembali
***
Di area pohon setelah menunggu sedikit lebih lama akhirnya yang ditunggu-tunggu kehadirannya datang juga
"Kalian ingin membuat kami jamuran disini ya"kesal Nian Nian saat melihat Jiali,Ari dan ziya mendekat
"Maaf Ari tadi menghilang entah kemana ehh rupanya dia di stan ikan"kata jiali sambil menunjuk Ari yang sedang mengunyah ikan bakar miliknya
"Apa...ini enak"kata Ari sambil memberikan dua bungkusan kecil kepada Zee dan Nian Nian
"Untuk kalian"kata Ari
"Sogokkan ini mah"kata Ziya
"Memang"jujur Ari
"Ayo kembali"ajak Zee
Mereka lalu pergi dari sana dan kembali ke penginapan atau lebih tepatnya asrama Houdryen.
***
Skip keesokan harinya kini Lander abadi babak tiga akan di mulai seperti kemarin kemarin,
Dari tensius ada Soren,Leon,Teo,Tetsuya,Sion dan siswa lainnya
Sementara Cyrand,ada Jena Frey,Zixian,Bai-Yu,dan siswa siswi lainnya
Houdryen ada Dirga,Levi,Brodin,Raka.
iya Raka hanya saja Raka ini orang yang berbeda makanya saat nama Raka di panggil Zee hanya diam sambil menatap pria tersebut dengan pandangan yang rumit entah kenapa mendengar nama tersebut rasanya ada perasaan ingin melenyapkan seseorang.
Setelah itu Lander abadi babak tiga di mulai,seperti sebelumnya mereka juga akan melawan Golem dan ganasnya sapuan badai pasir kencang yang menerjang tubuh mereka
Satu jam kemudian Soren,Tetsuya,Zixian,dan Jena berhasil keluar dari ilusi Lander abadi di susul Dirga,Sion,Teo,Leon,dan Levi dua puluh menit setelahnya.
Di menit menit akhir Frey,Raka,dan beberapa siswa lainya berhasil keluar sebelum waktu habis sedangkan Brodin dan Bai Yu harus tereliminasi karna waktu habis
Dan Lander abadi babak tiga telah usai dengan lima belas peserta yang lulus seleksi dan maju ke tingkat pertandingan selanjutnya
***
Setelah semua peserta dan siswa siswi lainnya berkumpul Bu Lily maju ke tengah arena,disana terlihat Ziya,salsa,Denzo dan juga Kanaya dengan teman teman nya yang lain.
"Baiklah dengarkan saya"kata Bu Lily
"Pertandingan kedua kali ini adalah menyerang dalam bertahan"kata Bu Lily membuat para peserta saling menatap bingung
"Maksud dari Menyerang dalam bertahan adalah kalian diharuskan bertahan dari serangan yang akan datang dan untuk menyelesaikan nya harus menghancurkan inti dari penyerang,ini sama seperti Lander abadi hanya saja ini tingkat yang lebih rendah"kata Bu Lily membuat mereka paham paham enggak
"Dan ini adalah pertandingan terakhir untuk tipe Aray"kata Bu Lily
"Jadi jangan mengecewakan"lanjutnya
Lily mengeluarkan sihir di udara
"Destro Shield Explosion"Lily mengangkat tangannya dan dari udara muncul sebuah lingkaran besar dengan monster berbentuk tumbuhan merambat raksasa yang langsung menyerang ketiga belas peserta tanpa aba aba membuat sebagian dari mereka terkejut,namun karna
Sudah terlatih mereka mampu untuk segera membuat Aray dengan cepat
Namun sesuatu membuat mereka terkejut
"Aray ku retak"kata Ziya pelan
Ya Karna serangan bertubi tubi dari monster rambat membuat Aray mereka mengalami retak
Bummmmm.....
Aray pecah terdengar dari dua arah yang berbeda
"Akhh"teriak Danzo yang araynya pecah,terpental lalu terjatuh terkena serangan tanaman rambat tersebut,
Saat tanaman rambat itu hendak menyerangnya lagi ia dengan mengeluarkan pedang miliknya yang memang di berikan kepada para peserta oleh guru mereka,hanya beberapa siswa saja yang memiliki pedangnya sendiri contohnya anggota secret
Kembali ke arena Danzo segera menangkis serangan tersebut
Trangggg.....
"Sial monster itu terlalu kuat"kata Danzo sambil meringis menahan keram di tangannya,
Selain dia peserta lainya yang araynya pecah juga sama seperti nya menyerang atau diserang
Brakkk....bumm.....
Dua peserta dari Cyrand terpental jauh hingga keluar arena dan terluka bahkan sampai pingsan
"Tereliminasi"kata Lily
Mengangguk kepada Zhu dan dipahami Zhu,tiba tiba terdengar Auman keras dari luar area arena membuat para penonton melihat apa yang terjadi dan apa yang terlihat membuat mereka kaget,
Terdapat lima harimau besar mendekat kearah peserta yang pingsan tersebut
"Awass"teriak Frey,saat hendak maju ia dicegah oleh Bu Mila
"Frey diam ditempat,itu adalah bagian dari pertandingan,mereka baik"jelas Bu Mila
Dan benar saja harimau itu mendekati dua peserta yang sudah tereliminasi dan mengangkat mereka ke atas tubuhnya dan mendekat kearah organisasi kesehatan Houdryen membuat para anggota organisasi kesehatan Houdryen kebingungan plus ketakutan
"Tidak perlu takut mereka bagian dari organisasi"kata Bu Yord menjelaskan
"Dengar kenapa harimau itu yang maju dan bukan kalian,karna jika kalian maju mendekat ke arah arena maka kalian akan diserang oleh tanaman rambat itu juga"jelas Bu Yord yang sedang mengawasi organisasi kesehatan
"Kami mengerti"paham mereka
Lanjut ke arena tiga peserta kembali tereliminasi dan tentunya para harimau lah yang mengambil mereka untuk menjauh dari area berbahaya itu
"Saya masih saja bingung kenapa para harimau itu tidak diserang oleh tanaman rambat itu Bu guru Yord"tanya salah satu anggota kesehatan Houdryen Nabila membuat Yord tersenyum kecil
__ADS_1
"Mereka adalah harimau sihir dan karna mereka itu istimewa"jawab Bu Yord
"Istimewa?"bingung Nabila diangguki Yord
Di arena tersisa delapan peserta yang tersisa.
Bummm.....
Empat peserta terpental dan tereliminasi setelah tiga puluh menit berlalu
"Salsa"teriak Teo saat melihat salsa terpental,ia hampir saja melompat dari tempat duduknya jika tidak dicegah oleh Tara
"Kau ingin mati ya"kesal Tara
"Tapi salsa"kata Teo
"Kau tidak lihat para harimau itu menolongnya"kesal Quan tidak berada di samping Tara
"Kenapa kau yakin harimau itu menolongnya"tanya Teo kesal
"Tentu saja aku yakin"kata Quan
Pasalnya ia tau harimau sihir itu milik siapa
Siapa lagi jika bukan milik Zhu si Dewi hewan,tapi ia sedikit terkejut melihat Zhu menggunakan sihir kehidupan dunia atasnya begitu juga Lily walaupun itu samar tapi dia dapat merasakannya
Tersisa empat peserta yang masih bertahan dari serangan tanaman rambat milik Lily,
Mereka adalah Ziya dari Tensius,Kanaya dari Cyrand dan dua peserta lainnya dari Houdryen,Samuel dan Marsel
Diantara keempat peserta tidak ada yang tidak dapat luka dari tanaman rambat itu dan juga keempatnya sudah tidak dalam keadaan yang baik baik saja
"Mereka cukup mengagumkan"kata pak Morges sambil melirik jam besar di dinding
"Anda benar pak Morges"kata Luna
"Houdryen slalu mengejutkan dari dulu"jujur pak Zack
"Tentu saja ahahahah"senang pak Morges membuat para guru memutar matanya jengah
Syut...brakk
Marsel terpental jauh setelah di tarik dan dilempar oleh tanaman rambat milik Lily,sesaat sebelum terjatuh harimau sihir milik Zhu berlari sehingga Marsel terjatuh di badan harimau tersebut
"Ini nyata"kata Marsel pelan sambil mengelus lembut bulu harimau tersebut,untungnya harimau itu tidak marah
Harimau itu mendekat ke ruang rawat peserta lalu Marsel di papah oleh peserta organisasi cowo
"Bagaimana rasanya kalah"tanya salah satu anggota kesehatan Houdryen Bian
"Menyakitkan"kata Marsel pelan
"Akhh pelan sialan"kesal Marsel saat Bian mengobati lengannya
"CK lemah banget lu"kata Bian
"Ini sakit"kata Marsel
"Cemen"ejek Bian membuat teman temannya terkekeh geli
Kembali ke arena Zhili tiga peserta tersisa di dalam sana dan dua jam sudah berlalu
"Aku sudah lelah"batin Ziya sambil berusaha menangkis serangan tanaman rambat
Trang....
"Huhh huhh"helaan nafas terdengar disaat Ziya berhasil menghalau serangan tanaman rambat tersebut
Namun karna lengah dia terkena serangan dari belakang
Srakkk....crass
"Akhhh"teriak Ziya sambil terjatuh menunduk sambil memegang pinggang nya yang terluka akibat serangan tersebut
"Tanaman sialan"kata Ziya pelan
Berdiri berlahan,memejamkan matanya
"Hold orf Sutter"kata Ziya
Lalu pusaran angin besar terlihat dari udara
"Bayang pembelah rambat sialan"sangking kesalnya Ziya berteriak memusatkan mantra dengan diakhiri kata kata makian pada tanaman rambat yang gx ada habisnya itu
Angin kencang disertai api didalamnya terlempar kearah tanaman rambat tersebut dan api besar pun menyulut dengan cepat membakar habis semua tanaman rambat tersebut dengan ganasnya
Kanaya dan Samuel yang melihatnya segera membuat Aray untuk melindungi diri mereka dari ganasnya api milik Ziya
Bummmmm.....
"Apa yang terjadi"kaget para guru saat ledakan itu terjadi,namun lain dengan Lily lain juga dengan Zhu yang langsung melesat keluar mendekat ke arah Ziya saat siluet seseorang muncul dari balik asap
Sesaat sebelum Ziya terjatuh Zhu dibuat terdiam saat ia kedahuluan oleh Tetsuya yang entah gimana caranya sudah berada di sana dan menahan tubuh Ziya agar tidak jatuh
"Apa aku berhasil"tanya Ziya pelan
"Kau luar biasa Ziya"kata Tetsuya membuat Ziya tersenyum,ia lalu di papah untuk berdiri dan melihat sekeliling yang sudah hancur sebagian itu,terlihat Kanaya dan Samuel yang sedang di papah oleh para anggota kesehatan Houdryen,Kanaya menatapnya dan tersenyum kecil membuat Ziya tersenyum juga
"Kau hebat Ziya"puji Kanaya tulus
"Terima kasih kau sama hebatnya kanaya"kata Ziya balik memuji
Zhu mendekat dan menarik Ziya kedalam pelukannya
"Kakak hebat"puji Zhu
"Terima kasih Bu"kata Ziya
"Bagaimana hasil dari lomba ini Bu"tanya Tetsuya
"Ziya menjadi pemenang pertama,Samuel kedua dan Kanaya ketiga"kata Zhu
"selamat Ziya"kata Tetsuya
"Terima kasih"jawab Ziya
"Ayo ibu akan menyembuhkan mu"kata Zhu lalu pergi dari sana membawa Ziya pergi
***
Sedangkan Lily yang diam diam pergi menghela nafasnya berat sambil terengah-engah,sepertinya tenaga yang ia gunakan hari ini sudah diluar batasannya,terlihat sedikit darah keluar dari sela sela mulutnya
"Karna terlalu keasikan sampai lupa jika racun akar beracun masih bersemayam di tubuhku"kata Lily pelan sambil mengelap darah di bibirnya dengan tisu
"Hahh padahal aku sudah menekankan nya selama ini"batinnya
Tunggu akar beracun ini seperti sihir spesial milik Zee tapi kenapa Lily bisa terkena racun itu?
Lily jadi teringat pertama kali ia terkena racun tersebut adalah saat di dunia atas tepatnya saat ia menjadi pengkhianat bangsa dewa.
Tunggu pengkhianat bangsa dewa?
Akhh ada apa ini
Lily pengkhianat
Dan sihir akar beracun
Ini di luar angkasa sekali
iini rumit bagaimana bisa Lily adalah pengkhianat
__ADS_1
ikuri kisah selanjutnya
see you next time 😘