Magic Blood

Magic Blood
chapter 37


__ADS_3

lanjut


/////////


Zee tersenyum dibalik topengnya lalu mengeluarkan sedikit sihir untuk membuat kejadian tadi seolah tidak ada,Sargas dan Aldebaran yang memang memiliki sihir terkejut saat menyadari adanya aliran sihir lalu melihat sekeliling.


setelah selesai Zee kembali duduk dan menikmati pestanya namun ia menyipit saat melihat titik hitam di leher Deo lalu melirik black yang sedang memandang Deo dalam diam


"Hais,Ryuga"panggil Zee


"Iya bos"jawab Ryuga


"Batalkan kerja sama dengan Deon group"kata Zee membuat Ryuga terkejut


"Tapi bos,Deon group memiliki kekuatan finansial yang kuat,dan saat ini cabang ZL di negara ini saham terbesar di pegang oleh mereka"kata Ryuga


"Hanya cabang kan,Kalau begitu jual saja,aku tidak ingin bekerja untuk orang seperti dia,aku lebih suka menjualnya,sekali untuk selamanya dan selesai dengannya"kata Zee final


"Ba..baik bos"kata Ryuga menyanggupi


Lalu terdengar suara lonceng membuat para tamu melihat raja yang sedang berdiri di podium bersama sang istri


"Pertama Tama,terima kasih karna telah datang keacara yang sebenarnya cukup membuat kami bahagia ini"kata Aldebaran


"Selain itu sebenernya ada motif tersembunyi dibalik acara ini"kata Aran membuat semua berbisik bisik tetangga🤭


"Seperti yang kalian duga,bahwa kami akan memberitahukan bahwa beberapa hari kedepan bahwa Leda atau anak pertama kami akan saya nobatkan sebagai raja berikutnya"kata Aran


"Dan kami akan mengumumkan anak kami yang lain kepada kalian"kata Aldebaran


"Maaf raja bukankah anak anda hanya pangeran Leda"tanya wartawan


"Memang dulu seperti itu,karna seperti yang kalian tau bahwa anak kedua dan anak ketiga ku menghilang dan dinyatakan meninggal dunia"kata Aran


"Tapi rupanya selama empat belas tahun ini mereka masihlah hidup dan hidup dalam kemandirian"kata Aran pelan dengan wajah sendu


"Jadi hari ini selain merayakan hari pernikahan kami,hari ini juga adalah hari penyambutan untuk pangeran kedua Runo dan putri Adhara"kata Aldebaran


lalu lampu menyorot kearah kearah tangga atas dan nampaklah dua anak manusia dengan baju ala kerajaan pleadies dengan auranya masing masing,mereka semua terpukau dengan kecantikan dan ketampanan putra putri raja tersebut,mereka membungkuk hormat saat Tetsuya dan Thosikari turun menuju ayah dan ibunya.


"Semua,ini adalah anak anakku,pangeran Runo dan putri Adhara"kata Aldebaran


"Salam pangeran,putri"kata para penduduk pleadies,Zee hanya menatap Tetsuya dan Thosikari dengan fikiran yang rumit,


sedangkan Ryuga ia melongo melihat Tetsuya,ia ingat betul anak yang sekarang dibilang pangeran kedua kerajaan pleadies tersebut pernah mampir ke ZL,tepatnya saat mereka sedang ambil nilai kelas,ia ingat betul saat anak itu bilang kalau ia tak akrab dengan nya saat ia meminta untuk memanggilnya kakak daripada tuan.


"Gila"kata Ryuga membuat Zee menatapnya,Ryuga membalas tatapan zee


"Oh ya bos wajah siapa tadi,kurasa mataku tadi gx salah liat kalau wajahmu berbeda"tanya Ryuga,ya Zee hanya menghapus ingatan para tamu dan wartawan juga beberapa pelayan,sedangkan Ryuga dan black juga pelayan yang ia tolong,ia tak menyadari jika Sargas dan Aldebaran juga tidak terpengaruh sihirnya karna Zee hanya menggunakan sedikit sihirnya


"Aku juga gx tau"jawab Zee


Pesta berlanjut sampai malam pun tiba dan saatnya acara dansa, Aldebaran dengan Spica maju lebih dulu untuk melakukan dansa pembuka,diikuti Leda yang berpasangan dengan adiknya Thosikari sedangkan Tetsuya ia menolak semua gadis dengan alasan ia sudah memiliki pacar membuat beberapa gadis yang hendak mengincarnya kecewa duluan😌


Ryuga,black dan Zee hanya menatap lantai dansa yang semakin banyak pasangan,Zee melirik bangku lain dan melihat Glen dengan orang tuanya,ia baru sadar jika Glen itu memang berasal dari negara ini,ia berdiri dan hendak menyapanya namun ia urungkan saat melihat Glen juga orang tuanya menyambut ramah seorang gadis cantik dan gadis itu menggandeng Glen untuk ikut dansa, terdengar bisik bisik dari para tamu


"Lihatlah bukankah itu pewaris tunggal dari Geor Rachan"kata salah satu tamu


"Iya dan pasangannya adalah anak tunggal dari Adam Duke,Alice"kata tamu lainya


"Bukankah mereka tunangan ya"kata tamu lain


"Iya beberapa bulan kemarin aku datang lho"kata tamu


"Sungguh wahh pantas mereka terlihat mesra sekali"jawab yang lainya,Zee hanya mendengarnya dan tersenyum kecil sambil melihat pasangan muda itu


"Tentu saja"batin Zee


"Gadis itu lebih pantas dariku"batinnya


"Sedangkan aku"Zee


"Hanya orang bodoh yang menyia nyiakan cinta lelaki tulus untuk lelaki brengsek"lanjutnya lalu pergi dari sana,ia keluar dan ada Ryuga dan black yang sedang berbincang lalu mendekat.


"Bos black hamilin anak orang"kata Ryuga mengadu membuat black memukulnya


"Aduhh"keluh Ryuga


"Benar black"kaget Zee


"Maaf bos"kata black


"Gila,terus kau tanggung jawab gx"kata Zee


"Saya pasti tanggung jawab bos, sebenarnya itu sudah lama bahkan sekarang anakku sudah besar dan sangat imut"kata black


"Wahh aku jadi bibi deh"senang Zee


"Dan aku jadi paman"kata Ryuga


"Lalu dimana gadis yang kau rusak itu"tanya Ryuga


"Dia bukan gadis yang kurusak,dia sekarang istriku"kata black,jarang sekali ia bicara banyak seperti ini


"Kukira kerjaanmu hanya tidur saja rupanya meniduri anak orang lain juga"kata Ryuga mendapat pukulan untuk kedua kalinya


"Jadi sekarang ibu dari anakmu sudah menerimamu"kata zee di angguki black


"Walaupun butuh waktu dua tahun"kata black


"Wahh lama banget cuy"kata Ryuga


"Dia sekarang tinggal dimana"tanya Zee


"Di tempatku,sekarang aku memiliki tanggung jawab untuk menghidupi keluarga ku"kata black


"Semoga langgeng"kata Ryuga menepuk pundak black


"Ngomong ngomong emang udah resmi nikahan"tanya Zee


"Kami menikah dihadiri orang tuanya dan beberapa anak buahku"kata black


"Dapet hadiah dari bapa mertua gx"tanya Ryuga jahil,yang Ryuga maksud adalah dapat pukulan karna menghamili anak orang


"Dapat"jawab black membuat Ryuga tertawa pelan agar tidak menggangu yang lain


"Bos kau mau berdansa dengan siapa,aku atau Black"tanya Ryuga


"Tidak dua duanya,black sudah ada istrinya sedangkan kau bagaimana bisa kau berdansa dengan orang lain jika kak Lian Lian ada dihatimu"kata Zee membuat Ryuga terdiam dan tersipu malu


"Aku mau sendiri dulu ya"kata Zee lalu pergi dari sana menuju samping,karna sempat merasakan adanya aura sihir yang tidak asing,lalu ia menuju tempat sepi yang tidak dijaga oleh penjaga,lalu ia melihat seseorang dengan perawatan tinggi tegak yang artinya dia adalah seorang pria.


"Siapa kau"tanya Zee


saat pria itu berbalik Zee terkejut saat melihat wajah itu,wajah yang pernah ia pakai saat dalam penyamaran menjadi pasangan Lian Lian di lelang


"Halo aku Ryuga atau bisa dipanggil gikwan"kata pria itu


"Maukah kau berdansa dengan ku"lanjut pria itu mengulurkan tangannya


"Kau bukan Ryuga ataupun gikwan kan"kata Zee sambil menerima uluran tangan tersebut dan mulai berdansa,beruntung alunan musik sampai pada sudut ruangan itu sehingga tidak menyusahkan mereka untuk menyesuaikan gerakan,gerakan yang luwes dan seirama benar benar indah dan terlihat serasi.


"Jawab"kata Zee disela sela dansanya


"Iya aku bukan Ryuga ataupun gikwan"jawab pria itu


"Lalu siapa"tanya Zee

__ADS_1


"Kau mengenalku Zee"kata pria itu


"Coba tebak"lanjut pria itu


"Aku tidak suka menebak,mengapa tidak kau beritahu saja"kata Zee


"Itu tidaklah seru"kata pria itu


"Kalau begitu maaf"kata Zee lalu dari arah belakang sudah muncul pedang kecil yang melesat kearah mereka,rupanya Zee menggunakan elemen logamnya.


namun pria itu hanya tersenyum dan saat pedang pendek milik Zee menusuk punggungnya muncul pedang lain yang menghalau belati milik Zee


"Aku sepertinya mulai tau"kata Zee tersenyum lalu mengeluarkan dua pedang di tangan nya,beruntung ia menggunakan celana sehingga tidak menyulitkannya nanti,begitupun dengan pria itu yang langsung mengeluarkan pedang di tangan kirinya dan mulailah pertarungan di antara mereka,mereka bertarung dengan sangat cepat.


"Kau mengikuti ku ya"kata Zee disela sela pertarungannya


"Tidak,aku ini mewakili ayahku"kata pria itu


"Bagaimana pun juga ayahku kan berasal dari sini,apalagi dia kerabat jauh raja"kata pria itu


"Jadi,kenapa kau menyamar"tanya zee


"Aku hanya bosan"kata pria itu


"Apa karna elemen bulanmu makanya kau bisa menggunakan sihir penyamaran Jia"tanya Zee,ya pria yang mengaku Ryuga atau gikwan itu adalah Jiali yang sedang menyamar,ia berada di negara Eden karna ayahnya mendapatkan undangan dari kerabat jauhnya yaitu raja Aldebaran,dan karna bosan dengan pestanya ia memilih keluar,lalu tidak sengaja melihat Zee yang sudah membuka topengnya dan tanpa penyamaran sehingga ia tau.


"Iya jadi bukan hanya kau yang bisa"kata pria itu atau Jiali


"Tapi sayang ini tidak bertahan lama"kata jiali lalu pedangnya terlempar dan menghilang dengan diikuti tubuhnya yang oleng dan di tangkap Zee,lalu tubuhnya pun kembali seperti semula sehingga jas yang ia pakai menjadi kebesaran di tubuhnya.


"Bagaimana pun energi mana kita itu berbeda"kata jiali setelah duduk lesehan begitu juga Zee


"Hah Hah hah capenya"kata jiali,Zee mengeluarkan air roh dari dalam dimensinya dan ia berikan kepada Jiali


"Ini minumlah"kata Zee,lalu Jiali mengambil dan meminumnya


"Wuahh tenagaku seolah terisi kembali"kata jiali


"Thanks Zee"kata jiali di angguki Zee,Jiali pun teringat sesuatu,ia mendekati Zee dan memojokkannya dengan mengekang Zee dengan kedua tangannya dan mendekati wajahnya


"Emm Jia"kata Zee merasa agak Canggung


"Jadi kau adalah pemimpin ZL"kata jiali membuat Zee terkejut


"Bu...bukan"kata Zee


"Kau pembohong yang awam Zee,aku pernah mengatakan itu bukan"kata jiali lalu tangan satunya menyelipkan anak rambut Zee ke belakang


"Sihir yang kau gunakan,aku dapat merasakannya"kata jiali


"Jadi...."Jiali


"Iya itu aku"jujur Zee


"Wahh gx nyangka sih,temanku yang satu ini op nya kebangetan"kata jiali


"Tolong rahasiakan hal ini kepada siapapun cukup kau saja yang tau"pinta Zee


"Kenapa"tanya Jiali membuat Zee menunduk namun ia kembali menatap Jiali dengan wajah sendu yang ia coba tutupi


"Kau akan tau nanti,jadi kumohon"kata Zee membuat Jiali terdiam


"Baiklah"kata jiali lalu memeluk Zee


"Tapi jangan keluar kan ekspresi seperti itu lagi oke"bisik Jiali di telinga Zee


"Maaf"kata Zee


"Apa kau pernah menyukai seseorang Zee"tanya Jiali pelan


"Hemm"dehem Zee


"Kau lupa ya,diantara kita semua hanya kau dan aku yang memiliki elemen logam dan kau tadi menangkis belati ku dengan elemen logam milikmu"kata Zee menjelaskan


"Akhh aku lupa heheheh"kata jiali lalu terdiam larut dalam kesunyian


Di tempat tidak jauh dari mereka Ryuga sedang menganga tak percaya dengan apa yang ia lihat,karna jarak yang lumayan jauh jadi ia hanya melihat dengan samar dimana seseorang yang ia yakini adalah Zee sedang dalam pelukan seseorang yang jelas ia tidak tau dia siapa,namun yang ia yakini dia adalah perempuan karna rambut nya yang panjang dan jangan lupakan rambut peraknya yang menutupi wajahnya,beberapa saat kemudian ia tersadar dan pergi dari sana,ia hanya tersenyum kecil lalu pergi.


"Jika traumanya bisa hilang akupun tidak dapat mengekangnya"batin Ryuga,sebenarnya ia tau alasannya Zee membentuk ZL dan tidak dekat dengan lelaki kecuali yang memang dekat dan membuat Zee aman,ia sebenarnya sedih kenapa ada lelaki kurang ajar yang sikapnya seperti itu,beruntung Raka jeni mantan pacar Zee sudah mati jika tidak ia akan menghabisinya dengan tangannya sendiri.


Sedangkan di negara C,keluarga Zee, Jiali,teman teman Tetsuya dan kawan kerja Thosikari melihat berita dari negara Eden tidak dapat menutupi wajah terkejut mereka.


Di apartemen Quan


"Gila temen kita pangeran cuy"kata Teo


"Wahh wah ini gila sih"sambung ghai


"Gx nyangka aja ya"kata Leon


"Bagaimana pun sikapnya memang terlihat berbeda dari kebanyakan kita kita"tambah Tara membuat teman temannya mengangguk setuju


"Gila,dia pake baju kaya gitu keren banget lho,ghai aja kalah"kata Teo mendapatkan jitakan dari ghai


"Gua beda lagi"kata ghai kesal


ghai terlahir dari keluarga militer,namun walaupun begitu ia sama sekali tidak memiliki sifat yang sama dengan ayahnya yang tegas,dia malah paling tengil di keluarga nya,namun apalah daya anak bungsu kesayangan ibu,namun sebagai gantinya ia akan menerima banyak aturan salah satunya cara berpakaian,sehingga tidak heran walaupun sikapnya yang tengil bin kocak benar benar tidak serasi dengan gaya pakaian nya yang rapi.


Sedangkan di kediaman Anderson Ziya dan orang tua nya di buat kaget juga dengan berita ini


"Astaga aku pacaran dengan anak raja negara lain di pancung gx ya"kata Ziya garing berusaha bercanda


"Ya gx dong sayang"kata Zhu


"Duh jadi overtingking"kata Ziya


"Tidak apa apa Ziya"kata Zhu


"Jangan pesimis dulu lagian belum tentu mereka menolaknya"kata logan


"Dan belum tentu mereka menerimanya"kata Ziya mendapat sentilan kecil di dahinya dari ibunya


"Fokus belajar dulu"kata Zhu membuat Ziya terkekeh


Sedangkan di sebuah mobil Bentley hitam Lian Lian sedang menuju rumahnya setelah rapat,hingga ia pulang telat,di jalan dengan perbatasan pantai ia seperti melihat sesuatu yang menariknya untuk mendekat,ia turun dari mobilnya dan berjalan perlahan kearah pantai yang sepi,lalu ia melihat ada sebuah gua dan memasukinya dengan hp sebagai penerangannya,saat sudah agak dalam memasuki gua Lian Lian terkejut bahkan reflek menjauhkan diri nya saat melihat makhluk besar berwarna biru tua didepannya.


"U...ular"kata Lian Lian membuat makhluk itu terbangun dari tidurnya


"Naga,aku naga"kata makhluk itu,Lian Lian terdiam saat melihat kelopak mata naga itu terbuka memperlihatkan matanya yang tajam dan jernih


"Kenapa"kata Lian Lian bingung,karna ia seperti pernah melihat mata itu sebelumnya


"Akhirnya kau datang tuan"kata naga itu


"Hehhh"kaget Lian Lian lalu tersadar


"Siapa tuanmu"kata Lian Lian hendak pergi


"Tuan Lian Lian ini aku Sean"kata naga itu membuat Lian Lian mengerutkan keningnya


"Kau naga cewe bukan,kenapa namanya Sean"aneh Lian Lian


"Seseorang memberikan nama ini karna aku adalah naga tipe air dan naga timur,dan laut di dominasi oleh air dan orang itu memberiku nama Sean karna itu sama dengan Osean yang artinya lautan"kata naga itu


"Dan orang itu adalah kau"batin naga itu


"Ohh"kata Lian Lian berbalik

__ADS_1


"Tuan Lian ajak aku pergi bersamamu"kata Sean Si naga timur itu


"Kenapa aku harus mengajakmu"tanya Lian Lian


"Karna aku adalah hewan pendamping mu tuan"kata Sean membuat Lian Lian terkejut dan reflek berbalik dan mendekat


"Hewan pendamping benarkah itu"kata Lian Lian


"Iya"jawab Sean


"Kalau begitu apa aku melakukan kontrak darah atau semacamnya"tanya Lian Lian


"Tidak perlu tuan,kau hanya perlu mengelus kepalaku saja seperti dulu,karna kita sudah pernah melakukan kontrak darah itu"kata Sean,Lian Lian mencoba mengusap kepala naga itu


"Hoi gx nyampe lah,sadar diri gx sih kau itu besar"kata Lian Lian saat tangannya tidak sampai


"Heheheh maaf tuan,aku lupa jika masih menggunakan tubuh naga"kata Sean lalu naga itu bercahaya dan perlahan berubah menjadi wanita cantik dengan lambang air di dahinya,ditambah dengan tahi lalat di samping mata kirinya membuat tatapannya semakin tajam


"Cantiknya"puji Lian Lian


"Terima kasih tuan"kata Sean


"Panggil aku Lian Lian"kata Lian Lian


"Baik Lian Lian"kata Sean menurut,lalu Lian Lian mengusap kepala Sean dan kalung yang ia pakai ikut bersinar


"Terima kasih Lian Lian"kata Sean,Lian Lian mengajak Sean keluar dan ikut pulang kerumahnya


Sesampainya di kediaman song,Lian Lian masuk bersama Sean yang sudah mengganti bajunya menggunakan baju ganti milik Lian Lian di mobil,sesampainya di ruang tengah keluarga nya menatapnya dengan tatapan mata minta penjelasan kecuali Lily yang sudah tau bahkan ia tersenyum menyapa Sean,Lian Lian langsung pada intinya.


"Dia hewan pendamping ku"kata Lian Lian membuat Jimmy dan Nian dan kaget


"Wahh kau sudah menemukannya ya"kata Nian Nian lalu berdiri dan mendekati Sean


"Hai nona aku Nian Nian adik Lian Lian yang paling cantik salam kenal"kata Nian Nian membuat Sean tersenyum melihat adik tuannya yang tidak banyak berubah dari kehidupannya yang lalu


"Hai juga nona Nian aku Sean senang bertemu dengan mu"kata Sean


"Namamu aneh"kata Nian Nian


"Terima kasih"kata Sean,Lily pun ikut mendekat


"Sean"panggil Lily,Sean yang merasakan aura yang tidak asing menatap Lily lalu tersenyum saat menyadari siapa orang didepannya


"Salam Dewi"kata Sean,ia tau jika orang didepannya ini adalah Dewi bunga walaupun wajahnya berbeda


"Jaga anakku"kata Lily


"Baik"jawab Sean


"Baiklah sudah malam mari istirahat,Sean kau akan diantar ke kamarmu oleh maid"kata Lily lalu pergi


"Baik"jawab Sean lalu bahunya di tepuk oleh Lian Lian


"Jangan terlalu kaku"kata Lian Lian sebelum menyusul adiknya


"Aku akan melindungi tuan dengan nyawaku,kejadian tempo lalu aku jamin tidak akan terulang lagi"batin Sean,lalu mengikuti maid yang menunjukkan kamar padanya


Keesokan harinya Zee yang memang tidak suka berlama lama di pesta memutuskan pulang pada hari itu juga,dan sampai saat tengah malam dan memutuskan untuk kekamar nya tanpa membangunkan keluarga nya


sehingga Ziya sudah dibuat kaget dengan Zee yang ada disampingnya,karna melihat wajah lelah adiknya ia mengurungkan niatnya untuk membangunkan nya dan memilih pergi bersiap untuk sekolah.


Setelah selesai mandi ia melihat Zee yang sedang menyiapkan baju seragamnya


"Kau mau sekolah Zee bukannya kau baru pulang"tanya Ziya


"Aku gx lelah"kata Zee lalu masuk kekamar mandi,saat sudah selesai bersiap ia bergegas kebawah dan bergabung dengan yang lainnya


"Pagi semua"sapa Zee


"Pagi Zee"jawab mereka bertiga lalu sarapan,selesai sarapan mereka berangkat sekolah


Skip setelah selesai pembelajaran pertama mereka istirahat di kantin seperti biasanya


"Tes..tes... panggilan untuk Zeena,Jiali,Nian,dan Suji untuk menemui Bu Lily di lapangan arena terima kasih"kata pak Raymond melalui pengumuman,nama yang disebutkan segera pergi ke lapangan arena,disana sudah ada Lily yang menunggu juga Lian Lian,eh Lian Lian?


"kalian penasaran kenapa aku memanggil kalian"tanya Lily


"Iya"jawab mereka sambil melihat Lian Lian yang menggunakan seragam tensius


"Apa"tanya Lian Lian


"Kenapa kakak disini"tanya Nian Nian mewakili semuanya


"Mantap Nian Nian"batin Zee dan Jiali


"Ck,ini ulah ibu"kata Lian Lian


"Mulai sekarang selain masuk dalam tim secret kalian berlima akan masuk tim baru"kata Lily


"Bu..tapi aku"Lian Lian malu


"Lagian umurmu itu memang masih sekolah,salah mu karna kepintaran sehingga cepat lulus"kata Lily membuat semuanya melongo


"Sejak kapan kepintaran adalah kesalahan"berempat


"Jadi aku akan bersekolah kembali"kata Lily


"Lagian umurmu itu masih dibilang umur kelas 3 bukan jadi tak apa"kata Lily santai,Lian Lian berbinar


"Apa aku bebas dari kerja"tanya Lian Lian


"Sayangnya iya"kata Lily


"Yoss oke aku sekolah lagi,semua salam kenal aku Lian Lian senior kalian hahaha"kata Lian Lian senang


"Sudah kenal"kata mereka berempat membuat Lily tertawa pelan


"Baiklah hanya itu yang ingin aku sampaikan,setelah pulang sekolah datanglah ke rumah song,Suji kau juga"kata Lily lalu pergi sambil diikuti Lian Lian yang hendak mendaftar ulang menjadi murid tensius,sehingga hari ini kelas 3A mendapatkan murid pindahan,sesuai dengan rencana Lily,ia membuat seolah Lian Lian adalah murid pindahan yang memiliki sihir sehingga masuk ke tensius


"Selamat datang Lian Lian"sapa anak kelas 3A


"Ya semoga kita bisa menjadi teman kedepannya"kata Lian Lian,ia juga masuk ke dalam tim secret sehingga anggotanya bertambah satu


Pembelajaran kedua dimulai,tim secret berkumpul di lapangan arena


"Kali ini kalian akan melakukan ujian agar mendapatkan poin"kata Lily


"Ujiannya adalah bertarung satu lawan satu"lanjutnya


"Pertama Tara dengan Quan,Rey dengan Soren,Naoya dengan Nian Nian,Zee dengan Jiali,Suji dengan Ari"kata Lily


"Aku...aku"kata Lian Lian membuat Lily tersenyum miring,melihat itu Lian Lian merinding


"Kau melawan"kata Lily


"Aku"lanjutnya membuat mereka melongo


ahahaha lihat wajah kalian


nantikan pertarungan yang menarik


dari tim secret dalam latihan mereka ya


oke segitu dulu


see you next time 😘

__ADS_1


pa pay


/////


__ADS_2