
lanjut
////////
"Lalu pastinya sebelum kau bertemu Zee kau di besarkan seseorang bukan"tanya Jiali ikut ikutan
"Iya aku di besarkan di Jepang oleh orang tua angkatku"kata Cadance
"Karna kau sudah tau keluarga aslimu, jika di suruh memilih kau ingin bersama orang tuamu yang kandung apa bersama orang tua angkatmu yang sudah membesarkan mu"tanya Wulan
"Aku ingin bersama orang tua asliku karna jika aku kembali nanti yang ada aku hanya tinggal nama"kata Cadance membuat teman temannya heran
"Sebenarnya aku kabur dari sana karena aku ingin menyelidiki Zee dan ayah angkat ku sangat marah ia bahkan membunuh pelayan setiaku jika ia bisa maka ia juga bisa membunuhku"kata Cadance
"Kenapa kau bisa yakin"tanya Syila
"Karna ayah angkat ku membesarkan ku hanya sebagai boneka sedang kan ibu angkatku menganggap ku entah apa,aku sudah besar tapi mereka bahkan tidak ingin mengakui ku sebagai anaknya di depan publik"kata Cadance
"Karna mereka takut ayah mengetahui kalau kau masih hidup"kata Zee tiba tiba membuat semua nya menengok ke arahnya
"Kakakku di culik oleh musuh ayahku, memanipulasi kematian kakakku agar ayah berhenti melakukan pencaharian
Rencananya berhasil ia pergi keluar negri agar ayah tak curiga dan agar nantinya kakak tidak melihat ku yang seorang kembaran nya"kata Zee
"Dan kak kau tenang saja kau memiliki aku,ayah dan ibu kita tidak akan membiarkan Duk menyentuh mu lagi"kata Zee
"Bagaimana kau tau nama ayah"tanya Cadance
"Aku menyelidikinya dan ayah mu hanya satu logan saja"kata Zee
"Baik Zeena"kata Cadance memegang tangan Zee
"Tunggu dulu"kata Mona membuat teman temannya terkejut
"Kau bilang apa tadi Zee Logan nama ayahmu logan"tanya Mona
"Jangan jangan"kata Wulan dan Sylla
"Benar apa yang ada di pikiran kalian"kata Nian Nian dan Jiali
"What's....Zee dan Ziya adalah anak dari Logan Anderson"kata Wulan,Mona, Sylla
"Iya"jawab Zee
"Ini benar benar di luar dugaan ku,pesta ini benar benar membuat dunia gempar nantinya jika kalian di umumkan"kata Sylla
"Kami tak mau ambil panggung Mona"kata zee
"Tolong rahasiankan ini ya"pinta Zee di angguki teman temannya,lalu logan menghampiri mereka
"Zeena,Ziya ayah mau menyampaikan sesuatu"kata logan
"Ayah umumkan ini lain kali saja ya"pinta Zee karna tau maksud ayahnya
"Kenapa"tanya logan
"Ini hari keluarga Benitez kita tak boleh merusak panggung mereka"kata Zee
"Oh ya...hahahah baik baik aku sampai lupa ya sudah ayah pergi atur dulu"kata logan lalu pergi
"Ayah topengmu"kata Cadance memberi topeng ke logan saat topengnya terjatuh
"Ah ya makasih Ziya"kata logan mengusap rambut Cadance
"Sama sama"kata Cadance
"Langsung pake kalo gx mau angkat meja"bisik Zee
"Kau ini"kaget logan lalu cepat cepat memakai topeng nya
"Hihihihi"kekeh Zee.
Acara puncak pun di mulai
"Di acara ulang tahun perusahaan ini saya selaku tuan pesta ingin memberitahu kan bahwa anak laki laki ku Rafael Benitez akan aku angkat menjadi CEO baru dari kantor utama Bz.business menggantikan diriku ini apa kau sanggup fael"tanya Richard
"Saya Rafael Benitez siap mengambil tanggung jawab ini ayah"kata Rafael lalu semua tamu pada tepuk tangan
"Dan hari ini bukan hanya untuk memperingati ulang tahun perusahaan dan pengangkatan CEO baru saja tapi tepat hari ini saya akan umumkan kepada dunia bahwa anak perempuan saya yang untuk pertama kalinya mengikuti acara ini sedang ulang tahun di umur yang ke 18 Mona Benitez kemari lah nak"kata Richard sambil memanggil Mona
"Wahhh anak yang di sembunyikan identitas nya oleh tuan Richard cepat foto"kata media yang ada di dalam ruangan,
Mona yang sedang bersama gerombolan teman temannya terpaksa menaiki panggung dan menatap ayahnya tanpa ekspresi apapun di balas senyuman ramah dari Richard
"Anakku membenci ku sampai seperti ini kah bahkan ia tak memberikan senyuman indahnya lagi kepada ku"batin Richard sedih,
memegang topeng yang di kenakan Mona,perlahan tapi pasti Richard membuka topeng itu dan terlihatlah wajah Mona anaknya yang sangat ia rindukan
"Wahhh lihat anak tuan Richard sangat cantik"kata tamu A
"Benar benar bibit yang unggul ya"kata tamu B,Mona masih menatap ayahnya
"Tahan Mona jangan menangis untuk apa kau menangis untuk lelaki brengsek seperti dia"batin Mona,kue sudah berada di depan mereka,
menyanyikan lagu selamat ulang tahun,dan tiup lilin
"Sebelum di tiup make a wish dulu"kata MC,Mona menuruti
"Tuhan bantu aku meluruskan masalah keluarga ku,beritahu mana yang benar dan salah nya,semoga keluarga ku bahagia walau kami sudah tak bersama"batin Mona menutup mata,membuka matanya dan meniup lilin,semua bertepuk tangan
"Saatnya potong kue"kata MC
"Kue pertama untuk sang ayah"kata MC,Mona lalu menyuapi kue kepada ayahnya membuat Richard senang
"Kemudian ibunda"lanjut MC,Mona hanya melirik Mikasa
"Apa dia masih membenciku"batin Mikasa sedih,Mona berjalan ke arahnya dan menyuapi kue ke Mikasa
"Terima kasih"kata Mikasa menahan tangis
"Hemm"dehem Mona
"Selanjutnya kepada sang kakak"lanjut MC,Mona mendekat ke arah Rafael,menatapnya sinis sebelum menyuapi kue dengan cepat dan pergi
"Terima kasih"kata Rafael pelan
"Selanjutnya kepada teman terpenting nya atau terlamanya atau sahabat nya atau apalah baru lanjut tamu"kata MC semakin ngawur(nyuruh nyuruh terus🗿)
Mona berjalan ke arah Wulan dan Sylla
"Untuk kalian makasih selama ini sudah slalu ada untuk ku dan bersamaku suka maupun duka"kata Mona sambil memberi kue kepada Wulan dan Sylla
"Makasih ketua"kata mereka berpelukan sekilas,mendekat ke arah Zee
"Ehemm untuk mu"kata Mona agak gugup
"Makasih Mona"kata Zee tersenyum
"Masama"kata Mona lalu memberi sisanya ke Ziya,Jiali dan Nian Nian.
Untuk para tamu di bantu Mikasa dan Richard,Mona kembali ke tempat duduk tamu bersama teman temannya ia lebih ingin bersama mereka ketimbang keluarga nya di atas panggung itu karna merasa canggung
Hal mengejutkan terjadi saat di mana para reporter heboh saat melihat siapa yang datang,seorang pria muda dengan setelan jas hitam mahal dengan perawakan yang tinggi tegap dan wajahnya yang tampan,ia adalah Ryuga atau sekertaris Zl.Company
"Maaf saya terlambat tuan Richard ada sedikit kendala di jalanan"kata Ryuga dengan pembawaan kata yang tegas namun santai
"Tak apa sekertaris Ryu kami sangat senang jika anda bersedia datang ke pesta kami ini"kata Richard
"Ini ada sedikit hadiah kecil untuk tuan"kata Ryuga memberikan sebuah kotak sedang kepada Richard
"Wahh repot repot sekali anda tapi terima kasih"kata Richard
Ryuga berjalan ke arah Mona yang tidak memakai topeng
"Selamat ulang tahun nona ini ada hadiah titipan dari bos ku ia tidak bisa memberikannya langsung kepada mu karna sibuk jadi tolong di terima"kata Ryuga menyerahkan kotak kecil kepada Mona
__ADS_1
"Wahh hadiah langsung dari kaisar puncak Piramida"kata wartawan
"Benar benar beruntung sekali nona dari keluarga Benitez ini"kata tamu A
"Itu adalah impian sepanjang hidup semua orang untuk mendapatkan perhatian dari kaisar puncak Piramida yang terkenal misterius itu"kata tamu
"Terima kasih"kata Mona senang.
Leon yang sedang duduk duduk dengan Tara dan Ghai tidak sengaja melirik kelompok Mona
"Di sebelah kiri Mona sudah pasti Wulan dan Syila karna ketua tadi menyebut nama mereka tapi yang empat di sebelah kanan itu siapa ya"batin Leon
"Masa iya si tiga Dewi sekolah(Zee,Jiali,Nian)"lanjutnya
"Woi napa bengong"tanya ghai
"Hahh tidak ada"kata Leon
"Mungkin itu kerabat jauhnya jika itu mereka maka seharusnya rambut mereka yang mencolok dari yang lain akan nampak bukan dan mereka kan sering nya bertiga bukan empat"batin Leon,
Jiali dan nian nian sengaja menggunakan sihir ilusi agar orang yang melihatnya seperti melihat tamu pada biasanya karna ilusi itu membuat orang melihat warna rambut mereka biasa bukan perak ataupun biru muda,kecuali yang memiliki sihir dan teman teman sekelompok Mona
"Oh ya nian dimana kak Lian"tanya Zee
"Sedang membangun haremnya"kata nian ngasal sambil menunjuk ke arah Lian Lian yang dimana ia sedang berkumpul bersama para pria muda
"Wahh kak Lian menang banyak"kata jiali
"Siapa kak Lian kenapa mirip dengan Nian Nian"tanya Cadance (sekarang panggil Ziya)
"Kakak dari Nian Nian"jawab Jiali
"Ternyata CEO Sg.Company ehh tunggu dulu jika Nian Nian adik dari CEO Sg.Company berarti artinya Nian Nian anak kedua dari keluarga song yang jarang nimbrung di pesta dong"kata Sylla baru menyadari
"Iya benar sekali"kata Nian Nian
"Wahh ternyata teman sekelas ku anak orang terkemuka semua ya"kata Wulan
"Iya"balas Sylla
"Aku pergi dulu"kata Zee datar meninggalkan kelompok mereka dan mendekat ke arah Lian Lian.
Di tempat Lian Lian
"Gong day,An Ying berhenti mengejar ku aku sudah muak aku juga tak tertarik dengan kalian"kata Lian Lian
"Bagaimana jika dengan ku"kata sekertaris
An Ying
"Kau berani Zorb"kata An Ying marah
"Hahah tentu tidak tuan saya bercanda"kata Zorb,memandang Lian Lian dengan tatapan mata yang memiliki niat jahat,saat hendak menyentuh Lian Lian tangannya di cegah oleh Zee
"Siapa"kata Zorb lalu melirik Zee ia terkejut
"Kita bertemu lagi monster"kata Zee tersenyum jahat dengan suara pelan pastinya dengan aura membunuhnya yang tertuju untuk Zorb membuat Zorb ketakutan
"Sial kukira anak ini mati di labirin itu"batin Zorb
"Zee ada apa"tanya Lian Lian saat melihat Zee datang dengan kesan yang terlihat berbeda
"Kak Lian ikut aku Nian Nian kesedak"kata Zee asal lalu menyeret Lian Lian meninggalkan mereka bertiga
"Apa anak itu tau niat ku"batin Zorb
Di kamar mandi gedung itu,Zee memojokkan Lian Lian ke tembok dan menatap matanya
"Ehh Zee ada apa"kata Lian Lian melihat tatapan datar Zee
"Jangan dekati Zorb"kata Zee
"Zorb maksud mu sekertaris An"tanya Lian Lian
"Ya dia adalah makhluk yang hampir membunuh ku di Jepang,dia sangat kuat kemungkinan besar ia mendekati kakak karna ingin menyerap energi kehidupan yang dimiliki kakak karna sepertinya ia sedang lemah saat ini seperti yang ia lakukan saat masih menjadi monster"kata Zee
"Iya"kata Zee
"Pantas saja ia melihatku dengan gelagat yang aneh"kata Lian Lian
"Beruntung sekali kakak menyembunyikan aura sihir kakak jadi ia mengira bahwa kakak adalah manusia biasa tanpa sihir"kata Zee
"Apa maksudmu"tanya Lian Lian
"Kita jebak dia dan bunuh tanpa bisa bangkit lagi"kata Zee
"Baiklah jika itu yang terbaik tapi apa rencana mu"tanya Lian Lian,lalu Zee membisikkan sesuatu ke Lian Lian
"Itu terlalu beresiko"kata Lian Lian
"Aku jamin aku pasti bisa"kata Zee
"Baiklah"jawab Lian Lian
"Baik tapi ini hanya rencana kita berdua saja kak"kata Zee
"Kenapa"tanya Lian Lian
"Semakin sedikit semakin luas ruang yang kita punya"kata Zee sambil tersenyum jahat
"Uhhh bisakah kau tersenyum cantik saat bersama ku senyuman mu ini membuat ku bergidik"kata Lian Lian
"Hahahaha baiklah ayo kembali"kata Zee
lalu mereka pergi ke tempatnya mereka semula
"Dimana kakak"tanya Nian Nian
"Membangun Harem"kata Zee
"Hei itu dialogku"kata Nian Nian membuat Zee terkekeh
"Zee aku lelah"kata Ziya
Zee meliriknya alangkah terkejutnya ia saat melihat aura kehidupan milik Ziya di serat seseorang,ia dapat melihat itu dengan kekuatan mata naga yang ia dapatkan saat latihan
"Brengsek dia memang minta mati"batin Zee
"Kakak kau masih kuat kan"kata Zee lalu menyeret Ziya
"Teman teman aku duluan"kata Zee
"Ya selamat malam Zee,Ziya"kata teman temannya,Zee menuju belakang gedung
"Aku sudah tak kuat Zee aku..."kata Ziya lalu tak sadarkan diri
"Kak kakak"teriak Zee
"minta mati"kata Zee marah
Ia mengaliri energi kehidupan miliknya kepada Ziya agar tidak lemah dirasa cukup ia memindahkan Ziya ke dimensi kristal dan menyuruh Quan untuk merawatnya,
setelah masalah Ziya selesai ia lalu berdiri dan berdiam diri sambil memejamkan matanya,membuka matanya yang sudah berubah menjadi merah darah dengan aura membunuh yang keluar dari tubuhnya tanda sabit bulan kecil di punggung atas nya bersinar dan dari tangan Zee muncul sebuah senjata sabit bulan yang sangat tajam dengan aura kegelapan yang pekat,
menebas asal dan sesuatu yang bersembunyi akhirnya keluar saat mendapatkan serangan dari Zee
"Akhhhh"teriak Zorb karna tangannya sudah terpotong satu
"Itu tidak seberapa dengan kehilangan aura kehidupan kakakku bangsat"kata Zee,lalu langit bergemuruh,di dalam gedung pesta di hentikan Lantaran masalah cuaca dan sudah malam juga.
Kembali ke belakang gedung
"I...iblis kau bukan manusia"kata Zorb
"Ya aku adalah iblis dan malaikat mautmu Matilah"kata Zee meluncur dan sabit yang ia pegang berubah menjadi pedang kegelapan legendaris dan menusuk jantung Zorb
__ADS_1
"Kali ini akan aku musnahkan kau tanpa memberikan mu kesempatan reinkarnasi kau senang bukan"kata Zee sambil tersenyum menyeramkan
"Kau....berani membunuhku"kata Zorb
"Tentu saja tidak ada kata tidak di kamus membunuh ku"kata Zee mencabut pedangnya
"Kita tidak akan bertemu lagi"kata Zee lalu
CRASSS.....
Sebuah kepala terlepas dari badannya yang merupakan kepala dari Zorb
"Lihatlah darah mu sangat kotor sampai membuat gaunku jadi jelek"kata Zee lalu menjentikkan jarinya dan tubuh dan kepala Zorb terbakar api hitam sampai tak tersisa
"Itu akibat karna menyentuh milikku"kata Zee lalu menyimpan kembali senjatanya dan berubah menjadi tanda di punggung atas nya lagi,langit tetap mendung bahkan gelapnya malam menjadi lebih gelap dan gedung belakang sudah hancur lebur akibat pertarungan Zee
"Pertama Tama retas CCTV dulu"kata Zee mengeluarkan HP-nya dan meretas CCTV dan menghilangkan Vidio bukti jejak pertarungan itu dan merusak CCTV sekaligus
"Murah ini beli lagi aja"kata Zee gamblang lalu pergi,dan ternyata aksinya di awasi oleh seseorang
"Keren sekali dia memang anakku"kata Zhu yang ternyata sedari tadi ia sudah stay di pohon sambil memakan kue ulang tahun nya
"Emm terlalu manis"kata Zhu berkomentar tentang kuenya lalu menghilang dari sana
Menuju kediaman Zee terpaksa berjalan kaki karna sudah bilang ke orang tuannya kalau ia pulang duluan jadi gx bakal ada jemputan,di jalan
"Sepertinya aku tadi tanpa sadar menggunakan kekuatan baru yang bahkan aku saja tidak tau dari mana asalnya"batin Zee,
ia berjalan sesekali melihat langit gelap tanpa bintang,ia sudah tak memakai alas kaki karna pertarungan tadi,ia berjalan menyusuri jalan yang sepi dan hanya ada sedikit lampu yang menyala menambah kesan seram tapi Zee tak peduli ia malah merasa Dejavu dengan ini seakan pernah merasakan nya
"Benar aku pernah merasakan kejadian ini 3 tahun lalu hahahah betapa bodohnya aku waktu itu"kata Zee tertawa keras di jalan itu sendiri lalu hujan tiba tiba turun membasahi tubuh Zee,ia terdiam sambil memejamkan matanya
"Huhuhu...hahahah"Zee semakin tak dapat mengontrol emosi nya awalnya menangis lalu tertawa di bawah guyuran hujan
"Hahahah aku memang bodoh bisa jatuh cinta pada pria seperti dia"teriak Zee.
FLASHBACK 3 TAHUN LALU
Saat Zee masih di sekolah menengah pertama ia pernah jatuh cinta pada teman sekelasnya yang sangat baik dan ramah di sekolah,ia menyatakan cintanya pada pria itu namanya Raka Jeny,17 tahun,ia murid pindahan saat kelas 2 dan menjadi sekelas saat kelas tiga dengan Zee,Zee dan Raka berteman baik dan saat Zee bilang ia suka dengan Raka ia juga bilang ia suka dengan Zee
"Aku juga suka dengan mu Zee ternyata cintaku bukan sebelah tangan saja"kata Raka lalu mereka jadian,
Raka yang kelihatan nya ramah dan baik di depan semua orang mulai terlihat sifat aslinya dimana ia memaksa Zee untuk berciuman dan lainnya
"i..itu perbuatan yang salah bukan kita akan di hukum jika ketahuan"kata Zee
"Lalu kita pacaran hanya berpegang tangan dan berpelukan saja aku juga ingin seperti yang lainya Zee"marah Raka
"Kita bahkan belum dewasa"kata Zee
"Lalu apa gunanya kita pacaran kalau kesannya seperti berteman biasa saja"kata Raka
"Sudah jangan marah lagi ayo aku traktir makanan kesukaan mu jangan marah lagi ya bersabar saja dulu"kata Zee
"Cihh gx asik cantik doang tapi gx di gunakan untuk apa"batin Raka
"Baiklah ayo aku minta maaf ya aku tadi kelepasan"kata Raka memegang tangan Zee
dan mereka ke restoran termahal di kota itu
"Itu Raka bukankah kita biasanya tidak makan di sini ini sangat mahal"kata Zee melihat menu makanan mereka
"CK dia semiskin itu kah dasar sial sekali aku malah hanya melihat wajahnya tanpa memandang dompetnya"batin Raka karna ia tidak tau Zee anak dari logan Anderson karna Zee menyembunyikan identitasnya
"Ya sudah biar aku yang bayar"kata Raka dengan senyum palsu
"Kita patungan aja"usul Zee
"CK kampungnya sekali"batin Raka
"Baiklah pacarku memang pandai"kata Raka sambil memegang tangan Zee membuat Zee tersenyum senang.
Sampai pada suatu ketika saat Zee akan merayakan hari jadian mereka yang ke dua bulan ia tak menemukan Raka di kelasnya dan teman temannya bilang bahwa Raka tidak sekolah,Zee yang khawatir segera pergi menuju apartemen milik
Raka
"Ia pasti terkejut saat aku memberikan kejutan ini di rumahnya"kata Zee bahkan saking senangnya ia menyuruh pak sopir untuk tidak menjemputnya,
namun bukannya ia yang memberikan sebuah kejutan untuk Raka malah Raka yang memberikan kejutan itu dan kejutan itu adalah kejutan yang sangat menyakitkan bagi Zee di mana saat ia memasuki apartemen Raka yang memang ia tau kunci sandi pintu malah di suguhi pemandangan dimana Raka sedang menindih seorang gadis yang sudah menjadi wanita di bawahnya tanpa busana apa pun,hadiah yang dibawa Zee jatuh ke lantai membuat dua sejoli yang sedang bergulat itu terkejut
"Zee kenapa kau kemari"kata Raka terkejut sedang kan perempuan itu segera menyelimuti dirinya dan tersenyum penuh kemenangan,Zee segera berbalik agar tak melihat yang seharusnya tak di lihatnya saat Raka berdiri,Zee segera berlari dan di kejar Raka setelah memakai pakaiannya kembali,di bawah guyuran hujan Zee berlari dan di hentikan oleh Raka
"Zee tunggu dulu"kata Raka
"Lepaskan bangsat jijik"teriak Zee
"Aku bisa jelasin"kata Raka
"Tak perlu di jelaskan Raka kau benar benar pria brengsek"teriak Zee sambil menangis
"Ini juga salahmu Zee kau salah tak membiarkan ku menyentuh mu"kata Raka lalu
PLAKK....
Zee menampar pipi Raka dengan keras
"Kau menamparku"kata Raka marah
"Ya dan aku sangat puas dengan itu"kata Zee lalu Raka mendorong Zee sampai jatuh dan menampar nya balik
"Sialan kau mati saja"kata Raka untungnya Zee jago bela diri dan Raka kewalahan
"Mulai sekarang kita putus dan aku tak Sudi melihat mu lagi"kata Zee
"Baik kita putus aku juga tak Sudi memiliki pacar sok polos dan miskin seperti mu"kata Raka lalu pergi
"Mulai sekarang kita adalah musuh"kata Raka lalu pergi meninggalkan Zee yang sedang menangis kencang di bawah guyuran hujan
"Huhuhu hhuaaaa"teriak Zee
"Hahahaha"tawa Zee mulai kencang
"Aku memang bodoh kau sangat bodoh Zee"kata Zee pada diri sendiri ia berjongkok di jalan itu,
malam yang gelap dan hanya seorang diri menangis sepanjang malam membuat orang tua Zee cemas karna anaknya belum pulang lalu mencari anaknya dan menemukan Zee di jalan sambil jongkok memandang kedepan tanpa emosi di wajah nya
"Zeena"teriak Zhu saat melihat anaknya seperti tak memiliki harapan hidup,memeluk anaknya
"Zee,Zeena ini ibu nak Zeena kau dengar ibu"kata Zhu,Zee melirik ke arahnya dan seketika ia menangis lagi di pelukan ibunya
"Ibu...ibu"kata Zee menangis,Zhu membawa anaknya ke dalam mobil dan membawanya pulang,
membawa ke kamarnya membantu mengganti baju dan tetap memeluk anaknya sampai Zee puas menangis dan tertidur,ia sedih melihat anaknya seperti itu
"Zee sebenarnya apa yang terjadi"kata Zhu mengusap rambut Zee lalu keluar
"Bagaimana"tanya logan
"Sudah tidur mungkin lelah karna menangis"kata Zhu sedih
logan memanggil sopir yang biasanya menjemput Zee dan ia bilang hari ini nonanya tidak ingin di ****** karna ingin ke apartemen pacarnya,logan dan Zhu tau kalau Zee pacaran makanya mereka memperingati Zee untuk tak melebihi batas dan logan menyelidiki masalah ini,
ia sangat marah saat tau akar dari masalah ini ia membuat bangkrut perusahaan Jeny dan memenjarakan pemimpin mereka karna mereka juga termasuk perusahaan yang tidak jujur dan tukang korupsi dan menggelapkan uang,Raka di keluarkan dari sekolah dan di paksa menikah oleh ibunya saat tau Raka meniduri anak orang
***CK ck ck tak patut tak patut
Jangan ditiru oke
mohon maaf bila ada kesamaan nama,tempat,dan nama
nama perusahaan itu semuanya ngasal ngikutin gabungan inisial nama nama ku sama teman saja jadi ya jadi🗿
suka jangan di skip tapi di like
love you all 😘
__ADS_1
rame lanjut***
/////