
Semakin hari Dion pun semakin menyadari bahwa Marisa benar-benar telah berhasil memiliki tempat yang spesial di dalam hatinya, dan akhirnya Dion pun membulatkan tekadnya untuk meminta Marisa memperkenalkan dirinya dengan anggota keluarganya yang lain
"Apa kamu yakin kak?"
Dion pun menjawab dengan anggukkan kepalanya
"Kalau gitu kapan kamu siap ketemu kakek aku kak?"
"Secepatnya" tersenyum
"Ya udah kak nanti aku kasih kabar ke kakek aku kalau aku mau pulang dan kenalin seseorang ke dia"
"Oke, berarti besok aku jemput kamu sebelum kita pergi ke sana kita makan malam di rumah orang tua aku dulu ya"
"Besok kak?" menatap dengan serius
"Ya, aku mau secepatnya kenalin kamu ke orang tua aku"
Sudah pasti Marisa hanya bisa menjawab dengan anggukkan kepalanya dan wajah yang merona, dan di sisi lain ada Remon yang semakin dekat dengan Vira. Vira benar-benar telah berhasil merubah Remon menjadi sosok yang berbeda
Saat Dion membawa Marisa ke kediaman kedua orang tuanya tak ada hambatan yang berarti, karena kehadiran Marisa di sambut dengan baik oleh kedua orang tua Dion. Mereka bahagia karena akhirnya anak mereka berani untuk melanjutkan hidupnya
Tetapi lain hal dengan saat Dion berada di kediaman keluarga Marisa, Dion benar-benar tidak menyangka bahwa Marisa benar-benar berasal dari keluarga yang sangat kaya raya. Dan status Dion yang sebagai seorang duda sempat menjadi sebuah masalah di hadapan sang kakek
Marisa meyakinkan kakek nya bahwa Dion adalah pria yang tepat untuk dirinya, dan demi kebahagiaan Marisa sang kakek pun terpaksa mengalah lalu memberikan restu kepada mereka berdua. Dengan sebuah syarat yaitu Dion harus selalu membahagiakan cucunya
Dion pun bisa bernafas dengan lega setelah mengantongi restu dari kakek nya Marisa, dan mereka pun mulai memikirkan untuk melanjutkan hubungan mereka ke jenjang yang lebih serius
Pada hari itu teman-teman Adit pun berkumpul di kediaman Adit untuk melihat Ara itu semua terjadi karena permintaan dari Adit, Adit hanya ingin Ara merasakan limpahan kasih sayang yang tiada habisnya. Dan ada sesuatu yang membuat semua orang yang berada di sana sedikit terkejut yaitu Remon hadir di tempat itu bersama Vira, mereka pun berkumpul di ruang keluarga dengan semua mata hanya tertuju ke arah Remon
Adit pun akhirnya tak bisa lagi menahan rasa yang mengganjal di dalam hatinya melihat Remon selalu memberikan perhatian lebih kepada Vira
"Apa maksud lu Mon?" penuh penekanan sambil menatap tajam
"Apa? memang gw buat salah apa?" dengan santai
Remon masih berusaha untuk menghindar dari pertanyaan Adit, walaupun dia sudah tau dengan pasti arah ucapan Adit
__ADS_1
"Lu datang bareng dia, dan sikap lu itu udah di luar batas wajar Mon"
"Memang kenapa kalau gw datang bareng dia? sikap gw kenapa? gw biasa aja kok"
"Ga lucu Mon, gw udah bilang sama lu kalau dia dan keluarga nya orang yang penting buat istri gw"
"Gw tau, tapi sekarang dia juga perempuan terpenting di dalam hidup gw" meletakkan tangannya di pinggang Vira
Sedangkan Vira hanya bisa terdiam sambil menundukkan kepalanya
"Mon!!" melepaskan tatapan membunuhnya
"Gw tau pikiran lu semua tentang gw, tapi sekarang gw udah mutusin untuk serius sama Vira" sambil tersenyum
Vira benar-benar tak berani mengangkat wajahnya sama sekali, dia merasa seperti sedang di adili pada saat itu. Melihat hal tersebut Ara pun menjadi tak tega kepada sahabatnya tersebut
"Udah dong sayang" mengelus punggung Adit
Adit pun menatap ke arah Ara seolah sedang berkata bahwa Remon bukanlah laki-laki yang baik untuk Vira, Ara hanya memberikan senyuman terbaik yang dia punya untuk meredakan rasa kesal yang sedang di rasakan suaminya
"Aku titip Vira ya kak, dia sahabat terbaik yang aku punya. Cuma dia yang selalu ada buat aku saat semua orang menjauh dari aku"
"Makasih ya kak, kita semua pasti punya masa lalu tapi aku yakin setiap orang pasti bisa berubah"
"Wah parah kalian ya, Ara aja yang baru kenal gw bisa dukung dan percaya sama gw. Lu semua yang sahabat gw malah begitu sama gw, makasih ya Ara aku janji aku pasti akan jaga Vira dengan baik"
Ara pun hanya menjawab dengan senyuman sedangkan para sahabat Remon yang lain hanya bisa terdiam sambil menggelengkan kepalanya,
Tetapi jauh di dalam lubuk hati Brian dan Adit mereka yakin bila sekali ini Remon sedang berusaha menjalin hubungan yang serius, karena Remon tidak pernah membawa wanita yang sedang menjalin hubungan dengan dirinya ke acara mereka. Dan Vira adalah wanita kedua yang di perlakukan seperti itu setelah mantan istrinya
Suasana di tempat itu pun mulai mencair kembali hanya ada satu orang yang terlihat tidak seperti biasanya, dia adalah Brian entah mengapa Brian terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu melihat semua pemandangan yang ada di hadapannya
Semua kembali bercanda ringan hingga tiba-tiba saja Brian mulai membuka suara untuk mendapatkan jawaban dari para wanita yang ada di sana
"Vira kamu tau ga kalau Remon itu dulu ceweknya banyak?"
"Tau kak"
__ADS_1
"Terus kenapa kamu masih mau sama dia?"
Semua orang yang berada di sana pun tertawa lepas mendengar ucapan Brian, Brian pun ikut tersenyum untuk menutupi tujuan utamanya
"Persis kayak yang tadi Ara bilang kak, aku yakin kak Remon bisa berubah"
"Makasih ya sayang" menggenggam tangan Vira
"Nah sekarang aku punya satu pertanyaan buat semua perempuan yang ada di sini, kalau kalian tau pasangan kalian selingkuh apa yang bakal kalian lakuin?"
Brian menatap ke arah Vira seolah dia menunggu jawaban dari Vira
"Kalau aku ga mau cuma jadi yang pertama tapi ada yang kedua dan seterusnya kak" sambil tersenyum
Semua pun menjadi tertawa kembali mendengar jawaban dari Vira
"Wah Mon berarti lu harus siap untuk kesepian"
"Ga lah Dit, kan ada dia" dengan penuh keyakinan
"Kalau kamu gimana?" menatap ke arah Marisa
"Aku lebih baik sendiri aja kak"
Dion pun langsung menatap tajam ke arah Marisa
"Jadi kamu ga boleh selingkuh kak" tersenyum
Semua pun kembali tertawa
"Kalau kamu Ara?"
"Kayaknya jawaban aku sama kayak Marisa kak"
"Kenapa jawaban kalian bertiga bisa sama?"
"Ya jawabannya gampang kak, karena perempuan mana pun ga akan terima di duain sama orang yang kami cintai"
__ADS_1
"Terus apa alasan dia tetap bertahan? apa selama ini sebenarnya dia ga pernah cinta sama aku?"
Ara menjawab sambil tersenyum sedangkan Vira dan Marisa menunjukkan bahwa mereka setuju dengan ucapan Ara, mereka semua menghabiskan waktu seharian di kediaman Adit dan setelah makan malam mereka pun mulai membubarkan diri ke kediaman mereka masing-masing