
Akhirnya Lay Sanespere sadar, jika anak dan suaminya itu memang pantas jika memilih Amy, bandingkan dengan dirinya. Meskipun dari segi materi dan kecantikan, dia lebih unggul dibandingkan dengan Amy yang dia pikir hanya gadis biasa tanpa ada kelebihan apa-apa.
Lay Sanespere tidak pernah mengetahui, jika Amy juga punya bakat khusus, yaitu mahir bermain piano, bahkan Amy juga pernah menjadi guru musik piano.
Meskipun nama Amy tidak terkenal dan ikut masuk dalam daftar jajaran para pemain musik handal seperti artis artis yang lain, bahkan seperti dirinya yang sudah mendunia, setidaknya Amy memiliki keahlian khusus yang lain, selain menjadi pengasuh anaknya saja.
"Sepertinya Aku harus bisa berbesar hati, membiarkan mereka bahagia. Setidaknya Aku bisa lebih lega, meskipun itu tanpa Aku."
Begitulah kira-kira kesimpulan dari hasil pemikiran Lay Sanespere tentang mantan suaminya, yang akan menjadikan pengasuh anaknya sebagai seorang istri.
Cerita mereka tidaklah sama seperti yang sering terjadi di media sosial atau elektronik, yang sering memberitakan tentang seorang suami istri bercerai karena katanya pihak ketiga. Dan pihak ketiga itu adalah pengasuh anak mereka sendiri.
"Ini bukan kesalahan mas Shiro atau Amy, yang telah bermain hati di belakangku, sama seperti yang sering terlihat atau diberitakan di media sosial dan cetak serta elektronik, karena Aku sendiri yang sudah pergi bertahun-tahun yang lalu. Meninggalkan suami dan anak, hanya karena keegoisanku sendiri."
"Aku bahkan meminta cerai dengan banyak alasan yang Aku buat. Maafkan Aku mas Shiro, Reo Sayang."
Lay Sanespere menyadari semua kesalahannya, sehingga sekarang ini dia menangis di depan pengacaranya, yang membawakan berita tentang kecelakaan yang dialami oleh anaknya, Reo. Dan itu terjadi juga karena kesalahannya sendiri, yang memerintahkan orang untuk mencelakai pengasuh Reo.
Semua itu terjadi karena kesalahannya sendiri, sebab dia tidak memberikan detail tentang siapa pengasuh Reo yang saat ini ada di rumah, sehingga terjadi kesalahpahaman orang-orang yang ditugaskan.
Tukang kebun di rumah Nagato juga memberikan informasi, jika Amy memaksakan dirinya sendiri untuk pulang ke rumah, demi untuk melihat dan menjaga Reo. Padahal Amy sendiri belum sembuh benar, dan sakitnya Amy juga karena ulahnya, yang telah melakukan penculikan pada pengasuh anaknya itu.
Lay Sanespere benar-benar merasa menyesal, telah menuduh Amy yang bukan-bukan. Padahal semua tuduhan itu sebenarnya dia lakukan sendiri sejak dulu, di saat mengenal siapa Shiro Yuki Nagato yang sebenarnya.
Niatan Lay Sanespere untuk bisa terkenal dan bisa melambungkan karirnya, akhirnya bisa terwujud, setelah dia menikah dengan Shiro Yuki Nagato. Tapi dia juga harus memilih antara keluarga dengan karirnya sebagai model dan artis.
__ADS_1
Dari sinilah kesalahan yang dilakukannya, dengan keputusannya meninggalkan keluarganya yang baru saja mendapatkan kebahagiaan dengan lahirnya Reo, dan semua itu demi karirnya di dunia artis yang fana.
Lay Sanespere lupa, jika sebuah karir juga ada masanya, karena semuanya berputar. Saat ada pendatang baru yang lebih fress, cantik dan Muda, yang lama tentu saja akan tergantikan.
Semua itu adalah hukum alam.
Dan semua baru disadari oleh Lay Sanespere, sehingga penyesalannya juga tidak berguna. Semua sudah terlambat untuk bisa dia benahi, bahkan anaknya sendiri tidak mengenalnya sebagai seorang Mama. Tidak mau menerimanya sebagai mama, justru memilih seorang pengasuh sebagai mama.
"Aku tidak akan membantah dalam penyelidikan nanti. Aku pasrah, seandainya harus mendapatkan hukuman, karena memang ini kesalahanku. Anda menjadi penasihat dan pendamping hukum saja."
Lay Sanespere menasehati pengajarannya supaya tidak banyak melakukan pembelaan terhadap dirinya.
"Tidak apa-apa Nyonya. Dengan ada yang kooperatif dan mengakui kesalahan, lihat pengadilan pasti memberikan keringanan hukuman karena anda menyesali perbuatan yang salah. Ini bisa jadikan pertimbangan oleh mereka, pihak hakim dan jaksa."
"Benarkah?" tanya Lay Sanespere, mendengarkan perkataan pengajarannya barusan.
Jika Lay Sanespere mau bersikap kooperatif, yang biasanya di sebut dengan Justice Collaborator (JC) sebutan bagi pelaku kejahatan yang bekerjasama dalam memberikan keterangan dan bantuan bagi penegak hukum dalam penyidikan.
Ada beberapa pasal yang sebenarnya bisa dituntut untuk Lay Sanespere sebagai tertuduh, yaitu kejahatan penculikan menurut Pasal 328 KUHP, yaitu : Barangsiapa melarikan (menculik) orang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara, dengan maksud untuk membawa dia di bawah penguasaannya atau di bawah penguasaan orang lain dengan melawan hukum, atau untuk menyengsarakan orang itu, dipidana
Barangsiapa melarikan orang dari tempat kediamannya atau tempat tinggalnya sementara, dengan maksud melawan hak akan membawa orang itu dibawah kekuasaan sendiri atau dibawah kekuasaan orang lain atau akan menjadikan dia jatuh terlantar, dihukum karena melarikan (menculik) orang, dengan hukuman penjara selama-lamanya dua belas tahun. (K.U.H.P. 37, 52, 79-2e, 165, 333, 335-1, 337).
Pasal 333 KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana) – Buku Kedua tentang Kejahatan – Bab XVIII Kejahatan Terhadap Kemerdekaan Orang: Barang siapa dengan sengaja dan melawan hukum merampas kemerdekaan seseorang, atau meneruskan perampasan kemerdekaan yang demikian, diancam dengan pidana penjara paling lama delapan tahun.
Isi Pasal 333 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penyekapan dan penculikan di antaranya aturan ancaman pidana paling lama 9 tahun bagi pelaku perampasan kemerdekaan seseorang.
__ADS_1
Pasal tersebut juga memuat ancaman pidana bagi perbuatan perampasan yang menyebabkan luka berat hingga kematian.
Indonesia mempunya induk peraturan pidana positif yang dikenal dengan KUHP. Di sisi lain, adanya KUHP merupakan sebuah tanda banyak Indonesia adalah negara hukum.
#Di ambil dari berbagai macam sumber.
Lay Sanespere mengangguk-anggukkan kepalanya, mendengar penjelasan yang diberikan oleh pengacaranya. Bahkan pengaturannya itu memberinya motivasi untuk bicara jujur saja, demi nama baiknya.
"Mungkin jika Nyonya berbicara jujur, para penggemar Nyonya akan mendukung dan memahami situasi dan kondisi yang Nyonya hadapi saat ini."
Sekali lagi Lay Sanespere mengangguk-anggukkan kepalanya, mendengar perkataan sang pengacara. Dia sendiri sebenarnya sudah lelah melakukan semua kecurangan, hanya untuk mendapatkan perhatian khusus dari mantan suami dan anaknya.
Nyatanya semua justru menjadi kesalahan yang fatal, sehingga dia terpaksa harus berada di dalam jeruji besi ini.
*****
Di rumah besar keluarga Nagato.
Reo sudah lebih baik sejak kedatangan Amy.
"Mama sudah sehat?" tanya Reo, saat Amy datang mendekat ke tempat tidurnya.
Amy menganggukkan kepala dengan tersenyum, meskipun keduanya matanya berkaca-kaca. Dia merasa terharu dengan perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh anak asuhnya ini.
"Besok kita jenguk mama Lay ya Sayang," ajak Amy pada Reo.
__ADS_1
Amy ingin menjenguk Lay Sanespere yang ada di dalam tahanan polisi bersama dengan Reo, karena bagaimanapun juga, Lay Sanespere adalah mama kandungnya Reo, yang tidak akan pernah ada kata mantan untuk mereka berdua sebagai seorang mama dan anak.