Mama Asuh Tuan Muda

Mama Asuh Tuan Muda
Ajakan Reo


__ADS_3

Amy sedang mengagumi kuda-kuda yang tampak sehat dan terawat di peternakan kuda ini. Tanpa tahu siapa pemilik dari peternakan.


Dia membungkuk untuk menyapa orang-orang yang merawat dan membersihkan kandang, memandikan kuda-kuda, bahkan ada juga yang sedang menyisir rambut ekor atau poni kuda.


"Sudah seperti salon kecantikan saja," gumam Amy sambil tersenyum tipis, melihat bagaimana keadaan di peternakan kuda ini.


"Kami memang di minta untuk menjaga kuda-kuda di sini agar tetap sehat tapi juga menarik," sahut seseorang, yang kebetulan mendengar suara Amy.


"Eh, emhhh... maaf."


Amy cepat meminta maaf, karena ternyata gumamam nya terdengar oleh telinga orang yang bekerja di peternakan.


"Tidak apa-apa Nyonya Muda."


Mendengar perkataan orang tersebut, yang menyebutnya dengan sebutan Nyonya Muda, membuat keningnya berkerut heran. Tapi orang tersebut justru tersenyum, kemudian membungkukkan badannya sedikit dan berlalu dari hadapan Amy.


"Aku tidak salah dengar kan tadi?"


"Kenapa dia memanggilku dengan sebutan Nyonya Muda?" Amy bertanya-tanya tentang keanehan pengurus peternakan kuda tadi.


Amy tidak tahu, jika peternakan kuda ini adalah milik dari papi mertuanya, Yuki Nagato. Karena selain villa ditempatinya, mertuanya itu juga memiliki peternakan kuda dan beberapa bangunan villa, yang disewakan untuk umum.


Selama ini Amy memang tidak pernah mengetahui secara pasti, seberapa besar kekayaan yang dimiliki oleh keluarga Nagato. Dia juga tidak pernah bertanya-tanya pada suaminya ataupun pekerja lainnya, yang ada di rumah mertuanya sejak datang. Bahkan dia mau menjadi istrinya Shiro Yuki saja, masih sungkan untuk disebut dengan sebutan Nona atau Nyonya Muda.


Amy tidak pernah membayangkan, bahwa dia akan masuk ke dalam keluarga Nagato yang sangat besar pengaruhnya di dunia bisnis. Dan itu bukan hanya satu dua bisnis, tapi dari segala aspek ada kaitannya dengan bisnis milik keluarga barunya ini.

__ADS_1


Lay Sanespere sendiri, yang sudah kenal lama dengan keluarga Shiro Yuki, tidak tahu seberapa besar kekayaan dan pengaruh keluarga Nagato. Baru setelah dia berada di luar negeri itulah dia sadar, jika dia telah salah langkah dengan meninggalkan suami dan anaknya.


Lay Sanespere baru tahu, jika keberhasilan dirinya dalam dunia keartisan dan model karena koneksi dari papi mertuanya.


Tapi sayangnya dia terlambat menyadari semua kesalahannya sendiri, karena di saat dia selesai masa kontraknya, semua benar-benar telah terlambat.


Begitu pulang ke Indonesia, Lay Sanespere mendapati mantan suaminya itu sudah memiliki calon istri. Dan tidak ada rasa cinta yang tertinggal untuknya. Bahkan anaknya sendiri, Reo, tidak mengenalnya sebagai seorang mama.


*****


"Mama..."


Tuk tuk tuk


Suara kaki kuda mendekat dan...


Shiro Yuki turun dari punggung kuda, kemudian membantu anaknya untuk turun.


"Mama... Mama tidak mau berkuda?"


Reo berseru memangil Amy setelah turun dari punggung kuda. Dia datang bersama dengan papanya, yang tadi memang menemaninya berkeliling kebun teh.


"Mama-mama, harusnya Mama ikut tadi!"


"Kenapa?" tanya Amy, menanggapi perkataan Reo yang sedang pamer.

__ADS_1


"Pokoknya asyik Ma!"


Amy tersenyum senang melihat Reo yang tampak jelas sedang berbahagia. Dia tahu jika anaknya itu tidak bisa menggambarkan bagaimana perasaannya sendiri saat ini.


"Reo lihat kebun teh sore hari?"


"Lihat ibu-ibu pemetik teh pulang?"


Reo mengangguk dengan antusias, kemudian menceritakan tentang sungai dengan airnya yang jernih tak jauh dari kebun teh.


"Besok ke sana lagi ya Pa! Tapi sama Mama juga," ajak Reo dengan menoleh ke arah papanya.


Shiro Yuki mengangguk mengiyakan permintaan anaknya, sedang Amy mengerutkan keningnya mendengar suara Reo yang sedang meminta persetujuan dari papanya itu.


"Dengan naik kuda lagi?"


"Aku gak mau ahhh... jika kudanya lari, Aku tidak bisa mengendalikan kendalinya."


Amy mencemaskan keadaan dirinya, jika harus berkuda sendirian. Tapi dia juga suka merasa sungkan jika harus berkuda bersama dengan Shiro Yuki, sama seperti yang diinginkan oleh Reo.


*****


NB : Segini dulu ya gaesss ✌️


mungkin besok di edit lagi untuk tambahan atau di bab selanjutnya saja.

__ADS_1


Mohon maaf jika bab ini jadi lebih pendek 🙏


__ADS_2