Mama Asuh Tuan Muda

Mama Asuh Tuan Muda
POV Yuki Nagato


__ADS_3

Di saat aku memiliki menantu Lay Sanespere yang terkenal, ada rasa bangga di dalam hatiku. Sebab Shiro Yuki akhirnya bisa menikah dengan kekasihnya itu.


Lay Sanespere adalah menantu idaman dan istri idaman juga menurut kebanyakan orang. Selain dia cantik, dia sudah terkenal sebagai seorang model dan bintang iklan.


Aku sangat bersyukur atas pernikahan anakku dengan artis tersebut. Apalagi setahun kemudian lahir anak pertama mereka, Reo, yang tentunya adalah cucu pertamaku juga. Sebab Shiro Yuki adalah anakku satu-satunya.


Sayangnya 1 bulan setelah melahirkan, Lay Sanespere justru menandatangani kontrak untuk keberangkatannya ke luar negeri, tanpa bertanya terlebih dahulu dengan suaminya untuk meminta persetujuan.


Hal ini membuat Shiro Yuki marah besar, bahkan mau menuntut pihak agen yang menaungi istrinya.


Tapi tentu saja niatnya itu Aku cegah, sebab Lay Sanespere sendiri yang dengan sadar menandatangani kontrak tersebut.


Akhirnya sebelum Lay Sanespere meninggalkan Jakarta untuk keluar negeri, memenuhi tuntutan kerja dalam kontraknya, rumah tangga anakku itu jadi kacau.


Shiro Yuki sering tidak pulang untuk menghindari pembicaraan dengan istrinya. Tapi Aku tahu bahwa Shiro Yuki menginap di kantor atau apartemennya, dan tidak pernah bermain-main hanya untuk melampiaskan kekecewaannya pada istrinya.


Aku sering menasehati nya untuk menghadapi kan nyatakan. Kadang kala cinta kalah dengan gemerlap dunia, atau kebalikannya. Hal itu sudah sering terjadi.


Shiro Yuki akhirnya pulang ke rumah sama seperti sebelum mengetahui, jika istrinya akan pergi ke luar negeri.


Dia mencoba berbicara dengan Lay Sanespere, agar istrinya itu membatalkan niatnya untuk pergi memenuhi kontrak. Dan Shiro Yuki bersedia mengganti pinalti atas kerugian yang dialami oleh agensi model.


Tapi Lay Sanespere tetap tidak mau. Dia justru mengatakan bahwa, bisa menjadi model internasional yang berkecimpung di luar negeri adalah mimpinya sedari dulu.


"Aku tidak mau Kamu atur Mas. Aku tetap akan pergi ke luar negeri, baik Kamu ijinkan atau tidak!"


"Jika Kamu tidak mau mengijinkan Aku pergi, lebih baik kita bercerai!"


Begitulah kira-kira perkataan Lay Sanespere waktu itu, yang bisa Aku dengar tanpa sengaja. Bahkan di saat Shiro Yuki memintanya untuk tetap tinggal di rumah demi Reo, anak mereka yang baru berusia beberapa bulan, Lay Sanespere tidak mau berubah pikiran.


Ternyata keberadaan anak mereka, Reo, tidak membuat ikatan pernikahan mereka yang tadinya dilandasi oleh kasih sayang dan saling mencintai semakin kuat. Tapi godaan gemerlapnya dunia model telah membutakan mata dan hati menantuku itu.

__ADS_1


Aku pun ikut menyesali keputusannya.


Akhirnya usaha Shiro Yuki untuk menahan istrinya tetap berada di sisinya gagal. Lay Sanespere tetap kekeh dan pergi ke luar negeri, tepat di saat Reo berusia 3 bulan.


Tangisan Reo tidak menyurutkan langkah kaki Lay Sanespere, padahal dia adalah ma kandungnya. Mama yang seharusnya memberikan ASI dan kasih sayangnya untuk anak tercinta.


Tapi semuanya itu seperti sebuah musik yang tidak bernada, yang hanya dianggap angin lalu oleh menantuku itu.


Aku sendiri merasa marah, kecewa dan sedih atas nasib yang akan dijalani oleh Shiro Yuki bersama dengan Reo sendirian. Begitu juga dengan istriku, Cresentia.


Dia juga merasa sangat kecewa dengan keputusan menantu cantiknya itu.


Istriku itu yang selalu membanggakan Lay Sanespere pada teman-temannya, tentu saja dia juga kecewa dengan sikap dan keputusan Lay Sanespere yang dia bangga-bangakan.


Dan kekecewaan kami semua bertambah lagi, sebab setelah 2 bulan Lay Sanespere berada di luar negeri, dia melayangkan gugatan cerai untuk Shiro Yuki melalui kuasa hukumnya.


Shiro Yuki akhirnya menyendiri bersama dengan Reo. Dia merawat anaknya itu sendiri tanpa bantuan pengasuh, arah baby sister.


Shiro Yuki beberapa hari berada di apartemen bersama dengan Reo, dan sikapnya itu tentu saja membuat kami semua khawatir dengan kondisi Reo yang masih sangat kecil.


Kami takut jika Spikologi Reo bisa terganggu, jika Shiro Yuki bersikap sama seperti ini untuk seterusnya.


Akhirnya Aku bersama Cresentia berusaha membujuknya untuk kembali pulang ke rumah. Kami juga berjanji untuk tidak mau masanya menerima baby sister ataupun pengasuh anaknya.


Kami akan membantunya menjaga Reo, dan semua ini kami bicarakan dengannya secara pelan-pelan. Dia harus mau menerima saran kami, sebab semuanya untuk Reo juga.


Untungnya Shiro Yuki masih mau mendengarkan nasehat-nasehat yang kami berikan. Dia mau menurut dan pulang ke rumah, membiarkan kami membantunya menjaga anaknya.


Tapi seiring berjalannya waktu, pertumbuhan dan perkembangan Reo yang sudah bisa berjalan, melakukan aktivitas-aktivitas balita, membuat kami kerepotan.


Apalagi kami juga melihat Shiro yang tampak semakin dingin dan tidak ada niatan untuk membuka hatinya kembali, mencari istri sebagai pengganti Lay Sanespere.

__ADS_1


Cresentia memberikan usulan, supaya mengambil pengasuh untuk Reo. Aku sedikit banyak tahu tentang rencana istriku itu.


Dia ingin mendekatkan beberapa wanita cantik tersebut, yang menyamar sebagai pengasuh, agar bisa lebih dekat dengan Reo dan Shiro Yuki.


Sayangnya setiap pengasuh baru tersebut tidak disukai Reo, bahkan para wanita itu secara sadar mengundurkan diri, karena tidak sanggup lagi untuk mengasuh cucuku itu.


Akhirnya rencana istriku gagal total, dan membiarkan pembantu rumah tangga kami yang sudah berumur, ikut menjaga Reo.


Tapi pada sore itu, Aku dan istriku terkejut dengan kedatangan seorang gadis kecil yang sedang bermain piano bersama dengan cucu kami di ruang tamu.


Reo juga terlihat senang dan akrab dengan gadis tersebut. Aku bahkan mengira jika gadis itu adalah kekasihnya Shiro Yuki, yang akan dikenalkan pada kami sebagai orang tuanya.


Tapi ternyata dugaan kami salah.


"Dia Amy. Dia akan menjadi mengasuh Reo mulai hari ini."


Shiro Yuki mengaku jika gadis tersebut adalah pengasuh baru Reo. Tapi Aku justru menilai lain, sebab Reo yang tidak bisa cepat akrab dengan seorang wanita, kini tiba-tiba mau memanggil gadis tersebut dengan sebutan mama.


Istriku juga berharap lebih. Dia ingin anaknya itu melupakan masa lalu dan memperhatikan kebutuhan Reo akan sosok seorang mama.


Shiro Yuki menghela nafas panjang, mendengar permintaan mamanya. Dia sepertinya belum siap untuk menikah lagi, apalagi dengan gadis yang baru dikenalnya.


Tapi kepulangan Lay Sanespere ke Jakarta justru memberikan angin segar bagi hubungan Shiro dan Amy.


Mereka berdua bisa lebih dekat dan akhirnya anakku itu memutuskan untuk menikahi mama asuh anaknya. Dan keputusannya itu tentu saja kami dukung.


Tapi perjalanan cinta mereka sepertinya masih harus diuji lagi, dengan kedatangan Cresen yang memiliki sedikit kelainan.


Keponakan istriku yang berasal dari Jerman, memiliki kelainan yang aneh. Dia akan lebih bersemangat, jika ingin mendapatkan wanita yang telah menjadi milik orang lain.


Dan Aku tidak akan pernah membiarkan Cresen merebut Amy dari sisi Shiro Yuki, anakku. Sebab Aku tahu, Amy bukan hanya sekedar istri bagi Shiro, tapi mama yang diinginkan oleh Reo sendiri.

__ADS_1


__ADS_2