Married With My First Love(Kisah Perjalanan Cinta Lentera Dan Gemilang)

Married With My First Love(Kisah Perjalanan Cinta Lentera Dan Gemilang)
14.Libur semester


__ADS_3

Libur semester satu tahun ini,berlangsung hingga tahun depan,artinya semua siswa berlibur selama dua pekan.


Baik Tera maupun Gilang,selama seminggu pertama lebih banyak menghabiskan waktu dirumah karena teman-teman Gilang hampir semuanya berlibur keluar kota.


Mereka bergantian membaca buku didalam perpustakaan keluarga saat Tera sedang tidak membantu ibunya.


Sudah seminggu mereka menghabiskan waktu libur dirumah.


Sore ini adalah hari Minggu terakhir tahun ini.


Tera meminta izin untuk bermain kepada ibunya juga pada ibu Jullie yang hari itu sedang berada dirumah bersama suaminya.


..."Bu,karena besok udah tahun baru,aku boleh ya main kerumah Sela,pasti diluar sana rame,aku juga pengen liat orang-orang ngerayain tahun baru diluar bu."...


..."Boleh,tapi sebelum jam sepuluh malam sudah ada dirumah,ingat jangan naik bus sendirian malam-malam,jaga diri kamu,karena kehidupan disini sangat berbeda sama kehidupan ditempat kita dulu."...


..."Iya bu,aku tau,aku pasti jaga diri baik-baik,makasih ya bu."...


..."Ya sudah sana pamit dulu sama bu Jullie,"...


Tera berlari pelan menuju ruang keluarga,disana ibu Jullie dan suaminya sedang membicarakan pekerjaan mereka.


..."Maaf bu,pak,saya ganggu sebentar,saya mau minta izin untuk keluar main sama teman bu,pak!"...


..."Kamu main sama siapa,jangan sampai pulang terlambat ya,sebelum jam sepuluh sudah harus dirumah,jangan sampai ibu kamu panik lagi nungguin kamu." Ibu Jullie mengingatkan dirinya agar tidak membuat orang-orang khawatir lagi....


..."Saya main kerumah teman sekelas bu,iya bu,saya akan pulang cepat,saya pamit bu,pak."...


Suami istri itu mengangguk mengiyakan.


Belum sampai Tera didepan pintu,Gilang pun sudah turun dari kamarnya.


Berpamitan pada ayah dan ibunya.


..."Kamu pada mau main kemana?"...


..."Kerumah teman aku bu."...


..."Ya sudah sekalian kamu antarin Tera kerumah temannya,daripada dia harus nunggu Bus lagi."...


..."Bu,tapi rumah teman aku beda arah bu."...


..."Iya bu,rumah teman saya agak jauh,jadi nggak searah sama rumah teman mas Gilang," Tera menyahut dibelakang Gilang....


..."Oh yaa sudah,kalian hati-hati,jangan malam-malam pulangnya,bahaya."...


..."Iya bu,"sahut Tera dan Gilang hampir bersamaan....


Tera berjalan kaki menuju gang dan menunggu bus yang akan membawanya kerumah Sela.


Gilang dengan motor gedenya melaju berlawanan arah dengan tujuan Tera.


Sela sudah mengirimkan alamatnya kepada Tera,dan memberi tahu supir bus untuk menurunkannya dihalte kedua.


Setelah empat puluh menit diperjalanan,Bus berhenti dihalte kedua,rumah Sela tidak jauh dari sana.

__ADS_1


Tera berjalan kaki sambil menikmati udara sore hari yang terasa sejuk disana.


Dia mencari rumah Sela,tadi Sela mengirim alamat sekaligus foto rumahnya agar lebih mudah ditemukan.


Benar saja,Tera langsung mengenali rumah bercat Biru muda yang didepannya banyak ditanami bunga dan pepohonan rendah.


Dia segera menuju kesana dan menemukan Sela yang duduk dibawah pohon linden yang rimbun.


..."Selamat sore mbak Sela."sapanya sambil tertawa....


..."Eehh udah sampe aja,untung langsung ketemu rumah aku."...


..."Gimana nggak ketemu kalo kamu ngirim alamat sama sekalian rumahnya,hehe."...


Mereka tertawa disana,Sela berdiri dari sana,mengajak Tera masuk kedalam rumahnya,tidak lupa mengenalkannya pada ibunya.


..."Bu,kenalin ini teman sekolah aku,namanya Tera."...


..."Maaf kalo kedatangan saya mengganggu tante."Tera berbicara dengan pelan pada ibu Sela sambil menyalami ibu paruh baya yang nampak lelah karena usia itu....


..."Nggak nak,tante senang Sela ternyata beneran punya teman disekolahnya,tante kira dia cuma bercanda,karena selama ini,dia nggak pernah punya teman selain tetangga kami disini,maaf rumah kami nggak bagus."...


..."Nggak apa-apa tante,saya malah senang bisa main kesini,udaranya masih adem."...


Sela punya adik perempuan yang masih duduk dibangku SD.


Adiknya ikut menyalami Tera.


Tera merasa senang karena keluarga Sela menerima kehadirannya dengan ramah.


Sela tinggal dipinggir kota yang suasananya masih jauh dari polusi,sehingga suasana disana berbeda dengan suasana di perumahan tempat tinggal Gilang.


..."Sel,kamu mau keluar nggak?"...


..."Keluar kemana,tumben banget kamu ngajak keluar,ada angin apa nih?"...


..."Kemana aja,ke dekat-dekat sini juga nggak papa,aku pengen liat suasana malam tahun baru dikota gede kayak gini,dulu ditempat aku,bapak aku selalu marah kalau aku keluar malam-malam liat kembang api waktu malam tahun baru."...


..."Oh iya,aku sampe lupa kalo besok udah tahun baru,untung aja kamu ingatin raa,kita mau kemana,tapi aku ajak adik aku ya."...


..."Iya sel ngga papa"...


..."Ya sudah kamu tunggu diruang tamu sebentar ya,aku ganti baju dulu."...


Tera keluar dan duduk dikursi diruang tamu rumah Sela.


Ibu sela datang membawa dua botol minuman dari toko kecil miliknya didepan rumah.


..."Maaf yaa nak,tante nggak sempat buat apa-apa,minum ini dulu ya,nanti kalau main kesini lagi,tante buatin kamu makanan."...


..."Iya tante,ngga apa,aku malah takut ngerepotin tante sama Sela,Oh iya tante,aku sama Sela boleh main keluar sebentar?"...


..."Iya boleh nak,Selama kalian pintar-pintar jaga diri."...


Adik Sela yang mendengar obrolan Tera dan ibunya segera merengek meminta untuk ikut.

__ADS_1


..."Kamu boleh ikut kok,oh iya nama kamu siapa?...


..."Nama aku Dela kak."...


..."Nama kamu mirip sama Sela,tapi lebih cantik kamu." Tera tertawa mengolok sahabatnya yang sudah muncul dari kamarnya....


Pukul lima sore,mereka pamit pada orang tua Sela untuk segera berangkat menggunakan angkot menuju taman pinggir kota.


Karena hari minggu,disana masih terlihat ramai.


Mereka berjalan-jalan melihat keindahan kota disana,sambil menunggu malam hari tiba.


Sela mengajak Tera dan adiknya untuk duduk dicafe sederhana disekitar taman.


Cafe itu ternyata khusus pelajar yang menghabiskan waktunya disini.


..."Waah enak ya kalau banyak cafe kayak gini,jadi nggak pusing cari menu yang pas dikantong." Tera tertawa karena menyadari uang jajannya yang tidak akan cukup jika dihabiskan kecafe mewah....


Sela mengambil tempat duduk dipojok dekat dinding,lalu memesan mie instan tiga porsi dan minuman dingin sesuai selera mereka.


..."Kak,kalian cuma berdua,nggak punya teman yang lain?" Tanya Dela pada dua orang remaja didepannya ini....


..."Nggak ada sayang,mereka nggak mau punya teman yang nggak punya mobil mewah kayak kakak ini." Tera menjawab....


..."Untung aja kakak kamu ini mau jadi teman kakak,jadi kakak punya teman sekarang." Lanjutnya....


..."Oh iya,tapi aku punya mobil kok kak,bapak tiap hari kerja bawa mobil."...


Sela mengusap kepala adiknya dengan tenang.


..."Iya itu mobil punya bos bapak,mobil kita kan belum ada."sahut Sela....


Tera tersenyum melihat kakak beradik yang sama-sama cantik itu.


Dia merasa sedih karena hanya dirinya yang tidak punya saudara,satu-satunya orang yang dia miliki saat ini hanya ibunya.


Meski dirinya pun memiliki keluarga dari ibu dan ayahnya yang saat ini entah berada dimana,tapi Tera tetap menganggap dirinya tidak memiliki sesiapa selain ibunya,karena tidak ada yang peduli lagi terhadap dia dan ibunya sejak beberapa tahun lalu.


...*...


Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sembilan malam,Tera harus pulang sebelum pukul sepuluh.


Ditaman yang semakin indah karena lampu warna warni sudah menyala,membuat Tera enggan melangkahkan kakinya pulang.


Mereka berjalan-jalan lagi sebentar,mengitari taman yang hampir dipenuhi orang-orang yang sedang menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.


Sebagian orang menyalakan kembang api meski belum tengah malam.


Tera merasa pemandangan seperti ini terlalu indah jika dilewatkan begitu saja.


Dia meminta Sela berfoto bersama.


Sebelum mereka benar-benar meninggalkan tempat itu meski masih belum jam sepuluh malam.


Mereka berpisah disana,Sela dan adiknya naik angkot untuk kembali kerumahnya.

__ADS_1


Sementara Tera harus menunggu taksi karena jarak yang lumayan jauh dari rumah Gilang.


...❤️❤️❤️...


__ADS_2