
"ini baru awal lina. agar kau percahya terhadap ku, bahkan ku jadikan kau istri ku lin. karena aku ingin menebus ke salahan ku terhadap mu"
"esok ya. zefri datang lagi ke rumah lina karena ingin mengajak rahmat dan lina pergi jalan jalan."
"hai anak gateng ayah. udah rapi sekali mau kemana nih..?"
"kan ayah mau ajak kami jalan jalan.!"
"oh iya ayah lupa.. kita ke mana anak ganteng. mama mu mana kok belum ke luar"
"mama lagi dandan yah. ales low tunggu mama dandan lama ya.. "
"dalam hati zefri kok ke samaan kami nyata. dan tak ada beda ya sekali pun. dan gaya ya pun sama saat berpakain."
"nah.. itu mama yah baru ke luar ari kamal, kok mama lama sic kita udah lama nunggu ya."
"ayok kita pergi !"
"pamit sama mbah dulu sayang. kalau kita mau pergi. sama om zefri?"
__ADS_1
"mbahhhh ahmat pergi dulu ya. mau alan alan mbah!"
"hati hati le. yang sopan sama orang tua. ikut omngan mama sama ayah mu."
"iya mbah. mbah jangan nakal ya di rumah!"
"ehh yang jangan nakal tu kamu ahmat.bukan mbah."
"iya da da da mbah. ahmat pergi dulu sambil salam tangan mbah ahmat berlalu pergi"
"bu. zef bawa lina sama ahmat ya ke mall"
"gak pa pa bu. ini untuk menebus salah sama mereka berdua. apa pun akan zef lalukan untuk mereka."
"zef kalau ada waktu kamu nanti ibu pingen ngomong sama kamu. itu pun kalau ada waktu"
"aku usahkan bu. nanti setelah pulang kami."
"yah pergi lah mereka menggu mu tu. hati hati kalian yah. tolong jaga mereka zefri untuk ibu."
__ADS_1
"iyah kami pergi yah sambil salaman dengan ibu lalu belalu"
"ayok' yah kita pergi ahmat gak sabar kita jalan**"
"ayok''' jagoan ayah. kita berangkat,mambawa mobil yang di kendarai lalu menyetel lagu anak, dengan girang ya ahmat pun ikut bernyanyi. ahmat di belakang dan lina di sebalah zefri. xefri hanya melihat ke arah lina."
"kamu kalau lagi nyetir lihat depan bukan ke samping lo zef."
"semaking hari kamu canti aja lin. lain waktu kamu di sana jadi babu orang. kamu jelek banget. senyum zefri"
"ini ngomong kok nyidir gitu yah. bilang aku cantik terus kamu bilang aku jelek. mau ya apa sih. aku sadar aku hanya seorang babu rumah tangga. bahkan sampai ke negeri orang."
"maaf bukan menyidir kam kok lin. maaf banget gak ada maksut untuk menyidir kam. sebenar ya aku merasa bersalah banget sama kamu. tentang apa udah aku lakui ke kamu lin. maaf ya"
"kok ayah sama mama maaf maaf terus ahmat mau dengar agu loh ' yah."coleteh ahmat
"oh ya maaf juga untuk ahmat ya udah lagu ya ayah kecengi yah biar ahmat seruan."
"lina diam dan melihat pemadangan samping tanpa oboralan rahnat dan zefri. dan zefri hanya melihat lina karena tidak mau menggagu lina dan membiarkan lina diam. kalau udah agak reda nanti zefri akan bicara lagi dengan lina dan menjaga perasaan lina. ku tahu lina mungkin gak gampang aku mengabil hati mu dan menyuruh mu untu memaafkan aku."
__ADS_1