
Saras masih mondar mandir cemas, Wajahnya pucat setelah mendengar kabar jika ibunya dilarikan kerumah sakit. Segera juga dia menyuruh orang untuk mengabari bapaknya dan juga suaminya.
Selang beberapa lama Bapak dan suaminya datang bersamaan. Sigit menangkap kecemasan wajah istrinya dari kejauhan.
" Ibumu kenapa nduk?" Tanya Rudi cemas.
" Saras ndak tau pak, tadi Saras dapat kabar jika ibu pingsan dan dibawa kerumah sakit."
" Sekarang dimana?"
" Masih didalam pam diruang ICU, Bapak kalau masuk gak papa, Saras ndak tega melihat ibu pak."
Rudi memberi tau suster jika dia ingin melihat istrinya, setelah mendapat ijin Rudi langsung masuk dan melihat istrinya dalam keadaan tida sadar.
" Istri saya kenapa sus?"
" Ibu Desi mengalami serangan jantung mendadak pak, dan saya sarankan jangan sampai dia mendengar berita yang akan membuatnya syok, sepertinya beliau bisa seperti ini karena mendengar kabar yang kurang bagus."
Rudi menatap istrinya dengan mata berkaca-kaca.
" Maaf pak, saya tinggal dulu, Nanti ibu Desi akan dipindahkan ke kamar rawat inap, silahkan urus administrasinya."
"Terimakasih sus."
...****************...
Sementara ditempat lain dirumah Warsito, Sari pulang dengan wajah yang sudah bisa ditebak oleh kedua istri Warsito yang lainnya.
" Kenapa kamu seperti cemas begitu? bagaimana? Apa kamu sudah memberitahu keluarga Laras?" tanya Nurul istri pertama Warsito.
__ADS_1
" Mbak. . .aku takut."
" Kenapa Sari?"
" Ibunya Laras langsung pingsan mendengar keadaan Laras."
"Apa!?" Seru Nurul dan juga Rani istri kedua Warsito.
" Apa ada orang dirumahnya?" Tanya Rani
" Gak ada mbak, cuman ibunya saja. Aku langsung pulang ketika tentangganya datang aku ndak berani lama-lama mbak." Jelas Sari.
" Jangan sampai Laras tau. Bisa-bisa dia tambah sedih kasihan bayi yang ada dalam kandungannya." Nurul memberi instruksi.
...****************...
" Aku juga ndak tau mas, tadi para tetangga menjemputku katanya ibu pingsan dan aku langsung kesini"
Sigit masih penasaran kenapa ibu mertuanya bisa tiba-tiba kena serangan jantung lantaran selama ini ibu Saras tidak pernah ada riwayat jantung.
" Tapi Mas, kata para tetangga ada perempuan yang datang kerumah ibu, tapi mereka ndak tau siapa karena perempuan itu langsung pergi."
'Apa yang terjadi?' Sigit bertanya dalam hati.Kemudian dia memeluk istrinya dan mengelus punggung Laras pelan sehingga bisa menenangkan istrinya.
Dari kejauhan Rudi melihat keharmonisan rumah tangga Saras, dia sangat bahagia namun ada kesedihan lain dalam hatinya. ' Kenapa adekmu tidak bisa bahagia seperti mu nduk? kenapa dia menderita? seandainya lelaki brengsek itu tidak menodai adikmu pasti Laras juga akan bahagia sepertimu, dan bukan menjadi istri ke empat Warsito.'
Rudi berjalan menyusuri lorong rumah sakit menghampiri Laras dan Sigit yang sedang duduk di kursi yang tersedia.
" Ehem. . ." Sengaja Rudi berdehem untuk memberitahu keberadaannya. " Maaf bapak menganggu. Bapak mengurus administrasi dulu ya, ibumu mau dipindah kamar."
__ADS_1
" Iya pak."
Menjelang Sore Desi baru dipindahkan ke ruang rawat inap dan dia mulai sadar setelah dipindahkan. " Ibu..." Tangis Saras pecah melihat ibunya yang telah sadar, dia langsung memeluk ibunya dalam posisi tidur.
Sigit dan Rudi langaung menghampiri. Desi tak perdulikan tangis Saras namun dia segera bercerita tentang Laras.
" Pak."
" Sudah jangan banyak bicara dulu buk, istirahat aja."
" Laras. . . Laras disiksa pak. . . Laras disiksa sama Warsito"Sedikit terbata-bata namun itu bisa dipahami oleh semua orang.
" Apa??!" Semua orang kaget termasuk Saras dia langsung bangun dari posisi memeluk ibunya.
Sigit dan Rudi paham penyebab Desi masuk rumah sakit, dia syok mendengar kabar tentang Laras.
" Ibu tidak usah khawatir, itu pasti bohong buk, besok bapak akan kerumah pak Warsito untuk menyakinkan." Rudi mencoba menenangkan"
" Saya ikut pak." Ucap Sigit.
...****************...
Hay. . hay readers apa kabar nie? Saya ingin mengucapkan terimakasih atas dukungan kalian yang sudah mau singgah di novelku yang ketiga ini. Yah mungkin novel tidak seramai novel yang pertama dan yang kedua, Tapi aku tetap ingin kalian mendukungku dan meramaikan Kisah ini.
Kasih saran author juga nie biar author bisa berkembang kedepannya jangan lupa juga like dan vote kalian sangat bearti untuk author dan kemajuan novel ini.
Oh ya mengingatkan juga jangan lupa klik ♥️ agar kalian tidak ketinggal up date terbaru dari novel ini. Untuk kalian yang lagi bingung mencari bacaan apa yang sekarang aku rekomandasikan baca karya ku yang pertama dan yang kedua barang kali cocok dengan kalian
Ok aku tunggu dukungan kalian ya, terimakasih.
__ADS_1