
"Selamat siang ,Tuan dan Nyonya. "Kedua asisten tersebut menyapa.
Kecuali Alex, Dia berdiam diri mematung sambil melihat sosok wanita yang ada di samping Andre.
"Selamat Siang, Silakan. " Andre.
'Wow, ternyata Nyonya memang cantik, beda banget dengan sketsa wajahnya sama foto hasil editan Tuan di buku nikah. ' batin Reza.
Sementara Reyfan justru tampak grogi, ketika Mayang tersenyum ramah ke arahnya.
Keduanya pun duduk di sofa.
Setelah melemparkan senyum ramahnya pada dua orang tersebut, Mayang melihat ke arah Alex yang memaku di depan pintu.
Mayang memicingkan matanya berusaha mengenali sosok pria yang ada di hadapannya.
Sementara Alex menundukkan pandangannya, karena kecewa, gadis yang ia nantikan tumbuh hingga dewasa, ternyata kini sudah menjadi Nyonya besar, istri dari Tuan besarnya. Padahal Alex menerima pekerjaan apa saja yang di berikan oleh Andre dengan segala resikonya, bahkan dengan taruhan nyawa, agar suatu saat ia bisa meminang gadis tersebut dan membawanya keluar dari panti asuhan.
Mayang terus berusaha menatap kearah Alex,sambil berusaha mengenalinya.
"Mas Al ya ? " sapa Mayang ramah.
Andre yang sedang bicara pada Reza dan Reyfan pun langsung menoleh kearah Alex dan Mayang secara bergantian.
"Sayang kamu kenal dia?! " tanya Andre bernada sedikit cemburu.
"Ya kenalah Mas. Bukannya kami dulu satu panti. Hanya beda mess saja. Dulu kan, mas Al suka bonceng aku pakai sepeda,mengantar sekolah ketika aku masih SD. Iya kan Mas Al?" tanya Mayang.
Andre menatap tajam kearah Alex dengan penuh cemburuan.
Sementara Alex memperlambat langkahnya untuk mendekat kearah mereka.
Alex duduk tanpa menoleh kearah Mayang, hanya tertunduk,selain merasa kecewa, ada tatapan tajam yang selalu menyorot ke ayahnya yakni tatapan kecemburuan dari Andre terhadapnya.
__ADS_1
Setelah Alex duduk, Mayang memulai obrolan mereka dengan keakraban dan keramahannya.
"Mas Al, Aku ngak nyangka kita bertemu di sini, setelah sekian tahun."
Alex hanya tersenyum sesaat kemudian tertunduk lagi.
"Mas Al, kamu kemana saja sih selama ini. Katanya pergi sebentar, tapi sampai aku tamat sekolah, ngak balik-balik." Mayang terlihat bahagia ketika bertemu saudara satu pantinya.
Alex hanya tersenyum simpul, sementara Andre terus saja menatap tajam kearah Alex. Membuat Alex semakin insecure.
Reyfan dan Reza pun saling tatap-tatapan.'Pasti Mayang adalah gadis kecil yang di ceritakan Alex, kasihan Alex.' batin Reza dan Reyfan.
"Baru saja mau pulang Nyonya ke panti Aya, eh Nyonya. Tapi sepertinya ngak Jadi. "Alex
Mayang tersenyum. Sementara Andre terlihat kesal.
"Ngak usah panggil Nyonya, Mas. Panggil Aya saja, seperti dulu, biar akrab." Mayang.
Andre melotot kan bola matanya, sementara Alex semakin grogi.
"Benar sayang. Karena kau adalah istri ku, maka Alex, harus memanggil mu dengan sebutan Nyonya," cetus Andre sambil merangkul pundak Mayang, sementara satu kaki ia angkat ke atas lututnya.
" Apaan sih Mas, ngak gitu juga lagi, dia dulu sering jagain aku loh. Kata ibu panti, karena kami semua tinggal satu atap, jadi kami seperti bersaudara, karena kami tak punya saudara lagi. "
Andre terlihat semakin kesal dengan jawaban Mayang.
"Mas Al, sudah nikah? " tanya Mayang lagi.
Alex diam beberapa saat memberanikan diri menatap wajah cantik yang ada di hadapan, rasa kecewa itu kembali muncul di hatinya.
"Ehm, belum sempat nikah, " cetus Alex.
"Kok belum sempat sih Mas, nanti ketuaan loh, pasti gara-gara sibuk ya Mas? " tanya Mayang ramah, seolah tak ada batas antara keduanya.
__ADS_1
"Maksudnya belum sempat cari jodoh," sahut Alex ala kadarnya.
"Mau aku cariin Mas? kebetulan aku punya teman yang baik banget! Kebetulan sebentar lagi, dia akan datang. " Mayang
Andre hanya diam seraya menatap tajam kearah Alex.
Alex kembali menundukkan kepala.
Andre menyadari ada yang berbeda dari Alex ketika melihat ke arah istrinya.
"Wah, kalau begitu. Aku juga mau Nyonya di carikan jodoh, karena aku juga ngak sempat cari jodoh" sahut Reza dengan maksud menyindir Andre, sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Sembarangan kau pikir istriku biro jodoh?! " sahut
"Ngak apalah Mas, lagi pula mereka sibuk kerja dengan kamu, sampai ngak ada waktu untuk cari jodoh. " sela Mayang.
'Alhamdulillah Nyonya bos lebih pengertian. ' batin Reza.Ia dan Reyfan pun tersenyum.
Andre semakin kesal dan cemburu melihat sangat istri terlihat akrab dengan para asistennya, apalagi terhadap Alex.
Andre pun semakin tajam menatap ke Alex.
'Apa ku pecat saja si Alex ini' batin Andre.
Ketika sedang berbicara, terdengar suara seseorang yang memberikan salam.
"Assalamu'alaikum."
"Waalaikum sallam," sahut mereka semua.
Mayang kembali terlihat bahagia ketika melihat siapa yang datang mengunjungi nya.
Bersambung, siapa ya wanita yang akan di jodohkan Mayang dengan Alex ya
__ADS_1
Kalau sempat, author up satu lagi ya. Terima kasih atas dukungannya.