Mengandung Benih CEO Kejam

Mengandung Benih CEO Kejam
Mengatasi Masalah


__ADS_3

Setelah mengetahui hasil tesnya mereka pun memutuskan untuk pulang.


Kedua nya hanya bungkam. Radit sendiri bingung langkah apa yang harus ia ambil saat ini.


Haruskah ia memberi tahu Andre jika Mayang mengandung anaknya, tapi ia takut jika Andre malah menyakiti Mayang. Jika ia yang bertanggung jawab, maka semua sama saja membenarkan fitnah tersebut.


Sepanjang jalan keduanya bergeming. Namun, sesekali Radit mengalihkan pandangan nya ke arah Mayang yang tampak tegar.


Mayang berusaha menahan tangisannya dengan mengalihkan pandangannya kearah luar jendela. Sekuat mungkin ia menahan tangisan pilunya, agar Radit tak merasa iba kepadanya.


Mayang sadar jika dirinya tak pantas untuk Radit.Dan tak ingin Radit ikut terkena masalah.


Beberapa menit berlalu. Ketika hampir sampai di kost-an,Radit mulai membuka suaranya.


"Mayang menurut mu, bagaimana sebaiknya kita menghadapi orang-orang itu? " tanya Radit seraya melirik ke arah Mayang.


Mayang pun menoleh ke arah Radit.


"Aku bisa selesai kan sendiri. Terima kasih pak dokter atas kebaikan anda. Saya rasa hubungan kita cukup sampai di sini pak dokter! " ucap Mayang seraya menghapus bulir bening yang menetes di pipinya.


"Mayang! maksud ku bukan seperti itu, kita cari solusinya demi kebaikan kita bersama." Radit.


"Tak ada kebaikan jika anda tetap bersama saya dokter. Saya hanya wanita kotor yang telah mengandung anak di luar nikah, hiks hiks, " ucap Mayang dengan bibir yang gemetar dan tubuh yang berguncang menahan isak tangisannya. Akhirnya air mata tersebut tak lagi mampu ia bendung. Mayang pun menangis pilu seraya menutup wajahnya.


Selama beberapa saat ,Radit membiarkan Mayang menangis. Saat itu ia kembali merasa iba terhadap gadis malang tersebut.


Radit menelan ludah untuk membasahi tenggorokan nya yang terasa kering.


"Mayang aku bersedia menikahi mu dan... " Kata-kata Radit terputus dan langsung di sambar oleh Mayang.


"Tidak dokter! Kau tak perlu menanggung perbuatan yang tidak kau lakukan, aku bisa menjalani nya sendiri, hiks hiks hiks. " Mayang.


Dokter Radit semakin serba salah dengan sikap Mayang tersebut.


"Tapi Mayang, kau... "

__ADS_1


"Aku ngak mau dokter! Aku akan minta pertanggung jawaban dari Andre! anak ini tak boleh terlahir tanpa ayah! hiks hiks hiks, " seru Mayang dengan bibir yang gemetar.


Ia pun kembali menangis terisak.


Radit mengulurkan tangannya menjangkau kepala Mayang.


Kedua nya tetap bungkam, hingga mereka pun tiba di kost-an Mayang.


Radit memarkirkan mobilnya di halaman parkir kost-an terbut, seperti yang di duga, beberapa penghuni kost dan warga sekitar sedang menunggu ke hadiran Radit dan Mayang. Mereka seperti sengaja mencari kesalahan agar Mayang terusir dari tempat tersebut.


"Ehm Bagaimana Mayang? mana hasilnya? " tanya Luzy yang selalu ikut campur dengan masalah orang lain.


Beberapa warga pun ikut menuntut jawaban dari Mayang, Mereka menatap Mayang dengan tatapan sinis.


Dokter Radit menghampiri Mayang.


"Iya aku hamil! Tapi bukan dengan dokter Radit, hiks hiks hiks " jawab Mayang dengan bibir yang gemetar. Ia pun berlari menuju kamarnya.


"Hah! Tuh kan sudah aku bilangkan? " dengus Luzy.


"Maaf bukan nya saya ingin membela Mayang. Tapi saya sendiri tahu apa yang telah terjadi pada Mayang. Jadi saya pinta agar anda semua tak menghakimi Mayang. Karna apa yang terjadi pada nya tak seperti yang kalian duga." bela dokter Radit.


"Berhenti lah membuli Mayang. Saya bersedia untuk bertanggung jawab terhadap bayi yang ia kandung." Radit.


Mereka pun saling memandang, ada juga yang berbisik-bisik.


Pak Rt menghampiri Radit."Baiklah dokter, agar tidak terjadi fitnah. Saya ingin bicarakan ini dengan anda dan pak Ilyas, agar tak terjadi fitnah lagi di wilayah kita ini. "


"Baik Pak, saya akan ungkap apa yang sebenarnya terjadi. Tapi saya mohon agar warga di sini berhenti untuk membully dan menghakimi Mayang."


Pak Rt pun berbalik dan menghampiri warga nya yang menunggu di tempat tersebut.


"Maaf Saudara-saudara. Masalah ini akan saya bicara kan dengan dokter Radit. Sekiranya apa yang di katakan dokter merupakan alasan yang logis dan tak melanggar norma-norma, maka saya minta agar kita semua berhenti menghujat Mayang.Dan membiarkan ia hidup dengan tenang di kost-an ini. " pak Rt.


"Untuk itu dengan hormat saya minta agar kalian semua untuk bubar, demi kepentingan kita bersama."

__ADS_1


Para warga masih berdesas desus menerka- nerka apa yang sesungguhnya nya terjadi pada Mayang, Meski penasaran mereka pun akhirnya membubarkan diri.


Kini tinggal Pak Rt, Pak Ilyas dan dokter Radit.


Ketiga pun menuju rumah pak Ilyas.


Setelah berada di ruang tamu pak Ilyas Radit pu memulai cerita nya.


"Begini Pak, saya akan cerita kan dari awal sampai akhir menurut sepengetahuan saya. " Radit.


"Mayang itu bisa di bilang korban ekploitasi oleh orang tuanya sendiri, selain itu, ia juga korban perkosaan, oleh seorang CEO terkaya di daerah ini. Mayang di titipkan oleh orang tua nya sebagai jaminan atas pinjaman sejumlah uang, ia pun mengabdi dirinya untuk bekerja tanpa di bayar, satu hari Mayang melakukan kesalahan kecil, ia pun mendapat hukuman dengan di kunci di dalam kamar tanpa makan dan minum dari pagi, hingga menjelang tengah malam.


Mayang pun sakit-sakitan. Bukan nya di bawa kerumah sakit Mayang justru di suruh untuk istirahat di kamar pria itu. Ketika Mayang tak sadarkan dirilah Mayang pun di perkosa. Tak sampai di situ, dalam keadaan yang masih sakit dan lemah Mayang kembali di usir dari rumah itu, hingga ia di temukan oleh orang-orang dalam keadaan pingsan di jalan. Kebetulan saya bekerja di klinik tempat di mana Mayang di rawat. "


Pak Ilyas dan pak Rt menyimak dengan seksama penuturan dokter Radit.


"Hm, tapi kenapa Mayang tak kembali ke rumah orang tuanya. Kenapa juga ia tak melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib?" tanya pak Rt.


"Ia tak ingin kembali tinggal di rumah orang tuanya, karna ia merasa trauma. Lagi pula, ibu sambung dan Saudara-saudara nya seperti nya tak menyukai kehadirannya. Dan untuk melaporkan ke polisi Mayang juga tak mau, karna selain akan membuat nya malu, Mayang tak ingin ayahnya terbelit kasus hukum, karna sang ayah sebelumnya terkena serangan jantung. " Radit.


"Kasihan gadis itu," ucap pak Ilyas.


"Iya pak, karna itu saya minta biarkan Mayang tetap tinggal di sini sampai saya dapat tempat yang lebih baik untuk nya. Karna saya merasa Mayang akan aman di sini," punya Radit.


"Ehm tidak masalah Nak, Saya akan beri pengertian kepada penghuni kost yang lain, agar mereka tak mengganggu Mayang. " pak Ilyas.


"Iya Pak dokter, Saya juga akan memberikan pengertian kepada warga lainya atas keadaan Mayang. In syaa Allah Mayang akan aman di sini. " pak Rt.


"Terima kasih pak. Dengan demikian saya merasa tenang jika menitipkan Mayang di sini," ucap Radit sambil menakup dua tangannya ke dada.


Bersambung.


Hay Teman-teman reader yang baik hati, beri dukungan pada karya author ini ya dengan like, saran komentar, hadiah dan votenya Terima kasih🙏


sambil nunggu author up. Yuk mampir ke novel author lainya. Dengan judul, Istri Pengganti tuan muda yang cacat.

__ADS_1




__ADS_2